SUSUNAN SYARAF PUSAT

Dr. Muhartono, S.Ked, M.Kes, Sp.PA

• 10% dari tumor • 80% intrakranial dan 20% di kanalis spinalis. • 35.000 kasus baru (AS) • 10% dari seluruh penyakit neurologi. • Di Indonesia anak-anak: dekade 1, dewasa 30-70; puncak usia 40-65 tahun. • Diagnosa: klinis,radiologi dan PA.

• Tumor disebabkan oleh mutasi DNA di dalam sel. Akumulasi dari mutasi-mutasi tersebut menyebabkan munculnya tumor. • Trias: nyeri kepala, muntah , dan edema papil pada pemeriksaan fundus.

• • GEJALA TUMOR OTAK Nyeri Kepala (Headache) Muntah Edema Papil Kejang

• Primary brain tumor: • Histologically benign or malformative • Mengioma • Pituitary adenoma • Acustic neuroma • Craniopharyngima • Pilocytic astrocytoma • Hemangioblastoma • Histologically malignant • Glioma • • Anaplastic Astrocytoma • • Glioblastoma multiforme • Ependymoma • Medulloblastoma • Oligodendroglioma

• Pineal cell tumor • Choroid plexus carcinoma • Primitive neuroectodermal tumors • Metastatic brain tumors: • Single or multiple metastases • Meningeal Carcinomatosis

kehilangan inisiatif dan spontanitas. labil. ansietas dan depresi. Gejala Pogresif 2/3 kasus . pelupa.• Tumor otak merupakan penyakit yang sukar terdIagnosa • Manifestasi klinis tumor otak dapat berupa: – • Gejala serebral umum. perlambatan aktivitas mental dan • sosial. kejang – • Gejala tekanan tinggi intrakranial – • Gejala tumor otak yang spesifik – • Gejala serebral umum • Perubahan mental yang ringan (Psikomotor asthenia). emosi.pa: mudah • tersinggung. nyeri kepala.

saat bangun tidur pagi. • gejala lanjut diketemukan 70% kasus.NYERI KEPALA • 1% penyebab nyeri kepala adalah tumor otak • 30% gejala awal tumor otak adalah nyeri kepala. • sifati kepala  ringan . Muntah • 30% kasus • fossa posterior • bersifat proyektif dan tak disertai dengan mual. • nyeri kepala dengan psikomotor asthenia perlu dicurigai tumor otak.beratn • berdenyut. umumnya bertambah berat pada malam hari. . terjadi peninggian TIK.

dan lebih dari 35% kasus pada stadium lanjut. Gejala Tkanan Tinggi Intrakranial • nyeri kepala di daerah frontal dan oksipital  pagi hari dan malam hari. 40% meningioma. muntah proyektil dan penurunan kesadaran. . Perlu dicurigai penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak bila: – kejang pertama kali pada usia lebih dari 25 tahun – Mengalami post iktal paralisis – mengalami status epilepsiu – resisten terhadap obat-obat epilepsi – Bangkitan disertai dengan gejala TTIK lain • 70% dikorteks. • Diperkirakan 2% penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak.kejANG • gejala awal • 25% kasus. • papil udem. dan 25% glioblastoma. 50% astrositoma.

Bila menekan permukaan media dapat menyebabkan inkontinentia • .• Gejala spesifik tumor otak yang berhubungan dengan lokasi: • ! Lobus frontal • .Menimbulkan gejala perubahan kepribadian • .Bila tumor terletak pada basis frontal menimbulkan sindrom foster • kennedy • . kejang fokal • .Bila tumor menekan jaras motorik menimbulkan hemiparese • kontra lateral.Pada lobus dominan menimbulkan gejala afasia .

• ! Lobus oksipital • -.Gangguan penglihatan yang permulaan bersifat quadranopia berkembang menjadi hemianopsia.• Lobus parietal • .Pada tumor yang terletak sekitar basal ganglia dapat diketemukan gejala choreoathetosis. parkinsonism. yang didahului dengan aura atau halusinasi • . objeckagnosia .Dapat menimbulkan gejala modalitas sensori kortikal hemianopsi homonym • . Menimbulkan bangkitan kejang yang dahului dengan gangguan penglihatan • .Akan menimbulkan gejala hemianopsi.Bila terletak dekat area motorik dapat timbul kejang fokal dan pada girus angularis menimbulkan gejala sindrom gerstmann’s • Lobus temporal • .Bila letak tumor lebih dalam menimbulkan gejala afasia dan hemiparese • . bangkitan psikomotor.

penglihatan kabur.Gejala lain timbul bila tumor telah membesar dan keluar dari daerah pontin angel ! Tumor Hipotalamus . gangguan cairan dan elektrolit.Menyebabkan gejala TTIK akibat oklusi dari foramen Monroe . dan penurunan kesadaran ! Tumor di cerebello pontin angie . pasen tiba-tiba nyeri kepala.Tersering berasal dari N VIII yaitu acustic neurinoma .Dapat dibedakan dengan tumor jenis lain karena gejala awalnya berupa gangguan fungsi pendengaran . amenorrhoe.Umumnya didapat gangguan berjalan dan gejala TTIK akan cepat terjadi disertai dengan papil udem . bangkitan ! Tumor di cerebelum .dwarfism.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • ! Tumor di ventrikel ke III .Tumor biasanya bertangkai sehingga pada pergerakan kepala menimbulkan obstruksi dari cairan serebrospinal dan terjadi peninggian tekanan intrakranial mendadak.Gangguan fungsi hipotalamus menyebabkan gejala: gangguan perkembangan seksuil pada anak-anak.

Diketemukan gangguan berjalan. # Elektroensefalografi (EEG) # Foto polos kepala # Arteriografi # Computerized Tomografi (CT Scan) # Magnetic Resonance Imaging (MRI) . biasanya merupakan gejala awal dari medulloblastoma IV.• • • • • • • • • • • • • • • Nyeri kepala khas didaerah oksipital yang menjalar keleher dan spasme dari otot-otot servikal ! Tumor fosa posterior . harus dilakukan pemeriksaan yang spesifik untuk memperkuat diagnosa dan mengetahui letak tumor. nyeri kepala dan muntah disertai dengan nystacmus. PEMERIKSAAN-PEMERIKSAAN PENUNJANG Setelah diagnosa klinik ditentukan.

Histologi • Jaringan otak tdd neuron2 yang tertanam dalam kerangka jaringan penyokong khusus dari sel glia: – Astrosit – Oligodendrosit – Sel ependim – mikroglia .

Tumor primer SSP • Glial Tumor – Astrocytic neoplasm – Oligodendroglioma – Ependymal tumor • Choroid plexus tumor • Embryonal neuroepithelial tumor – Meduloblastoma .

endothelial proliferation.Gradasi • WHO: nuclear atypia. necrosis • I • II jinak • IIIganas • IV . mitotic activity.

Low grade Astrositoma • Ciri – High degree of cellular differentiation – Slow growth – Diffuse infiltration of neighbouring brain structure .

18:1 .Astrocytoma • 25% dari seluruh Glioma – < 20 th 10% – 20-45 th  60% – > 45  30% – Rata-rata usia 34 tahun – L:P1.

• Lokasi • TU: supratentorialcerebrumanak dan dewasa • Gejala – Seizure – Speech difficulties – Change in sensation. vison. same motor change – Change in behaviour or personality frontal .

Grade • I .II .

.

.

.

.

GFAP+ .

Tipe • Fibrilary • Protoplasmic • gemistocytic .

fibrilary .

fibrilary • Paling sering • Presominan fibrilary neoplastic actrocyte • GFAP+ .

Protoplasmic • Mucoid degeneration and microcystic degeneration .

gemistocyte .

Gemistocytic • • • • • Jarang Gemistocytic neoplastic astrocyte GFAP+ Ki67/MIB45 meningkat Progress to anaplastic astrocytoma .

Prognostic • Harapan hidup 6-8 tahun • Harapan hidup lebih renda bila progres ke malignant .

composed of variable portions spongy and compact tissue .Pilocytic Astrocytoma • A generally circumscribed astrocytoma occuring in children and young adults.

• Grade I • Insidensi : anak-anak • Lokasi: – Optic nerve – Chiasma – Thalamus. basal ganglia – Cerebral hemisphere – Cerebelum – Brain stem .

• Symptoms and sign – Focal neurogical deficit – Generalize non localizing sign • Macrocephally • Headache • Endocrinopathy – TIK meningkat .

• Pertumbuhannya perlahan biasanya tidak fatal .

.

microcyst formation . myxoid. protoplasmic.Piloid.

Rosenthal fiber .

Hyaline globular bodies .

and marked proliferative potential • Muncul dari low grade astrocytoma atau de novo .Anaplastic astrocytoma • A diffusely infiltrating astrocytoma with focal or dispersed anaplasia.

• • • • Gradasi III Usia rata-rata 41 tahun L:P1.87:1 Lokasi=low grade astrocytoma .

Anaplastic astrocytoma .

• Ki67/HMB45 5-10% • Prognosisnya lebih buruk .

composed of poorly differentiated neoplastic astrocytes with area of proliferation and/or necrosis. – Primary – Secondary .Glioblastoma multiformis • The most malignant astrocytic tumor.

• • • • • • Grade IV Insidensi Keganasan paling sering 12-15% dari intracranial neoplasia 50-60% of all astrocytic tumor Usia 45-70tahun .

parietal • Penyebarannya • Cepat ke struktur tetangganya • Butterfly glioma corpus calosum • Jarang menginvasi subarachnoidal space jarang meta mll LCS .• Lokasi • Cerebral hemisphere regio pronto temporal.

.

.

.

Oligodendroglioma • A diffusely infiltrating tumor composed predominantly of cells morphologically resembling oligodendroglia. .

2% all primary brain tumor Usia dewasa: puncaknya dekade V dan VI Lokasi: cerebral hemisphere (frontal lobe 50-60%) .• • • • Gradasi II 4.

.

.

.

Anaplastik oligodendroglioma .

• Prognosis • 3-5 tahun • Faktor prediktif – Muda – Lobus frontal – Complete surgical removal .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful