Anda di halaman 1dari 7

MENGENAL TARI WALTZ

Oleh Dra. Lilin Candrawati Sukmaningsih, M.Sn Widyaiswara Seni Tari P4TK SB Yogyakarta

Pendahuluan

Waltz adalah sebuah tari halus dan penuh dengan aturan-aturan. Berbeda dengan tari ballroom yang lain, waltz termasuk modern ballroom dance. Hal ini nyata terlihat dari gerakan-gerakan tubuh ( body language) bila tari ini ditarikan.

Waltz berasal dari tari rakyat di Wina. Jaman dahulu, pada setiap hari raya di Wina ada pertunjukan tari rakyat di lapangan yang besar (seperti alun-alun di Yogyakarta). Lama-kelamaan keluarga kerajaan sangat tertarik dengan tari rakyat tersebut. Tari tersebut kemudian dibawa masuk ke kerajaan, tetapi orang-orang di luar kerajaan, termasuk rakyat tidak diperkenankan menarikan waltz. Pada akhirnya tari waltz tersebut hanya ditarikan pada saat hari-hari besar kerajaan atau pada acara perkawinan dan perayaan-perayaan lain.

Tari rakyat yang dibawa ke dalam kerajaan tersebut tentu saja dilengkapi dengan aturan-aturan, tetapi kemudian tari itu berkembang. Hal ini dikarenakan, setelah pulang, tamu-tamu kerajaan yang telah melihat tari tersebut menarikan sendiri di tempat asalnya. Salah satu diantaranya adalah masuknya tari tersebut di Indonesia. Di Indonesia, tari waltz tersebut semula juga hanya dikuasai dan ditarikan oleh kalangan tertentu saja. Bahkan karena tari ini ditarikan oleh 2 (dua) orang secara berpasangan yang berlainan jenis, maka kadang-kadang ada orang yang menganggap tabu untuk menarikan tari ini sesuai dengan aturan yang berlaku, karena adanya perbedaan kultur. Akan tetapi lambat laun waltz dapat diterima oleh masyarakat Indonesia meskipun belum seluruhnya dapat menerima. Sebetulnya tujuan dari menarikan waltz adalah untuk keperluan tertentu yang positif, bahkan tari ini dapat dipergunakan untuk keperluan lomba, demonstrasi tari, dan sebagai media pergaulan.

Analisa Musik dari Waltz Waltz mempunyai tanda birama

Hitungan

Langkah kaki

Kiri Kanan

Kanan

Kiri

Kanan Kiri

Kiri Kanan

Kanan Kiri

Penari putra

Kiri

Kanan

Penari putri

Irama musik jatuh pada Bas

Keterangan : Warna kuning di dalam bulatan adalah saat hitungan ke-1 atau pada saat bass iringan musik berbunyi. Menurut aturannya kaki kiri (untuk putera) dan kaki kanan (untuk puteri) tidak boleh melangkah setelah bass.

Langkah Kaki Seperti biasanya jika orang akan menari, maka tahap awal dari tari waltz adalah posisi badan harus tegak dan kaki rapat. Baik pantat maupun dada tidak boleh maju ataupun mundur, melainkan tetap tegak. Menurut kecepatannya, tari waltz dibedakan menjadi :

a. Slow waltz b. Medium waltz c. Quick waltz

Pada dasarnya menarikan tari waltz adalah seperti orang yang sedang berjalan, hanya saja pada tari ini, orang menggunakan irama musik dan aturan-aturan. Jika orang berjalan setelah kaki kiri lalu kaki kanan, maka dalam menarikan tari waltz-pun juga demikian. Setelah kaki kiri melangkah mengikuti irama kemudian dilanjutkan dengan kaki kanan, lalu bergantian melangkah dengan kaki kiri lagi dan seterusnya.

Untuk memulai tari ini, penari putra melangkah maju menggunakan kaki kiri, sedangkan penari putri menggunakan kaki kanan dan melangkah mundur. Langkah seperti ini dilakukan berulang-ulang sehingga terjadilah gerakan dasar dari tari waltz.

Gerakan Badan a. Kepala Untuk penari putra : kepala menghadap ke depan lurus, akan tetapi klau sudah memasuki variasi, kepala bisa bergerak ke kiri atau ke kanan.

Untuk penari putri : kepala berpaling ke kiri, dan setelah memasuki variasi kepala bisa bergerak ke kiri dan ke kanan seperti halnya pada gerakan kepala penari putra. b. Pundak ( bahu ) Tangan bagian atas sampai dengan bahu pada dasarnya tidak boleh bergerak. Bahu bergerak hanya karena body-swing atau body language. c. Tangan Tangan kanan penari putra (bagian telapak) berada di bawah tulang belikat penari putri (sebagai setir), sedangkan tangan kiri penari putra berpegangan dengan tangan kanan penari putri dan tangan kiri penari putri putra. d. Badan Badan penari putra lurus ke depan dan tegap, sedangkan penari putri melenting ke belakang agak ke kiri. e. Panggul / Pinggul Saat menari, panggul/pinggul tidak boleh bergerak. Panggul atau pinggul terpaksa bergerak karena langkah kaki atau tebawa oleh tubuh. Badan penari putra dan putri saling membentuk huruf V ( V position) memegang bahu lengan kanan penari

Waltz dancing

Daftar Pustaka

Banoe, Pono, Kamus Musik, Yogyakarta: Kanisius, 2003. Bottomer, Paul, Lets Dance, London: Lorenz Books, 2001. Cipto dan Hermien Rachmat, Ballroom & Latin Dancing, International Standard (Dalam Bahasa Indonesia), Bandung: P.O. BOX 5. 1983. http://linus.socs.uts.edu.au/-don/pubs/modern.html. Moore, Alex, Ballroom Dancing, London: Pitman, 1951. Verkuyl, Tari dan Dansa, terjemahan G.M.A. Nainggolan, Jakarta: Badan Penerbit Kristen, 1958.