Makalah Mata Kuliah Traksi dan Sistem Transportasi Listrik Distribution Railways With Continous Current Taruna Miftah Isnain (21060110141031) taruna.miftah@yahoo.com Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, Indonesia Ketika energi listrik dibutuhkan untuk mensupplay daya dari sub-station ke beberapa jaringan pada tegangan yang konstan, jaringan tersebut di hubungkan dengan kabel distribusi. Abstrak I PENDAHULUAN III. Metode Penghitungan Jarak Antar Kereta Tegangan rata-rata yang digunakan kereta 600 V , didesain dengan 600 V saat tak berbeban dan 630 V saat beban penuh.Sistem distribusi terdiri dari 2 konduktor (posisif dan negatif) dengan berat 100 lbs tiap yar nya.Maksimum servis pada jalur kereta adalah 45 kereta tiap jam pada setiap arah.Pada bab 13 resistansi tiap mil dari konduktor adalah 0,034 ohm , jadi resistansi dari distribusi rel konduktor tiap mil adalah 0,068 ohm. Maksimum tegangan turun pada rel konduktor , dibawah trafik maksimum, tidak boleh lebih dari 40 V dan arus starting dari kereta adalah 1800 A.Tegangan menurun maksimum akan diperoleh dengan arus ini mengalir dalam 1725 ft panjangnya. Ketika energi listrik dibutuhkan untuk mensupplay daya dari sub-station ke beberapa jaringan pada tegangan yang konstan, jaringan tersebut di hubungkan dengan kabel distribusi. Pada feeder yang diketahui panjangnya, dan dialiri arus, jatuh tegangan akan bervariasi, berbanding terbalik dengan luas penampang, atau berbanding lurus dengan kerapatan arus. Sehingga dimunkinkan untuk mendapatkan hubungan antara kerapatan arus dan biaya operasi. II. Sistem Distribusi Desain sistem distribusi jalur kereta pada kota dan pinggiran kota,dioperasikan pada tegangan 600 V dan tersambung dengan lokasi substation.Jarak antar substation ditentukan dengan mempertimbangkan variasi tegangan dari kereta,tapi sebaiknya dengan pertimbangan meminimalkan biaya tahunan.Pertimbangan tegangan turun pada rel konduktor,kemungkinan karena penundaan pada tanda berhenti. 1 IV. KESIMPULAN 1. energi listrik dibutuhkan untuk mensupplay daya dari sub-station ke beberapa jaringan pada tegangan yang konstan 2. jaringan tersebut di hubungkan dengan kabel distribusi 3. Pada feeder yang diketahui panjangnya, dan dialiri arus, jatuh tegangan akan bervariasi, berbanding terbalik dengan luas penampang, atau berbanding lurus dengan kerapatan arus. 4. Sehingga dimunkinkan untuk mendapatkan hubungan antara kerapatan arus dan biaya operasi. 5. Desain sistem distribusi jalur kereta pada kota dan pinggiran kota,dioperasikan pada tegangan 600 V 6. .Jarak antar substation ditentukan dengan mempertimbangkan variasi tegangan dari kereta BIOGRAFI Taruna Miftah Isnain, NIM 21060110141031, lahir di kendal, 04 Oktober 1992, menempuh pendidikan di SMPN 5 Semarang, SMAN 1 Semarang. Dan sekarang sedang menempuh S1 di Teknik Elektro Universitas Diponegoro. DAFTAR PUSTAKA 1. Sistem Penggerak pada kereta listrik, http://id.scribd.com/doc/110660486/s istem-penggerak-pada-kereta-rellistrik-menggunakan-motor-traksi 2. Perancangan Harmonisa, blogs.itb.ac.id/.../Perancangan-Filter-Pasif-UntukMengatasi-Harmonisa-Pada-Gardu-PenyearahanPusat-Listrik-Aliran-Atas-PT-KAI-C1.pdf 3.Sistem Jaringan Distribus Kereta Listrik, ejournal.unwiku.ac.id/index.php/jte/article/download/1 72/46 2
Sign up to vote on this title
UsefulNot useful