Anda di halaman 1dari 8

Laporan Akhir Fisika Eksperimen II

KONSTANTA DIELEKTRIK BAHAN


(KDB)

Nama

: Siti Nurjannnah Sudrajat

NPM

: 140310100099

Partner

: Irfan Muhammad Fadhilah

NPM

: 140310100029

Jadwal Praktikum : Selasa, 07.30 10.00 WIB


Asisten

: Enang Saepulloh

Laboratorium Fisika Lanjutan


Jurusan Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
2012

BAB IV
DATA PERCOBAAN
4.1 Data Hasil Percobaan
1. Pengukuran Kapasitansi dan Konstanta Dielektrik Udara
a) Dengan Tegangan Tetap
Ua

1,5 Kv

d(mm)
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

V(10-3)
4
8
10,5
9,2
5,7
12,1
14,8
24,1
19,9
7
8,8
7,9
2,7
7,2
4,5
6,3
7,3

b) Dengan Jarak Antar Pelat Tetap


d (mm)

Ua
0,5
1
1,5
2
2,5
3
3,5
4

V (10-3)
18,7
7,5
3,4
27,8
7,8
21,8
48,8
73,3

2. Pengukuran Konstanta Dielektrik Gelas


Dengan Jarak Antar Pelat Tetap d = 4mm
Uc (kV)
0.5

U (10-3V)
6,8

1
1.5
2
2.5
3
3.5
4

5,1
24
11,1
22,0
57,2
135,9
341

3. Pengukuran Konstanta Dielektrik Plastik


Dengan Jarak Antar Pelat Tetap d = 9mm
Uc (kV)
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4

U (10-3V)
4,3
8,1
15,8
28,5
62,2
167,6
318

4. Pengukuran Konstanta Dielektrik Gelas


Dengan Jarak Antar Pelat Tetap d = 6mm
Uc (kV)
0.5
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4

U (10-3V)
24
21,7
29
18,6
30,5
62,5
146
333

4.2 Pengolahan Data


2. Menghitung kapasitansi pelat dan konstanta dielektrik udara
Dengan diketahui bahwa :
Q =C x U
A =r ;
2

d Q
AU

; C =220 nF

Contoh :

Q =2,2x10-6 x 0,004 = 9 x10-9


0 = 0,0753 x (9 x10-9/0,004) = 1,66 x 10-8

dengan cara yang sama maka di peroleh data berikut :


Tegangan tetap Ua = 1,5 kV
d (mm) U (V)
4
0,004
5
0,008
6
0,0105
7
0,0092
8
0,0057
9
0,012
10
0,0148
11
0,024
12
0,0199
13
0,007
14
0,0088
15
0,0079
16
0,0027
17
0,0072
18
0,0045
19
0,0063
20
0,0073
Dengan nilai Q dan

Q
0
0,0000000009 0,0000000166
0,0000000018 0,0000000207
0,0000000023 0,0000000249
0,0000000020 0,0000000290
0,0000000013 0,0000000332
0,0000000026 0,0000000373
0,0000000033 0,0000000415
0,0000000053 0,0000000456
0,0000000044 0,0000000497
0,0000000015 0,0000000539
0,0000000019 0,0000000580
0,0000000017 0,0000000622
0,0000000006 0,0000000663
0,0000000016 0,0000000705
0,0000000010 0,0000000746
0,0000000014 0,0000000788
0,0000000016 0,0000000829
0 terbaik adalah :

(Q Q) = (0.0000000021 0.0000000012)
(0 0) = (0.0000000497 0.0000000209)
Jarak Pelat Tetap d = 4mm
Uc (V)

U (V)

500

0,0187
0,0075
0,0034
0,0278
0,0078
0,0217
0,0488
0,0733

1000
1500
2000
2500
3000
3500
4000

0,0000000041

0,0000000166

0,0000000017

0,0000000166

0,0000000007

0,0000000166

0,0000000061

0,0000000166

0,0000000017

0,0000000166

0,0000000048

0,0000000166

0,0000000107

0,0000000166

0,0000000161

0,0000000166

Dengan nilai Q dan 0 terbaik adalah :


(Q Q) = (0.0000000057 0.0000000053)
(0 0) = (0.0000000166 0)
3. Menghitung konstanta dielektrik gelas
Jarak Pelat Tetap d = 4mm
Dengan

perhitungan

yang

sama

seperti

pengolahan

data

sebelumnya , diperoleh data besarnya nilai muatan (Q) dan konstanta


dielektrik udara () sebagai berikut :
Uc (kV)

U (V)

0,0068
0,0000000015 0,0000000166
0,0051
1000
0,0000000011 0,0000000166
0,024
1500
0,0000000053 0,0000000166
0,0111
2000
0,0000000024 0,0000000166
0,022
2500
0,0000000048 0,0000000166
0,0572
3000
0,0000000126 0,0000000166
135,9
3500
0,0000298980 0,0000000166
341
4000
0,0000750200 0,0000000166
Dengan nilai Q dan terbaik adalah :
500

(Q Q) = (0,0000131182 0,0000271114)
( ) = (0.0000000166 0)
4. Menghitung konstanta dielektrik plastik
Jarak Pelat Tetap d = 9mm
Dengan perhitungan yang sama, diperoleh data besarnya nilai
muatan (Q) dan konstanta dielektrik udara () sebagai berikut.
Uc (kV)

U (V)

1000

0,0043
0,0081
0,0158
0,0285
0,0622

1500
2000
2500
3000

0,0000000009

0,0000000373

0,0000000018

0,0000000373

0,0000000035

0,0000000373

0,0000000063

0,0000000373

0,0000000137

0,0000000373

3500
4000

167,6
318

0,0000368720

0,0000000373

0,0000699600

0,0000000373

Dengan nilai Q dan terbaik adalah :


(Q Q) = (0,0000152655 0,0000277570)
( ) = (0.0000000373 0)
5. Menghitung konstanta dielektrik buku (modul praktikum)
Jarak Pelat Tetap d = 9mm
Dengan perhitungan yang sama, diperoleh data besarnya nilai
muatan (Q) dan konstanta dielektrik udara () sebagai berikut.
Uc (kV)

U (V)

0.5
24
0,0000052800
1
21,7
0,0000047740
1.5
29
0,0000063800
2
18,6
0,0000040920
2.5
30,5
0,0000067100
3
62,5
0,0000137500
3.5
146
0,0000321200
4
333
0,0000732600
(Q Q) = (0,0000183 0,0000241)

0
0,0000000249
0,0000000249
0,0000000249
0,0000000249
0,0000000249
0,0000000249
0,0000000249
0,0000000249

( ) = (0.0000000249 0)
BAB V
ANALISA
Pada praktikum kali ini dilakukan 2 percobaan yaitu menghitung
konstanta dielektrik udara dan menghitung konstanta dielektrik bahan.
Dimana pada konstanta dielektrik bahan digunakan 3 bahan, yaitu gelas
(kaca), plastik dan buku.
Pada percobaan pertama, kita menentukan konstanta listrik 0. Pada
percobaan ini jarak antar pelat diubah-ubah dengan tegangan input yang
diberikan power supply tetap yaitu 1,5 kV. Dari data yang dihasilkan

perunahan jarak antarpelat menghasilkan tegangan pada power supply


yang tidak konstan, hal ini kemungkinan disebabkan karena ada kapasitor
dalam pelat yang memepengaruhi tegangan yang dihasilkan, dengan
adanya kapasitor maka terjadi proses pengisian dan pengosongan muatan
sehingga membuat tegangan tidak stabil ataupun kesalahan dari
praktikannya yang kurang teliti dalam mengambil data. Data yang ideal
adalah semakin jauh jarak antarpelat maka semakin besar pula tegangan
yang terbaca pada voltmeter. Hal ini sesuai dengan persamaan :
Q =C x U
A = r

0=

Pada

percobaan

;C =220 nF

; d =260 mm

d Q
AU

ini juga

dihitung

muatan

serta konstanta

dielektriknya. Dimana antara muatan dan jarak antar pelat adalah


berbanding terbalik satu sama lainnya. Sedangkan, jika jarak antar pelat
tidak diubah namun besar tegangan masukan yang diubah juga
menyebabkan semakin turunnya nilai tegangan keluaran.
Pada percobaan kedua, diberlakukan hal yang sama, hanya saja kali
ini diantara kedua pelat kapasitor disisipi dengan suatu dielektrik yang
sifatnya adalah isolator. Dielektrik yang digunakan dalam hal ini adalah
gelas, plastik dan buku. Dari data yang diperoleh dapat diketahui bahwa
dengan menyisipkan bahan dielektrik diantara pelat maka semakin besar
tegangan yang diberikan semakin besar pula tegangan yang terbaca pada
multimeter, hal ini sesuai dengan teori dimana menurut teori adalah jika
kita sisipi suatu dielektrik diantara pelat-pelat kapasitor maka kapasitansi
pun akan semakin besar

KESIMPULAN
Setelah dilakukan praktikum ini maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Kapasitansi dari suatu kapasitor dapat dinaikkan dengan cara


menyisipkan suatu dielektrik di antara kedua pelat kapasitor.
Dielektrik tersebut biasanya bersifat isolator dan dapat membantu
kapasitor untuk menampung lebih banyak muatan.
2. Setiap bahan atau material memiliki konstanta dielektrik tersendiri
dimana hal ini juga bergantung pada komponen penyusun dari
bahan tersebut. Dan konstanta dielektrik dari berbagai bahan
tersebut dapat ditentukan dengan
Q =C x U
A = r

0=

;C =220 nF

; d =260 mm

d Q
AU

Dimana d adalah jarak antar pelat, A adalah luas pelat kapasitor, Q


adalah muatan kapasitor, dan U adalah tegangan yang diberikan.