Cerpen

Prosesi
A. Unsur Intrinsik
1. Tema 2. Amanat • • • 3. Latar • Tempat • Waktu • Suasana 5. Tokoh : : Sogol (Antagonis) : : Desa tempat tinggal Sogol : Sore menjelang malam : ramai, tegang : Prosesi pemakaman yang berbeda. : Jangan meminta pemintaan yang akan menyusahkan teman dan kerabatmu walaupun kamu sudah tidak ada. Jangan menjadi seorang pemabuk. Jangan suka bertindak seenaknya.

4. Sudut Pandang : Orang ketiga tidak serba tahu • Tokoh utama

• Tokoh pembantu : Kasmini, Karno, Dirjo, Bakron, Pak RT, Kamit, Wasis. Darmaji. Munip, Dulatip, Sarmidi, Yudi, Matali, Sukamat. • Tokoh figuran 6. Karakter • Sogol : : egois, pemabuk, cepat menyerah, suka meremehkan orang lain, pemalas, pemancing keributan, tidak mengekang istrinya. Secara fisik (berdasarkan gambar) ia tegap, berowokan, dan besar. • Kasmini : istri Sogol, rajin, sabar tabah, dan baik. • Karno • Dirgo : teman Sogol, setia kawan, dan penurut. : teman Sogol, setia kawan, dan penurut. : Pak Mordin, penonton acara kuda lumping, pemain kuda lumping, warga desa Sogol.

• Bakron : teman Sogol, setia kawan, penurut, keras kepala, dan penakut. • Pak RT : bijaksana. • Kamit : teman Sogol, setia kawan, tidak sabar, dan penurut.

• Darmaji : teman Sogol, setia kawan, tidak mau repot, dan penurut.

. • Sarmidi : teman Sogol. Saat menulis cerpen Prosesi. : Mayat Sogol dikuburkan secara biasa. Ia kuliah di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Surabaya dan mengambil S2 di Unesa. SMP. Jombang. Alur • Perkenalan : Campuran. Unsur Ekstrinsik Pengarang cerpen Prosesi adalah M. setia kawan. : Sogol meninggal ketika bermain kuda lumping karena meminum tuak yang diduga menagndung racun. Ada penggunaan bahasa dialek tetapi tidak ada penggunaan bahasa asing. 1990). pelit. dan penurut. bijaksana. dan penurut. Ia lahir di desa Sambong Dukuh. pelit. : Sore hari. setia kawan.Tiga kali berturut-turut Shoim menjuarai lomba penulisan cerpen yang diadakan Dewan Kesenian Surabaya (1988. : Kasmini datang dan menghentikan perdebatan mereka. • Yudi • Matali : teman Sogol. : Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari. setia kawan. dan penurut. dan penurut. Gaya Bahasa : Keinginan Sogol supaya mayatnya dimandikan dengan tuak dan diiringi tabuhan kuda lumping. setia kawan. Shoim pernah duduk di Komite Sastra Dewan Kesenian Jawa Timur dan dikirimkan Dewan Kesenian Jawa Timur untuk mengikuti Pertemuan Sastrawan Nusantara XII di Singapura (September 2003). Surabaya. setia kawan. Shoim Anwar bekerja sebagai guru di SMA Alhikmah. Di dalam rumah tersebut terdapat mayat Sogol dan sepuluh jerigen tuak. M. 1989. setia kawan. • Dulatip : teman Sogol. dan penurut. : Perdebatan antar teman-teman Sogol untuk mematikan mayat Sogol dengan tuak. Ia pernah bekerja menjadi guru SMU. suasana di rumah Sogol ramai dengan para pelayat dan tabuhan kuda lumping.Shoim Anwar. 7. dan SD. : teman Sogol.• Munip : teman Sogol. cepat. B. Bahasa yang digunakan sedikit berkelit-belit. dan penurut. • Sukamat : teman Sogol. • Konflik • Komplikasi • Klimaks • Antiklimaks • Epilog 8.

meremehkan istrinya. terdapat nilai moral mengenai kesetiakawanan dan cinta. mereka tetap mau memenuhi keinginan temannya itu. Prosesi pemakaman yang cepat menunjukan pada pembaca bahwa agama Sogol adalah Islam. tidak menunjukkan sikap moral. pemabuk. Kuda lumping yang ada pada cerpen ini berasal dari Jawa Timur. dll. ia berhasil membuat cerita ini tidak membosankan hingga akhir. Pendidikan Berdasarkan pendidikan Shoim. Bisa saja di daerah Jawa. Ia juga menolong mayat Sogol dari hal-hal yang aneh. 4. pemancing keributan. Walaupun sang tokoh utama. Walaupun bahasanya berbelit-belit. 5. Budaya Pada cerpen ini terdapat budaya Jawa dan Batak. Tindakan-tindakan tersebut merupakan tindakan-tindakan yang melanggar aturan-aturan yang ada di agama. saya dapat mengetahui unsur-unsur ekstrinsik dari cerpen Prosesi berdasarkan kehidupan pengarang. Ia sabar menghadapi kelakuan suaminya itu. Berdasarkan tempat lahir pengarang. Tapi bisa diperkirakan bahwa tuak tidak hanya bisa didapatkan di daerah Batak saja. Padahal Sogol adalah orang yang egois. yaitu : 1. Tetapi budaya Batak tidak terlalu ditonjolkan. Sogol. . dll. Moral Pada cerpen Prosesi ini. Pada dialog dalam cerpen pun terdapat bahasa Jawa.Dari ulasan singkat di atas. 3. Ia bertindak seenaknya. tokoh-tokoh pembantu dapat menunjukkannya. kita tetap setia padanya. Agama Nilai agama tidak terlalu ditonjolkan. tetapi pembaca tidak merasa bosan akan cerpen tersbut. Sedangkan tuak merupakan minuman khas dari batak. Walaupun teman sudah meninggal. 2. Kepengarangan Pada cerpen ini terdapat bahasa dialek. pembaca dapat mengetahui bahasa dialek apa yang digunakan. Tetapi bisa kita ketahui bahwa tindakan Sogol telah melanggar nilai-nilai keagamaan. Bahasa dialek yang digunakan adalah bahasa Jawa. Kesetiakawanan yang dilakukan teman-teman Sogol untuk memandikan mayatnya dengan tuak dan diiringi dengan tabuhan kuda lumping patut ditiru. suka bertindak seenaknya. Cinta Kasmini kepada Sogol juga menujukkan hal positif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful