SOAL, KUNCI JAWABAN dan PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA 2008

1. UN-08-1A-3B Untuk mengetahui tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong seperti gambar. Tebal balok kayu itu adalah ... A. B. C. D. E. 0,31 0,40 0,50 0,55 0,60 cm cm cm cm cm

JAWABAN : TIDAK ADA Pembahasan :  Jika melihat gambar jangka sorong, maka kita akan bingung karena skala nonius pada gambar tersebut tidak sesuai dengan skala nonius yang seharusnya (Seharusnya panjang skala nonius = 9 mm, tetapi pada gambar hanya sekitar 7 - 8 mm saja)  Tetapi jika melihat aturan pembacaan, maka jawaban soal ini adalah 0,86 cm, karena 1) Skala 0 nonius ada di 0,8 cm lebih 2) Skala nonius yang berimpit tepat dengan skala cm adalah skala nonius ke 6 Jadi pembacaan skala menunjukkan 0,8 + 0,06 = 0,86 cm (Tidak ada jawaban) 2. UN-08-2A-2B Seorang siswa mengukur diameter sebuah lingkaran hasilnya adalah 8,50 cm. Keliling lingkarannya dituliskan menurut aturan angka penting adalah ... (π = 3,14). A. 267 cm B. 26,7 cm C. 2,67 cm D. 0.267 cm E. 0,0267 cm JAWABAN : B Pembahasan :  Keliling lingkaran = π.D = 3,14 x 8,50 = 26,69 cm  Sesuai aturan angka penting pada perkalian : ‘Hasil perkalian hanya boleh mengandung angka penting sebanyak angka penting tersedikit dari angka penting –angka penting yang dikalikan’  Maka hasil keliling lingkaran haruslah terdiri dari 3 angka penting saja (dari 8,50 – bukan dari 3,14), jadi jawabannya adalah membulatkan 26,69 samapai menjadi hanya 3 angka penting saja, yaitu 26,7 cm.  Note : Sebenarnya memberi garis pada angka 0 di diameter lingkaran 8,50 cm adalah tidak perlu dan tidak ada dalam aturan angka penting karena tidak ada angka nol di sebelah kanan angka yang diberi garis bawah itu. 3. UN-08-3A-1B Vektor
1

= 14 N dan
1

2

= 10 N diletakkan pada diagram Cartesius seperti pada gambar

Resultan [ ] =

+

2

dinyatakan dengan vektor satuan adalah ...

A. 7i + 10
B. 7i + 10 j j

j

C. 3i + 7

D. 3i + 10 j E. 3i + 7 j JAWABAN : C Pembahasan :  Komponen vektor dari F1 adalah :

UN-08-4A-6B Tetesan oli yang bocor jatuh dari mobil yang bergerak lurus dilukiskan seperti pada gambar! Yang menunjukkan mobil bergerak dengan percepatan tetap adalah . 3 5..  Maka yang mengalami percepatan tetap adalah no. grafik pada soal di atas dapat dibagi menjadi 2 trapesium seperti gambar di bawah ini :  Maka dengan rumus luas trapesium. 1. 2 dan 3 (2) E. 2. 2 dan 4 D. 2 dan 3 C. UN-08-5A-13B Informasi dari gerak sebuah mobil mulai dari bergerak sampai berhenti disajikan dengan grafik (v-t) seperti gambar Jarak tempuh mobil dari t = 2 sekon hingga t = 5 sekon adalah .  Pada t = 2 – 5 s.Komponen di sumbu-x : F1x = F1 cos 60 = 14 x negatif) Komponen di sumbu-y : F1y = F1 sin 60 = 14 x sumbu y positif) = 7 N (bernilai negatif karena searah sumbu x = 7 N (bernilai positif karena searah dengan Maka komponen vektor dari F1 adalah : F1 = . E. C. kita memperoleh : Luas Trapesium I = (30 + 50)... 3 dan 4 JAWABAN : B (3) (4) Pembahasan :  Gambar (1) adalah gerakan GLB (Gerak Lurus Beraturan) karena jarak tetesan oli tetap (tidak ada percepatan)  Gambar (2) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang dipercepat karena jarak tetesan oli semakin lama semakin jauh  Gambar (3) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang diperlambat (percepatan negatif) karena jarak tetesan oli semakin lama semakin dekat  Gambar (4) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang dipercepat kemudian diperlambat (percepatan berubah dari positif ke negatif) karena jarak tetesan oli semakin lama semakin jauh kemudian berubah menjadi semakin lama semakin dekat. A. B. 1 dan 3 (1) B.2 = 80 m Luas Trapesium II = (50 + 20).½.1 = 35 m + JARAK TEMPUH = 115 m .7 i + 7  j N Komponen vektor dari F2 adalah : F2 = 10 i + 0 j N (karena F 2 berada di sumbu –x sehingga hanya mempunyai komponen x) j) + (10 i + 0 j) = 3 i + 7 j N  Resultan [R] = F1 + F2 = (. 225 m 150 m 115 m 110 m 90 m JAWABAN : C Pembahasan :  Cara paling mudah untuk menentukan jarak tempuh pada kurva v-t adalah dengan menghitung luas dibawah kurva.½. D.7 i + 7 aturannya  Note : Sebenarnya memberi kurung siku pada [ ] adalah tidak pada tempatnya dan tidak ada 4.. A. 2 dan no.

B. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 8 aSP V2 = 2v dan R2 = 4R. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 2 aSP V2 = v dan R2 = 2R. maka balok tersebut dalam keadaan .. Titik tangkap yang digambar beserta garis penghubungnya mengisyaratkan persoalan benda tegar......5 M M 2. 8..... UN-08-8A-5B Data fisis planet A..5 R R 1..5 R Period (T) .... A..0 M Jari-jari (R) 0. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = ½ aSP V2 = 2v dan R2 = R. C. UN-08-7A-4B Perhatikan gambar di bawah ini! Jika massa balok 4 kg. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = aSP V2 = 2v dan R2 = 2R..6. E.. gerakannya ada pada sumbu-x (benda tidak bergerak pada sumbu-y)  Karena itu : N  Nilainya > 0   Maka kesimpulannya adalah benda sedang bergerak dipercepat (GLBB) ke kanan Note : Titik tangkap gaya (digambarkan dengan titik tebal) sebenarnya tidak perlu digambar karena benda yang dimaksud adalah benda titik. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 4 aSP 7. A.. JAWABAN : Tidak ada (A ???) Pembahasan : . Perbandingan period planet A dan B adalah .. D. B. Bergerak lurus beraturan ke arah kiri JAWABAN : B Pembahasan :  Gambarkan semua gaya-gaya yang ada dengan lengkap  Jika benda bergerak. planet B dan planet Bumi terhadap matahari terlihat seperti pada tabel! Planet A Bumi Planet B Massa (M) 0. D. 1 tahun . C.. Bergerak lurus berubah beraturan ke arah kiri D. Diam (tidak bergerak) B.. E. A.. maka a) b) c) d) e) V2 = 4v dan R2 = 2R. dan antara balok dengan lantai tidak ada gesekan.. Bergerak lurus beraturan ke arah kanan E. v v v v v dijadikan 4 kali dan R dijadikan 2 kali semula dijadikan 2 kali dan R dijadikan 4 kali semula dijadikan 2 kali dan R dijadikan 2 kali semula tetap dan R dijadikan 2 kali semula dijadikan 2 kali semula dan R tetap JAWABAN : C Pembahasan :  Rumus percepatan sentripetal pada gerak melingkar adalah : . UN-08-6A-14B Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran berjari-jari R dengan percepatan sentripetal (as)..... Agar percepatan sentripetal menjadi dua kali dari semula maka . Bergerak lurus berubah beraturan ke arah kanan C..

. (3 .4) cm y cm. 3. maka momen inersianya adalah :    kg m2  Note : Sebenarnya tanpa diketahui massa batang.6) cm C. Jika demikian halnya. Bila diputar melalui titik pusat O(AO = OB). maka titik beratnya berada pada sumbu simetrinya. yaitu X 0 = 2 cm  Dengan melihat bangun tersebut terdiri dari 2 bangun (yaitu persegi panjang dan segitiga).7) cm B. 4 kg m2 C. (2 . sedangkan jarak planet A dan planet B tidak diketahui. 12 kg m2 E. Keppler 3). 8 kg m2 D.  Soal ini tidak bisa dikerjakan karena periode planet berhubungan dengan jaraknya terhadap matahari (Hk. A. 6. (2 .. 3. Koordinat titik B 6A E C D X JAWABAN : C 4 Pembahasan :  Karena bidang homogen dan simetri. (1 .. A. maka menurut Hukum Keppler 3 :    Note : Dapatkah jari-jari (R) disamakan dengan jarak (r)? Atau salah ketik soal? 9.8) cm 10. UN-08-11A-10B . UN-08-9A-6B Benda bidang homogen pada gambar di bawah ini. maka momen inersianya adalah :  Jika batang diputar di tengah. maka :  Dengan rumus titik berat. momen inersianya menjadi .8) cm D. 2 kg m2 B. Mungkin saja yang dimaksud jari-jari (R) sebenarnya dalah jarak planet ke matahari.8 cm  Jadi Koordinat titik berat benda berada di (2 .. 1. (1 . 16 kg m2 A O B JAWABAN : A Pembahasan :  Jika batang diputar di ujung.m 2. UN-08-10A-7B Batang AB massa 2 kg diputar melalui titik A ternyata momen inersianya 8 kg. 3. soal ini bisa dikerjakan 11. mempunyai ukuran AB = BC = beratnya terhadap titik E adalah .2) cm E. maka : = 3. 3.

A... 24 joule JAWABAN : B Pembahasan :  Pada titik maksimum di gerak parabola.0.5) .2 joule 1. F (N) A. maka gaya yang dihitung hanyalah yang sepanjang bidang miring saja. 12 joule E.202 = 4 joule . komponen kecepatan pada sumbu y adalah 0 (syarat h max). Jika gesekan dengan udara diabaikan.40. 0 B. C. Besar energi potensial pegas berdasarkan grafik di atas adalah ... D. A. maka kecepatan benda hanyalah kecepatan pada sumbu x saja.. UN-08-12A-8B Grafik (F – x) menunjukkan hubungan antara gaya dan pertambahan panjang pegas. 2 = 15 joule 12.6 joule  Note : tidak perlu mencari nilai konstanta pegas dalam mengerjakan soal ini ! 13.s-1 seperti gambar. B. 20 joule 16 joule 3.08 = 1. maka energi kinetik peluru pada titik tertinggi adalah . E.cos 600 = 20 m/s  Maka Energi kinetik peluru di titik tertinggi adalah : EK = ½ mv2 = ½. Anggap percepatan gravitasi (g) 10 ms -2 dan gesekan antara balok dan bidang miring nol.08 X (m) Pembahasan :  Rumus EP pegas adalah : EP = ½ k Δx2. 30 J C.2 joule 40 JAWABAN : D 0.. karena F = k Δx. maka : EP = ½ F Δx  Masukkan nilai yang diketahui dari grafik : EP = ½.Sebuah balok bermassa 1.  Komponen kecepatan pada sumbu x selalu tetap sepanjang gerak parabola. 15 J B. 8 D.6 joule 1. 35 J D. 45 J E.02. 0. 50 J 2m F JAWABAN : A Pembahasan :  Gambarkan semua gaya yang bekerja pada benda : θ = 300  Karena benda hanya bergerak sepanjang bidang miring. yaitu : v x = v0 cos α = 40. maka usaha total : WTOT = ΣF . s = (15 – 7. Usaha total yang dilakukan pada balok adalah . UN-08-13A-11B Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan pada sudut elevasi 60 0 dan kecepatan 40 m. 4 joule joule joule C.5 kg didorong ke atas oleh gaya konstan F = 15 N pada bidang miring seperti gambar.

Jika diketahui kalor jenis alumunium 0.m. 20 C maka suhu akhir air dan alumunium mendekati . karena tidak dibutuhkan dalam menjawab soal ini. UN-08-15A-18B Potongan alumunium bermassa 200 gram dengan suhu 20 0C dimasukkan ke dalam bejana air bermassa 100 gram dan suhu 800C.s-1 B. harus dihitung secara manual oleh peserta.s-1 JAWABAN : D Pembahasan :  Perubahan momentum adalah : Δp = p2 – p1 = m.(ta-20) 8000 – 100ta = 44 ta – 880  Note : kalimat “dimasukkan ke dalam bejana air bermassa 100 gr” artinya yang bermassa 100 gr adalah bejana dan bukan air.01 sekon.v2-m. jadi dalam latihan soal-soal UN jangan  Note : membiasakan diri untuk mengandalkan kalkulator! 16.. 15. Keduanya dihubungkan menjadi satu dan pada ujung-ujung yang bebas dikenakan suhu seperti pada gambar.s -1 artinya di dalam soal.m. UN-08-16A-19B Dua batang logam A dan B berukuran sama masing-masing mempunyai koefisien konduksi 2k dan k.5.Δt) alumunium 100.s-1.m. arah bola mula-mula diambil negatif.22. bola bermassa 0.0.s -1. tetapi karena dalam soal bejana tidak diperhitungkan berarti 100 gr adalah massa air. sehingga kecepatan bola berubah menjadi 6 m. 4 kg.  Note : waktu sentuh bola t = 0. B..s-1 (arah bola kasti mula-mula diambil positif sehingga arah bola pantulan menjadi negatif).(80-ta) = 200. 1600C .01 sekon merupakan option pengecoh.(– 6 – 2) = – 4 kg. tetapi 4 kg.m. 800C E. UN-08-14A-9B Pada permainan bola kasti. 2 kg. A.s-1 C. Dengan tidak adanya jawaban – 4 kg. 0 A. 6 kg. 1500C E.. 420C C. karena acuan arah dalam soal tidak diberitahu.m.Δt)air = (m.s-1 E.v1 = m (v2-v1) = 0.c. maka perubahan momentumnya adalah . maka soal ini akan membingungkan.c.. Kemudian bola tersebut dipukul dengan gaya F berlawanan dengan gerak bola.m.m.  Note : Pada option jawaban tidak ada jawaban – 4 kg.5 kg mula-mula bergerak dengan kecepatan 2 m.14. A. Tetapi kalau ada option – 4 kg.1.. Kalimat soal ini kurang baik. Bila bola bersentuhan dengan pemukul selama 0. hal ini sama saja.s-1 D. 620C D.m. 800C B.s -1. 1000C C. 1000C JAWABAN : C Pembahasan :  Gambarkan diagram suhu dari soal di atas :  Dengan asas Black : QL = Q T (m. 5 kg..s-1.m.s -1 dan 4 kg.m.m. 1200C D.22 kal/g 0C dan kalor jenis air 1 kal/g 0C. 8 kg. Suhu (t) pada sambungan logam A dan B adalah .s-1.

72 x 1023 partikel C. Air yang keluar dari lubang P akan jatuh ke tanah setelah waktu t = . maka t = s/v = 2/ = 2  Jika ini jawabannya.. sehingga : m/s.  Jarak mendatar air jatuh adalah 2 m. A.(210 – t) = k (t – 30) 17. Apakah 18.02 x 10 23 partikel. yaitu antara dasar tangki dan titik P. UN-08-17A-20B Perhatikan peristiwa kebocoran tangki air pada lubang P dari ketinggian tertentu pada gambar berikut! (g = 10 m. karena ada ketinggian yang ‘hilang’..83 x 1023 partikel B. 0.JAWABAN : D Pembahasan :  Prinsipnya adalah laju aliran kalor secara konduksi (kenapa bukan secara konveksi atau radiasi hayo . kecepatan air keluar dari bocoran adalah : .12 x 1023 partikel JAWABAN : B . Pembahasan :  Soal ini membingungkan dan keterangan pada gambar soal tidak benar. sehingga : 2k.42 x 1023 partikel D. A.. artinya : . 0. 0.10. s-2). 0. UN-08-18A-15B Sebanyak 3 liter gas Argon bersuhu 27 0C pada tekanan 1 atm (1 atm = 10 5 Pa) berada di dalam tabung.22 x 1023 partikel E.  Jika ketinggian bocoran dari tanah tidak kita hiraukan. B. C. 0. A dan d untuk kedua batang sama. JAWABAN : A ??? (gambar soal tidak benar dan membingungkan) D. maka ketinggian bocoran dari tanah adalah : h = ½gt 2. maka banyak partikel gas Argon dalam tabung tersebut adalah . maka waktu air jatuh adalah t = jawabannya A ??? = = . Jawabannya tidak ada.(  = 1 m (lalu apa maksudnya ditulis 4 m??? Jika ketinggian bocoran adalah 4 m (jarak mendatar x = 2 m dan ketinggian yang hilang tidak kita hiraukan )..314 J m -1K-1 dan banyaknya partikel dalam 1 mol gas 6. Jika konstanta gas umum R = 8. maka soal ini dapat dikerjakan  Menurut persamaan Torricelli untuk tangki bocor.?) pada kedua batang harus sama. dimana h adalah kedalaman bocoran dari permukaan.. yaitu h = ½..

UN-08-20A-17B Grafik P –V dari sebuah mesin Carnot terlihat seperti gambar berikut! Jika mesin menyerap kalor 800 J. N = jumlah molekul (partikel) gas.1023 partikel Note : Pembagian 6. Berdasarkan persamaan ini. Q1 adalah kalor yang diperlukan.72. asal saja V gas juga berubah  Pilihan D membingungkan. 105. A. dan EK adalah energi kinetik rata-rata molekul (J)].7 J E. Suhu harus dalam satuan Kelvin . Jika jumlah molekul gas berkurang maka volume energi kinetik molekul akan berkurang E. Energi kinetik gas bergantung pada tekanan yang ditimbulkan molekul terhadap dinding C. karena frase “volume energi kinetik” tidak dimengerti.02/8.6 J C.314 harus dilakukan secara manual karena UN tidak memakai kalkulator 19. N A adalah bilangan Avogadro = 6. seharusnya EK bergantung dari suhu gas.7 J JAWABAN : D Pembahasan :  Melalui rumus efisiensi mesin Carnot : . Jika volume gas bertambah maka tekanan gas akan berkurang JAWABAN : E (Pilihan D membingungkan) Pembahasan :  Pilihan A setengah benar. 636. UN-08-19A-16B Tekanan gas ideal di dalam ruang tertutup terhadap dinding tabung dirumuskan sebagai = tekanan (Pa). karena suhu gas bisa saja dibuat tetap (proses isoterm) dengan mengubah tekanan.. maka pernyataan tersebut salah. (P dimana : Q 1 = Q2 + W. Suhu gas dalam tabung akan berubah jika tekanan gas berubah D.5 J B. 336. Q2 adalah kalor yang dibuang . pernyataan yang benar adalah .6 J D. Tekanan gas terhadap dinding bergantung pada energi kinetik rata-rata molekul B. Mungkin maksudnya “volume gas dan energi kinetik”.02 x 1023 partikel =  0. Jika ini yang dimaksud. 252.. A. 466. maka usaha yang dilakukan adalah . karena jika tekanan dijaga tetap dan maka EK maupun N bisa saja bertambah atau berkurang atau tetap  Pilihah E baru pernyataan yang benar sesuai rumus di atas.. bukan bergantung tekanan molekul terhadap dinding  Pilihan C belum tentu.karena tekanan gas bergantung juga dengan N dan V  Pilihan B keliru. 20.Pembahasan :  Dengan rumus gas ideal : ..

UN-08-23A-25B Gelombang berjalan merambat pada tali ujung tetap dilukiskan seperti pada diagram di bawah ini : Jika jarak AB = 6 m ditempuh dalam selang waktu 0. (1) C...5 sin π (12 t + ) m C. A. (3). (1). (2) televisi. berdasarkan frekuensi dari yang paling besar sampai yang paling kecil adalah . 22 cm D. Kalimat ini berarti D. (2). (3). (3).5 sin π (12t – )m B. (1). (4) JAWABAN : A Pembahasan :  Spektrum gelombang elektromagnetik dari frekuensi terkecil sampai frekuensi terbesar (atau dari panjang gelombang terkecil sampai panjang gelombang terbesar) adalah : Sinar gamma – Sinar X – Sinar Ultraviolet – Cahaya Tampak – Sinar Infra Merah – Gelombang Mikro – Gelombang TV – Gelombang Radio  Maka jawaban yang paling tepat adalah pilihan A. (1). (2) B. maka rumus panjang mikroskop adalah : d = s’ob + s’ok )  Maka perlu mencari jarak bayangan oleh lensa obyektif.. yP = 0.. (4). (1). A. 39 cm JAWABAN : D Pembahasan :  Karena berkas yang keluar dari lensa okuler adalah berkas sejajar. masih bersifat gelombang berjalan.. artinya pengamat mengamati dengan mata yang tidak berakomodasi  Panjang mikroskop untuk mata tidak berakomodasi adalah : d = s’ ob + fok (Untuk mata berakomodasi. 23. maka bayangan terbentuk di tempat tak berhingga (titik jauh mata normal). . yP = 0. Urutan yang benar. 30 cm E. (2). maka simpangan titik P memenuhi persamaan . Note : Perhitungan di atas harus bisa dihitung secara manual 21. (4).5 π (6 t– )m JAWABAN : sin Tidak ada Pembahasan :  y Pada “gelombang berjalan merambat pada tali ujung tetap”. sin π disebut (4t – ):m P = 1 soal gelombang tersebut belum memantul dari ujung tetap (belum ada superposisi gelombang). (4) sinar gamma. (4) E. (2). UN-08-21A-26B Amatilah diagram pembentukan bayangan oleh mikroskop dibawah ini Jika berkas yang keluar dari lensa okuler merupakan berkas sejajar. A. berarti jarak antara lensa objektif dan okuler adalah . 8 cm B. (4)..25 (s). (3). UN-08-22A-24B Perhatikan gelombang elektromagnetik berikut ini! (1) Infra merah. 17 cm C. (3) ultraviolet. yaitu :    s’ob = 22 cm Maka panjang mikroskop adalah : d = s’ob + fok = 22 + 8 = 30 cm 22. (3). (2) D. yP = 0.

2 x 104 W.25 s. 2.8 m. 8. 2.m-2.0 mm C.. maka bilangan gelombang : k = = ½ π rad/m  Karena 1½ gelombang ditempuh dalam 0. 8.64 x 105 W. 9.m-2 C.rA2 = IBrB2 IA. Jika kecepatan bunyi diudara 340 m. 3.24 mm..s-1 B.4 m. sin ½π  .5 m dari celah.2 x 104.rB)2 = 8. maka jarak dua pita terang yang berdekatan A. L = Jarak dari celah ke layar.05 x 104 W. yaitu bagaimana simpangan di titik P setelah terjadi gelombang stasioner? =  Panjang gelombang bisa diperoleh dari gambar.s-1 C. (ym = Jarak antara 2 garis terang atau 2 garis gelap yang berdekatan. 1. UN-08-25A-22B Jarak seorang pengamat A ke sumber gempa dua kali jarak pengamat B ke sumber gempa. Jika jarak kedua celah 0.. Pelayangan yang terdengar antara gelombang langsung dan gelombang yang dipantulkan mobil adalah 10 Hz.m-2 E. 3.  Jika sudah memantul dari ujung tetap.6 mm JAWABAN : A Pembahasan :  Dengan rumus interferensi celah ganda Young : .10-3 m = 4 mm 25. Apabila intensitas gempa di pengamat B 8. 6.0 mm D.4 m.m-2 D. 4. 5.m-2 B. A. yaitu 4 m. berarti intensitas gempa di A sebesar . UN-08-24A-21B Sebuah celah ganda disinari dengan cahaya yang panjang gelombangnya 640 nm.m-2 26.π. maka kecepatan mobil adalah . 4. 24. B. atau : IA.. λ = panjang gelombang monokromatik yang digunakan) = 4. A. d = jarak kedua celah.rB2 IA = 2. UN-08-26A-23B Seorang anak yang berdiri diam meniup peluit pada frekuensi 490 Hz ke arah mobil yang sedang bergerak mendekati anak tersebut seperti pada gambar.8 m.0 mm adalah .s -1..20 x 104 W.10 x 104 W.05 x 104 W.s-1 .00 x 105 W. 6.25 (s)” sebenarnya s (satuan waktu) tidak perlu diberi tanda kurung.s-1 E. maka akan terjadi superposisi gelombang atau gambarnya bukan gambar gelombang berjalan.5 . Sebuah layar diletakkan 1.m-2 JAWABAN : A Pembahasan :  Besarnya intensitas selalu berbanding terbalik secara kuadrat dengan jaraknya terhadap sumber. cos 12π t = 6 Hz (Jawaban tidak ada yang cocok dengan pilihan yang ada) Note : “selang waktu 0. 4.6 = 12 π rad/s Maka dengan menerapkan persamaan gelombang stasioner pada tali ujung tetap : Y = 2A sin kx cos ωt = 2 .9 m. Tetapi pertanyaannya seolah-olah sudah terjadi gelombang stasioner/gelombang berdiri/gelombang tegak. 9. maka Frekuensi gelombang adalah : f =  atau frekuensi sudut gelombang adalah : ω = 2πf = 2.s-1 D.. 0.0 mm E. (2.

yang kedua adalah dari mobil (sumber bunyi kedua) ke anak (pendengar kedua)  Karena frekuensi pelayangan yang didengar adalah 10 Hz.. sebab jarak sumber dan pendengar makin lama makin dekat (jika makin jauh maka harus dikurangkan)  Efek Doppler yang pertama. berarti frekuensi pantulan yang didengar anak (Frekuensi pendengar 2) adalah 490 + 10 = 500 Hz.4 m/s (coba sendiri ya . +25 µC D. hanya saja yang perlu diperhatikan adalah penerapan rumus efek Doppler haruslah dua kali..JAWABAN : E Pembahasan :  Soal ini adalah soal efek Doppler. +2. Ditambahkan karena frekuensi akan membesar.5 µC B. bunyi berjalan dari anak ke mobil : Dimana : frekuensi sumber 1 (anak) = fS1 = 490 Hz frekuensi sumber 2 (mobil) = fS2 = fP1 frekuensi pendengar 1 (mobil)= fP1 = fS2 frekuensi pendengar 2 (anak )= fP2 = 500 Hz Kecepatan anak = vA = vS1 = vP2 = 0 kecepatan mobil = vp = vP1 = vS2 = vM kecepatan angin = vB = 340 m/s  Jangan lupa persyaratan tanda efek Doppler : Jika Pendengar mendekati Sumber = VP = negatif (-) Jika Pendengar menjauhi Sumber = VB = positif (+) Jika Sumber mendekati Pendengar = VP = positif (+) bunyi berjalan dari mobil (karena dipantulkan) ke anak : Efek Doppler yang kedua. maka persamaan di atas menjadi :  Jika persamaan tersebut dikerjakan. +q2 = 20 µC . –2. yang pertama dari sumber bunyi pertama (yaitu anak yang meniup peluit) ke mobil (sebagai pendengar pertama). Agar gaya Coulomb yang bekerja di muatan q2 = nol . +4 µC JAWABAN : A Pembahasan :  Gambarkan gaya-gaya Coulomb yang bekerja pada muatan q2 :   F21 adalah gaya Coulomb yang dikerjakan muatan 1 terhadap muatan 2 F23 adalah gaya Coulomb yang dikerjakan muatan 3 terhadap muatan 2 .. A. maka muatan q3 adalah .. dan q3 terpisah seperti pada gambar di udara. maka akan dihasilkan vM = 3. –25 µC E.5 µC C. UN-08-27A-31B Muatan listrik +q1 = 10 µC .) 27.   Karena fS2 = fP1.

.  Agar gaya yang bekerja pada q2 menghasilkan resultan 0. maka kapasitor Z hanyalah sebagai pengecoh dan waktu 5 s sama sekali tidak ada artinya.  Note : Soal ini sangat mudah.320 Joule JAWABAN : Tidak ada Pembahasan :  Tegangan yang dialami oleh kapasitor Z adalah 24 V juga (karena tersusun secara paralel). 4. Nilai hambatan kawat (RAB) adalah . juga waktu 5 s sama sekali tidak ada hubungannya.0 Ω JAWABAN : E Pembahasan :  Penunjukan Voltmeter = tegangan jepit rangkaian = tegangan pada ujung kawat AB. . 6. 1. yaitu 4/5 x 10 = 8V  Penunjukan Amperemeter = arus yang mengalir pada hambatan kawat AB = 2/5 x 10 = 4 A  Maka : 30. Apakah salah pengetikan soal?  Coba carilah energi yang tersimpan pada kapasitor X atau kapasitor Y. Apakah ini sebenarnya maksud soal hanya saja salah ketik ??? 29.5a memiliki panjang yang sama. digunakan rangkaian dengan penunjukan voltmeter dan amperemeter seperti pada gambar.. tidak membutuhkan kerumitan dari kapasitor X maupun Y.. Gambar garis yang menyatakan jarak 0. maka akan diperoleh jawaban 864 J –pilihan jawaban C. 8. karena itu q3 haruslah muatan positif agat terjadi gaya tolak-menolak.0 Ω B. Besar q3 dapat diperoleh dari :  (muatan positif)  Note : Besar q2 tidak perlu diketahui untuk dapat mengerjakan soal ini Jika diperhatikan pada gambar soal. energi listrik A.5a. Y dan Z dirangkai seperti pada gambar ! Bila saklar S ditutup selama 5 sekon.V 2 = ½ 12.0 Ω C.242 = 3456 J (tidak ada jawaban).0 Ω E. UN-08-30A-34B Rangkaian seperti gambar di bawah ini! Bila saklar S ditutup. 10. 4.. 2. B. A. seharusnya setengahnya.. UN-08-29A-33B Untuk mengetahui nilai hambatan (RAB) kawat AB. maka daya pada R = 4 Ω adalah . tetapi tidak ada jawabannya. tanda panahnya kurang satu.. maka energi yang tersimpan pada kapasitor Z adalah : W = ½ C. maka F21 dan F23 haruslah memiliki besar yang sama tetapi arah yang berlawanan. Jika ini soalnya.728 Joule E. maka jarak a dan jarak 0. UN-08-28A-32B Kapasitor X. 28. 864 Joule D.0 Ω D. 144 Joule yang tersimpan pada kapasitor Z adalah . 720 Joule C.

.5 A  Maka arus yang lewat pada R = 4 Ω adalah i1 = 1.5 + i2 = 3  i2 = 1. 5 x 10-5 T.4 = 9 W 31. untuk itu perlu dibuat arah loop pada setiap loop tertutup dan arah arus pada setiap cabang yang ada. 4 x 10-5 T.2 = 0 I3 = 3 A  i1 = 1. ke kiri C. A. PQ (1) (2) B. Besar dan arah induksi magnet dititik P adalah .5 A  Daya pada R = 4 Ω adalah : P = i2.A..2 = 0 4i1 + 2i3 = 12  Loop 2 : Σ E + Σ iR = 0 –6 + i3.. UN-08-31A-27B Sebuah kawat lurus dialiri listrik 5 A seperti gambar.4 + i3. 9 x 10-5 T. A. 4 x 10-5 T. B. D. E. tegak lurus menuju bidang kertas D. :   Untuk arah medan magnet kita pakai kaidah tangan kanan (tangan kanan dikepal dengan ibu jari diluruskan – seperti pujian hebat dengan ibu jari tangan. [µ 0 = 4π x 10-7 WbA-1m-1]. maka kita memperoleh besar medan magnetik di sekitar kawat lurus panjang adalah sbb. QS T P R E. 5 x 10-5 T. jika positif berarti arahnya benar):  Loop 1 : Σ E + Σ iR = 0 –12 + i1. C. Kirchoff II. RS I1 = 2A I2 = 6A D. maka diletakkan di daerah . tegak lurus menjauhi bidang kertas E. 6 9 18 20 36 W W W W W JAWABAN : B Pembahasan :  Soal ini bisa diselesaikan dengan Hk.5)2. maka arah ibu jari adalah arah arus dan arah jari yang mengepal adalah arah medan magnet).. Jadi arah medan magnet di titik P adalah keluar dari bidang kertas (menjauhi bidang kertas – acuan adalah pengamat – kita) 32. Kawat ke-(3) akan diletakkan di dekat kawat (1) dan (2). tegak lurus menjauhi bidang kertas JAWABAN : D Pembahasan :  Dari penurunan Hukum Biot-Savart maupun penurunan hukum Ampere. kemudian perhitungan akan menghasilkan arah arus yang benar (jika negatif berarti arahnya berlawanan. UN-08-32A-28B Dua kawat lurus (1) dan (2) diletakkan sejajar dan terpisah seperti gambar. Agar kawat itu mengalami gaya megnetik sekecil-kecilnya. ke kanan B. Arah arus kita tentukan sendiri di awalnya.5 A  Hukum Kirchoff 1 untuk arus pada percabangan : I1 + i2 = i3 1.R = (1. ST I3 = 1A Q S JAWABAN : A Pembahasan : 4 cm . QR (3) C.

dan berbading lurus dengan arus. A.02 = 0.. ZBD = 12 . 48 Volt H A 8Ω C D B D. maka gaya terkecil yang akan dialami oleh kawat ketiga hanya akan terjadi di daerah PQ dan ST. Karena Gaya Lorentz pada 2 kawat lurus kawat berbanding terbalik dengan jarak antar kawat itu. 2  i = 1 A  Dengan Hukum Lenz. dua kawat sejajar yang masing-masing dialiri arus yang searah akan saling tarikmenarik (gunakan kaidah tangan kanan untuk medan magnet di sekitar kawat berarus dan kaidah tangan kanan untuk Gaya Lorentz pada kawat berarus) dan jika dialiri arus yang berlawanan arah akan saling tolak menolak. 4 ampere dari Q ke P E. 1 ampere dari P ke Q B. 4.s-1 Reaktansi induktif : XL = ω.02 . 72 Volt E. 32 x 10-3 = 4 Ω Reaktansi Kapasitif : Resistor = 8 Ω Impedansi = Z =    Maka dengan Hukum Ohm : i = V/Z = 120 / 10 = 12 A Jadi : ZBD = |XL – XC| = |4 – 10| = 6 Ω Maka VBD = i .    Pada prinsipnya.L = 125 . seharusnya sama dalam jaraknya setiap titik satu sama lain. 0. 6 Volt C = 800 L = 32 m R= B. arah empat jari adalah arah medan magnet dan arah ibu jari adalah arah arus. beda potensial antara titik B dan D adalah .8 ampere dari P ke Q JAWABAN : A Pembahasan :  Dengan Hukum Faraday pada kawat yang digerakkan dalam medan magnet : εIN = BLv  i. maka tentu saja kawat harus diletakkan di PQ ( karena I 2 > I1)supaya gaya tarik yang terjadi antara kawat 1 dan 3.. 34.02 Tesla seperti pada gambar : Besar dan arah arus induksi pada kawat PQ adalah . dengan kata lain medan magnetik homogen. 1 ampere dari Q ke P C..R = BLv  i . hanya saja pemahaman konsep harus kuat.5 . maka kita akan mendapatkan arus yang mengalir berarah dari P ke Q. 33.. A. Dengan prinsip tersebut. juga dengan kawat 2 dan 3 akan sebanding (resultannya mendekati nol). Terapkan kaidah tangan kiri yang terbuka. Note : Untuk menjawab soal ini tidak dibutuhkan perhitungan. UN-08-33A-29B Kawat PQ panjang 50 cm digerakkan tegak lurus sepanjang kawat AB memotong medan magnetik serba sama 0. 0. 6 = 96 V . 12 Volt µF C.  Note : gambar soal kurang baik. 4 ampere dari P ke Q D. UN-08-34A-30B Rangkaian RLC seri dirangkaikan seperti pada gambar! Bila saklar S ditutup. karena medan magnet yang digambarkan sebagai ‘dot’ tidak seragam jaraknya yang ada di sisi kanan batang dan sisi kiri batang. 96 Volt JAWABAN : E Pembahasan :  Impedansi rangkaian : S ε = 120 V/125 rad. yaitu arah telapak tangan adalah arah kecepatan.

6 m C. bentuk lintasan elektron adalah elips. 10 R J. gambar di soal kurang tepat. Jika dipanaskan sampai 327 0C energi radiasinya menjadi .s-1 . Artinya lintasan elektron pada model atom Bohr paling tidak berbentuk lingkaran atau bola. UN-08-36A-35B Diketahui atom Carbon terdiri dari nomor atom A = 12 dan nomor massa Z = 6. 9 m JAWABAN : B Pembahasan :  Roket yang bergerak mendekati kecepatan cahaya tersebut akan mengalami kontraksi panjang.s-1 D.s-1 B. A. 8 m E. sama seperti lintasan planet mengelilingi matahari.s-1 C.35. maka jawaban yang paling tepat adalah B.s-1 E. Besar energi setiap lintasan stasioner berbanding terbalik dengan jarijarinya terhadap inti. sehingga kemungkinan jawaban adalah B atau C. UN-08-37A-36B Suatu benda hitam pada suhu 27 0C memancarkan energi R J. Note : Postulat pertama dari model atom Niels Bohr adalah : ‘Elektron berputar disekitar inti hanya melalui lintasan-lintasan tertentu tanpa membebaskan energi’.. 7 m D. Tetapi keterangan yang diberikan di soal terbalik A dan Z-nya. 16 R J. 4 R J.... maka menurut pengamat di bumi panjang roket tersebut selama A. JAWABAN : B (Tetapi soal membingungkan) Pembahasan :  Nomor Atom (lambang Z) adalah jumlah proton dalam suatu atom dan Nomor Massa (lambang A) adalah jumlah Proton + Neutron dalam suatu atom. Tetapi pada soal di atas. Untuk atom karbon..s-1).   37.  Untuk atom karbon yang netral (tidak bermuatan – seperti pada soal). karena energi yang besarnya sama maka jari-jarinyapun harus sama di setiap titik. maka jumlah elektronnyapun adalah 6. Gambar model atom Carbon menurut teori atom Niels Bohr adalah . bergerak B. UN-08-35A-40B Roket yang sedang diam panjangnya 10 m. 12 R J. 5 m adalah . Karena kulit pertama (kulit N) hanya boleh diisi maksimal 2 elektron dan kulit kedua harus diisi oleh 8 elektron dulu (baru boleh mengisi elektron di kulit berikutnya).. jumlah proton adalah 6 dan jumlah neutron adalah 6 sehingga nomor atomnya Z = 6 dan nomor massanya A = 1. Jika roket itu bergerak dengan kecepatan 0. yaitu : 36.8 c (c = kecepatan cahaya = 3 x 108 m. 6 R J.s-1. Lintasan ini disebut lintasan stasioner yang memiliki energi tertentu.

maka pada reaksi di atas . E... Cahaya terdiri atas kuantum-kuantum E.20099 MeV Dihasilkan energi 1. gelombang elektromagnetik terdiri dari foton-foton. Setiap foton bergerak dengan kecepatan cahaya dengan panjang gelombang yang tertentu (atau frekuensi yang tertentu) tergantung besar energinya sesuai dengan persamaan dari Planck. Kecepatan foton sama dengan kecepatan cahaya D. UN-08-38A-37B Pernyataan berikut ini yang tidak menggambarkan teori kuantum Planck adalah . B. 1 sma setara dengan energi 931 Mev. .JAWABAN : A Pembahasan :  Besarnya energi radiasi benda hitam per satuan waktu dirumuskan oleh persamaan : dengan σ = konstanta Stefan-Boltzman. A. A = luas penampang benda hitam dan T suhu benda hitam dalam Kelvin.. yaitu energi yang terkuantisasi atau terpusatkan sehingga ‘mirip’ dengan partikel (bisa menumbuk. jawaban E yang tidak sesuai dengan persamaan Planck. Energi dalam satu foton adalah JAWABAN : E cahaya) (h = tetapan Planck. memiliki momentum.10000 MeV Diperlukan energi 1. c = kecepatan Pembahasan :  Menurut teori kuantum. maka :  Massa sistem sebelum bereaksi :  Massa sistem sesudah bereaksi : .  Untuk benda hitam yang sama. e = emisitivitas benda hitam. D. maka dihasilkan sebuah inti Oksigen dan sebuah proton seperti terlihat pada reaksi inti berikut ini : Diketahui massa inti : . UN-08-39A-39B Jika Nitrogen ditembak dengan partikel alfa.20099 MeV Diperlukan energi 1.10000 MeV Diperlukan energi 1. maka berlaku : = 16 R    E2 38. Jika A. Efek Compton menerapkan teori kuantum Planck C. c = kecepatan cahaya) Maka dari semua pilihan.. Dihasilkan energi 1. yaitu :  (h = tetapan Planck. Semua foton merupakan gelombang elektromagnet B.00783 MeV JAWABAN : A Pembahasan :  Karena reaksi inti tersebut sudah setara. C. dll). 39.

1 : 16 JAWABAN : A Pembahasan :  Dengan rumus waktu paruh : .. hal ini mengindikasikan adanya perubahan massa yang hilang menjadi energi. 8:1 C. 16 : 1 B. UN-08-40A-38B Massa unsur radioaktif P mula-mula X gram dengan waktu paruh 2 hari. Perbandingan antara X : Y = . 40. T½ = waktu paruh  Jadi   bahan hanya tersisa 1/16 dari semula Dalam bentuk perbandingan X : Y = 16 : 1 . Massa sistem sebelum bereaksi lebih besar daripada massa sistem sesudah bereaksi. yaitu : Energi yang dihasilkan = (18. 4:1 D.00696)x 931 = 1. A. dengan t adalah waktu.00567 – 18. 1:8 E.. Setelah 8 hari unsur yang tersisa Y gram.20099 MeV.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.