Anda di halaman 1dari 12

KU-2061 AGAMA DAN ETIKA ISLAM

HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM

POKOK BAHASAN
Konsep Manusia dalam Berbagai Perspektif Peran dan Tanggung Jawab Manusia Sebagai Hamba dan Khalifah Allah Identitas Manusia Muslim Fase Kehidupan Manusia

HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM


Konsep Manusia dalam berbagai Perspektif (1)
o Menurut ilmu pengetahuan: Asal usul manusia secara fisik tidak bisa dipisahkan dari teori tentang evolusi. Teori ini dikemukakan pertama kali oleh Charles Darwin pada abad ke-19. Evolusi manusia menurut ahli Paleontologi dapat dibagi menjadi 4 kelompok: 1.Tingkat pra manusia (Australopithecus). Fosilnya ditemukan di Johanesburg pada tahun 1924. 2.Tingkat manusia kera (Pithecantropus erectus). Fosilnya ditemukan di Solo pada tahun 1891. 3.Manusia purba, yaitu tahap yang lebih dekat kepada manusia modern, walaupun spesisnya masih bisa dibedakan. Fosilnya di Neander (Homo neanderthalesis) dan di Solo (Homo soloensis). 4.Manusia modern Homo sapiens yang telah pandai berpikir menggunakan otak dan nalarnya.

Konsep Manusia dalam berbagai Perspektif (2)


Penganut teori psikoanalisis: manusia sebagai homo volens (manusia berkeinginan). Penganut teori behaviorisme: manusia sebagai homo mechanicus (manusia mesin). Penganut teori kognitif: manusia sebagai homo sapiens (manusia berpikir). Penganut teori humanisme: manusia sebagai homo ludens (manusia bermain), dll.

Konsep Manusia dalam berbagai Perspektif (3)


o Menurut Alquran:
Asal usul manusia tidak terlepas dari figur Adam (manusia pertama).(QS.Al-Baqarah, 2; 30-33). Adam diciptakan dari unsur tanah.(QS.Al-Hijr,15; 26&28, Al-Anam, 6;2 dan Al-Muminun, 23; 12). Sedangkan penciptaan manusia selanjutnya melalui proses percampuran antara laki-laki dan perempuan. (QS. Al-Muminun, 23; 13-14 dan As-Sajadah, 32; 8-9).

Di samping tubuh manusia yang memiliki potensi yang bersifat fisik. Ruh manusia juga memiliki sifat potensial berupa akal, qalb (rasa) dan nafsu. Manusia ideal adalah yg mampu menjaga fitrahnya, dan mampu mengelola potensi akal, qalb dan nafsunya secara harmonis.

Istilah Manusia dalam Al Quran Basyr


Diulang dalam Al Quran sebanyak 36 kali dan 1 dengan derivasinya. Untuk menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk biologis. Q.S Al Baqarah, 2:187 dan Q.S Al Imran, 3:47 Diulang dalam Al Quran sebanyak 240 kali. Untuk menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk sosial.
Q.S Al Hujrat, 49:13

Al-Nas

Bani Adam

Diulang dalam Al Quran sebanyak 7 kali. Untuk menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk rasional. Q.S Al Isra, 17:70

Diulang dalam Al Quran sebanyak 65 kali Al-Insan dan 24 dengan derivasinya (Insa 18 kali dan Unas 6 kali). Untuk menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk spiritual. Q.S Al-Dzariyat, 51:56 dan Q.S Al-Ahzab, 33:72

Peran dan Tanggungjawab Manusia (1)


Manusia berperan sebagai hamba Allah (abd). Seorang hamba Allah harus taat kepada perintah Allah. ( Q.S. al-

Dzariyat,51 : 56)
Di samping itu, manusia juga berperan sebagai khalifah, yaitu wakil Allah di muka bumi sebagai pemimpin untuk mengelola dan memelihara alam. (QS. al-Baqarah,

2:30-34, al-An`am, 6:165)


Agar dapat menjalankan kekhalifahannya dengan baik, Allah telah mengajarkan kepada manusia kebenaran dalam segala ciptaan-Nya dan melalui pemahaman serta penguasaan terhadap hukum-hukum yang terkandung dalam ciptaan-Nya. Manusia dapat menyusun konsepkonsep serta melakukan rekayasa membentuk wujud baru dalam alam kebudayaan.

Peran dan Tanggungjawab Manusia sebagai Hamba dan Khalifah Allah (2)
Kekuasaan manusia sebagai khalifah Allah dibatasi oleh aturan dan ketentuan yang telah digariskan oleh yang diwakilinya. Oleh karena itu, akan diminta pertanggungjawabannya terhadap penggunaan kewenangan dari yang diwakilinya (Q.S. Fathir, 35; 39). Aturan tersebut adalah hukum-hukum Allah, baik yang tertulis dalam kitab suci (Alquran), maupun yang tersirat dalam kandungan alam semesta (al-kaun). Kunci sukses manusai sebagai khalifah Allah adalah ketika manusia bisa mematuhi dan menyeimbangkan kedua aturan tersebut.

Peran dan Tanggungjawab Manusia sebagai Hamba dan Khalifah Allah (3)
Kedudukan manusia sebagai khalifah dan abdullah, bukan dua hal yang bertentangan, melainkan suatu kesatuan yang padu dan tak terpisahkan. Kekhalifahan manusia di muka bumi merupakan wujud nyata ketundukan dan kepatuhan kepada Allah swt atau sebaliknya bukti ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah swt menjelmakan tugas kekhalifahan.

Identitas Manusia Muslim

Merdeka ; Seorang hamba Allah akan hidup


merdeka di tengah-tengah kehidupan dan tidak ada kekuatan apapun yang mampu menjajahnya.

Aktif dan dinamis; Seorang muslim tidak


pernah membiarkan dirinya dalam keadaan diam, ia akan selalu bergerak dinamis.

Kreatif dan inovatif; Setiap hamba Allah akan


selalu berkreasi dan berinovasi dalam setiap aktifitas hidupnya.

Optimis; Seorang muslim akan selalu melihat ke


masa depan dengan optimis dan penuh harapan.

Fase Kehidupan Manusia Manusia mengalami hidup di lima alam, yakni: 1. Alam Ruh 2. Alam Rahim 3. Alam Dunia 4. Alam Qubur 5. Alam Akhirat

Terima kasih