Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Standar Kompetensi MTs Almaarif 01 Singosari VII

(tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 1. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan. Kompetensi Dasar : 1.1 Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuan-nya. Indikator : 1. Mengidentifikasikan besaran-besaran fisika dalam kehidupan sehari-hari lalu mengelompokkannya dalam besaran pokok dan besaran turunan. 2. Menggunakan Satuan Internasional dalam pengukuran. 3. Mengkonversi satuan panjang, massa dan waktu secara sederhana. 4. Menggunakan besaran pokok dan besaran turunan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian besaran dan satuan. 2. Mengelompokkan besaran pokok dan besaran turunan. 3. Menggunakan Satuan Internasional sesuai dengan besaran yang diukur dalam pengukuran. 4. Mengkonversi satuan panjang, massa dan waktu terhadap hasil pengukuran. 5. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan besaran pokok dan besaran turunan dalam kehidupan sehari-hari. Materi Ajar: BESARAN DAN SATUAN A. BESARAN Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan nilai ( dinyatakan dengan angka ). Sesuatu dapat dikatakan sebagai besaran jika mempunyai 3 syarat yaitu : 1. dapat diukur atau dihitung 2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai 3. mempunyai satuan. Jika ditinjau dari arah dan nilainya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu: 1. Besaran skalar, yaitu besaran yang hanya memiliki nilai tanpa memiliki arah. Contoh: massa, panjang, waktu, energi, usaha, suhu, kelajuan dan jarak. 2. Besaran vektor, yaitu besaran yang memiliki nilai dan arah. Contoh: gaya, berat, kuat arus, kecepatan, percepatan dan perpindahan. Sedangkan, berdasarkan jenis satuannya, besaran dikelompokan menjadi dua, yaitu: a. Besaran Pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain. Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran. Tujuh besaran pokok dan satuannya berdasarkan sistem satuan internasional (SI) sebagaimana yang tertera pada tabel berikut: : : : :

Tabel Besaran Pokok dan Satuannya Besaran Pokok Massa Panjang Waktu Kuat Arus Suhu Intensitas Cahaya Jumlah Zat Satuan SI kilogram (kg) meter (m) sekon (s) ampere (A) kelvin (K) candela (Cd) mole (mol)

Sistem satuan internasional (SI) artinya sistem satuan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang berlaku secara internasional. Ada 7 besaran pokok yang mempunyai satuan dan 2 besaran pokok yang tidak mempunyai satuan : 1. Panjang, Satuan Panjang = Meter (M) Meter pertama kali didefinisikan pada 1973 dengan membagi jarak dari kutub utara sampai ke katulstiwa menjadi 10 juta bagian yang sama. Hasilnya diproduksi menjadi 3 batang platina dan beberapa batang besi. Karena selanjutnya diketahui bahwa pengukuran jarak dari kutub ke katulstiwa tidak akurat, maka pada 1960 standar ini ditinggalkan. Saat ini 1 meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya pada ruang hampa selama 1/299792458 detik 2. Waktu, Satuan Waktu = Detik/Sekon (S) Satuan waktu awalnya didefinisikan sebagai 1/86400 dari waktu satu hari, namun karena rotasi bumi tidak konstan, maka definisi ini diganti menjadi 1/31556925.9747 dari tahun 1900. pada 1967, definisi ini kembali diganti.detik adalah selang waktu dari 9.192.631.770 periode radiasi yang disebabkan karena transisi 2 atom cesium 133 pada ground state. 3. Massa, Satuan Massa = Kilogram (kg) pada 1799, kilogram didefinisikan sebagai massa air pada 4 derajat celcius yang menempati 1 desimeter kubik. Namun kemudian ditemukan bahwa volume air yang diukur ternyata 1,000028 desimeter kubik, sehingga standar ini ditinggalkan pada 1889. Kilogram didefinisikan oleh sebuah benda silinder yang terbuat dari lempeng platina dan 10% indium pada ruang hampa di dekat paris Kilogram merupakan satu-satunya satuan standar yang tidak bisa dipindahkan. Tiruan-tiruan telah dibuat dengan ketelitian mencapai 1/108part, namun metalurgi abad 19 belum baik, sehingga ketidakmurnian pada logam menyebabkan kesalahan sekitar 0.5 part per billion setiap tahunnya. Arus listrik, Satuan Arus Listrik = Ampere (A) Saat arus listrik mengalir lewat suatu kabel, maka bidang magnet akan berada di sekeliling kabel. Ampere didefinisikan pada 1948 dari kekuatan tarik-menarik dua kabel yang berarus listrik. 1 ampere adalah arus listrik konstan dimana jika terdapat dua kabel dengan panjang tak terhingga dengan circular cross section?? yang dapat diabaikan, ditempatkan dengan jarak 1 meter pada ruang hampa, akan menghasilkan gaya 2 x 107 newton per meter. 5. Suhu atau Temperature, Satuan Suhu atau temperature Termodinamis = Kelvin (K) Definisi dari temperature didasarkan pada diagram fase air, yaitu posisi titik tripel air (suhu dimana 3 fase air berada bersamaan) yang didefinisikan sebagai 273,16 kelvin, kemudian 4.

nol mutlak didefinisikan pada 0 kelvin, sehingga 1 kelvin didefiniskan sebagai 1/273.16 dari temperature titik tripel air. 6. Jumlah Zat, satuan Jumlah Zat = Mol (Mol) Mol adalah istilah yang digunakan sejak 1902, dan merupakan kependekan dari gram molecule.1 Mol adalah jumlah zat yang mengandung zat elementer sebanyak atom yang terdapat pada 0.012 kg karbon 12. saat istilah mol digunakan, zat elementernya harus dispesifikasikan, mungkin atom, molekul, electron, atau partikel lain. Kita dapat membayangkan satu mol sebagai jumlah atom dalam 12 gram karbon 12. bilangan ini disebut bilangan Avogadro, yaitu 6.0221367 x 1023 Intensitas Cahaya, satuan Intensitas Cahaya = Candela (C) Satuan intensitas cahaya diperlukan untuk menentukan brightness (keterangan) dari suatu cahaya. Sebelumnya, lilin dan bola lampu pijar digunakan sebagai standar. Standar yang digunakan saat ini adalah sumber cahaya monokromatik(satu warna), biasanya dihasilkan oleh laser, dan suatu alat bernama radiometer digunakan untuk mengukur panas yang ditimbulkan saat cahaya tersebut diserap.1 candela adalah intensitas cahaya pada arah yang ditentukan, dari suatu sumber yang memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi 540 x 1012 per detik, dan memiliki intensitas radian pada arah tersebut sebesar (1/683) watt per steradian.

7.

b. Besaran Turunan Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok hasil dari kombinasi-kombinasi besaran pokok. contoh besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan satuan panjang. Perhatikan tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di bawah ini. Tabel Besaran Turunan dan Satuannya Besaran Turunan Satuan SI Gaya (F) kg.m.s-2 Massa Jenis (p) kg.m-3 Usaha (W) kg.m2.s-2 Tekanan (P) kg.m-1.s-2 Percepatan m.s-2 Luas (A) m2 Kecepatan (v) m.s-1 Volume (V) m3 B. SATUAN Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. Jenis-jenis satuan yaitu: a. Satuan Baku Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara internasional atau disebut dengan satuan internasional (SI). Contoh: meter, kilogram, dan detik. Sistem satuan internasional dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Sistem MKS (Meter Kilogram Sekon) 2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second)

Tabel Satuan Baku Besaran Pokok Massa Panjang Waktu Kuat Arus Suhu Intensitas Cahaya Satuan MKS Satuan CGS kilogram (kg) gram (g) meter (m) centimeter (cm) sekon (s) sekon (s) ampere (A) statampere (statA) kelvin (K) kelvin (K) candela (Cd) candela (Cd)

b. Satuan Tidak Baku Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan hanya digunakan pada suatu wilayah tertentu. Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah. Metode Pembelajaran: - Ceramah - Diskusi kelompok - Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Apakah semua gejala alam termasuk ke dalam besaran? - Apakah manfaat satuan dalam pengukuran yang kita lakukan? - Secara klasikal guru memberi pertanyaan; apakah manfaat Satuan Internasional? . Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan besaran dan satuan? - Apakah Satuan Internasional? Peserta didik diminta untuk menyebutkan satuan untuk besaran panjang, waktu dan massa. . Pra eksperimen - Berhati-hatilah dalam membaca skala mistar. b. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Secara kelompok, peserta didik mendiskusikan pengertian besaran dan klasifikasinya, kemudian membuat kesimpulan sementara dan anggota masing-masing kelompok mengkomunikasikannya. . Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. . Setiap kelompok diberi tugas untuk mengukur panjang dan lebar meja guru dengan jengkalnya masing-masing dan mistar plastik. . Peserta didik secara berkelompok melakukan pengukuran panjang dan lebar meja guru dengan jengkalnya masing-masing dan mistar plastik.

Peserta didik mengamati dan menuliskan datanya ke dalam tabel seperti di bawah ini: Panjang meja ( jengkal ) Panjang meja ( cm ) Lebar meja ( jengkal ) Lebar meja ( cm )

No

Nama Peserta Didik

. . .

. . .

1 2 3 4 5 Peserta didik dari setiap kelompok membandingkan data pengukuran yang diperolehnya dengan data anggota kelompok yang lain. Melalui diskusi kelas, guru memberikan informasi tentang Satuan Internasional dari besaran pokok dan besaran turunan. Melalui diskusi kelompok, peserta didik diberi tugas untuk menuliskan beberapa contoh penyajian hasil pengukuran, kemudian mengkonversikannya ke dalam Satuan Internasional. Guru memberikan informasi cara mengkonversikan satuan dengan memakai tangga konversi dimana setiap kali turun 1 anak tangga dikali 10, sedangkan jika naik dibagi 10. Guru memberikan contoh soal latihan cara mengkonversi satuan panjang dengan menggunakan tangga konversi. Peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa hasil pengukuran yang biasa mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, kemudian mengkonversikannya ke dalam Satuan Internasional.

c. Kegiatan Penutup . Peserta didik (dibimbing oleh guru) melakukan diskusi kelas dari hasil eksperimen kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) membuat kesimpulan hasil belajar. . Guru memberikan tes untuk mengetahui daya serap materi yang telah disampaikan. Sumber Belajar a. Buku IPA kelas VII SMP/MTs penyusun Teguh Sugiarto halaman 1-10 b. Buku kerja c. Lingkungan sekitar d. Alat ukur Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: - Tes tertulis b. Bentuk Instrumen: - Isian, kuis dan PG c. Contoh Instrumen: - Instrumen tes Isian 1. Sebutkan satuan SI untuk setiap besaran pokok! 2. Sebutkan syarat satuan standar yang baik! 3. Alat ukur apakah yang paling baik digunakan untuk mengukur volume sebutir telur? Mengapa? 4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengukuran! 5. Sebutkan yang termasuk besaran turunan!

Instrumen Kuis Carilah 20 nama besaran dalam kotak dibawah ini dan tulis kembali dengan dilengkapi satuannya! P S S N U V E G Y D B J H X H Y J C A A U U L O D A A A U A I Y I Z K D N R H R F L I Y H Y D N J Z J T L E J I U I U U H A K A I A K A K E M F A A D B A M I Y H R K R L B L G N G N G I F A T I W A N R A T D F E H M N D J S A T I A S T D J A L O S K O C M N A C E H M N A N G Y O P A I P M A S S A I U F F U R A O N O A Q E K W A K T U A H O N Y N U R N S M A M H U H I A M F T A A K S T H E A S E S A Z K L M L A H Z A T I A J R M N A U J E L A A N M U N A I N D C A I A H Y O B N S C D U E P Q R S T S U E R G I D A E P Q R S T H U N A B C D A E R S T U V W X R C E P A T A K R L O U R U I A D A I T I S Z A N F A R I K D U D E A S N C S L W E A I A P H S W A I T F T G R V A W I F N G K V W X F G H I Y Z A B N J K L

Contoh tes PG 1. Satuan dari besaran turunan ditentukan oleh.... a. jumlah besaran pokok c. nilai besaran turunan b. jenis alat ukur yang digunakan d. satuan besaran pokok penyusunnya 2. Panjang meja 1 meter. Satuan besaran yang digunakan pada pernyataan tersebut adalah 1. Panjang 3. Meter 2. Meja 4. 1 meter 3. Pembanding dalam suatu pengukuran disebut a. Satuan c. Pengukuran b. Besaran d. Nilai 4. Besaran yang satuannya telah didefinisikan terlebih dahulu disebut a. Besaran turunan b. Besaran vektor c. Besaran skalar d. Besaran pokok

5. Besaran turunan adalah a. Besaran yang satuannya telah didefinisikan terlebih dahulu b. Besaran yang satuannya diperoleh dari besaran fisika c. Besaran yang satuannya diperoleh dari besaran pokok d. Besaran yang tidak dapat diukur Singosari, 04 Juli 2013 Mengetahui Kepala MTs Almaarif 01 Singosari Guru Bidang Studi

Drs. H. Imam Syafii, M. Ap.

Ika Rosaria Fathony, S. Si.

LKS Pengukuran Indikator Peserta didik mampu memahami konsep pengukuran Peserta didik mampu menyebutkan satuan baku dan tidak baku Apa yang dimaksud dengan pengukuran? Kegiatan apa yang dilakukan saat melakukan pengukuran? Agar berguna hasil pengukuran dibanding-kan dengan satuan apa? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut lakukan kegiatan pengukuran di bawah ini dan diskusikan dengan teman kalian! Kegiatan 1.1 : Apakah pengukuran itu? 1. Gunakan sesuatu yang ada pada anggota tubuh kamu dan sesuatu yang ada di kelasmu yang dapat digunakan sebagai alat ukur panjang 2. Lakukan pengukuran panjang meja, panjang papan tulis dengan menggunakan alat ukur panjang yang telah kamu peroleh di sekitarmu. Lakukan pencatatan hasil pengukuranmu dan masukkan ke dalam tabel di bawah ini:

3. Mintalah bantuan teman kalian untuk melakukan pengukuran panjang meja dan panjang papan tulis yang sama menggunakan mistar. Lakukan pencatatan hasil pengukuranmu dan masukkan ke dalam tabel di bawah ini!

4. Amatilah dan bandingkan hasil pengukuranmu dengan temanmu. Samakah hasil pengukuran yang dilakukan? Jika tidak sama, mengapa hal ini dapat terjadi?