HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN TUTORIAL KEGIATAN PBL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAH

1. Trigger 2. Tutor 3. Kelompok 4. Ketua 5. Sekretaris 6. Anggota

: Empati : dr. Hasrir Saoes : VII (Tujuh) : Harlen Noorfansi : Stella Pratiwi : Harjinis Taufik Rohman Andika Wiguna Roza Dwi rahayu Nurul Huda Wahyuni Magdalena Suryani Dice Wulandary Dale Sandro

Telah diperiksa oleh Tutor Kelompok VII

Padang, 12 November 2007 Ketua Kelompok VII

(dr. Hasrir Saoes)

(Harlen Noorfansi)

2

3 C................................................7 H........................................................................................2 B........7 I.........................................................................................5 E...........4 D..... Daftar Pustaka..............12 3 ............................................................. Daftar Isi................................................ STEP 4.......................... Trigger.......................................6 G.............................................................................DAFTAR ISI A.....8 J................................ STEP 1............ Halaman Pengesahan............. STEP 5... Hasil Belajar Mandiri............................... STEP 3.......................6 F........................................................................................................................................ STEP 2..........................................

TRIGGER I : EMPATI Untuk menjadi seorang dokter yang mempunyai kompetensi komunikasi efektif yang baik. tapi belum tentu berempati. tapi bisa pula terkikis karena beberapa sebab. Secara intuitive seseorang sudah mempunyai rasa empati semenjak bayi. mutlak diperlukan sikap/rasa empati. bisa dikembangkan secara baik dengan latihan. 4 . Seseorang bisa bersimpati terhadap suatu masalah yang menimpa orang lain.

Menempatkan diri kita pada posisi orang lain sehingga kita larut dalam perasaan orang tersebut.Hasil Tutorial I STEP 1 : Clarify Unfamiliar term 1.  Suatu hubungan timbal balik diantara dua orang atau lebih. 5 .   Memasuki secara penuh melalui imajinasi ke dalam perasaan orang lain. Komunikasi Efektif  Suatu tindakan dimana seseorang memberi atau menerima informasi dari orang lain.  Komunikasi diantara pemberi informasi dimana diantara keduanya tersebut terjalin sebuah hubungan timbal balik. baik secara verbal maupun nonverbal tentang suatu hal dimana orang tersebut paham apa yang menjadi masalah. Kemampuan memahami dan turut merasakan perasaan orang lain tanpa harus tenggelam terhadap perasaan orang tersebut. Empati  Perwujudan rasa kasih sayang sesama manusia tanpa harus larut dalam kesedihan orang tersebut.  Kemampuan dalam melakukan respon atau keinginan orang lain yang tak terucap. 3.  Merasakan apa yang dirasakan orang lain. 2. Intuitive    Bersifat alamiah Bersifat naluriah Suatu perasaan yang merupakan sifat dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sehingga perasaan tersebut akan timbul secara sendirinya terhadap keadaan sekitarnya. Simpati   Menempatkan diri kita secara imajinatif kepada posisi orang lain. kita hanya merasakannya saja. 4.

kadang kita di atas kadang di bawah  Jangan kita memberikan perhatian atau bantuan hanya kepada orang yang menurut kita akan menguntungkan kita  Jangan selalu jalan-jalan ke mal. cobalah jalan-jalan ke tempat dimana banyak orang susah berkumpul disana  Selalu tebarkan senyum kepada orang lain tapi jangan kebanyakan 6 . kita hanya merasakannya saja. Menjelaskan tentang empati! 3. Jelaskan persamaan dan perbedaan empati dengan simpati! STEP 3 : Brainstorm possible hypothesis or explanation 1.toh nggak merugikan  Jangan merasa derajat kita lebih tinggi dari orang laintetapi selalu ingat bahwa kehidupan itu seperti roda. Menjelaskan tentang empati! Empati adalah Perwujudan rasa kasih sayang sesama manusia tanpa harus larut dalam kesedihan orang tersebut. 3.STEP 2 : Define the problems 1. Bagaimana cara mengembangkan rasa empati? 4. Apa yang menyebabkan terkikisnya rasa empati? 2. Apa yang menyebabkan terkikisnya rasa empati?     Timbulnya rasa egoisme dan individualisme dalam hubungan sosial Didikan orang tua dan pengaruh lingkungan yang kurang baik Selalu menganggap derajatmya lebih tinggi dari orang lain Memberi perhatian kepada orang lain yang menurutnya memberi keuntungan 2. Bagaimana cara mengembangkan rasa empati?  Jangan selalu berfikir “mengapa sih kita harus berempati?”tapi kita harus berfikir”mengapa tidak kita harus berempati”.

Apa yang menyebabkan terkikisnya rasa empati 2. Menjelaskan tentang empati 3. Persamaan dan perbedaan empati dengan simpati 7 .STEP 4 : Arrange explanation into a tentative solution Dokter yang Berkompeten Komunikasi Efektif Simpati Empati STEP 5 : Define learning objective Mahasiswa/i mampu memahami dan menjelaskan: 1. Bagaimana cara mengembangkan rasa empati 4.

emosi. empati adalah kemampuan kita dalam menyelami perasaan orang lain tanpa harus tenggelam di dalamnya Pembagian Empati  Cognitive empathy memahami sudut pandang/kerangka berfikir orang lain   Emosional empathy/affective empathy memahami perasaan/emosional yang dialami orang Syarat Berempati (Farid Ma’ruf dan Adi Ekopriyono)   Keterbukaan hati Keterbukaan pikiran 8 .ruf)  Menurut Thomas F. empati berasal dari bahasa Yunani. yaitu En (di dalam) dan Patheia (rasa perasaan. Mader.  Empati adalah kemampuan untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi orang lain (Farid Ma.  Pengertian yang sudah lazim digunakan. Mader & Diane C. pengalaman). 1990. EMPATI Pengertian Empati  Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia. Faktor yang Menyebabkan Terkikisnya Rasa Empati     Adanya gaya hidup yang materialisme Adanya gaya hidup yang konsumtif Narsisme Pengaruh lingkungan II.Hasil Belajar Mandiri I. empati adalah keadaan mental yang membuatyang membuat seseorang mengidentifikasi atau merasa dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. empati adalah kemampuan seseorang untuk “share-feeling” yang dilandasi kepedulian.  Menurut KBBI.

Cara Mengembangkan Rasa Empati Menurut Daniel Goleman cara mengembangkan empati itu ada lima hal. yaitu:    Cepat menangkap isi perasaan orang lain (understanding others) Memberikan pelayanan yang dibutuhkan orang lain (service orientation) Memberikan masukan-masukan positif atau membangun orang lain (developing others)  Mengambil manfaat dari perbedaan. MD)     Adanya ketidakcukupan waktu dalam memberikan empati Terlalu memusatkan pembahasan terhadap satu masalah saja Tidak adanya pelatihan untuk memberikan empati Memberikan empati secara emosional Bentuk-Bentuk Berempati (www.com)     Memberikan masukan positif Memberikan kemudahan kepada orang lain Menjaga kesopanan Mengembangkan orang lain III. Kemampuan mendengar dan mengerti Halangan-Halangan dalam Memberikan Empati (By James T Hardee. bukan menciptakan konflik dari perbedaan (leveraging diversity)  Memahami aturan yang tertulis atau yang tidak tertulis dalam hubungan kita dengan orang lain (polical awareness)  9 .freshcocenter.

Hal-hal yang juga dapat menumbuhkan rasa empati.  Secara umum empati dan simpati berhubungnn dengan kesehatan mental dalam hubungan dengan orang lain.  Sikap empati dan simpati merupakan sikap dasar yang dimiliki oleh manusia sejak lahir dan diperlukan usah untuk mengembangkanya. cobalah jalan-jalan ke tempat dimana banyak orang susah berkumpul disana Selalu tebarkan senyum kepada orang lain tapi jangan kebanyakan   IV. 10 . yaitu:  Jangan selalu berfikir “mengapa sih kita harus berempati?”tapi kita harus berfikir”mengapa tidak kita harus berempati”. kadang kita di atas kadang di bawah  Jangan kita memberikan perhatian atau bantuan hanya kepada orang yang menurut kita akan menguntungkan kita Jangan selalu jalan-jalan ke mal.toh nggak merugikan  Jangan merasa derajat kita lebih tinggi dari orang laintetapi selalu ingat bahwa kehidupan itu seperti roda. sikap simpati dan empati ini membutuhkan sebuah sikap kematangan moral. Persamaan dan Perbedaan antara Empati dan Simpati a. Persamaan  Empati dan simpati merupakan perwujudan rasa kepedulian seseorang terhadap keadaan orang lain atau lingkunganya atas sesuatu kejadian yang sedang dialaminya.  Sikap simpati dan empati sama-sama menempatkan diri kita pada kondisi yang sedang dialami orang lain dengan kata lain sama-sam merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.

sedangkan sikap simpati lebih menekankan respon emosional diri kita dan larut dalam perasaan yang dialami oleh orang lain.  Seseorang yang telah bersikap empati kepada oang lain maka orang tersebut telah bersikap simpati juga.b.  Pada sikap empati kita meletakkan diri pada perspektif dan situasi yang dialami oeh orang lain. sementara pada simpati kita meletakkan perspektif dan situasi yang dialami orang lain.  Dalam menanggapi perasaan seseorang sikap empati lebih menekankan kepada pemahamaan dan mengidentifikasi pikiran kita terhadap perasaan yang sedang dialami oleh orang lain. tanpa harus ikut larut dalam perasaan orang lain. Perbedaan  Empati adalah kemampuan seseorang dalam memahami dan turut merasakan perasaan orang lain rasakan. 11 . tetapi orang yang bersikap simpati kepada orang lain belum tentu ia memiliki sikap empati. Sedangkan simpati adalah menempatkan diri kita secara imajenatif pada posisi orang lain.

Anandia Putriyuni 12 .freshcocenter.com Kuliah pakar dr.e-psikologi.DAFTAR PUSTAKA    www.com www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful