Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

Diperkirakan. menjelang berakhirnya abad ke-14 14 M.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai. 1 Jumadil Awal 913 H (1511 M). Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit. kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali Mughayat Syah ah yang dinobatkan pada Ahad. dan sejak saat itu. kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. pada tahun 1360 M. Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 2 . Sebagaimana tercatat dalam sejarah.

hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. terutama dari aspek persenjataan. Secara berurutan. Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. Mughayat juga menggempur Pidie. usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar. Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh. Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). Sejak saat itu. Pedir (di Pidie). Pada masa Iskandar Muda. Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya. . Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. untuk menghambat pengaruh Portugis. Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan. sehingga Portugis mundur ke Aru. sekitar tahun 1511 M. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. Sejarah mencatat bahwa. Tak berapa lama. Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Peurelak kemudian juga diserang. Pada masa itu. Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai. karena itu. Inggris dan Belanda. Portugis mundur ke Peurelak. kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. Saat itu. Namun. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai.

Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 .Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa. Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam. Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit.

Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. menantu Sultan Trenggono. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. Jambi. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Sedayu. usaha itu tidak berhasil. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. Sultan Trenggono. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak. yaitu Pangeran Hadiri. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. Palembang. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Pada masa pemerintahannya. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun. ia mengirimkan putrannya. Dalam perjalanannya ke Banten. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang. Untuk itu. Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat. Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak. Tuban. Saudaranya. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. dan beberapa daerah di Kalimantan. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511. Namun. Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. Dalam pertempuran ini. Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya. Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. Ia memerintah dari tahun 15001518.

Dengan demikian. Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. Pada tahun 1524/1525. Pada tahun 1588. dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Aria Pangiri.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya. Sunda Kalapa dan Cimanuk. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Cigede. Apalagi. Kemudian. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang. Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 . Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. yakni Pangeran Benawa. putra Ki Ageng Mataram. melainkan putra Sunan Prawoto. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. Tamgara (Tangerang). Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram. Menurut sumber Portugis.

melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang. Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris.. Pada tahun itu. Daeng. Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin. Herman William Daendels tahun 1808. Pada zaman pemerintahan Sultan Haji. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . wilayah Lampung diserahkan kepada VOC.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II). Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda). dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin. Maluku Utara. tepatnya pada 12 Maret 1682.. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten.

Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578. Papua. Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Pada tahun 1512. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. Menurut Portugis. Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Seram dan Ambon.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570. sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun. Seram dan Ambon. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Bacan. Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Sulawesi. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 . Makyan. Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. bangsa Portugis datang ke Ternate. Mindano dan Bima.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 9 .

dan Bone. Sultan Alauddin bernama asli Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. Baru setelah datangnya Dato Ri Bandang. Sebelumnya. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. Sebelum Seb abad ke16. 1591 1638. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar. Ia memimpin Makassar dari tahun 1591-1638. seorang penyiar islam dari Sumatra. Setelah Muhammad Said wafat. Soppeng. Kerajaan Makassar berhasil menguasai mengua kerajaan-kerajaan kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. Sultan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 10 . Beliau berkuasa sejak tahun 1653. Wajo. Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. 1639 3.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. raja-raja raja Makassar belum memeluk agama Islam. yaitu Ruwu. beliau kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639-1653. Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam. Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. Setelah Sultan Alauddin wafat.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar. Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone. Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan. yaitu Arub(Tuan) Palaka. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya. Pada tahun 1667. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.