Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Perubahan paradigma penyelenggaraan jalan Gambar 1.2. Aspek legal penyelenggaraan jalan berkeselamatan berdasarkan Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Gambar 2.1. Kontinum keselamatan dalam model gunung es Gambar 2.2. Faktor penyebab kecelakaan berkendaraan Gambar 2.3. Faktor penyebab kecelakaan di Australia Gambar 2.4. Interaksi antara tuntutan mengemudi kinerja Gambar 2.5. Proses task-difficulty homeostasis Gambar 2.6. Ilustrasi risk-homeostasis Gambar 2.7. Hubungan antara kinerja dan beban kerja pada berbagai tingkatan tuntutan kerja Gambar 2.8. Kinerja perubahan kecepatan dan beban kerja antara desain jalan yang baik dan buruk Gambar 3.1. Kontribusi peran Ditjen keselamatan di jalan raya Bina Marga terhadap penanganan

Gambar 3.2. Peran Ditjen Bina Marga dalam keselamatan jalan Gambar 3.3. Strategi untuk mewujudkan jalan berkeselamatan Gambar 3.4. Integrasi strategi keselamatan di dalam siklus pembangunan jalan Gambar 3.5. Siklus Manajemen Keselamatan Infrastruktur Jalan Gambar 3.6. Prosedur umum operasi sistem manajemen keselamatan infrastruktur jalan Gambar 3.7. Tindakan proaktif dan reaktif antisipasi UU No. 22/2009 Gambar 4.1. Proses audit jalan berkeselamatan Gambar 4.2. Sketsa dan foto lapangan lokasi rawan kecelakaan di jalan raya Ds.Jrakah Payung Subah KM 78-79 (1,0 km; jurusan SemarangCirebon), Kabupaten Batang Gambar 4.3. Citra satelit dan foto lapangan jalan raya Gondang Legi KM 37-38 jurusan Pasuruan-Gempol, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan Gambar 4.4. Pendekatan pikir tindakan re-aktif penyelenggaraan jalan daerah untuk antisipasi implementasi UU 22/2009 (Pasal 24 dan Pasal 273)
Penyelenggaraan Jalan Nasional Berkeselamatan untuk Antisipasi Pemberlakuan UU 22/2009 Simposium XIV Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, Pekanbaru, Riau

Gambar 4.5. Contoh Rambu Peringatan : Jalan Sempit dan Banyak Tikungan; Rambu Larangan: Batas Kecepatan Maksimal Kendaraan; Batas Maksimal Beban Gandar Kendaraan Gambar 4.6. Contoh Tata Letak & Dimensi Rambu Peringatan Beruntun: Badan Jalan Longsor; Rambu Larangan : Batas Kecepatan Maksimal Kendaraan, Batas Maksimal Beban Gandar Kendaraan Gambar 4.7. Contoh Tata Letak & Dimensi Rambu Peringatan: Banyak Tikungan dengan Jarak Pandang Terbatas (Tampak Perspektif); Rambu Larangan: Batas Kecepatan Maksimal Klendaraan; Batas Maksimal Beban Gandar Kendaraan Gambar 4.8. Contoh Tata Letak & Dimensi Rambu Peringatan: Lalu Lintas pada Jalan yang Mengalami Penyempitan Ruas 1 (satu) Arah; Rambu Larangan Batas Kecepatan Kendaraan; Batas Beban Gandar Kendaraan Gambar 4.9. Contoh Tata Letak & Dimensi Rambu Peringatan: Lalu Lintas pada Tikungan Tajam (Tampak Perspektif); Rambu Larangan : Batas Kecepattan Kendaraan; Batas Beban Gandar Kendaraan

Penyelenggaraan Jalan Nasional Berkeselamatan untuk Antisipasi Pemberlakuan UU 22/2009 Simposium XIV Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, Pekanbaru, Riau