Anda di halaman 1dari 26

GELOMBANG LAUT

BAB II
Pertemuan 2 & 3
TEKNIK & MANAJEMEN PANTAI
SKKP. 604
Definisi
Waves (Gelombang) :
bentuk penjalaran energi melalui suatu media.
Surface Gravity Waves :
gelombang yang terjadi ketika permukaan air dipengaruhi /
terganggu oleh gaya luar (disturbing force) dan gaya tarik
bumi (gravity) berusaha meredamnya sehingga permukaan air
bergerak naik-turun.
Disturbing Force Restoring Force Type of Waves
Gerak kapal (vessel
movement), Angin
(wind)
Surface tension
Gravity
Capillary waves
Wind waves
Seiches
Aktifitas gerak bumi
(seismic activity), Tanah
longsor (landslide)
Gravity Tsunami
Gaya tarik planet
(gravity)
Gravity Tides
Sebagian besar gelombang yang terbentuk di permukaan laut
adalah gelombang akibat angin (wind waves).
Wind Waves (Gelombang akibat angin) :
- gelombang lokal yang langsung terbentuk oleh aktifitas angin.
- bentuk gelombang tidak beraturan.
- selanjutnya disebut waves.
Fully Developed Sea :
gelombang lokal yang terbentuk dengan kondisi kecepatan angin (wind speed),
lama hembus angin (wind duration) dan panjang daerah hembus angin (fetch)
adalah maksimal.
Swells (Alun) :
- gelombang yang menjalar di luar daerah pembentukannya.
- bentuk gelombangnya lebih teratur dan lebih panjang gelombangnya dari pada
gelombang angin.
Confused Sea :
perpaduan banyak gelombang yg memiliki perbedaan tinggi,
panjang dan arahnya.
Rogue Waves / Freak Waves :
- perpaduan maksimum gelombang dan dipengaruhi juga oleh adanya
arus laut global.
- dapat mencapai tinggi lebih dari 30 m.
- http://www.deathwaves.com/index.htm
Puncak gelombang (Wave crest), Lembah gelombang (Wave through)
Tinggi gelombang (Wave height, H)
Amplitudo gelombang (Wave amplitude, )
Panjang gelombang (Wave length, L)
Periode gelombang (Wave periode, T)
Kedalaman air (Water depth, d)
Kemiringan gelombang (Wave steepnes, H/L)
Kedalaman relatif (Relative depth, d/L)
Parameter Gelombang
Depth
Amplitude
Sea bed
Small Amplitude Wave Theory / Airy Theory
|
.
|

\
|
=
T
t
L
x H
t) - (kx
H
=
t t
e q
2 2
cos
2
cos
2
frequency angular wave
T
2
= number wave
L
2
= k = =
t
e
t
;
T
L
L
T
k
= C = =
t
t
e
2
2
(2.1)
(2.2)
(2.3)
Gelombang angin yang sebenarnya adalah kompleks (tidak beraturan) karena merupakan
gabungan dari banyak gelombang yang memiliki tinggi, periode dan arah yang berbeda-beda.
Untuk mempermudah analisa, gelombang diasumsikan berbentuk sinusoidal, memiliki tinggi
dan panjang gelombang tertentu (monochromatic).
Teori gelombang yang sederhana adalah Teori Gelombang Linier (Linear Wave Theory) atau
Teori Gelombang Amplitudo Kecil (Small Amplitudo Wave Theory) atau Teori Airy (Airy Theory).
Persamaan permukaan gelombang sinusoidal :
Kecepatan rambat gelombang (wave celerity) :
Small Amplitude Wave Theory / Airy Theory
L
d gL
kd
k
g
= C
t
t
2
tanh
2
tanh =
L
d gL
T
L
= C
t
t
2
tanh
2
2
2
2
=
L
d gT
= C
t
t
2
tanh
2
kd gk = tanh
2
e
kd
k
g
k
= C tanh
2
2
2
=
e
(2.4)
(2.5)
(2.6)
Panjang dan periode gelombang tergantung kepada kedalaman air dengan persamaan
hubungan dispersi (dispersion relationship equation).
Persamaan hubungan dispersi :
Kecepatan rambat gelombang (wave celerity) :
dari persamaan 2.3 :
atau :
Panjang gelombang (wave length) :
L
d gT
= L
t
t
2
tanh
2
2
Persamaan panjang gelombang :
|
.
|

\
|
=
L
d gT
L
t
t
2
tanh
2
2
(2.7)
Whoops !
panjang gelombang tergantung kepada periode (kuadrat) dan kedalaman air.
komponen panjang gelombang (L) muncul pada kedua sisi.
1. Metode Iterasi (Trial-Error)
Misalkan kita tulis persamaan 2.6 sbb:
|
|
.
|

\
|
=
1
2
2
2
tanh
2 L
d gT
L
t
t
awalnya hitung

masukkan L
1
ke persamaan 2.7, bandingkan hasil L
2
dengan L
1

apabila L
2
L
1
, hitung (L
1
+L
2
)/2, masukkan hasilnya ke persamaan 2.7 lagi
bandingkan hasilnya, apabila masih belum sama ulangi lagi proses di atas sampai L
2
L
1

t 2
2
1
gT
L =
t 2
2
gT
L
o
=
o
L
d
L
d
o
L
d
2. Metode Tabel Gelombang (Wave Table)
Diketahui H, T dan d
Hitung
hitung
Cari pada Tabel Gelombang kolom :
lihat
nilai pada kolom
Maka nilai L pada kedalaman d dapat dihitung sbb:

L = d / nilai pada kolom tsb.
Contoh Tabel Gelombang (Wave Table)
m x T
gT
L
o
4 . 76 49 56 . 1 56 . 1
2
2
2
= = = =
t
96 19 cosh 644 sinh
542 tanh 0966
0.8 = n ; 1. kd ; 0. = kd
; 0. = kd ; 0. =
L
d
=
Contoh :
Diketahui gelombang di laut dalam dengan periode T = 7 detik dan tinggi H =1.5 m.
Hitung panjang dan kecepatannya di kedalaman d = 4 m !
0523 . 0
4 . 76
4
= =
o
L
d
lihat
Tabel Gelombang dan interpolasi
Contoh :
1
152 . 0
2
; 4 . 41
0966 . 0

= = = = m
L
k m
d
L
t
m/s C n C m/s =
T
L
= C
G
3 . 5 ) 9 . 5 ( 896 . 0 ; 9 . 5 = = =
96 19 cosh 644 sinh
542 tanh 0966
0.8 = n ; 1. kd ; 0. = kd
; 0. = kd ; 0. =
L
d
=
Contoh :
( ) ( )
3 / 2
2 / 3
0
/ / 2 tanh
)
`

= T g d L L t
3. Metode Pendekatan (Approximation)
Persamaan pendekatan dari Fenton & Mc Key (1989) dengan kesalahan
sampai maksimum 1.7% :
Persamaan pendekatan dari Eckart (1952) dengan kesalahan sampai
maksimum 10% :
|
|
.
|

\
|
=
g T
d gT
L
2
2 2
4
tanh
2
t
t
(2.8)
(2.9)
Klasifikasi Gelombang Berdasarkan
Kedalaman Relatif (d/L)
1
L
d
= kd water Deep
|
.
|

\
|
t 2
tanh tanh :
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
L
d

L
d
= kd water Shallow
t t 2 2
tanh tanh :
T gd L =
|
.
|

\
|
=
L
d gT
L
t
t
2
tanh
2
2
(2.10)
(2.11)
(2.12)
0.1
1.0
10.0
0.01 0.1 1
d/L
0.1
1.0
10.0
0.01 0.1 1
tanh(2d/L) 2d/L
Sifat tanh kd membuat gelombang dapat diklasifikasikan/dikelompokkan
berdasarkan kedalaman relatif (d/L)
t 2
2
0
gT
L =
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
L
d

L
d
= kd water te Intermedia
t t 2
tanh
2
tanh tanh :
Resume Karakteristik Gelombang
Resume Karakteristik Gelombang
Validitas Teori Gelombang
Latihan :
1. Sebuah tanki gelombang (wave flume) memiliki lebar 1 m, kedalaman air 1.9 m dan dasar
miring dimulai dari bagian tengah tanki dengan kemiringan 1:20. Mesin pembangkit
gelombang membangkitkan gelombang monokhromatik dengan tinggi 0.5 m dan periode 2.8
detik yang diukur dengan sensor gelombang sebelum dasar miring.

a) Hitung panjang, kecepatan, kecepatan group dan energi gelombang pada posisi sensor !

b) Ketika puncak gelombang melewati sensor, hitung kecepatan dan percepatan partikel air
pada kedalaman air di posisi sensor !

c) Apakah gelombang yang melewati sensor adalah gelombang laut dalam (deep water
wave) ? Jika tidak, hitung ekuivalen karakteristiknya (panjang, kecepatan, kecepatan group
dan energi gelombang) di laut dalam ! Bandingkan hasilnya dengan jawaban nomor 1.a !
1.9 m
0.5 m
Sensor gelombang
T = 2.8 detik
Latihan :
2. Sensor gelombang di laut dalam mencatat rambatan gelombang dengan tinggi 2.0 m dan
periode 7.5 detik. Gelombang merambat menuju pantai dalam arah tegak lurus pantai
dengan kemiringan dasar laut 1:40. Gelombang melalui ujung sebuah pier pada kedalaman
4.5 m.

a) Hitung panjang, kecepatan, kecepatan group dan energi gelombang pada posisi laut
dalam !

b) Hitung panjang, kecepatan, kecepatan group dan energi gelombang pada posisi ujung
pier ! Apakah posisi ini laut dalam, transisi atau dangkal ?

c) Ketika puncak gelombang melewati ujung pier, hitung tekanan (pressure) air pada
kedalaman 2 m dibawah muka air diam !

d) Hitung komponen horisontal kecepatan dan percepatan partikel air di ujung pier pada
kedalaman 2 m dan 1 detik sebelum puncak gelombang melalui ujung pier !

4.5 m
2.0 m
Pier
T = 7.5 detik