Anda di halaman 1dari 1

BATUK Batuk merupakan salah satu keluhan yang menyebabkan seorang mencari pertolongan medis.

Batuk menyerang anak-anak, dewasa dan lanjut usia. Batuk yang sering cukup mengganggu, baik secara pribadi maupun lingkungan sekitarnya. Seseorang akan mencari pengobatan baik membeli obat-obatan yang dijual bebas atau berobat ke pelayanan kesehatan. Pada dasarnya batuk adalah gejala normal seorang manusia. Batuk merupakan reflek fisiologis seorang manusia karena iritasi pada saluran napas. Mucosa laring da sekitarnya merupakan merupakan bagian saluran napas yang sentisif terhadap iritasi. Iritasi dapat berupa debu, infeksi oleh virus atau bakteri atau oleh lendir ( mucous ) yang dihasilkan saluran napas. Bila ada iritasi saluran napas maka akan diteruskan oleh syaraf afferent nervus vagus, sampai diotak kemudian diteruskan oleh syaraf efferent sehingga timbul mekanisme sebagai berikut : a. 2,5 liter udara dihirup secara cepat, masuk kedalam paru-paru b. Epiglotis dan pita suara ( vocal cort ) tertutup sehingga terjadi udara entrapment c. Kemudian terjadi kontraksi otot-otot perut sehingga terjadi tekanan terhdapa diagphragma ( pembatas rongga dada dan rongga perut ). Aksi ini diikuti oleh kontraksi otot-otot dada sehingga tekanan dalam saluran napas dapat mencapai 100 mm Hg. d. Tiba-tiba epliglotis dan pita suara terbuka tiba- tiba sehingga terjadi aliran udara yang cepat dari saluran paru. Terjadilah letupan batuk. Letupan batuk ini diharapakan akan menghilangkan segala jenis iritasi yang ada pada saluran napas. Bila iritasi tersebut tidak hilang maka batuk akan terjadi berulang-ulang. Suara searak karena pita suara yang bengkak karena dilewati udara dengan kecepatan tinggi kadang terjadi pada batuk ynag sering dan berkepanjangan. Sakit pada otot-otot perut karena kentraksi yang berulang-ulang dalam jangka waktu yang relatif singkat. Muntah juga terjadi karena dorongan tekanan perut ke atas juga mendorong isi lambung keluar. Reflek batuk ini akan menurun pada bayi yang baru lahir, orang yang tidak sadar. Pada orang yang sesak napas, batuk terjadi karena adanya produksi mucuos ( lendir ) yang meningkat sehingga tubuh berusaha mengeluarkan lendir tersebut dari saluran napas. Karena batuk dirasa cukup menggangu, maka seseorang berusaha mengurangi gejala batuk tersebut. Obat batuk dapat dibagi menjadi 3 golongan besar, yatu : a. Obat yang mengurangi frekwensi batuk, dengan menekan reflek batuk pada pusat batuk di otak b. Obat yang merangsang produksi lendir saluran napas. Obat tersebut bekerja dengan merangsang sel-sel goblet saluran napas sehingga bahan iritan dapat terangkat dari