P. 1
Analisis Bedah Soal SBMPTN 2013 Kimia IPA

Analisis Bedah Soal SBMPTN 2013 Kimia IPA

5.0

|Views: 2,247|Likes:
Dipublikasikan oleh Isna Listianingrum
analisis bedah
analisis bedah

More info:

Published by: Isna Listianingrum on Sep 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

SBMPTN 2013

SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS

Analisis Bedah Soal

Kimia IPA
Pak Anang Roy Handerson
Disusun Oleh :

Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Analisis Bedah Soal SBMPTN 2013 Kimia IPA
By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Berikut ini adalah analisis bedah soal SBMPTN untuk materi Kimia IPA. Soal-soal berikut ini dikompilasikan dari SNMPTN empat tahun terakhir, yaitu SNMPTN 2009, 2010, 2011 dan 2012. Soal-soal berikut disusun berdasarkan ruang lingkup mata pelajaran Kimia SMA, dan juga disertakan tabel perbandingan distribusi soal dan topik materi Kimia yang keluar dalam SNMPTN empat tahun terakhir. Dari tabel tersebut diharapkan bisa ditarik kesimpulan bagaimana prediksi soal SBMPTN yang akan keluar pada SBMPTN 2013 nanti. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Ruang Lingkup Struktur Atom Sistem Periodik Unsur Ikatan Kimia Asam Basa Bronsted-Lowry Ph Asam Basa Titrasi Asam Basa Larutan Penyangga Hidrolisis Garam Tetapan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) Reaksi Redoks Sel Volta Sel Elektrolisis Hukum Dasar Kimia (Hukum Proust) Persamaan Reaksi dan Konsep Mol Hitungan Kimia Sifat Koligatif Koloid Kimia Unsur Tata Nama Senyawa Karbon dan Isomer Reaksi-reaksi Senyawa Karbon Identifikasi Senyawa Karbon Benzena dan Turunannya Termokimia Laju Reaksi Kesetimbangan Kimia JUMLAH SOAL
SNMPTN 2009 SNMPTN 2010 SNMPTN 2011 SNMPTN 2012 SBMPTN 2013

2 1

1 1 1 1 1 2

1 1 1 1 3

2 1 1 1 1 1 2 3 1 1 2 3 1 1

1 2 2 1 1 15

1 1 1 2 1 1 15 2 1 1 1 15 1 2 15

15

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 1

1. Struktur Atom
1. (SNMPTN 2010) Konfigurasi ion besi (III), 26 Fe3+ , mempunyai elektron tidak berpasangan sebanyak .... A. Dua B. Tiga C. Empat D. Lima E. Enam (SNMPTN 2010) Senyawa-senyawa berikut ini dibentuk dari atom-atom 1 H, 5 B, 6 C, 7 N, 9 F, dan 16 S. Molekul-molekul yang menggunakan orbotal hibrida sp3 pada atom pusatnya adalah .... (1) BF3 (2) NH3 (3) SF4 (4) CH4

2.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 2

2. Sistem Periodik Unsur
3. (SNMPTN 2009) Atom unsur X dengan massa atom relatif 31 memiliki 16 neutron. Dalam sistem periodik, unsur X terletak pada .... A. Golongan oksigen periode 3. B. Golongan halogen periode 5. C. Golongan gas mulia periode 3. D. Golongan alkali periode 4. E. Golongan nitrogen periode 3. (SNMPTN 2012) Pernyataan yang benar untuk atom 35 Br dan 19 K adalah .... A. Konduktivitas Br > K B. Jari-jari atom Br > K C. Afinitas elektron Br < K D. Keelektronegatifan Br > K E. Jumlah elektron valensi Br < K

4.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 3

3. Ikatan Kimia
5. (SNMPTN 2011) Diketahui nomor atom H = 1, C = 5, dan N = 7. Pernyataan yang benar untuk molekul HCN adalah .... (1) Memiliki struktur molekul linier (2) Bersifat polar (3) Berdasarkan struktur Lewis, ada ikatan rangkap 3 pada C dan N (4) Atom pusat C tidak memiliki elektron bebas (SNMPTN 2012) Diketahui Ag (𝑍 = 47). Pernyataan yang benar untuk ion [Ag(NH3 )2 ]+ adalah .... (1) Molekul berbentuk linier (2) Membentuk endapan dengan Cl (3) Ion Ag + merupakan asam Lewis (4) Mempunyai satu ikatan kovalen koordinasi

6.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 4

4. Asam Basa Bronsted-Lowry
-----

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 5

5. Ph Asam Basa
7. (SNMPTN 2011) Diketahui reaksi berikut:
+ βˆ’9 B(OH)3 (π‘Žπ‘ž) + H2 O(β„“) β‡Œ B(OH)βˆ’ 4 (π‘Žπ‘ž) + H (π‘Žπ‘ž) 𝐾c = 10

pH yang dimiliki larutan B(OH)3 0,001 M dalam air adalah .... A. 3 βˆ’ log 3 B. 3 C. 6 D. 9 E. 11 + log 3 8. (SNMPTN 2012) CH3 COOβˆ’ dapat menarik proton dari molekul air menghasilkan CH3 COOH dan OH βˆ’ SEBAB Hidrolisis lemak atau minyak oleh air dapat terjadi pada suhu ruang. A. B. C. D. E. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 6

6. Titrasi Asam Basa
-----

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 7

7. Larutan Penyangga
9. (SNMPTN 2009) Sebanyak 0,1 mol NH4 OH (𝐾𝑏 = 10βˆ’5 ) dicampurkan dengan 0,05 mol NH4 Cl hingga volume 1 liter. pH larutan yang dihasilkan adalah .... A. 5 B. 5 + log 2 C. 5 βˆ’ log 2 D. 9 + log 2 E. 9 βˆ’ log 2 (SNMPTN 2010) Jika 70 mL CH3 COOH 0,1 M (K a = 10βˆ’5 ) direaksikan dengan 100 mL NaOH 0,05 M, maka pH larutan akhir adalah …. A. 2 βˆ’ log 3 B. 3 βˆ’ log 4 C. 3 βˆ’ log 2 D. 4 βˆ’ log 6 E. 6 βˆ’ log 4 (SNMPTN 2010) Perhatikan tabel berikut! Asam H3 PO4 H2 POβˆ’ 4 HPO2βˆ’ 4 Nilai K a 7,2 Γ— 10βˆ’3 7,2 Γ— 10βˆ’3 7,2 Γ— 10βˆ’3

10.

11.

Berdasarkan data di atas, jika perbandingan konsentrasi asam dan basa konjugasinya 1:1 pasangan yang paling cocok untuk membuat larutan penyangga dengan pH sekitar adalah …. A. K 3 PO4 + K 2 HPO4 B. K 3 PO4 + KH2 PO4 C. H3 PO4 + KH2 PO4 D. K 2 HPO4 + KH2 PO4 E. H3 PO4 + K 2 HPO4

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 8

8. Hidrolisis Garam
12. (SNMPTN 2010) Sebanyak 25 mL CH3 COOH 0,1 M tepat dititrasi dengan 25 mL NaOH 0,1 M. Jika diketahui K a CH3 COOH = 10βˆ’5, pernyataan yang benar tentang reaksi titrasi tersebut adalah .... (1) pH larutan asam sebelum titrasi adalah 3 (2) pH larutan setelah titrasi > 7 (3) CH3 COONa hasil reaksi mengalami hidrolisis (4) Konsentrasi Na+ dalam campuran 0,05 M (SNMPTN 2012) Suatu larutan dibuat dengan cara mencampur 50 mL asam barbiturat (HC4 H3 N2 O3 ) 0,02 M (K a = 1 Γ— 10βˆ’4 ) dan 50 mL NaOH 0,02 M. pH larutan yang dihasilkan adalah .... A. 06 B. 08 C. 09 D. 10 E. 12

13.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 9

9. Tetapan Hasil Kali Kelarutan (Ksp)
-----

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 10

10. Reaksi Redoks
14. (SNMPTN 2009) Diketahui reaksi redoks yang belum disetarakan sebagai berikut:
βˆ’ BrO3 + Br βˆ’ + H + β†’ Br2 + H2 O

Pernyataan yang benar untuk reaksi tersebut adalah .... (1) BrOβˆ’ 3 bertindak sebagai reduktor (2) 2 mol Br βˆ’ tepat bereaksi dengan 0,4 mol BrOβˆ’ 3 (3) Br βˆ’ bertindak sebagai oksidator (4) Untuk menghasilkan 48 gram Br2 diperlukan 40 gram ion Br βˆ’ (π΄π‘Ÿ H = 1, O = 16, Br = 80) 15. (SNMPTN 2010) Perubahan bilangan oksidasi unsur N pada reaksi: Sn + 4HNO3 β†’ SnO2 + 4NO2 + 2H2 O adalah …. A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 16. (SNMPTN 2011) Diketahui reaksi redoks (belum setara) sebagai berikut:
βˆ’ BrO3 + Br βˆ’ + H + β†’ Br2 + H2 O

Untuk menghasilkan 0,3 mol Br2 diperlukan ion Br βˆ’ (π΄π‘Ÿ = 80) sebanyak .... A. 12 g B. 24 g C. 36 g D. 40 g E. 80 g

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 11

11. Sel Volta
17. (SNMPTN 2009) Potensial reduksi standar (EΒ°) untuk beberapa logam adalah sebagai berikut: EΒ°Fe 3+ |Fe 2+ = +0,77 volt, EΒ°Zn 2+ |Zn = βˆ’0,76 volt, EΒ°Cu 2+ |Cu = +0,34 volt, EΒ°Mg 2+ |Mg = βˆ’2,37 volt, Reaksi sel berikut yang dapat berlangsung spontan adalah .… (1) Mg(𝑠) + Zn2+ (π‘Žπ‘ž) β†’ Mg 2+ (π‘Žπ‘ž) + Zn(𝑠) (2) Mg 2+ (π‘Žπ‘ž) + 2Fe2+ (π‘Žπ‘ž) β†’ Mg(𝑠) + 2Fe3+ (π‘Žπ‘ž) (3) Zn(𝑠) + Cu2+ (π‘Žπ‘ž) β†’ Zn2+ (π‘Žπ‘ž) + Cu(𝑠) (4) Cu(𝑠) + Mg 2+ (π‘Žπ‘ž) β†’ Cu2+ (π‘Žπ‘ž) + Mg(𝑠) 18. (SNMPTN 2010) Apabila sepotong logam aluminium dimasukkan ke dalam larutan MgCl2 1 M, unsur magnesium akan mengendap.. (E o Mg 2+ /Mg = βˆ’2,356 V; E o Al3+ /Al = βˆ’1,676 V) SEBAB Oksigen lebih mudah mengoksidasi magnesium dibandingkan dengan oksigen mengoksidasi aluminium (E o O2 /H2 O = + 1,23 V). A. B. C. D. E. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 12

12. Sel Elektrolisis
19. (SNMPTN 2011) Kadmium yang diendapkan di katoda dari proses elektrolisis larutan CdCl2 (π‘€π‘Ÿ = 183) dengan elektroda karbon adalah 22,4 g (π΄π‘Ÿ Cd = 112). Muatan listrik (1 F = 96500 C molβˆ’1 ) yang digunakan dalam proses tersebut adalah .... A. 09650 C B. 11800 C C. 19300 C D. 23624 C E. 38600 C (SNMPTN 2012) Pada pengisian baterai Ni-Cd, arus sebesar 1,93A dialirkan selama 1000 detik (1 F = 96500 C/mol elektron). Reaksi yang terjadi adalah: 2Ni(OH)2 + Cd(OH)2 β†’ Cd + 2NiO(OH) + 2H2 O Jumlah Cd yang mengendap di katoda adalah .... A. 0,01 mol B. 0,02 mol C. 0,10 mol D. 0,20 mol E. 0,40 mol 21. (SNMPTN 2012) Pada sel Galvani terjadi reaksi:
2βˆ’ + 2+ MnO2 (𝑠) + 2SO2βˆ’ 3 (π‘Žπ‘ž) + 4H β†’ Mn (π‘Žπ‘ž) + S2 O6 (π‘Žπ‘ž) + 2H2 O(β„“)

20.

Pernyataan yang benar adalah .... 2βˆ’ (1) Di anoda terdapat ion SO2βˆ’ 3 dan S2 O6 (2) Diperlukan 2 mol elektron untuk mereduksi 1 mol MnO2 (3) pH larutan di katoda akan meningkat seiring berjalannya reaksi (4) sel tersebut mempunyai E o sel < 0

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 13

13. Hukum Dasar Kimia (Hukum Proust)
-----

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 14

14. Persamaan Reaksi dan Konsep Mol
22. (SNMPTN 2009) Ke dalam tabung reaksi seberat 25,08 gram ditambahkan padatan kalsium karbonat, CaCO3 (π‘€π‘Ÿ = 100), sehingga beratnya menjadi 30,08 gram. Tabung tersebut dipanaskan sampai semua senyawa yang ada di dalamnya mengalami dekomposisi sempurna menjadi kalsium oksida dan gas karbondioksida. Jumlah mol karbondioksida yang dihasilkan selama dekomposisi tersebut adalah .... A. 0,05 mol B. 0,10 mol C. 0,15 mol D. 0,20 mol E. 0,25 mol

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 15

15. Hitungan Kimia
23. (SNMPTN 2009) Sebanyak 54 gram cuplikan yang mengandung Al (π΄π‘Ÿ = 27) dimasukkan ke dalam larutan H2 SO4 berlebih, menghasilkan 17,1 gram Al2 (SO4 )3 (π‘€π‘Ÿ = 342) dan sejumlah gas H2 . Persentase berat Al dalam cuplikan tersebut adalah .... A. 5 B. 10 C. 30 D. 40 E. 50 (SNMPTN 2009) Pasangan-pasangan senyawa berikut yang memiliki geometri yang mirip (nomor atom C = 6, N = 7, O = 8, S = 16) adalah .... A. SO2 dan SO3 B. SO2 dan CO2 C. SO3 dan SO3
2-

24.

2-

D. SO3 dan NO3 E. CS2 dan SO3 25. (SNMPTN 2009) Konstanta hasil kali kelarutan PbCl2 adalah 2,4 Γ— 10βˆ’4 . Bila 500 mL larutan Pb(No3 )2 0,2 M dicampur dengan 500 mL larutan HCl 0,2 M, maka .... (1) Terjadi reaksi hidrolisis (2) pH larutan = 7 (3) terbentuk gas Cl2 (4) terjadi endapan PbCl2 (SNMPTN 2010) Dalam 15,9 gram senyawa tembaga(I) sulfida (π΄π‘Ÿ : Cu=63,5 dan S=32) terdapat Cu sebanyak .... A. 06,35 g B. 12,70 g C. 15,90 g D. 25,40 g E. 31,80 g (SNMPTN 2010) Perhatikan reaksi berikut! 3TiO2 (𝑠) + 4BrF3 (β„“) β†’ 3TiF4 (𝑠) + 2Br2 (β„“) + 3O2 (𝑔) Bila 1,6 gram cuplikan yang mengandung TiO2 (π΄π‘Ÿ : Ti = 48, O = 16) menghasilkan 0,16 g O2 , maka persentase (%) massa TiO2 dalam cuplikan tersebut adalah .... A. 04 B. 08 C. 16 D. 20 E. 25

26.

27.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 16

28.

(SNMPTN 2011) Suatu cuplikan hanya mengandung nitrogen (π΄π‘Ÿ N = 14) dan oksigen (π΄π‘Ÿ O = 16). Bila dalam 216 g cuplikan terdapat 56 g nitrogen, maka rumus empiris senyawa tersebut adalah .... A. NO B. NO2 C. N2 O D. N2 O3 E. N2 O5 (SNMPTN 2011) Logam vanadium dihasilkan dengan cara mereaksikan vanadium pentoksida dengan kalsium pada suhu tinggi. Reaksi yang terjadi (belum setara) adalah Ca + V2 O5 β†’ CaO + V Jika 91 g V2 O5 (π‘€π‘Ÿ = 182) bereaksi dengan 120 g Ca (π΄π‘Ÿ = 40), maka jumlah logam vanadium (π΄π‘Ÿ = 51) yang dihasilkan adalah .... A. 025,5 g B. 051,0 g C. 076,5 g D. 102,0 g E. 122,5 g

29.

30.

(SNMPTN 2011) Kalor yang dihasilkan dari pelarutan CaCl2 (π‘€π‘Ÿ = 111) di dalam air digunakan pada kantong penghangat P3 K. Reaksi pelarutannya adalah CaCl2 (𝑠) β†’ Ca2+ (π‘Žπ‘ž) + 2Clβˆ’ (π‘Žπ‘ž) βˆ†π» = βˆ’83,6 kJ Sebuah kantong penghangat dirancang agar suhunya naik dari 25 Β°C menjadi 35 Β°C ketika digunakan. Jika kapasitas kalor kantong penghangat beserta isinya adalah 418 J/ Β°C, massa CaCl2 yang harus ditambahkan ke dalam kantong tersebut adalah .... A. 1,11 g B. 5,55 g C. 11,1 g D. 55,5 g E. 222 g

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 17

31.

(SNMPTN 2012) Suatu senyawa dengan π‘€π‘Ÿ = 80 mengandung 40% massa unsur X (π΄π‘Ÿ = 32) dan sisanya unsur Y (π΄π‘Ÿ = 16). Rumus molekul senyawa tersebut adalah .... A. XY B. XY2 C. XY3 D. X2 Y E. X2 Y3 (SNMPTN 2012) Tabel berikut menyajikan data entalpi pembakaran untuk lima jenis bahan bakar. Bahan bakar Hidrogen Metana Propana Isobutana Neopentana βˆ†H (kJ/mol) βˆ’287 βˆ’803 βˆ’2201 βˆ’2868 βˆ’3515 π‘€π‘Ÿ 2 16 44 58 72

32.

Pembakaran 1 g bahan bakar yang menghasilkan energi paling besar adalah .... A. Hidrogen B. Metana C. Propana D. Isobutana E. Neopentana 33. (SNMPTN 2012) Sejumlah 12,7 g Cu (π‘€π‘Ÿ = 63,5) dapat diperoleh dari pemanggangan 100 g bijih CuFeS2 (π‘€π‘Ÿ = 183,5). Kadar CuFeS2 dalam bijih adalah .... A. 09,2% B. 18,4% C. 27,6% D. 36,7% E. 73,4%

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 18

16. Sifat Koligatif
34. (SNMPTN 2011) Pernyataan yang benar untuk larutan Na2 SO4 0,1 molal dalam air (k r = 1,86 Β°C/molal) adalah .... (1) Mempunyai titik beku yang sama dengan larutan 9 gram urea (π‘€π‘Ÿ = 60) dalam 500 g air (2) Konsentrasi semua partikel terlarut adalah 0,6 molal (3) Nilai faktor van’t Hoff untuk larutan tersebut adalah 3 (4) Larutan membeku pada βˆ’0,186 Β°C (SNMPTN 2012) Perbandingan tetapan penurunan titik beku molal air dengan tetapan kenaikan titik didih molal air adalah 3,65. Pada 1 atm, suatu larutan yang mendidih pada 100,20Β°C akan membeku pada .... A. 7,30Β°C B. 3,65Β°C C. 2,73Β°C D. 1,20Β°C E. 0,73Β°C

35.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 19

17. Koloid
36. (SNMPTN 2011) Ion 𝑅-OSOβˆ’ 3 (𝑅 = C15 H31 ) dapat menstabilkan emulsi minyak dalam air. SEBAB
βˆ’ Gugus 𝑅 pada ion tersebut bersifat hidrofob dan gugus – OSO3 bersifat hidrofil.

A. B. C. D. E.

Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 20

18. Kimia Unsur
37. (SNMPTN 2012) Lemak atau minyak dapat terhidrolisis oleh air menghasilkan gliserol dan asam lemak SEBAB Hidrolisis lemak atau minyak oleh air dapat terjadi pada suhu ruang. A. B. C. D. E. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 21

19. Tata Nama Senyawa Karbon dan Isomer
-----

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 22

20. Reaksi-reaksi Senyawa Karbon
38. (SNMPTN 2009) Senyawa 𝑛-heksana mempunyai titik didih lebih tinggi dibanding 2-metilpentana. SEBAB Senyawa 𝑛-heksana dan 2-metilpentana adalah senyawa polar. A. B. C. D. E. 39. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

(SNMPTN 2012) Reaksi antara 2-butanol dengan H2 SO4 pekat pada suhu tinggi akan menghasilkan .... A. 2-butuna B. 2-butena C. 2-butana sulfat D. 2-butil sulfonat E. Asam butanoat

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 23

21. Identifikasi Senyawa Karbon
40. (SNMPTN 2009) Ξ²-karoten dapat diekstraksi dengan etanol. Etanol dapat diuapkan kembali pada temperatur rendah dengan cara .... A. menambah tekanan udara di atasnya. B. Mengurangi tekanan udara di atasnya. C. Menambahkan sejumlah batu didih. D. Mengurangi jumlah etanol untuk diekstraksi. E. Menambahkan pelarut lain yang lebih sulit menguap. (SNMPTN 2009) Gas hasil reaksi Zn dan HCl bila dialirkan ke dalam aseton CH3 COCH3 akan memberikan π‘–π‘ π‘œ-propanol. SEBAB Senyawa keton dapat dioksidasi menjadi alkohol. A. B. C. D. E. 42. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

41.

(SNMPTN 2010) Hasil reaksi antara 2-klorobutana dengan NaOH direaksikan kembali dengan asam sulfat pada suhu 100Β°C. Hasil akhir yang diperoleh adalah .... A. Butana B. Butanol C. Butena D. Butenol E. Butanal (SNMPTN 2011) Asam pentanoat merupakan isomer gugus fungsi dari etil propanoat. SEBAB Asam pentanoat dan etil propanoat termasuk kelompok asam karboksilat. A. B. C. D. E. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

43.

44.

(SNMPTN 2011) Pernyataan yang benar bagi CH3 CH2 CH2 CHO adalah .... (1) Isomer dari (CH3 )2 CHCHO (2) Memiliki nama 𝑛-butanal (3) Reaksi dengan gas hidrogen menghasilkan alkohol primer (4) Oksidasi dengan KMnO4 menghasilkan asam propanoat

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 24

22. Benzena dan Turunannya
45. (SNMPTN 2010) Senyawa yang dihasilkan dari reaksi antara benzena dengan asam nitrat dan asam sulfat pekat pada suhu 50Β°C adalah .... A. Nitrobenzena B. Asam benzena sulfonat C. Asam benzoat D. Amino benzena E. Nitro benzena sulfonat

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 25

23. Termokimia
46. (SNMPTN 2009) Entalpi pembakaran metana, CH4 (𝑔), menjadi CO2 (𝑔) dan H2 O(𝑔), adalah βˆ’900 kJ/mol. Jika pembakaran sejumlah gas metana menghasilkan energi sebesar 1,8 megajoule, maka jumlah karbondioksida yang dihasilkan adalah .... A. Β½ mol B. 1 mol C. 2 mol D. 10 mol E. 20 mol (SNMPTN 2009) Jika kalor pembentukan dan kalor pembakaran CO masing-masing adalah π‘Ž dan 𝑏 kkal/mol, maka kalor (kkal/mol) pembentukan CO2 adalah .... A. π‘Ž + 𝑏 B. π‘Ž βˆ’ 𝑏 C. 𝑏 βˆ’ π‘Ž D. 2π‘Ž + 𝑏 E. 2π‘Ž + 2𝑏 (SNMPTN 2010) Pembakaran glukosa (C6 H12 O6 ) dalam tubuh manusia mengikuti persamaan reaksi berikut: C6 H12 O6 + 6O2 β†’ 6H2 O + 6CO2 βˆ†H = βˆ’2820 kJ Dengan menganggap semua glukosa terurai menjadi air dan karbondioksida, serta semua kalor yang dihasilkan digunakan menaikkan suhu badan, seseorang dengan berat badan 75 kg (kapasitas kalor spesifik = 4 J K βˆ’1 g βˆ’1), yang mengkonsumsi 18 gram glukosa (π΄π‘Ÿ : C=12, O=16, H=1), akan mengalami kenaikan suhu badan sebesar .... A. 0,4 K B. 0,94 K C. 1,88 K D. 2,82 K E. 3,86 K 49. (SNMPTN 2010) Perhatikan data berikut! (I) C(𝑠) + O2 (𝑔) β†’ CO2 (𝑔) βˆ†H = βˆ’394kJ (II) 2H2 (𝑔) + O2 (𝑔) β†’ 2H2 O(β„“) βˆ†H = βˆ’572kJ (III) 2CO(𝑔) + O2 (𝑔) β†’ 2CO2 (𝑔) βˆ†H = βˆ’567kJ Pernyataan yang benar tentang reaksi-reaksi di atas adalah .... (1) Kalor yang dilepaskan pada pembakaran 1 mol C(𝑠) lebih besar dibandingkan dengan kalor yang dilepaskan pada pembakaran 1 mol CO(𝑔) (2) Kalor yang dilepaskan pada pembentukan 1 mol CO2 (𝑔) lebih kecil dibandingkan dengan kalor yang dilepaskan pada pembentukan 1 mol H2 O(β„“) (3) Perubahan entalpi pembentukan standar gas CO adalah βˆ’110 kj/mol (4) Pada T dan P yang sama, pembakaran 1 mol C(𝑠), 1 mol H2 (𝑔), dan 1 mol CO(𝑔) masing-masing memerlukan volume gas oksigen yang sama

47.

48.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 26

50.

(SNMPTN 2011) Diketahui energi ikatan rata-rata sebagai berikut: C-H β€Š β€Š = 414 kJ/mol Cl-Cl = 244 kJ/mol H-Cl = 432 kJ/mol C-Clβ€Šβ€Š = 326 kJ/mol

Perubahan entalpi untuk reaksi berikut: CH4 (𝑔) + Cl2 (g) β†’ CH3 Cl(𝑔) + HCl(𝑔) adalah .... A. βˆ’100 kJ/mol B. +100 kJ/mol C. +728 kJ/mol D. βˆ’1342 kJ/mol E. +1342 kJ/mol

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 27

24. Laju Reaksi
51. (SNMPTN 2009) Laju rekasi (π‘Ÿ) antara A dan B mengikuti persamaan laju: π‘Ÿ = π‘˜ [𝐴]2 [𝐡]2 dengan π‘˜ adalah konstata laju reaksi. Konsentrasi A pada satu percobaan dijadikan setengah kali semula. Untuk membuat laju reaksi menjadi empat kali semula, maka konsentrasi B harus .... A. Dinaikkan 4 kali semula. B. Diturunkan ΒΌ kali semula. C. Dinaikkan 2 kali semula D. Diturunkan Β½ kali semula. E. Dibuat tetap (konstan). (SNMPTN 2010) Data berikut merupakan data laju reduksi nitrogen monoksida (NO) oleh gas hidrogen: 2NO(𝑔) + 2H2 (𝑔) β†’ N2 (𝑔) + 2H2 O(𝑔) [NO]o (mol.Lβˆ’1 ) 0,1 0,1 0,2 [H2 ]o (mol.Lβˆ’1 ) 0,1 0,2 0,2 Laju awal (vo ) (mol.Lβˆ’1 s βˆ’1 ) 1,23 Γ— 10βˆ’3 2,46 Γ— 10βˆ’3 4,92 Γ— 10βˆ’3

52.

Orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah …. A. 0 B. 1 C. 2 D. 3 E. 4 53. (SNMPTN 2011) Percobaan penentuan laju reaksi: 2ICl + H2 β†’ I2 + 2HCl memberikan data sebagai berikut. Konsentrasi awal (M) [ICl] 0,10 0,20 0,10 [H 2 ] 0,10 0,10 0,05 Laju awal pembentukan I2 (M/s) 1,5 Γ— 10βˆ’3 3,0 Γ— 10βˆ’3 7,5 Γ— 10βˆ’3

Persamaan laju reaksi tersebut adalah .... A. r = k [ICl]2 [H2 ] B. r = k [ICl]2 [H2 ] C. r = k [ICl] [H2 ]2 D. r = k [ICl] [H2 ] E. r = k [ICl]2 54. (SNMPTN 2012) Dalam wadah tertutup, penguraian sulfuril klorida (SO2 Cl2 ) menurut reaksi: SO2 Cl2 (𝑔) β†’ SO2 (𝑔) + Cl2 (𝑔) mempunyai laju π‘Ÿ = π‘˜[SO2 Cl2 ]. Pernyataan yang benar untuk reaksi tersebut adalah …. A. Laju reaksi (π‘Ÿ) akan semakin cepat selama reaksi berlangsung B. Laju reaksi (π‘Ÿ) menjadi lebih cepat jika volume wadah diperbesar C. Konsentrasi SO2 akan bertambah dengan laju sebesar π‘Ÿ D. Konsentrasi SO2 Cl2 akan bertambah dengan laju sebesar π‘Ÿ E. Satuan konstanta laju reaksi (π‘˜) adalah M βˆ’1 s βˆ’1
Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 28

25. Kesetimbangan Kimia
55. (SNMPTN 2009) Pada reaksi kesetimbangan berikut: C(𝑔) + D(𝑔) ⇄ CD(𝑠) Hubungan antara 𝐾𝑝 dan 𝐾𝑐 adalah .... A. 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐 B. 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐 (𝑅𝑇) C. 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐 (𝑅𝑇)2 D. 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐 (𝑅𝑇)βˆ’1 E. 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐 (𝑅𝑇)βˆ’2 (SNMPTN 2010) Pada kesetimbangan: N2 (𝑔) + O2 (𝑔) β‡Œ 2NO(𝑔) βˆ†Ho = +180 kJ, jumlah NO(𝑔) yang terbentuk akan lebih besar pada temperatur yang lebih tinggi SEBAB Dalam reaksi endotermis, keadaan kesetimbangan bergeser ke kanan jika temperatur dinaikkan. A. B. C. D. E. 57. Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Pernyataan benar, alasan salah. Pernyataan salah, alasan benar. Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

56.

(SNMPTN 2011) Amonium karbamat, NH4 CO2 NH2 mengurai menurut reaksi berikut: NH4 CO2 NH2 (𝑠) β‡Œ 2NH3 (𝑔) + CO2 (𝑔) Jika pada suhu tertentu tekanan total sistem adalah 0,30 atm, maka nilai tetapan kesetimbangan K p adalah .... A. 2,0 Γ— 10βˆ’2 B. 4,0 Γ— 10βˆ’2 C. 1,0 Γ— 10βˆ’3 D. 2,0 Γ— 10βˆ’3 E. 4,0 Γ— 10βˆ’3

58.

(SNMPTN 2012) Sebanyak 0,8 mol CO dan 0,8 mol H2 O dimasukkan dalam wadah tertutup bervolume 2L pada 500Β°C sehingga tercapai kesetimbangan: CO(𝑔) + H2 O(𝑔) ⇄ CO2 (𝑔) + H2 (𝑔) Jika pada keadaan setimbang didapatkan 0,1 M gas H2 , maka harga K c adalah .... 1 A. 2 B. C. D. E.
1 3 1 4 1 6 1 9

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 29

59.

(SNMPTN 2012) Untuk reaksi kesetimbangan berikut: Ag + (π‘Žπ‘ž) + Fe2+ (π‘Žπ‘ž) ⇄ Ag(𝑠) + Fe3+ (π‘Žπ‘ž) βˆ†H < 0 logam Ag akan diperoleh lebih banyak jika …. (1) Ditambahkan Fe(NO3 )3 (2) Ditambahkan katalis (3) Temperatur dinaikkan (4) Ditambahkan AgNO3

Untuk pembahasan soal-soal SNMPTN dan SBMPTN silahkan kunjungi http://pak-anang.blogspot.com. Untuk download rangkuman materi, kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT dalam menghadapi SNMPTN dan SBMPTN serta kumpulan pembahasan soal SNMPTN dan SBMPTN yang lainnya jangan lupa untuk selalu mengunjungi http://pak-anang.blogspot.com. Terimakasih, Pak Anang.

Bimbel SBMPTN 2013 Kimia IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 30

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->