P. 1
Gangguan Pertumbuhan Dan Perkembangan

Gangguan Pertumbuhan Dan Perkembangan

|Views: 70|Likes:
Dipublikasikan oleh Arip Septadi

More info:

Published by: Arip Septadi on Aug 30, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2014

pdf

text

original

 Anak

 khas  Anak bukan dewasa kecil  Pertumbuhan dan perkembangan
 

Proses berbeda Saling berkaitan

 Pertumbuhan

Pertambahan  ukuran dan struktur tubuh
  

Ukuran dan jumlah sel Jaringan interseluler Sebagian atau keseluruhan

Bersifat kuantitatif

 Perkembangan  Pertambahan    Kemampuan struktur Fungsi organ Melalui proses belajar  Bersifat kualitatif .

1 tahun . Prenatal/intrauterin   Mudigah  0-8 minggu Fetus/janin  9-lahir Neonatus    Bayi  Neonatus dini  0-7 hari Neonatus lanjut  8-28 hari  Pasca neonatus 29  hari.

 Pra-sekolah  Sekolah    1-6 tahun Pra-remaja  6-10 tahun Remaja  10-20 tahun    Remaja dini  10.15 tahun Remaja lanjut  15-20 tahun Wanita biasanya 2 tahun lebih cepat .

 Perubahan ukuran  Perubahan proporsi  Hilangnya ciri-ciri lama  Timbulnya ciri-ciri baru .

 Kecepatan yang berbeda  Berkorelasi dengan pertumbuhan . Melibatkan perubahan  Awal menentukan perkembangan selanjutnya  Pola yang tetap  Tahap-tahap berurutan.

imunologi. stimulasi. . psikologis ibu. status sosial. infeksi. gizi. Faktor   Internal Genetik Hormonal  Faktor    external Pranatal Gizi. budaya. toxin Postnatal  Pengetahuan ibu. kegiatan fisik. lingkungan.

 Asuh  fisis-biomedis  Asih  kasih sayang/emosi  Asah  stimulasi .

misalnya : Pengukuran Berat Badan (BB) Pengukuran Tinggi Badan (TB) Pengukuran Lingkar Kepala Anak (PLKA)  Tes   Perkembangan. misalnya :  Tes IQ Tes prestasi Tes psikomotorik  Sesuaikan dengan reference standard . Pengukuran    antropometri.

 Gangguan Pertumbuhan Fisik  Gangguan perkembangan motorik  Gangguan perkembangan bahasa  Gangguan Emosi dan Perilaku .

 Perawakan Pendek  dibawah persentil 3 dan -2 SD  Malnutrisi energi protein  Obesitas ≥ 120% std  Gangguan penglihatan –> perkembangan visual terlambat  Gangguan pendengaran – >biasanya infeksi prenatal dan postnatal  Kretin – > kekurangan iodium dan hormon tiroid .

1 dari 4 masalah gizi utama di Indonesia  Paling sering pada balita  Terbagi menjadi   MEP ringan-sedang MEP berat (gizi buruk)  Menyebabkan Gangguan pertumbuhan .

 Gizi  buruk diklasifikasikan menjadi Kwashiorkor  Marasmus  Marasmik-kwashiorkor Tanda dan Gejala  Terlihat sangat kurus  Edema nutrisional. simetris  BB/TB < -3 SD  Lingkar lengan atas < 11.5 cm .

MARASMUS KWASHIORKOR .

buta . kepribadian. Cerebral Palsi  Spina Bifida  Muscular distrofi  Banyak faktor lain  Keturunan. Lingkungan.

 Menurut Bax “palsi serebralis adalah suatu kelainan gerakan dan postur yang tidak progresif. oleh karena suatu kerusakan/gangguan pada selsel motorik pada susunan saraf pusat yang sedang tumbuh/ belum selesai pertumbuhannya” .

hiperbilirubinemia perinatal Trauma kepala. radiasi. keracunan logam berat postnatal . Etiologi     Genetik Infeksi. hipoksia. asfiksia intrauterin Perdarahan otak. meningitis/ensefalitis.

 Klasifikasi  Gejala klinis      Spastik Athetoid Rigid Ataxic Campuran  Derajat kemampuan fungsional    Ringan  dapat melakukan aktivitas sehari-hari Sedang  aktivitas sangat terbatas Berat  tidak dapathidup tanpa bantuan orang lain .

 Manifestasi       klinis pada anak > 2 tahun   Keterlambatan milestone Disfungsi tangan Gangguan berjalan Spastisitas Gerakan involunter Retardasi mental Kejang-kejang Gangguan bicara. penglihatan dan bicara .

THIS TYPE’S? .

 Bahasa  manusia vs binatang  Pusat (75-94%) hemisfer kiri  Etiologi        Genetik Gangguan pendengaran Intelegensi yg rendah Kurang berinteraksi dengan lingkungan Maturitas terlambat Kongenital Kerusakan otak .

 Klasifikasi     menurut Rutter : Ringan : Disfasia Sedang : Disfasia ekspresif Berat : Disfasia reseptif dan tuli persepsi Sangat berat : Tuli persepsi dan tuli sentral .

 Kecemasan  Gangguan prilaku seksual  Gangguan suasana hati  Autisme infantil  Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH)  Retardasi mental .

 Disebut juga ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)  Ditandai oleh :    Kemampuan yang lemah untuk menyelesaikan tugas Aktivistas motorik yang berlebihan impulsivitas .

 Etiologi    Genetik Mekanisme dopaminergik. . noradrenergik. serotonik CT-positron pasien dewasa  penurunan metabolisme glukosa pada promotor dan korteks prefrontal superior.

 Manifestasi  klinis Gelisah  Agresif dan ketakutan  Hubungan sosial kurang  Kesulitan akademik  Gangguan tingkah laku Terjadi bersamaan. .

PERHATIIN GW DONG !!! .

Melly Budhiman :    Fungsi intelektual umum dibawah normal Terdapat kendala dalam prilaku adaptif sosial Gejala timbul dibawah usia perkembangan (< 18 tahun) . Definisi (Carter CH) “Suatu kondisi yang ditandai oleh intelegensi yang rendah yang menyebabkan ketidakmampuan individu untuk belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal.”  Kriteria RM.

 Klasifikasi     berdasarkan IQ Retardasi mental ringan (mampu dididik) IQ = 52-69 Retardasi mental sedang (mampu dilatih) IQ = 36-51 Retardasi mental berat IQ = 20-35 Retardasi mental sangat berat IQ < 20 Dapat dilakukan screening rutin dengan menggunakan DDST (Denver Development Screening Test) .

ADA YG PEDULI AMA SAYA??? APA YG BISA SAYA PERBUAT UNTUK ANDA??? .

1999  IDAI.  .  IDAI. Jakarta : IDAI 2010. jilid 1. Jakarta : EGC. Tumbuh Kembang Anak. 1995  Nelson. Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. 15. ed. jilid 1. Pedoman Pelayanan Medis. Ilmu Kesehatan Anak. Jilid 1. Jakarta : IDAI.Soetjiningsih. jakarta : EGC. 2002.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->