Anda di halaman 1dari 5

RPS: Pasien awalnya berobat di RSUD Depok 1 bulan SMRS untuk keluhan nyeri perut.

Pasien kemudian didiagnosa batu empedu dan disarankan untuk operasi. Pada pemeriksaan toleransi operasi didapatkan adanya massa di rongga dada pasien. Pasien kemudian dirujuk ke RSCM. Pasien menyangkal adanya riwayat lemas, sering tersedak, pandangan kabur, sesak, maupun riwayat lemas yang progresif. RPD: Penyakit jantung, paru tidak ada, alergi tidak ada, pasien pernah menderita batu empedu RPK: Keluhan serupa tidak ada Riwayat pekerjaan, sosial, ekonomi, Pasien seorang pendeta, tidak ada riwayat merokok Pemeriksaan Fisis Keadaan umum: Pasien tampak sakit berat, tidak tampak sesak, tidak pucat, tidak sianosis Kesadaran Nadi Nafas Suhu TD Kesan gizi Kepala : Compos mentis : 80 x/menit, reguler, isi cukup : 20 x/menit, reguler, kedalaman cukup : Afebris : 110/70 mmHg : Baik : Deformitas (-), rambut hitam dgn sedikit uban, tidak mudah dicabut , nyeri tekan sinus (-). Mata : Pupil bulat isokor, RCL (+/+), RCTL (+/+), konjungtiva anemis (-/-), Sklera ikterik (-/-). Hidung : Tidak ditemukan kelainan

Mulut Telinga Leher Kulit Paru

: mukosa basah, faring tidak hiperemis, tonsil T1-T1. : Deformitas (-), serumen (-/-). : Trakea di tengah, JVP 5-2 cmH2O, KGB tidak teraba. : Kecoklatan.

Inspeksi:

simetris

statis-dinamis, = 2:1,

retraksi pektus

iga

(-),

diameter (-), pektus

transversal:antero-posterior Palpasi: Massa (-). Perkusi: bunyi sonor.

ekscavatum

carinatum (-), pernafasan abdominotorakal.

Auskultasi: Vesikuler, rhonki (-/-), wheezing (-/-).

Jantung Inspeksi: Iktus kordis tidak terlihat. Palpasi: Iktus kordis teraba sela iga 5 linea midklavikula kiri. Perkusi: Jantung dalam batas normal Auskultasi: Bunyi jantung I/II normal, murmur (-), gallop (-).

Abdomen Inspeksi Palpasi limpa tidak teraba Perkusi Auskultasi : Shifting dullness (-). : Bising usus (+) normal. : Tidak diperiksa. : buncit, lemas. : Tidak ada nyeri tekan, massa (-), hati tidak teraba,

Alat Genitalia Anus

: Tidak diperiksa.

Ekstremitas : akral hangat, edema (-/-) , CRT < 3 Pemeriksaan Penunjang Laboratorium (19/08/13) Hemoglobin 11,7 g%

Leukosit Hematokrit Trombosit APTT Natrium Kalium Kalsium total Magnesium SGOT SGPT Albumin Ureum darah Kreatinin darah

12.570/uL 33,4 % 263.000/uL 63,8 det 148 mmol/L 3,72 mmol/L 8,7 mmol/L 1,76 mmol/L 33 U/L 31 U/L 3,78 g/dl 25 mg/dl 0,90 mg/dl

Foto Thorax (31/07/13) Tumor mediasinum kiri dan kanan Diagnosis 1. Tumor mediastinum susp. Thymoma 2. Cholecystolithiasis Symptomatik Manajemen 1. Amikasin 1x1 gr IV 2. Ketorolac 3x30 mg IV 3. Fluimucyl 3xCI 4. Inhalasi V:B:N= 1:1:1 5. Chest fisioterapi

Follow up 1. 23/08/13 S: nyeri pada tempat WSD O: CM, TD: 130/80, HR: 92x/ menit, RR: 18x/menit, suhu: 36,8 oC A: Tumor mediastinum susp. Thymoma post Thymomektomi Cholecystolithiasis Symptomatik P: Amikasin 1x1 gr IV Ketorolac 3x30 mg IV Fluimucyl 3xCI Inhalasi V:B:N= 1:1:1 2. 24/08/13 S: nyeri pada luka operasi O: CM, TD: 120/80, HR: 90x/ menit, RR: 17x/menit, suhu: 36,8 oC A: Tumor mediastinum susp. Thymoma post Thymomektomi Cholecystolithiasis Symptomatik P: Amikasin 1x1 gr IV Ketorolac 3x30 mg IV Fluimucyl 3xCI Inhalasi V:B:N= 1:1:1 3. 25/08/13 S: nyeri pada luka operasi O: CM, TD: 130/80, HR: 90x/ menit, RR: 20x/menit, suhu: 37 oC A: Tumor mediastinum susp. Thymoma post Thymomektomi Cholecystolithiasis Symptomatik post lap. cholesistektomi

P: Amikasin 1x1 gr IV Ketorolac 3x30 mg IV Fluimucyl 3xCI Inhalasi V:B:N= 1:1:1 4. 26/08/13 S: nyeri pada luka operasi O: CM, TD: 120/70, HR: 80x/ menit, RR: 20x/menit, suhu: 36 oC A: Tumor mediastinum susp. Thymoma post Thymomektomi Cholecystolithiasis Symptomatik post lap. cholesistektomi P: Amikasin 1x1 gr IV Ketorolac 3x30 mg IV Fluimucyl 3xCI Inhalasi V:B:N= 1:1:1