Kota Prabumulih

Keadaan Geografis  Kota Prabumulih merupakan salah satu daerah tingkat II di Propinsi Sumatera Selatan yang dikenal sebagai penghasil minyak bumi. Kota prabumulih sebelumnya adalah bagian dari kabupaten Muara Enim, dengan jarak lebih kurang 87 KM ke ibukota Muara Enim dan 97 KM ke Ibukota Propinsi Sumatra Selatan (Palembang ). Kota Prabumulih ditetapkan sebagai salah satu daerah penghasil tambang yang sangat potensial, yang ditetapkan dengan Kepmen No. 414/K/81/MEM/2002 karena di wilayah Kota Prabumulih diperkirakan 250 juta barel minyak bumi yang ditemukan dan siap diolah oleh investor. Prabumulih menghasilkan ribuan barel minyak bumi dan jutaan meter kubik gas alam setiap tahun. Karena itu, ia disebut sebagai kota minyak. Julukan lain adalah kota nanas, karena salah satu hasil pertanian yang terkenal di daerah ini nanas. Nanasnya sangat manis dan dipasarkan sampai ke Pulau Jawa. Secara geografis, Kota Prabumulih terletak antara 3°20’09,1” - 3°34’24,7” Lintang Selatan dan 104° 07’ 50,4” - 104° 19’41,6” Bujur Timur, dengan luas daerah sebesar 434,50 KM². Sebagian besar keadaan tanah Kota Prabumulih berasal dari jenis tanah Potsolik Merah Kuning dengan derajat kemiringan tanah Kota Prabumulih antara 0 – 40% pada ketinggian antara ± 34 meter dari permukaan laut. Kota Prabumulih termasuk daerah tropis basah dengan curah hujan 204,45 m³ dan suhu rata-rata 27° Celcius.

Batas Wilayah   Selatan: berbatasan dengan Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. Utara :berbatasan dengan Kecamatan Lembak dan Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Muara Enim. Timur : berbatasan dengan Kecamatan Lembak dan Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Barat :berbatasan dengan Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim

serta angka 2001 dalam ikatan pita. melambangkan Kesatuan Umat Adat dan Belido  Timbangan di bawah payung. menandakan semangat masyarakat Kota Prabumulih untuk mencapai adil. makmur. melambangkan Kota Prabumulih dialiri oleh 2 sungai. melambangkan keseimbangan antara pembangunan fisik dan moral  6 (enam) lekukan atap payung. diapit oleh 17 butir padi dan 10 buah kapas. dan diresmikan pada tanggal 17 bulan oktober (10) Tahun 2001  4 (empat) pilar yang mengapit Sake Payung Pusaka Adat Prabumulih yang disakralkan. menandakan kebhineka tunggalikaan masyarakat Kota Prabumulih  Lambang berbentuk jantung berwarna hijau. sejahtera dan bersatu  21 lembar daun nanas dibagian atas buah nanas dan 6 lembar daun nanas di bagian bawah. melambangkan nomor UU pembentukan Kota Prabumulih ( UU No.Simbol daerah  7 (tujuh) buah kasau. 6 Tahun 2001)  Motto "PRABUMULIH JAYA". melambangkan bahwa UU pembentukan Kota Prabumulih Nomor 6 Tahun 2001 bulan juni (6). yaitu Sungai Rambang dan Sungai Kelekar. menandakan kesuburan dan Kota Prabumulih adalah jantung Propinsi Sumatra Selatan yang terletak di pertigaan jalan raya dan jalur lintas kereta api yang menghubungkan Palembang-Lampung  Di bawah pilar penyanggah terdapat 2 aliran sungai yang berwarna biru. menandakan jumlah Kecamatan di Kota Prabumulih  "SEINGGOK SEPEMUNYIAN" berwarna putih. di bawah 2 aliran sungai tersebut terdapat 1 aliran sungai berwarna coklat. Visi dan Misi • VISI Terwujudnya Masyarakat Sejahtera Yang Berlandaskan Semangat Seinggok Sepemunyian di Kota Prabumulih Sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa • MISI . melambangkan Kota Prabumulih kaya akan minyak dan gas bumi.

SH. Meningkatkan kemampuan dan kemandirian daerah dalam membiayai pembangunan. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Meningkatkan Supremasi Hukum Peta lokasi • • Kota Prabumulih pada awalnya hanya terdiri dari 4 (empat) Kecamatan. Pada tanggal 10 Februari 1983 dengan luas wilayah 21.Menyelenggarakan Pemerintahan Yang Baik. Kemudian pada tahun 2007 berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2007. 12 (dua belas) Kelurahan dan 15 (lima belas) Desa. 22 (dua puluh dua) Kelurahan dan 15 (lima belas) Desa. yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negri Ad Interin Bapak Soedarmono. Masa Pemerintahan Kota Administratif Prabumulih  Kecamatan Prabumulih ditingkatkan statusnya menjadi Kota Admnistratif Prabumulih berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1982. Kota Prabumulih berkembang menjadi 6 (enam) Kecamatan.953 Hal yang meliputi : .

Kelurahan Persiapan Prabumulih Timur 3.  Dengan dihapusnya undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 status Pemerintahan setingkat dibawah Kabupaten adalah wilayah kecamatan yang dipimpin oleh Camat.Kelurahan Pasar Prabumulih . pasal 88 yang menyatakan pengaturan tentang Pemerintahan Desa ditetapkan dengan undang-undang.Desa Sukaraja .Desa Gunung Kemala 2.Kelurahan Prabumulih . Kelurahan Persiapan Pasar Prabumulih Utara 3. tindak lanjut dari pasal tersebut dikeluarkan undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa sehingga dengan diundangkan dan mulai berlakunya undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 maka Undang-undang Nomor 18 Tahun 1965 dinyatakan tidak berlaku lagi. sehingga Pemerintah Marga dihapus dan Pemerintah yang terendah langsung dibawah Camat  . Kelurahan Persiapan Pasar Prabumulih Selatan Dan Kelurahan Prabumulih dimekarkan menjadi 3 Kelurahan yaitu : 1.Desa Tanjung Raman . Kelurahan Pasar Prabumulih 2. Kecamatan Prabumulih b.Desa Karang Raja . Kelurahan Prabumulih 2.Desa Karang Jaya . Masa Kemerdekaan  Dengan menyerahkan Jepang kepada Tentara Sekutu maka Wilayah Administratif “GUN” berubah menjadi Kewadanaan. Berdasarkan SK Gubernur Sumatra Selatan Nomor 572/SK/III/1992 Tanggal 31 Agustus 1992. pada ini lahir Barisan Pelopor Republik Indonesia (BPRI) pada masa ini terjadi perubahan pada Pemerintahan Marga dengan pemberhentian kepala Marga secara Massal. Kecamatan Prabumulih Barat . maka Kelurahan Pasar Prabumulih dimekarkan menjadi 3 Kelurahan Yaitu: 1.Desa Gunung Ibul Desa Persiapan Gunung Ibul Barat 3.Desa Muara Dua . untuk Prabumulih termasuk Kewedanaan Lematang Ogan Tengah dengan Wilayah meliputi : a. Kecamatan Talang Ubi c. Kecamatan Prabumulih Timur . Kecamatan Gelumbang. Dengan dihapusnya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah. Kelurahan Persiapan Prabumullih Barat. sedangkan Pemerintahan yang terendah adalah Marga yang dipimpin oleh Pasirah.1. dan mengangkat Kepala Marga Baru sebagai hasil pemilihan langsung oleh rakyat pada tahun 1946 sedangkan kabupaten Muara Enim dibagi menjadi Kawedanan Lematang Ilir dan Kewedanaan Lematang Ogan Tengah.

maka kemudian pada tanggal 12 Nopember 2001 Bapak Gubernur Sumatra Selatan atas nama Menteri Dalam Negeri melantik Drs. H. maka Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 dan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 Tanggal 7 Mei 1999. Membentuk Perangkat Pemerintah 2. 12 Kelurahan dan 14 Desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2001 Tanggal 21 Juni 2001 tentang Pembentukan Kota Prabumulih. Selanjutnya dalam rangka Pemantapan Pejabat Walikota Depenitif maka pada tanggal 13 Mei 2003 telah dilantik Drs. MM. SH. Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah sesuai dengan prinsip Demokrasi dan Undang-undang Dasar 1945. Sehingga Administratif Pemerintahan Kota Prabumulih terdiri dari 4 Kecamatan. semula terdiri dari Kecamatan Prabumulih Barat dengan 6 Kelurahan Desa dan Kecamatan Prabumulih Timur dengan 6 Kelurahan 1 Desa. Sedangkan Kewedanaan Prabumulih menjadi Kecamatan Prabumulih. sehingga Kota Prabumulih melliputi 4 Kecamatan. SEBAGAI Pejabat Walikota Prabumulih dengan tugas : 1. Masa Pemerintahan Kota Prabumulih  Kota Administratif Prabumulih yang merupakan bagian dari Kabupaten Muara Enim. maka statusnya telah ditingkatkan menjadi Pemerintah Kota Prabumulih. sebagai Wakil Walikota hasil pemilihan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Prabumulih. Dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada tanggal 17 Oktober 2001 di Jakarta. MM. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Muara Enim Nomor 2 Tahun 2001 tanggal 27 April 2001 tentang Pembentukan 2 Kecamatan Baru yaitu Kecamatan Cambai meliputi 7 Desa dan Kecamatan Rambang Kapak Tengah meliputi 5 Desa masuk Dalam Wilayah Kota Administratif Prabumulih. Sudjiadi. Rachman Djalili. telah dibentuk 5 (lima) Desa Baru di Kecamatan Rambang Kapak Tengah yang merupakan pemekaran dari Desa Bindu dan Desa Rambang Senuling.yaitu Pemerintah desa / kelurahan yang dipimpin oleh Kepala Desa/Lurah. ada 12 Kelurahan dan 19 Desa.    . MM. Membentuk Legislatif (DPRD Kota Prabumulih) Berdasarkan aspirasi masyarakat pada tahun 2002 yang lalu. sebagai Walikota Prabumulih dan Yuri Gagarin.

15 8. Gas dan Air bersih Bangunan 9.03 Pengangkutan & Komunikasi Keuangan.40 0.60 7.75 11.06 5.04 0.68 8. 3.37 33.Perekonomian Kontribusi Terhadap PDRB (%) No.96 9.27 Perdagangan.30 7. Hotel dan Restoran 20.79 Inflasi PDRB 9.37 7.73 Laju Pertumbuhan (%) 3.62 9.25 30. 7.51 12.48 13.33 10.18 3. 4.50 .67 0. Pertanian Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listrik.01 5.82 8.58 7.63 7. Lapangan Usaha Migas 1. 6.49 15. 2.36 7.46 0.18 Non Migas 14. 8.67 6. 5. Persewaan dan Jasa Perusahaan Kependudukan 3.

666 131.72 32.592 jiwa dan jumlah penduduk perempuan : 67.94 162.666 131.97 Rambang Kapak Tengah 80.529 30.84 5.489 60.307 5.072 23.828. Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Menurut catatan BKBKCS Kota Prabumulih pada Tahun 2007 rekapitulasi jumlah KK berdasarkan strata kesejahteraan keluarga sebagai berikut : Tingkat Kesejahteraan Jumlah .94 Jumlah penduduk Kota Prabumulih Tahun 2007 sebesar 132.476 jiwa (jumlah penduduk lakilaki : 64.84 5.07 1.94 Jumlah 80.108 205.256 8.957 29.05 219.307 5.89 penduduk / KM2.359 10.216 Kepadatan Penduduk / Km² Cambai Prabumulih Barat Prabumulih Timur 101.960 Jumlah 16.Kecamatan Luas Daerah Km² Jumlah Penduduk ( jiwa ) Laki-laki Perempuan 7.036 45.359 10.00 22.884 ) dengan tingkat kepadatan sebesar 300.

Murid dan Murid Lulus di Kota Prabumulih Tahun 2007 TK Guru 97 SD 1.KS I KS II KS III KS III Plus Total 4.671 Murid 1. 19 SLTP dan 6 MTs. Selain gedung.272 35.008 19.5760 13.025 MA 88 785 782 SMK 268 2.159 SLTA 409 4. 13 SLTA.305 12.161 1.968 6. Kota Prabumulih telah mempunyai sarana yang mendukung dalam sektor pendidikan berupa gedung sekolah yang terdiri dari : 20 TK.  Jumlah Guru.671 Lulus Jumlah Gedung Sekolah di Kota Prabumulih Tahun 2007 Gedung Jumlah Taman Kanak – kanak 20 Sekolah Dasar 89 . sektor pendidikan juga didukung oleh tenaga pendidik yang professional berjumlah 2.932 MTs 132 1. 89 SD dan 2 MI.517 Pendidikan  Dalam mengembangkan sumber daya manusia yang baik.667 Murid 1.041 4. 3 MA dan 7 SMK.679 2.074 20.724 4.620 orang yang tersebar di lingkungan Kota Prabumulih.510 MI 45 209 209 SLTP 569 6.

144 orang mubaliq/khatib dan 7 orang penyuluh agama dengan sarana ibadah (mesjid. apalagi dalam dua tahun terakhir jumlah jemaah haji kota Prabumulih pada tahun 2007 mencapai total 421 orang. Padi . Salah satu komoditi andalan Prabumulih adalah sebagai pusat atau sentra buah nanas. Produksi (Ton) Luas (Ha)  No. . penganutnya dibina oleh 25 orang ulama. Penduduk Kota Prabumulih pada umumnya menganut agama Islam. palawija. Hal ini merupakan salah satu indikator meningkatnya peribadatan beragama. Khusus Agama Islam. Ada kecendrungan masyarakat untuk membangun sarana ibadah sendiri sehingga dari 176 mesjid dan langgar/mushallah. Pertanian  Sebagian lahan yang ada di Kota Prabumulih dimanfaatkan untuk sektor ini diantaranya tanaman padi sawah. Komoditi A.592 Ton.749 orang sedangkan 813 0rang beragama katholik. sebagian diantaranya peribadatan beragama. Luas lahan panen nanas di Kota Prabumulih mencapai 30. sebagian diantaranya adalah usaha swadaya.Madrasah Ibtidaiyah SLTP 2 19 Madrasah Tsanawiyah 6 SLTA Madrasah Aliyah SMK 13 3 7 Jumlah Pemeluk dan Pemuka Agama Jumlah penganut Agama Islam di Kota Prabumulih pada tahun tahun 2007 sekitar 133. padi ladang. sayur-sayuran. dan buahbuahan. penganut Agama kristen protestan 1.124. langgar/mushallah) sebanyak 176 buah yang terbesar di 6 kecamatan dan desa /kelurahan.293 Ha dengan jumlah produksi 13. apalagi dalam dua tahun terakhir jumlah jemaah haji Kota Prabumulih pada tahun 2006 mencapai total 332 orang.

50 - . 2. 3. 3.725 610 1. 2. B.029 1. 1.9 718.1.8 119.69 Peternakan Produksi Jenis Ternak Jumlah Populasi (Ekor) Daging (Ton) Ternak Besar Sapi Perah Sapi Potong Kerbau Kuda 331. 1. C.8 145.355 2.16 79. D Padi Sawah Padi Gogo Palawija Ubi Kayu Jagung Berhasil Kacang Hijau Sayuran Ketimun Terung Kangkung Buah-buahan Nanas Rambutan Pisang 2. 2.2 786.10 1934 33 4 42.891 586 462 148 182 330 659 380 318 58 54 60 1734.

75 Ha Pangkul 80.730 288.670 649.1 12.75 Ha 37.Pembesaran .70 271.97 Unggas 45.Pembenihan .Kolam Air Deras b.500 647.685 142.Domba Kambing Jumlah Itik Ayam Buras Ayam Ras Pedaging Ayam Ras Petelur Jumlah Jumlah 38 6 2. Tambak 3368.55 23.015 8.4 Ton 1750 ton Diusahakan Lokasi Produksi .92 Perikanan Areal Jenis Kegiatan Tersedia Perikanan Budidaya a.95 408.440 79.5 Ha 31.15 84.65 Ha 31.000 10. Kolam .82 550.

Seksi Pemerintahan d. Sungai - - - - 1.Udang .5 57. Danau/Situ/Rawa b. Pemerintahan Kelurahan/Desa  Kelurahan adalah wilayah kerja Lurah sebagai perangkat daerah pemerintah kota di bawah Kecamatan. Lurah b.6 ton  Komoditas unggulan perikanan Kota Prabumulih adalah Ikan Mas.9 Ha - - 10. terdiri dari: a. Struktur Organisasi Kelurahan.25 ton 46. yang ditetapkan dengan Kepmen No. Seksi Kemasyarakatan Desa bukan perangkat daerah Pemerintah Kota sehingga tidak termasuk dalam struktur organisasi daerah Pemerintah Kota Prabumulih seperti Kelurahan.. Sekretariat c. Nila dan Udang. Beberapa Selengkapnya.Minapadi Perikanan Tangkap a. populasi perikanan di Kota Prabumulih adalah: › › › › Ikan Mas (17 %) Nila (30 %) Lele (40 %) Udang (5 %) Pertambangan Minyak dan Gas  Kota Prabumulih ditetapkan sebagai salah satu daerah penghasil tambang yang sangat potensial. Seksi Pembangunan e. 414/K/81/MEM/2002 karena di wilayah Kota Prabumulih diperkirakan 250 juta barel minyak bumi yang ditemukan dan siap diolah oleh investor. lele. Desa didefinisikan sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk  .596 113.

Prabumulih Tempat Wisata tengara Prabumulih di Jalan Lingkar Barat. Tempat Wisata  Caroline Island. dimana Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa. dll Tugu Air Mancur. yang menyediakan kolam renang. waterboom. seluncur air.  Pemerintahan Desa adalah kegiatan pemerintah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa.mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem Pemerintahan Nasional dan berada di Daerah Pemerintah Kota. ember tumpah. setinggi 12 m dan diameter 10 m. dengan atap berbentuk menyerupai payung  Makanan Khas  Kecambang. yaitu ketupat khas prabumulih yang dibuat dari anyaman daun setedung --keluarga pandan . Prabumulih Tempat Wisata Prabumulih di Kecamatan Rambang Kapak Tengah.

. Lalu nanas yang telah terpotong tipis ini direndam dengan menggunakan air garam untuk penambah rasa asin. potongan nanas ini pun dijemur diterik matahari hingga benar-benar kering. Keripik Nanas Proses pembuatan keripik nanas ini diawali dengan memotong bagian nanas. hingga benar-benar tipis. Usai direndam di air garam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful