Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

dan sejak saat itu. Sebagaimana tercatat dalam sejarah. kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali Mughayat Syah ah yang dinobatkan pada Ahad. Diperkirakan. Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 2 . menjelang berakhirnya abad ke-14 14 M. Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai. pada tahun 1360 M. 1 Jumadil Awal 913 H (1511 M).

Secara berurutan. karena itu. Pedir (di Pidie). Namun. Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. sehingga Portugis mundur ke Aru. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . Sejak saat itu. Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai. Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. sekitar tahun 1511 M. Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. untuk menghambat pengaruh Portugis. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Sejarah mencatat bahwa. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai. termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan. kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. Portugis mundur ke Peurelak. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. terutama dari aspek persenjataan. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Tak berapa lama. Pada masa Iskandar Muda. Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. Inggris dan Belanda. Mughayat juga menggempur Pidie. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. . Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa. Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. Peurelak kemudian juga diserang. Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Saat itu. Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh. Pada masa itu.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa. Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit. Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 . Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam.

Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir.Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. Palembang. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511. Untuk itu. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. Pada masa pemerintahannya. Namun. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. Sedayu. Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. yaitu Pangeran Hadiri. ia mengirimkan putrannya. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. dan beberapa daerah di Kalimantan. Dalam pertempuran ini. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Sultan Trenggono. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . usaha itu tidak berhasil. Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat. Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. Ia memerintah dari tahun 15001518. Jambi. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Saudaranya. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang. menantu Sultan Trenggono. Dalam perjalanannya ke Banten. Tuban.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak. Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak.

Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Tamgara (Tangerang). Sunda Kalapa dan Cimanuk. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang. Pada tahun 1524/1525. Menurut sumber Portugis. Apalagi. untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. putra Ki Ageng Mataram. melainkan putra Sunan Prawoto. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. Aria Pangiri. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. Cigede. Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram. dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. Dengan demikian. Pada tahun 1588. Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. yakni Pangeran Benawa. Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 . Kemudian. pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat.

tepatnya pada 12 Maret 1682. Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II).melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang. Daeng. Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Maluku Utara. Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin. Pada zaman pemerintahan Sultan Haji. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda). Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten.. Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. wilayah Lampung diserahkan kepada VOC. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Herman William Daendels tahun 1808.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Pada tahun itu. pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten.. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten. Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda.

Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. Sulawesi. Seram dan Ambon. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578. Menurut Portugis. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. bangsa Portugis datang ke Ternate. Papua. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570. Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Mindano dan Bima. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Bacan. Makyan. Pada tahun 1512. Seram dan Ambon. sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 . Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 9 .

1591 1638.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. beliau kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. Sultan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Beliau berkuasa sejak tahun 1653. raja-raja raja Makassar belum memeluk agama Islam. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar. Sultan Alauddin bernama asli Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. Baru setelah datangnya Dato Ri Bandang. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639-1653. Sebelum Seb abad ke16. Wajo. Soppeng. Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. Setelah Sultan Alauddin wafat. seorang penyiar islam dari Sumatra. Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. 1639 3. Sebelumnya. dan Bone. Kerajaan Makassar berhasil menguasai mengua kerajaan-kerajaan kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. yaitu Ruwu. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Kerajaan Islam di Indonesia 10 . Ia memimpin Makassar dari tahun 1591-1638. Setelah Muhammad Said wafat.

yaitu Arub(Tuan) Palaka. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya. Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda. Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar. Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. Pada tahun 1667. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.