Anda di halaman 1dari 1

"wahai orang orang beriman jagalah diri dan keluarga kalian dari api neraka..."( QS.

At-Tahrim:6) menarik untuk menyimak tafsir dari penggalan ayat ini, seorang syeikh memaparkan ada dua makna kata penghubung "dan" pada ayat ini yang bisa diteladani. salah satu maknanya adalah ketika kata penghubung itu diartikan sebagai urutan ( rutbah), apa yang menjadi hikmah didahulukanya untuk menjaga diri sendiri sebelu m menjaga keluarganya dari api neraka. ia lalu berkata "tidaklah seseorang memberi (bersedekah) sedangkan ia dalam kead aan tidak punya apa-apa (fakir)" lalu beliaupun melanjutkan "bagaimana mungkin seorang yang tersesat (dijalan) me nunjukan jalan pulang bagi orang lain yang sama-sama tersesat" maka penting bagi seseorang untuk menjaga dirinya sebelum ia menjaga yang lainya , bukan berarti ia harus sempurna kesolehan dan kebaikanya baru ia mengajak yang lainya. tetapi amalkanlah dan ajarkan apa yang sudah engkau dapat walau itu sedikit, dan janganlah engkau melampaui batas dengan menyampaikan apa yang kau tidak tahu. lalu beliau menutup: "kullukum ro'in wa kullukum mas`ulun 'an ro'iyatihi" setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawaba nya atas apa yang ia pimpin. untuk para ayah, keluargamu dirumah mungkin masih bisa bertahan dari rasa lapar dan kekurangan tapi tidak dengan ancaman panasnya api neraka kelak. untuk para ibu, dibahumu kutitipkan kemulian dan martabat nama baik keluarga, ma ka jagalah ia serta ajarkan kepada putra putrimu kemuliaan itu ada pada agamamu. untuk para kakak, jadilah suri tauladan yang baik bagi adikmu dan dibahumu tercu rah segala keluh kesah adikmu karena kaulah sahabat terbaik bagi adikmu untuk para adik, keluargamu adalah segalanya untukmu, jagalah keutuhan cinta kas ihnya agar selalu ada untukmu.