Anda di halaman 1dari 4

CPE TROUBLE MELIPUTI

1. PC
a. Interface cards/ port Eth
b. Proxies
c. LAN
d. Virus
e. Default Connection untuk Dial Up / wireless
f. Operating System

2. Kabel Data
a. Konektor (Rj45/USB)
b. Kabel UTP
c. Cross/Straight
d. Kabel USB

3. Modem
a. Parametter Setting
b. Port Ethernet
& DSL
c. Line Coding
d. Jenis ADSL
e. IP LAN
f. Fungsi DHCP

4. Splitter
a. Koneksi
port splitter,
Phone, DSL
& Line
RJ-11

Troubleshooting MODEM ADSL

A. Setting Komputer lokal OK, Modem telah dikonfigurasi,tetapi modem tidak


synchron sehingga IP address WAN tidak diperoleh.
1. Konfigurasi Modem belum sesuai
a. Lakukan setting ulang modem, perhatikan untuk parameter-parameter :
1) Mode : Enable
2) Username dan Password : harus sesuai
3) VPI/VCI : tergantung vendor
4) Protokol : sda (PPPoA / PPPoE)
5) Encapsulation : sda (LLC / VcMux)
6) DNS : Enable
7) DHCP : Enable
8) Default gateway : Enable
b. Lakukan “Diagnostic”
B. Setting Komputer lokal OK, Modem telah dikonfigurasi,tetapi modem jatuh /
bangun
1. Performansi modem buruk
2. Port DSLAM buruk
3. Performansi Jaringan buruk
a. Koordinasi dengan petugas terkait :
1) Lakukan pengukuran sesuai standar parameter yang dipersyaratkan
:
a) Redaman, S/N, Bit Rate (Dapat dilakukan dengan modem atau
dengan bantuan alat ukur)
2) Ganti modem,lakukan setting modem, perhatikan untuk parameter-
parameter
a) Mode : Enable
b) Username dan Password : harus sesuai
c) VPI/VCI : tergantung vendor
d) Protokol : sda (PPPoA / PPPoE)
e) Encapsulation : sda (LLC / VcMux)
f) DNS : Enable
g) DHCP : Enable
h) Default gateway : Enable

Troubleshooting Komputer Lokal


1. Komputer Pelanggan
a. LED Ethernet mati dan icon LAN pada “Network Connection” tidak
muncul. Penyebabnya antara lain :
1) Kabel UTP putus. Solusinya adalah :
a) Lakukan pengecekan pd kabel UTP, apakah sudah menggunakan
kabel yang benar (Cross/Straight).atau memang terputus.
b) Ganti kabel dengan yang baik.
2) Driver Ethernet rusak. Solusinya adalah :
a) Lakukan pengecekan pada Device Manager :
(1) Startà Control Panelà System à Hardwareà Device
Managerà Network Adapter: Apakah Ethernet Card sudah
terinstal, atau mengalami masalah (tanda seru/silang).
b) Jika mengalami masalah, klik kanan pada network
cardnyaàUninstall. Lakukan install ulang sesuai drivernya. Jika
masih bermasalah ganti ethernet card dengan yang baru
3) Ethernet card rusak.
b. Setelah melakukan perintah dari DOS: C> ipconfig dan tidak
mendapatkan IP Address local. Penyebabnya adalah :
1) IP Address (TCP/IP) belum dibebaskan. Solusinya antara lain :
a) Bebaskan IP Address (TCP/IP) :
(1) Startà Control Panelà Network Connectionsà Double klik
pada Local Area Connection à TCP/IP à Propertiesà Klik
pada “Obstain an IP Address automatically”à OK.
2) Modem tidak mempunyai fasilitas DHCP server. Solusinya :
a) Jika modem tidak punya fasiltas DHCP server, lakukan langkah-
langkah diatas, hanya pilihannya “Use the following IP address” :
(1) Isikan IP address yang satu kelas jaringan dengan modem ;
contoh, jika IP modem 192.168.1.1. Maka IP address komputer
192.168.1.2 atau 192.168.1.3 atau 192.168.1.4 dst.
c. Setting komputer lokal dan modem OK, IP address WAN sudah
diperoleh, tetapi browsing Internet tidak stabil (lambat). Penyebabnya
antara lain :
1) Komputer terjangkit virus. Solusinya antara lain :
a) Bersihkan komputer dengan menggunakan Anti Virus, gunakan
anti virus yang terbaru (terupdate) seperti “McAvi” , “Avast” dlsb.
d. Akses ke modem melalui Web Based tidak bias. Penyebabnya antara lain:
1) Proxies Server belum dibebaskan. Solusinya antara lain :
a) Bebaskan Proxies server melalui :
(1) Startà Control Panelà Internet Optionsà Connectionà LAN
settingà Klik pada kotak “Automatically Detect Settings à
Kosongkan pada kotak “Proxies Server”.
e. Komputer lokal OK, Modem telah dikonfigurasi dan sudah
mendapatkan IP WAN tetapi tidak bisa Browsing Internet. Penyebabnya
antara lain :
1) DNS server belum dikonfigurasi. Solusinya antara lain :
a) Konfirmasi , apakah DNS “Automatically” atau tidak (tergantung
vendor).
b) Jika DNS tidak “Automatically” lakukan langkah berikut ;
Startà Control Panelà Network Connections à Double klik pada
Local Area Connection à TCP/IP à Propertiesà Klik pada “Use
the following DNS server addressesà isikan DNS Telkom :
202.134.0.155.

C. Keterangan Bahasa
1. VPI (Vitual Path Identifier) merupakan metode pada ATM dalam koneksi
secara fisik yang dibagi menjadi path dan channel. Path dan channel ini
diatur pada saat didaftarkan. Path yang dimiliki VPI sebanyak 4096 dan
satu VPI terdapat saluran VCI sebanyak 65.536.
2. VCI (Virtual Channel Identifier) merupakan metode transfer pada ATM
melalui koneksi fisik yang terbagi atas jalur dan saluran yang diati oleh jasa
ATM.
3. DNS (Domain Name System) merupakan layanan Internet untuk network
yang menggunakan TCP/IP. DNS merupakan alamat IP yang disediakan
oleh layanan ISP.
4. DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan proses pemberian
IP Address secara Otomotis pada komputer yang menggunakan protokol
TCP/IP.
5. Default Gateway adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke
sebuah sistem lain yang terhubung dalam sebuah network,