Anda di halaman 1dari 5

Borang Portofolio No. ID dan Nama Peserta : 2010.02.01.74/ dr.

Indri Aulia

No. ID dan Nama Wahana : RSUD MA Hanafiah Topik : Ikterik Neonatorum Tanggal (kasus) : 26 September 2010 Nama Pasien : Aditya No. RM : 012009 Tanggal Presentasi : 12 Oktober 2010 Pendamping : Dr. Martining Saswati Tempat Presentasi : Ruang Komite Medik RSUD MA Hanafiah Objektif Presentasi : Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil Bayi berumur 5 hari datang ke IGD diantar bidan dan keluarga dengan keluhan badan kuning sejak lahir. Bayi lahir per vaginam dengan di induksi, ditolong bidan Deskripsi : pada tanggal 22 September 2010 pukul 08.00 WIB. Bayi lahir dengan kondisi terlilit tali pusat dengan keadaan ibu G1P0A0 Gravid Post term. Rujukan terlambat, sehingga bayi datang dengan keadaan kuning hampir seluruh tubuh. Tujuan presentasi : Identifikasi secara dini terhadap ikterik neonatorum dan Tujuan : Bahan Bahasan : Cara Membahas : Data mengenali kegawatandaruratan kasus tersebut sehingga petugas kesehatan menyadari kompetensinya masing-masing. Tinjauan Pustaka Diskusi Riset Kasus E-mail Audit Pos

Presentasi dan Diskusi

Nama : Aditya Pasien : Nama Klinik : RSUD MA Hanafiah Data Utama untuk Bahan Diskusi : 1. Diagnosis / Gambaran Klinis :

No. Registrasi : 012009 Telp : Terdaftar sejak :

Bayi berumur 5 hari datang ke IGD diantar bidan dan keluarga dengan keluhan badan kuning sejak lahir. Bayi lahir spontan dengan di induksi, ditolong bidan pada tanggal 22 September 2010 pukul 08.00 WIB. Bayi lahir dengan kondisi terlilit tali pusat dengan keadaan ibu G1P0A0 Gravid Post term. Bayi kurang aktif, menyusui (+), tapi ASI sedikit. 2. Riwayat Pengobatan : tidak ada 3. Riwayat Kesehatan / Penyakit : lahir dengan ibu post term, dan terlilit tali pusat. 4. Riwayat Keluarga : Tidak ada yang berhubungan dengan penyakit pasien.

5. Riwayat Pekerjaan : 6. Kondisi Lingkungan Sosial dan Fisik : Tidak ada yang berhubungan dengan penyakit pasien. 7. Riwayat Imunisasi (disesuaikan dengan pasien dan kasus) : Imunisasi TT 2x selama hamil (ibu) 8. Lain-lain : Darah Rutin : Hemoglobin : 15,2 gr/dl Leukosit : 12.200 /mm3 Eritrosit : 5.140.000 /mm3 Trombosit : 321.000 /mm3 Hematokrit : 45,6 %

Gula Darah Random : 108 mg/dl Bilirubin : Total : 17 mg/dl Direk : 9,0 mg/dl Indirek : 8,0 mg/dl

Hasil Pembelajaran : 1. Diagnosis bayi yang lahir dengan keadaan ikterik 2. Pertolongan pertama pada bayi ikterik 3. Membuat aturan tegas terhadap batasan kompetensi pada petugas kesehatan

Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio 1. Subjektif : Badan kuning sejak lahir. Bayi lahir spontan dengan di induksi, ditolong bidan pada tanggal 22 September 2010 pukul 08.00 WIB. Bayi lahir dengan kondisi terlilit tali pusat dengan keadaan ibu G1P0A0 Gravid Post term. Bayi kurang aktif. Menyusui (+), tapi ASI sedikit.

2. Objektif : Vital Sign : Kesadaran Keadaan umum Tekanan darah Nadi Nafas Suhu BB TB : sadar : sedang : - (tidak dapat diukur di IGD) : 140x/menit : 50x/menit : 36,5o C : 3250 gram : 50 cm

Status Generalisata : Mata Kulit Thorak Cor : konjungtiva tidak anemis, sklera ikterik : ikterik samapai kaki (kramer IV) : : dalam batas normal

Pulmo : vesikuler, Rh -/-. Wh -/Abdomen : distensi (-), bising usus (+) normal, Genitalia : laki-laki, penis (+), testis (+) Anus (+) Extremitas : oedem -/-, Reflek (+), akral hangat.

3. Assesment (penalaran klinis) : 1. Hiperbilirubinemia Fisiologis Tidak terjadi pada hari pertama kehidupan (muncul setelah 24 jam). Peningkatan bilirubin total tidak lebih dari 5 mg % perhari. Pada cukup bulan mencapai puncak pada 72 jam. Serum bilirubin 6 8 mg %. Pada hari ke-5 akan turun sampai 3 mg %. Selama 3 hari kadar bilirubin 2 3 mg %. Turun perlahan sampai dengan normal pada umur 11 -12 hari. Pada BBLR/prematur bilirubin mencapai puncak pada 120 jam serum bilirubin 10 mg % (10-15 %) dan menurun setelah 2 minggu.

2.

Hiperbilirubinemia Patologis / Non Fisiologis Ikterus timbul dalam 24 jam pertama kehidupan, serum bilirubin total meningkat lebih dari 5 mg % perhari. Pada bayi cukup bulan serum bilirubin total lebih dari 12 mg %, pada bayi prematur > 15 mg %. Bilirubin conjugated > 1,5 2 mg %. Ikterus berlangsung > 1 minggu pada bayi cukup bulan dan 2 minggu pada bayi prematur. Etiologi 1) Pembentukan bilirubin berlebihan karena hemolisis. 2) Gangguan transpor bilirubin 3) Gangguan uptake bilirubin 4) Gangguan Konjugasi Bilirubin 5) Penurunan ekskresi bilirubin 6) Gangguan eliminasi bilirubin

Penanganan a. Foto terapi b. Fenobarbital c. Transfusi Tukar d. Antibiotik

4. Plan : Diagnosis : Hiperbilirubinemia Kramer IV Hari ke- V Pengobatan : Rencana fototerapi Pasang Inject Pump Ampicilin 2 x 150 mg (IV)

Gentamicin 2 x 6 mg (IV)

Pendidikan : Memberikan edukasi khususnya kepada petugas kesehatan terutama bidan praktek untuk dapat mengenali ikterik patologis pada neonatorum, sehingga dapat merujuk bayi yang keadaannya patologis. Sebaiknya bidan mengenali keadaan resiko tinggi pada proses persalinan, sehingga lebih selektif dalam memilih pasien yang dapat ditolong sendiri atau pasien yang seharusnya dirujuk ke pusat pelayanan kesehatan yang lebih lengkap. Bidan hanya mengerjakan persalinan yang normal. Apabila ditemukan kelainan pada ibu sebelum melahirkan ataupun pada anak harus dirujuk ke RS untuk mendapatkan penatalaksanaan dan perawatan yang maksimal dan adekuat.

Konsultasi : Konsultasi kepada dokter spesialis anak untuk terapi selanjutnya.