Anda di halaman 1dari 3

TUGAS BIOLOGI SEL

OLEH YASINTA DWI APRILLIA 103204085 Pendidikan Biologi B 2010

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI 2013


Organel ialah salah satu dari beberapa struktur dengan fungsi khusus yang terapungapung dalam sitoplasma. Sitoplasma merupakan zat yang terdapat diantara inti sel dan membran plasma. Substansi sitoplasma yang permanen berperan aktif dalam proses metabolisme disebut organel. Organel terdiri atas retikulum endoplasma, kompleks golgi, mitokondria kloroplas (khusus tumbuhan), lisososm dan badan mikro merupakan kelompok organel organel yang dikelilingi oleh membran, sedangkan organel yang tidak dikelilingi oleh membran antara lain ribosom, sentriol dan sitoskeleton. Organel-organel tersebut memiliki struktur dan fungsi masing-masing yang khas yang membentuk satu kesatuan untuk mendukung aktivitas sel. Organel tak bermembran mempunyai sistem membran tersendiri dan tidak ikut serta secara langsung dalam proses metabolisme sel. Bagian sitoplasma yang tidak termasuk organel disebut sitosol, biasanya berupa hasil metabolisme sel atau substansi yang dimakan sel, misalnya butir-butir sekret, cadangan makanan seperti lemak, karbohidrat dan protein, kristal dan pigmen. Dengan demikian, meskipun ribosom, sitoskeleton dan sentriol tidak bermembran akan tetapi tetap merupakan organel karena ketiga substansi tersebut terdapat dalam sitoplasma yang berperan aktif dalam proses metabolisme. 1. Ribosom Ribosom ialah organel kecil dan padat berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Ribosom berdiameter sekitar 20 nm serta terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (disebut Ribonukleoprotein atau RNP). Organel ini menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa oleh tRNA pada proses translasi. Di dalam sel, ribosom tersuspensi di dalam sitosol atau terikat pada retikulum endoplasma kasar, atau pada membran inti sel. 2. Sentriol Sentriol merupakan organel tak bermembran yang hanya ditemukan pada sel hewan. Organel ini berukuran kecil , jumlahnya sepasang dan letaknya dekat membrane inti dalam posisi tegak lurus antar keduanya. Organel ini akan memisah

satu sama lain untuk membentuk gelendong pembelahan pada saat terjadi pembelahan sel. Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel, dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Pada siklus sel di tahapan interfase, terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom, kondensasi kromoson, dan duplikasi sentrosom. Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom, dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. Kemudian dilanjutkan dengan S, yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. 3. Sitoskeleton Sitoskeleton merupakan rangka sel. Sitoskeleton terdiri dari 3 macam yaitu : mikrotubul, mikrofilamen, dan filamen intermediet. Mirotubul tersusun atas dua molekul protein tubulin yang bergabung membentuk tabung. Fungsi mikrotubul memberikan ketahanan terhadap tekanan pada sel, perpindahan sel (pada silia dan flagella), pergerakan kromosom saat pembelahan sel (anafase), pergerakan organel, membentuk sentriol pada sel hewan. Mikrofilamen merupakan filamen protein kecil yang tersusun atas dua rantai protein aktin yang terpilin menjadi satu. Mikrofilamen memiliki fungsi memberi tegangan pada sel, mengubah bentuk selo, kontraksi otot, aliran sitoplasma, perpindahan sel (misalnya pseudopodia) dan pembelahan sel. Filamen intermediet tersusun atas beberapa macam protein yang membentuk serat seperti kabel. Protein yang menyusunnya bermacam-macam seperti keratin pada molekul protein rambut. Fungsinya memberi tegangan sel, mempertahankan posisi nukleus dan organel tertentu.

Anda mungkin juga menyukai