Anda di halaman 1dari 5

Summary Otitis media adalah penyakit yang umum pada anak-anak.

Dulu sering di kaitkan dengan frekuensi dan keberatan komplikasi. Sekarang ini, kondisi yang ringan tersebut umunya dapat sembuh secara sendirinya tanpa pengobatan. Hal ini menyebabkan kita untun mengkaji ulang banyak pencegahan yang sering di gunakan masa lalu. Bukti dari uji control acak yang besar dapat membantu membicarakan pilihan-pilihan pengobatan kepada keluarga pasien. Di Australia, anak-anak suku aborigin mempunyai penyakit yang berat dan dapat keuntungan dari pengobatan efektif dari infeksi bakteri persisten (rekuren) Introduksi Otitis media adalah penyakit yang biasa pada anak kecil (dan meliputi lebih sedikit frekuensinya pada anak usia diatas 6 tahun). Di Negara berkembang, otitis media adalah indikasi yang paling biasa diberi antibiotic dan operasi pada anak-anak. Di Amerika, pengeluaran ratarata diperkirakan $3-5 miliar ditahun 1990.1 Diagnosis Otitis media is best regarded as a spectrum of disesase (*^%$#@$%^&*()&^%$. Kondisi yang paling penting adalah otitis media akut tanpa perforasi, otitis media akut dengan perforasi, otitis media dengan efusi dan otitis media kronik suppuratif. (lihat table 1). Sekarang ini terdapat kekurangan pada konsistensi definisi dari bentuk-bentuk yang berbeda pada otitis media (khususnya otitis media akut). Anak-anak dengan infeksi telinga tengah biasanya mempunyai gejala-gejala sebagai berikut: Nyeri dan/atau demam (otitis media akut) Hilangnya pendengaran (otitis media dengan efusi) Ear discharge(*&^#W@#$%^&*((*&^%$#$%^ (otitis media akut dengan perforasi atau otitis media kronik supuratif)

Pada beberapa anak, otitis media akan dideteksi pada pemeriksaan rutin. Membuat diagnosis yang tepat itu tidak mudah. Biasanya membutuhkan penampakan yang bagus dari membrane timpani dan penggunaan dari otoskop atau tympanometry (untuk memastikan adanya efusi telinga tengah). Penelitian dari ketepatan diagnosis pada otitis media akut menemukan sakit pada telinga adalah gejala yang paling sering. Namun tidak dapat dipercaya. Pembengkakan, OPACITY (*&^%$#@$%^&*, dan ketidakmampuan bergerak dari membrane timpani adalah prediksi tinggi pada otitis media akut. Warna normal (abu-abu kemutiaraan) membrane timpani tidak menjamin otitis media akut.

Otitis media akut Pada umumnya anak-anak akan mengalami setidaknya 1x otitis media akut.1 puncak insidens infeksi meliputi umur 6-12 bulan. Meskipun pathogenesis penyakit ini adalah multifactorial, virus dan bakteri dapat dikaitkan.1 Nyeri yang dihubungkan pada otitis media akut akan dapat sembuh dalam waktu 24jam pada 60% pasien dan dalam 3 hari pada 80% pasien. Anak-anak (dibawah umur 2 tahun) lebih sedikit yang mengalami kesembuhan secara spontan. Komplikasi pada otitis media akut meliputi otitis media kronik supuratif, mastoiditis, labyrinithis, facial palsy, meningitis, abses intracranial, thrombosis sinus lateral. 5 mastoiditis yang merupakan komplikasi yang biasanya mengancam nyawa pada era pre-antibiotik. Sekarang jarang dijumpai pada Negara berkembang. Sebagian kecil anak dengan otitis media akut akan mengalami otitis media akut berulang (3x dalam 6 bulan atau 4x dalam 12 bulan.)1 Manifestasi klinik otitis media akut Kondisi Otitis media akut tanpa perforasi Otitis media akut dengan perforasi Otitis media berulang Otitis media efusi Otitis media supuratif kronik Otitis media dengan efusi Ini adalah bentuk yang paling banyak dari otitis media dan menimpa pada anak-anak namun biasanya asimtomatik. Poin prevelensi pada studi skrining sekitar 20% pada anak-anak. Lebih sering pada komunitas suku aborigin dan terdeteksi lebih dari 40% anak-anak dalam survey di daerah utara.6 Otitis media dengan efusi dapat muncul secara spontan, bagian dari rhinosinusitis atau episode pada otitis media akut. Bakteri pathogen pada system respiratory yang sama dihubungkan dengan otitis media akut telah dikaitkan pada patogenesisnya. Pada kebanyakan anak akan membaik secara spontan dalam waktu 3 bulan dan komplikasi pada penyakit ini sangat jarang. 1 Pada beberapa anak yang memiliki otitis media Manifestasi klinik Penonjolan pada membrane timpani dengan nyeri ataupun tidak. Diagnosis klinik otitis media akut yang berulang (minimal 3x dalam 6 bulan) Efusi telinga tengah tanpa gejala persisten dipastikan dengan otoskop pneumatic atau timpanometri

persisten dengan efusi dikaitkan dengan hilangnya pendengaran. Rata-rata hilangnya pendengaran yang dihubungkan dengan otitis media dengan efusi berkisar pada 25desibel. 1 dikarenakan studi yang sangat banyak, hubungan antara otitis media dengan efusi dan bicara dan keterlambatan bicara tidak dapat dibuktikan.5,7 Otitis media kronik supuratif Terkadang, anak dengan otitis media dengan perforasi akan berubah menjadi otitis media kronik supuratif. Di Negara berkembang, otitis media kronik supuratif sangat jarang dan biasa muncul sebagai komplikasi pada pemasangan timpanostomy tube. Namun, pada populasi miskin termasuk Negara berkembang otitis media supuratif kronis terjadi sebagai komplikasi otitis media akut dengan perforasi. di daerah pedesaan dan masyarakat terpencil di bagian utara Australia, lebih dari 20% dari anak-anak muda yang terpengaruhi.8 Otitis media supuratif kronis adalah bentuk yang paling mematikan otitis media. 5, 9 Meskipun ada kekurangan yang dirancang dengan baik studi longitudinal, jenis otitis media ini yang paling mungkin untuk bertahan tanpa pengobatan. Berbagai bakteri patogen terkait dengan kronis otitis media supuratif jauh lebih luas daripada yang terlihat dalam otitis media akut. Yang terkait gangguan pendengaran biasanya lebih dari yang terlihat pada otitis media dengan efusi. Kronis otitis media supuratif merupakan penyebab paling penting dari gangguan pendengaran konduktif sedang (lebih dari 40 desibel) dibanyak Negara berkembang.9

Intervensi Berbagai intervensi yang berbeda telah direkomendasikan untuk infeksi telinga tengah. Untungnya, banyak dari ini telah dinilai dalam uji coba terkontrol secara acak (lihat Tabel 2). Ini bukti dapat membantu dengan pengambilan keputusan, terutama ketika mendiskusikan pilihan dengan keluarga.

Otitis Media Akut Sebagian besar anak dengan otitis media akut akan membaik secara spontan dalam waktu 14 hari dan komplikasi dari penyakit ini jarang terjadi. percobaan terkontrol pada antibiotik, antihistamin, dekongestan, myringotomy dan analgesik (lihat Tabel 2).2 Antihistamin, dekongestan dan myringotomy tidak menunjukkan manfaat. Pilihan pada tahap ini adalah bantuan gejala dengan analgesic dan menunggu dengan perhatian atau antibiotik. Antibiotik yang paling tepat pada anak-anak sebagai berikut:

Berusia kurang dari dua tahun dengan otitis media akut bilateral Dengan otitis media akut dengan perforasi beresiko komplikasi seperti otitis media supuratif kronik atau mastoiditis (misalnya anakanak Aborigin yang tinggal di daerah terpencil masyarakat, anak-anak dengan sindrom imunodefisiensi) mereka yang telah melewati 48 jam pengawasan. 4 Anak Aborigin di banyak komunitas memiliki resiko komplikasi relative lebih tinggi dan sehingga Anda akan mengharapkan kelompok ini untuk diresepkan pengobatan antibiotik lebih sering. Pedoman nasional saat ini merekomendasikan amoksisilin 50 mg / kg / hari dalam 2-3 hari.10

Pengobatan wait and see Jika anak tidak dalam kelompok berisiko tinggi tapi keluarga lebih memilih pengobatan antibiotik, dokter harus mendiskusikan pengobatan 'wait and see'. Pembatasan antibiotik dengan saran hanya digunakan jika nyeri menetap selama 48 jam akan mengurangi penggunaan antibiotik oleh dua pertiga (dengan tidak berdampak negatif pada kepuasan keluarga). 11 Jika antibiotik yang akan digunakan, ada bukti bahwa pengobatan yang lebih lama (setidaknya tujuh hari) lebih efektif, tetapi efek yang menguntungkan tidak tinggi (otitis media akut persisten berkurang dari 22% menjadi 15%). Amoksisilin adalah paling sering diresepkan antibiotik untuk indikasi ini di Australia. Meskipun beberapa dokter memiliki preferensi yang kuat untuk lainnya antibiotik, tidak ada bukti bahwa salah satu dari yang umum antibiotik yang digunakan lebih efektif daripada yang lain.

Otitis Media Akut Berulang Antibiotik profilaksis, dan adenoidectomy dan pemasangan tympanostomy tube telah dinilai dalam terkontrol acak percobaan (Tabel 2).2 Antibiotik diberikan selama 3-6 bulan efektif tetapi manfaatnya tidak tinggi. Sebuah tinjauan Cochrane tidak menemukan bukti bahwa antibiotik alternatif yang lebih efektif daripada amoxycillin.12 Angka otitis akut media juga berkurang secara spontan tanpa pengobatan sehingga keuntungan kurang mengesankan daripada yang diharapkan. Pemasangan tympanostomy tube juga muncul untuk mengurangi otitis media akut dan efeknya mirip dengan antibiotik. Salah satu dari pilihan ini dapat dipertimbangkan pada mereka anak-anak dengan infeksi berat yang sering sering (terutama jika terjadi sebelum puncak penyakit pernapasan di musim dingin). Namun, anak-anak dengan tabung tympanostomy dapat menjadi kerusakan telinga, jadi ini bukan pilihan yang baik pada anak-anak di peningkatan risiko infeksi supuratif (termasuk juga mereka yang memiliki defisiensi imun atau rhinosinusitis

bacterial persisten). Pengobatan infeksi dengan antibiotik profilaksis atau antibiotic yang tepat adalah pilihan yang lebih tepat. Konsistensi hal ini, manfaat jangka panjang antibiotik dalam mengurangi perforasi membran timpani telah dibuktikan dalam uji coba secara acak dari Aborigin bayi hidup dalam komunitas terpencil. Dalam studi ini, bayi dengan otitis media dengan efusi secara acak diberikan amoksisilin dua kali sehari atau plasebo selama enam bulan. Kekambuhan otitis media terus diobati dengan antibiotic, sehingga manfaatnya diakibatkan oleh karena kekambuhan yang hilang tanpa diketahui.

Anda mungkin juga menyukai