Anda di halaman 1dari 6

Analisa Parameter Speech Intelligibitiy di Ruangan Seminar Jurusan Teknik Fisika UGM

Eki Farlen Engineering Physic, Gadjah Mada University, Yogyakarta-Indonesia Email : ekifarlens@yahoo.com

Abstract- Komunikasi merupakan sesuatu yang vital dalam kehidupan sehari-hari, kejelasan dari percakapan antara dua orang atau lebih sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalah pahaman di antaranya.. Ruang Seminar adalah tempat dimana diselenggarakanya meeting, presentasi, konferensi, dan seminar yang di mana kita ketahui dibutuhkan kondisi ruangan yang kondusif dan efekttif serta parameter ukur Speech Intelligibility yang baik Speech Intelligibility index adalah suatu parameter dari kejelasan percakapan (berbicara) yang membawahi parameter-parameter dari clarity of speech, speech transmission index, dan Rapid Speech Transmission Index. seperti Speech Transmission Index, Clarity of Speech, dan RASTI. Paper ini penulis akan mengukur parameter-parameter untuk menganalisa Speech Intelligibility di ruangan seminar Jurusan Teknik Fisika. Kata kunci : Ruang seminar, Speech Transmission Index, Clarity of Speech, adobe audition

adalah Reverbeartion Time nya (waktu dengung), yang pada awalnya SII dikembangkan, tetapi sekarang perkembangan parameter ukur yang baru yang mempengaruhi Speech Intelligibility Index (SII) sudah bermunculan di antaranya seperti clarity of speech, speech transmission index, background noise, noise dan Rapid Speech Transmission Index.

Gambar 1. Speech Transmission index

1. Latar Belakang Salah satu ruangan yang ada di jurusan Teknik Fisika yang biasa dipakai untuk seminar, presentasi, sidang pendadaran, dan suatu pertemuan adalah ruang seminar. Ruangan yang memenuhi kondisi yang kondusif dan efektif harus memenuhi kriteria akustik ruang yang membutuhkan kejelasan dari percakapan/ pembicaraan atau lebih dikenal dengan Speech Intelligibility. Parameter akustik ruang yang paling mempengaruhi desain suatu ruangan

Atas dasar itu, kami ingin melakukan penelitian dan analisa terhadap ruangan seminar jurusan teknik fisika tersebut apakah memenuhi kriteria speech intelligibility yang baik atau buruk dengan mengambil beberapa data impulse pada ruangan tersebut. 2. Landasan Teori Clarity of speech adalah salah satu parameter ukur speech intelligibility. Nilai dari clarity of speech dipengaruhi oleh perbandingan pantulan suara yang awal (early reflection) dengan pantulan suara yang datang belakangan (late reflection). Semakin jelas suara semakin bagus pantulan suara yang datang di awal, suara yang datang belakangan dianggap sebagai noise. Clarity

of speech yang lebih dikenal dengan istilah C50 adalah time respon dari suatu data impulse yang menunjukan early reflection yang baik bernilai 50ms atau dibawahnya, jika di atas nilai 50ms maka sudah dianggap late reflection atau noise percakapan dalam suatu ruangan yang bisa dibilang sebagai echo (gema), pantulan suara yang berlebihan. Dari hasil pengukuran data impulse dalam suatu ruangan bisa kita ketahui nilai dari C50 nya, ada hubungan antara data reverbration time dari data impulse dengan nilai C50, perhatikan data tabel di bawah ini : Tabel 1. Hubungan RT dengan Clarity of speech

transmission index dilihat dari penyebaran dan perambatan suara dalam suatu ruangan. parameter ukur yang lainya adalah Speech Transmission Index yang dikembangkan pada tahun 1970-an, STI adalah suatu alat ukur kejelasan dengan yang nilainya bervariasi dari 0 (benar-benar tidak dimengerti) sampai 1 (kejelasan sempurna). Ternyata ada hubungan antara STI dengan Clarity of speech, untuk mencari besaran nilai transmisi index bisa didapatkan dengan persamaan 1.

STI = 0.028 C50 + 0.572


Dengan nilai C50 yang telah diketahui kita bisa menentukan nilai transmisi index nya. Berdasarkan data tabel 1, untuk kondisi idealnya nilai C50 yang baik bernilai 5 Db, maka nilai STI nya bernilai 0.712 .Persamaan di atas berlaku hanya untuk sumber suara yang mempunyai frekuensi 1000HZ. Background noise yang diperbolehkan dalam suatu ruangan bernilai 20 db. 3. Metode Penelitian Dalam penentuan kualitas akustik ruang seminar yang dominan dalam mempengaruhi Speech Intelligibility adalah reverberation time, sebagai suatu tolak ukurnya, karena dari nilai tersebut kita bisa mengindikasi beberapa parameter yang membawahi SII, seperti Clarity of speech, STI, RASTI, background noise, dan lainya. Untuk mendapatkan nilai reverberation time kita memerlukan data impulse dalam suatu ruangan yang hendak kita cari parameter ukurnya. Data impulse bisa kita dapatkan dengan cara :

Tabel di atas menjelaskan hubungan antara Reverberation Time dengan ketiga karakteristik nilai C50. Nilai C50 yang besar mengindikasi kejelasan dari suatu percakapan, idealnya, sumber frekuensi suara 1000Hz memiliki nilai RT 0,5 dan C50 sebesar 50db, nilai C50 yang besar memiliki RT yang kecil, sebaliknya nilai C50 yang kecil nilai RT nya besar. Dengan sound pressure level suatu sumber suara yang besar memiliki RT yang kecil, kondisi ini yang diinginkan dari kejelasan percakapan dala suatu ruangan. Jika nilai RT yang besar maka akan timbul long reverbrant, yaitu suara gaung/gema yang 1. Merecord (merekam) suara letusan balon dengan microphone yang dihubungkan ke panjang dalam suatu ruangan yang bisa input laptop mengganggu kejelasan sumber suara dalam 2. Pengukuran dilakukan di berbagai sudut suatu ruangan. ruangan, seperti di bagian depan dan di Kualitas transfer suara dari sumber kedua sudut bagian belakang ruang seminar bicara menuju sampai ke pendengarnya

dilihat dari aspek perambatan suara melalui


medium tertentu, jika clarity of speech dilihat dari kondisi ruanganya (reflektor), speech

Gambar 2. Proses pengambilan data dengan ketentuan antara sumber suara dengan microphone sebagai berikut : Ketinggian Mic 60 cm Jarak Mic ke sumber 2m Ketinggian sumber suara 1.5 m Sinyal suara tadi disimpan di software adobe audition dan mengconvertnya dalam bentuk .WAV Memasukan data wav ke dalam audacity dengan ketentuan 16 bit dan 44100 Hz Mengimport data .wav tadi ke dalam software matlab untuk difilter dalam oktave band dan diolah datanya Data .wav hasil olahan matlab yang sudah difilter ke dalam audacity untuk diclean noise nya pada masing masing oktave band Data dari hasil filter masing masing oktave band diolah kembali di matlab untuk mendapatkan nilai C50. Analisis Data Parameter yang paling berpengaruh pada Speech Intelligibility adalah Clarity of speech (C50) dan STI, oleh karena itu kami memfokuskan kedua parameter tersebut dalam analisa data ruangan seminar. Hasil pengukuran data impuls di bagian depan, belakang kiri sudut, dan belakang kanan sudut ruangan seminar yang telah difilter kemudian diolah di matlab untuk mendapatkan nilai C50 yang diplotkan terhadap setiap rentang frekuensi oktave band yang kami sajikan dalam bentuk grafik di bawah ini : 4.

3.

4. 5.

Berdasarkan hasil pembacaan grafik, kami mendapatkan nilai C50 yang mengejutkan, karna pasalnya C50 mencapai nilai -19.7 db yang berada dibawah standar kualitas nilai C50 pada rentang -3dB sampai 9dB untuk band frekuensi 1000Hz dalam suatu ruangan. Bagian depan ruangan dan bagian belakang ruangan tidak memiliki perbedaan nilai C50 yang significant, mengingat ruangan tersebut tidak terlalu luas. Mengingat nilai C50 bergantung pada perbandingan ealy reflection dengan late reflection sumber suara pada suatu ruangan, berarti ruangan tersebut memiliki nilai reverberation time yang besar atau long reverbrant jika berdasarkan nilai C50 yang terukur. Tetapi secara pengukuran subjektif ruangan tersebut tidak memiliki gaung yang berlebihan ketika ada seorang mahasiswa berteriak di ruangan tersebut. Parameter berikutnya yang mempengaruhi speech intelligibility adalah nilai dari STI (Speech Transmission Index), STI ini dapat dicari nilainya dengan persamaan berikut

6.

STI = 0.028 C50 + 0.572


Persamaan di atas hanya berlaku untuk rentang band frekuensi 1000 hz. Dengan memasukkan nilai C50 pada bagian depan dan belakang ruangan didapatkan hasil perhitungan yang ditampilkan pada tabel di bawah ini untuk Frekuensi 1000 hz. Tabel 2. Desibel suara ruangan C50
Bag. Depan Ruangan Bag. Belakang Kiri Sudut Ruangan Bag. Belakang Kanan Sudut Ruangan Bag. Depan Ruangan Bag. Belakang Kiri Sudut Ruangan Bag. Belakang Kanan Sudut Ruangan -19,7 dB -20,8 dB -19,9 dB 0,024 -0,0104 0,0148

7.

STI

Ket :

Gambar 3. Grafik respon C50 vs Rentang frekuensi oktave band

Tabel di atas memberikan nilai STI yang mengejutkan juga, sudah pasti mendapatka nilai STI yang tergolong buruk mengingat nilai C50 yang buruk juga. Idealnya, untuk suatu ruangan seminar yang memenuhi kriteria Speech Intelligibility yang bagus, harus memiliki nilai C50 5 db dengan nilai Reverberation time 0.5s dan STI 0.75 . Hipotesa sementara mengapa nilai C50 dan STI tergolong dalam kriteria di bawah standar adalah adanya kemungkinan beberapa faktor yang mempengaruhinya di antaranya seperti : 1. Kesalahan dalam metode pengukuran antara sumber suara dengan microphone, ketinggian antara mic dan sumber suara (balon) yang tidak sama 2. kurang sensitive nya mic dalam hal merekam suara impulse ditambah noise yang berasal dari luar ruanga Tetapi Semua kemungkinan itu hanya hipotesa sementara yang belum dibuktikan kebenaranya.

5. Kesimpulan Berdasarkan data hasil penelitian yang ada, Parameter ukur ruangan seminar jurusan Teknik Fisika UGM masuk dalam kriteria Speech Intelligibility yang di bawah standar atau kurang baik sebagaimana fungsinya.

Referensi Steeneken, H.J.M., and Houtgast, T. (1990). Basics of the STI-measuring method Steeneken, H.J.M. (1999). Standardisation of Performance Criteria and Assessments Methods for Speech Communication http://www.meyersound.com/support/papers/ speech/section4.htm#sti http://www.ecophon.com/en/Acoustics/Room -Acoustic-Planning/Room-acousticdescriptors/Speech-clarity/