Anda di halaman 1dari 9

PENGARUH UTANG TERHADAP RETURN DAN RISIKO

Utang yang lebih besar menimbulkan resiko yang lebih besar bagi pemberi hutang. Biaya utang yang besar tersebut merupakan monitoring cost bagi manajemen. Karena biaya bunga sifatnya tetap, biaya yang tinggi tersebut memuat para manager akan berusaha untuk menggunakan dana tersebut untuk investasi yang benar.

TEORI STRUKTUR MODAL DALAM PASAR YANG SEMPURNA


Pasar modal yang sempurna adalah pasar modal yang yang sangat kompetitif. Dalam pasar tersebut antara lain tidak dikenal:
biaya kebangkrutan, tidak ada biaya transaksi, informasi bisa diperoleh tanpa biaya, bunga pinjaman dan simpanan sama, serta aktiva tersebut bisa dibagi-bagi (fully divisible). diasumsikan tidak ada pajak penghasilan (income tax).

Asumsi-asumsi lain yang digunakan sebagai tambahan:


Laba operasi yang diperoleh setiap tahunnya dianggap konstan. Semua laba yang tersedia bagi pemegang saham dibagikan sebagai deviden. Hutang yang dipergunakan bersifat permanen.

PENDEKATAN TRADISIONAL
Pendekatan tradisional ini beranggapan bahwa dalam pasar modal yang sempurna dan tidak ada pajak, nilai perusahaan (value of the firm) atau biaya modal perusahaan bisa berubah dengan cara merubah struktur modalnya.

PENDEKATAN MODIGLIANI DAN MILLER


Menurut Modigliani & Miller ( MM ), bahwa apa yang dikatakan dalam pendekatan tradisional adalah tidak benar. MM dalam hal ini menunjukkan kemungkinan munculnya arbitrage process yang akan membuat harga saham (atau nilai perusahaan / value of the firm) yang tidak menggunakan hutang (debt) maupun yang menggunakan hutang, akhirnya sama.

Kondisi ini disebabkan karena :


Penghasilan yang diterima pemilik modal sendiri bersifat lebih tidak pasti dibandingkan dengan pemberi kredit. Dalam kondisi likuidasi, pemilik modal sendiri akan menerima bagian yang paling akhir setelah kreditkredit dilunasi.

PASAR MODAL SEMPURNA DAN ADA PAJAK

MM mengemukakan argumentasinya bahwa keputusan pendanaan akan menjadi relevan dalam kondisi pasar yang sempurna dan ada pajak.

AGENCY COST THEORY


Agency theory menyatakan bahwa dalam menentukan struktur modal perlu pula dipertimbangkan biaya yang ditimbulkan dengan adanya perbedaan kepentingan antara pemilik dengan pihak manajemen perusahaan. Teori tersebut menegaskan bahwa struktur keuangan dipengaruhi oleh insentif dan perilaku dari pembuat keputusan (pihak manajemen).

POTENSI KONFLIK MENURUT JENSEN DAN MECKLING


Konflik antara Pemegang Saham dengan Kreditur Konflik antara Pemegang Saham dengan Pihak Manajemen