Anda di halaman 1dari 36

Selasa, 30 Maret 2010

Cara Menghitung Denyut Jantung

>> Jantung adalah organ vital dan merupakan pertahanan terakhir untuk hidup selain otak. Denyut yang ada di jantung ini tidak bisa dikendalikan oleh manusia. Berapa sebenarnya jumlah rata-rata denyut jantung yang normal? Denyut jantung biasanya mengacu pada jumlah waktu yang dibutuhkan oleh detak jantung per satuan waktu, secara umum direpresentasikan sebagai bpm (beats per minute). Denyut jantung yang optimal untuk setiap individu berbeda-beda tergantung pada kapan waktu mengukur detak jantung tersebut (saat istirahat atau setelah berolahraga). Variasi dalam detak jantung sesuai dengan jumlah oksigen yang diperlukan oleh tubuh saat itu. Detak jantung atau juga dikenal dengan denyut nadi adalah tanda penting dalam bidang medis yang bermanfaat untuk mengevaluasi dengan cepat kesehatan atau mengetahui kebugaran seseorang secara umum. "Pada orang dewasa yang sehat, saat sedang istirahat maka denyut jantung yang normal adalah sekitar 60-100 denyut per menit (bpm). Jika didapatkan denyut jantung yang lebih rendah saat sedang istirahat, pada umumnya menunjukkan fungsi jantung yang lebih efisien dan lebih baik kebugaran kardiovaskularnya," ujar Edward R. Laskowski, M.D, seorang physical medicine and rehabilitation specialist. Laskowski menambahkan ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi jumlah denyut jantung seseorang, yaitu aktivitas fisik atau tingkat kebugaran seseorang, suhu udara disekitar, posisi tubuh (berbaring atau berdiri), tingkat emosi, ukuran tubuh serta obat yang sedang dikonsumsi. Setiap orang bisa mengukur denyut jantungnya sendiri tanpa perlu menggunakan stetoskop. Untuk mengukur denyut jantung di rumah bisa dengan cara memeriksa denyut nadi. Tempatkan jari telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan atau tiga jari pada sisi leher. Saat merasakan denyut nadi, lihatlah jam untuk mneghitung jumlah denyut selama 15 detik. Hasil yang didapatkan di kalikan empat, maka didapatkan jumlah denyut jantung Anda per menit. Meskipun jumlah denyut bervariasi, tapi denyut yang terlalu tinggi atau rendah dapat menunjukkan adanya masalah yang mendasar. Konsultasikan ke dokter jika denyut Anda secara konsisten di atas 100 bpm (tachycardia) atau di bawah 60 bpm (Bradycardia), terutama jika disertai gejala lain seperti pusing, sesak napas atau sering pingsan. Denyut jantung seseorang juga dipengaruhi oleh usia dan aktivitasnya. Olahraga atau aktivitas fisik dapat meningkatkan jumlah denyut jantung, namun jika jumlahnya terlalu berlebihan atau di luar batas sehat dapat menimbulkan bahaya. Untuk mendapatkan nilai denyut jantung maksimal dilakukan dengan cara mengurangi angka 220 dengan usia. Misal usianya 40 tahun, maka jumlah maksimalnya adalah 180 bpm. Dengan melakukan tes sederhana tersebut, seseorang bisa mengetahui apakah denyut

jantunya normal atau tidak. Hal ini juga berguna sebagai diagnosis awal ada atau tidaknya gangguan kardiovaskuler. Denyut nadi dalam olahraga Pertama-tama yang perlu kita ketahui adalah denyut nadi normal kita. Hasilnya dapat diperoleh dengan menghitung denyut nadi saat bangun pagi, sebelum melakukan aktivitas apapun. Hasil ini juga sering disebut denyut nadi istirahat (resting heart rate). Agar diperoleh hasil yang akurat, Sebaiknya pengukuran dilakukan tiga hari berturut-turut. Kemudian, ambil rata-ratanya. Kalau denyutnya di atas 100, berarti ada sesuatu yang tidak beres. Mungkin kita sedang demam, sakit tenggorokan, akan haid, atau ada masalah lain. Sebelum berolahraga, sebaiknya juga mengukur denyut nadi. Bila di atas 100, Sebaiknya A tidak berolahraga dulu. Kemudian, di tengah latihan inti, diukur lagi. Kalau melebihi zone latihan (li-hat boks), Sebaiknya mengurangi intensitas latihan. Misalnya, mengurangi kecepatan lari. Sedangkan bila denyutnya di bawah zone latihan, berarti latihan yang kita lakukan sia-sia. Anda cuma dapat capeknya. Namun, pengukuran saat latihan ini hanya dapat dilakukan pada olahraga Cara Menghitung 1. Tempel dan tekankan (Jangan terlalu keras) tiga jari (telunjuk, tengah, manis) salah satu tangan pada pergelangan tagan yang lain. Temukan denyut nadi kita. Setelah itu, barulah kita mulai menghitung. 2, Hitunglah denyut nadi Selama 15 detik. Kemudian, hasilnya dikalikan 4. Angka-angka Itu - Denyut nadi normal: 60 100/menit - Denyut nadi maksimal: 220 umur - Zone latihan (training zone; yaitu tingkat intensitas dimana Anda bisa berolahraga): 70% 85% dari denyut nadi maksimal Yang Mudah & Sulit DiuKur Olahraga tipe 1 : tidak memerlukan ke-trampilan khusus dan denyut nadi mudah diukur Misalnya: jogging, lari, bersepeda Olahraga tipe 2 : memerlukan ke-trampilan dan denyut nadi sulit diukur Misalnya: senam aerobik, berenang Olahraga tipe 3 : olahraga permainan dan denyut nadi sangat sulit diukur. misalnya: tenis, basket, bulutangkis tipe 1, seperti jogging atau lari. Setelah latihan, kembali denyut nadi diukur. Kalau sudah kembali ke denyut normal, berarti kita sudah boleh mandi. Pengukuran denyut nadi ini dapat disetarakan dengan talk-test. Caranya mudah. Selama kita berjalan atau berlari, cobalah disambi ngobrol, Kalau terengah-engah, berarti kita sudah melewati zone latihan . Kurangi intensitasnya. Jadi, jelas, bukan, betapa pentingnya pengukuran denyut nadi? Tujuannya apalagi kalau bukan untuk mengoptimalkan latihan . [detik.com] Salam sehat,

Selasa, 15 Februari 2011


Cara Mudah Melatih Kekuatan Otot Punggung
Otot punggung perlu dilatih agar lebih kuat menyangga tubuh Anda, dan tak mudah cedera. Dengan otot punggung yang kuat Anda mudah menjalani aktivitas harian seperti berjalan, berlari, naik-turun tangga, bahkan menggendong anak. Melatih kekuatan punggung bisa dilakukan dengan gerakan sederhana. Praktekkan empat gerakan sederhana ini di rumah. Adalah Roberta Lenard, pendiri Lenard Fitness (perusahaan personal trainer) dan Anthony Carey, pemilik Function First (studio olahraga di San Diego), yang mendesain latihan ini. Hip Bridge.

Hip bridge adalah gerakan pertama yang diciptakan kedua praktisi olahraga ini. Caranya, berbaringlah dengan posisi terlentang, posisi kedua kaki menapak ke lantai, buka kaki selebar pinggul, luruskan tangan ke arah bokong dengan posisi rileks, lalu tekuk lutut Anda. Setelah itu, kencangkan bokong sambil mengangkat pinggul. Posisi yang tepat saat mengangkat pinggul adalah posisi badan lurus dari lutut hingga pundak. Tahan posisi ini dalam dua hitungan perlahan, lalu turunkan perlahan. Ulangi sebanyak 10-12 repetisi.

Gerakan ini mengatasi masalah sakit tulang belakang karena terlalu banyak duduk. Gerakan ini memberikan peregangan pada bagian pinggul, dan menguatkan otot yang menstabilkan tulang belakang, sekaligus menguatkan otot punggung bawah, bokong, dan otot perut. Tingkatkan level gerakan dengan mengangkat salah satu kaki lurus ke atas, kaki satunya tetap pada posisi ditekuk, dan menyangga pinggul agar tetap lurus. Gerakan ini jauh lebih menantang dan cukup sulit. Jadi tahan posisi ini dalam beberapa detik saja. Ulangi 5-8 kali, lalu lakukan gerakan yang sama dengan kaki yang satunya. Bird Dog.

Ambil posisi lutut menempel ke lantai tegak lurus dengan pinggul. Buka kaki selebar pinggul dengan posisi menempel di lantai. Telapak tangan juga menempel di lantai, posisi tangan lurus dan terbuka selebar bahu. Lalu kencangkan perut dengan menarik perut ke arah dalam (tulang belakang). Kemudian, sambil mempertahankan posisi perut,

tarik kaki kanan lurus ke arah belakang, berbarengan dengan merentangkan tangan kiri lurus ke arah depan. Tahan posisi ini selama 2-3 detik atau semampu Anda. Ulangi gerakan enam kali untuk masing-masing sisi.

Manfaat gerakan ini adalah meningkatkan keseimbangan dan koordinasi otot. Efeknya, tulang belakang lebih stabil dalam melakukan gerakan sehari-hari, seperti berjalan, berlari, menari, dan menggendong anak. Gerakan ini mengencangkan punggung bagian atas, punggung bagian bawah, lutut, dan perut. Tingkatkan level gerakan dengan menahan gerakan lebih lama selama 10-12 hitungan. Jika mampu, kombinasikan gerakan dengan perlahan mengangkat dan menurunkan kaki dan tangan saat kaki dan tangan direntangkan. Side Plank.

Berbaringlah miring ke arah kanan. Posisi badan yang miring kanan lurus dari kepala hingga kaki. Angkat tubuh dengan bertumpu pada lengan atas. Posisi telapak tangan menempel di lantai. Posisi siku lurus di bawah pundak. Diiringi kontraksi pada perut, angkat pinggul ke atas, dengan posisi badan tetap lurus miring dan kedua kaki tetap rapat. Pertahankan posisi leher sejajar dengan tulang belakang. Tahan posisi ini selama 20-40 detik. Ulangi gerakan tiga kali untuk masing-masing sisi.

Gerakan ini melatih kekuatan dan daya tahan pada bagian perut. Punggung belakang juga akan lebih kuat dengan latihan ini dan lebih stabil saat melakukan aktivitas yang mengandalkan pinggul dan punggung. Untuk meningkatkan level gerakan, cobalah angkat kaki bagian atas tahan selama 5-10 hitungan. Lunge. Berdiri dengan posisi tangan di pinggul. Dengan perut berkontraksi, perlahan langkahkan kaki kanan ke depan. Turunkan lutut kanan 90 derajat, lalu tarik kaki kanan ke arah

belakang tanpa jeda. Ulangi gerakan ini 80-12 kali, lalu lakukan gerakan yang sama untuk kaki kiri.

Gerakan ini meningkatkan kontrol seluruh tubuh. Efeknya tulang belakang lebih kuat saat berjalan, berlari, naik tangga. Untuk meningkatkan kualitas gerakan, ambil posisi yang sama, hanya saja langkahkan kaki ke arah depan namun tidak lurus, melainkan ke arah jam 14.00, dengan kedua tangan memegang dumbbell, bisa juga dikombinasikan dengan menggunakan yo-yo. Cara ini meningkatkan kekuatan tubuh Anda. [kompas.com]

Cerdaskan Otak Dengan Olahraga!

Tak hanya membuat tubuh sehat dan menjaga berat badan tetap ideal, melakukan olahraga teratur juga membuat kemampuan berpikir anak semakin meningkat. Dengan kata lain, olahraga bikin anak lebih pintar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa melakukan olahraga secara teratur tidak hanya menjauhkan anak-anak dari risiko obesitas (kegemukan), tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir, bahkan kemampuan hitung dan matematika. Menurut hasil scan otak yang dilakukan peneliti, olahraga teratur terkait dengan meningkatnya aktivitas di bagian otak yang berhubungan dengan pemikiran yang kompleks dan pengendalian diri. "Ini berarti olahraga teratur dapat meningkatkan kemampuan dan prestasi anak. Kita tahu bahwa olahraga baik untuk tubuh, tetapi sebelumnya kita tidak memiliki bukti bahwa hal itu dapat membantu anak-anak lebih baik di sekolah," jelas Catherine Davis, pemimpin studi dan psikolog kesehatan klinis di Georgia Prevention Institute, Georgia Health Sciences University di Augusta, seperti dilansir Health24. Meski studi dilakukan pada anak-anak dengan kelebihan berat badan, tapi Davis percaya bahwa hasil yang sama juga akan terlihat pada anak-anak dengan berat badan normal. Davis mengatakan bahwa perubahan-perubahan positif ini adalah hasil dari kombinasi faktor biologis dan lingkungan. "Ada beberapa faktor pertumbuhan saraf yang telah diidentifikasi pada tikus yang berolahraga. Manfaat ini dapat mencakup karena lebih banyak sel-sel otak yang berkembang dan adanya koneksi diantara sel-sel tersebut," jelas Davis. Tetapi juga ada faktor sosial dan lingkungan, lanjut Davis, seperti adanya rangsangan lebih ketika Anda bergerak. "Jadi kognitif menstimulasi Anda untuk bergerak," jelas Davis. "Pastikan anak Anda memiliki kehidupan yang seimbang, tidak hanya belajar, tetapi mereka juga perlu belajar untuk merawat tubuh dengan olahraga. Olahraga harus menjadi bagian penting dari kehidupan anak-anak," katanya. Hasil penelitian Davis telah dipublikasikan dalam jurnal Health Psychology.[detik]

Minggu, 20 Februari 2011


Efek Samping Olahraga
Pernahkah kamu menguap saat olahraga? ternyata itu adalah hal yang wajar ato bisa dikatakan efek samping dari olahraga. Ya, selain bermanfaat untuk kesehatan olahraga ternyata punya efek samping yang tak terduga. Apa saja efek samping dan apa sebenernya penyebab serta bagaimana mengatasi efek samping agar kita bisa enjoy saat berolahraga? (langsung aja klik "read more")... 1. Menguap. Jangan heran jika sesekali menguap saat berolahraga, sebab hal itu menandakan bahwa tubuh sedang menjalani dalam tahap pemanasan. Menguap adalah cara tubuh untuk beradaptasi dengan aktivitas yang baru, termasuk saat bangun tidur dan kemudian harus mulai berkegiatan. Sesekali menguap di awal-awal olahraga adalah hal yang wajar, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun jika terus menerus menguap, konsultasikan dengan dokter karena kemungkinan ada masalah pada jantung dan pembuluh darahnya dalam menjalankan fungsinya mengangkut oksigen. 2. Kentut. Saat melakukan olahraga seperti yoga atau sit-up, kontraksi pada otot paha dan perut dapat memberi tekanan di sekitar organ pencernaan. Akibatnya jika produksi gas di lambung sedang berlebihan, risiko untuk kentut akan meningkat. Agar tidak terkentut-kentut di dalam ruangan fitness, sebaiknya hindari sarapan dengan makanan yang memicu produksi gas pencernaan saat merencanakan untuk berolahraga. Susu, kacang-kacangan, kubis dan brokoli termasuk jenis makanan yang harus dihindari. 3. Kram otot. Penyebab kram otot sangat kompleks, namun pada umumnya dipicu oleh ketidakseimbangan elektrolit dan cairan tubuh. Sepatu dan pakaian olahraga yang terlalu ketat atau tidak nyaman di badan juga bisa memicu kram otot. Kram otot bisa dicegah dengan menjaga kecukupan air dan elektrolit, serta memilih sepatu dan pakaian olahraga yang tidak terlalu ketat. Makan pisang sebelum olahraga juga bisa membantu, sebab pisang kaya akan potasium yang berperan penting dalam metabolisme energi. 4. Orgasme. Bagi sebagian orang, aktivitas fisik yang intens (terlalu bersemangat) bisa memicu orgasme spontan yakni orgasme yang tidak dipicu oleh rangsang seksual. Jenis olahraga yang bisa memicu orgasme spontan biasanya melibatkan otot-otot perut dan sekitar genital (alat reproduksi), contohnya sit up. 5. Ear popping. Olahraga yang berat dalam waktu yang lama sering menyebabkan tekanan dalam rongga telinga meningkat, sehingga memberi sensasi telinga seperti tersumbat. Menguap atau membuka mulut lebar-lebar kadang-kadang bisa melegakan sensasi tersebut dan memicu letupan kecil yang disebut dengan istilah ear popping. 6. Alergi. Alergi terhadap aktivitas fisik yang berlebihan sebenarnya sangat jarang, yakni hanya sekitar 0,5 persen. Namun seperti halnya pada alergi makanan, alergi olahraga juga bisa

memicu reaksi gatal-gatal, bersin dan ruam kemerahan di permukaan kulit. Bila punya riwayat alergi yang sulit dikendalikan, dokter mungkin akan meresepkan EPI pen (epinephrin pen) yang bisa disuntikkan sendiri saat terjadi serangan akut. Atau jika tidak, siapkan antialergi yang tidak menyebabkan kantuk agar tetap bisa berolahraga. [detik]

Minggu, 27 Maret 2011


Mandi Malam Sebabkan Kematian?

Buat yang suka begadang, apapun itu aktivitasnya (ngerjain tugas, olahraga, dugem, kongkow, etc) pasti tahu kan kalau begadang sangat tidak baik buat kesehatan. Bahkan kurang tidur bisa menyebabkan kematian, di tambah lagi kalau setelah begadang langsung mandi. Katanya bisa kena Masuk Angin Stadium 5 loh! :O Dampak kurang tidur dan mandi setelah begadang bisa menyebabkan kematian. Selain itu, kalau mandi sehabis begadang juga beresiko terkena paru-paru basah dan Angin Duduk yang bisa berakibat fatal, bahkan meninggal mendadak :'( . Habis mandi lemes, pusing terus tidur tapi tidak bangun lagi, serem kan..? Gini penjelasannya

Tubuh kamu yang begadang itu sebenarnya melakukan banyak aktivitas yang seharusnya pada waktu itu harus segera di istirahatkan. Karena banyak aktivitas yang terjadi di dalam tubuh kita, tanpa kita sadari terjadi pemanasan dari dalam tubuh kita. Nah, bayangkan kalau dari suhu tubuh yang panas tiba-tiba disiram dengan air di pagi hari yang suhunya jauh lebih dingin ketimbang suhu tubuh kamu, apa yang akan terjadi? Kejadian itu mempunyai logis yang sama halnya dengan Terjun dari ketinggian yang menggunakan parasut dan Terjun tanpa menggunakan parasut. Bisa membayangkan apa akibatnya, sangat jauh berbeda bukan? Makanya sangat disarankan untuk tidak langsung mandi sesaat setelah begadang, karena dapat membahayakan untuk kondisi tubuh. [via apakabardunia]

Jumat, 25 Februari 2011


Cara Atasi Bahaya Radiasi Ponsel

Dampak radiasi ponsel masih kontroversial, ada yang mengatakan berbahaya namun tak sedikit yang kemudian membantahnya. Kalaupun benar berbahaya, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya. Bagi manusia moderen yang aktivitas sehari-harinya tidak mungkin lepas dari ponsel, penelitian badan organisasi dunia (WHO) pada Mei 2008 terdengar cukup menggembirakan. Dikatakan dalam kesimpulannya, penggunaan ponsel dipastikan tidak meningkatkan risiko kanker otak secara signifikan. Namun beberapa penelitian berikutnya mengungkap bahaya lain dari radiasi ponsel. Di antaranya bisa memicu impotensi pada pria, kanker payudara pada wanita serta Gangguan Permusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) pada anak-anak. (nah lo! ) Sebenarnya radiasi apa pun, besar atau kecil bisa berdampak pada tubuh manusia. Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak radiasi ponsel, Berikut beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi bahaya radiasi ponsel seperti dikutip dari Times: 1. Gunakan perangkat tidak langsung dari ponsel seperti hands free atau bluetooth. Cara paling mudah untuk mengurangi dampak radiasi ponsel adalah menggunakan perangkat yang tidak langsung ke ponsel seperti hands free atau bluetooth. Cara ini menjauhkan pemancar sinyal dari otak di kepala, namun tidak bisa mencegah risiko impotensi selama masih dikantongi di celana. Perangkat bebas genggam nirkabel, misalnya bluetooth juga masih memancarkan radiasinya sendiri meski lebih sedikit. 2. Manfaatkan layanan pesan singkat (SMS). Radiasi yang dipancarkan saat berkirim pesan singkat lebih sedikit dibandingkan saat menerima atau melakukan panggilan suara. Selain itu, posisi ponsel saat berkirim pesan berada lebih jauh dari kepala dibandingkan saat telepon. 3. Jangan simpan ponsel di bawah bantal. Meski sedang tidak digunakan, ponsel dalam posisi stand by (tetap menyala) masih memancarkan radiasi agar selalu terhubung dengan jaringannya. Meletakkan ponsel di bawah bantal saat tidur akan mendekatkannya dengan kepala sehingga otak akan terpapar radiasi sepanjang malam. 4. Jangan simpan ponsel di kantong baju atau celana. Otak bukan satu-satunya organ tubuh manusia yang terpengaruh oleh radiasi ponsel. Penelitian membuktikan, radiasi bisa mempengaruhi kualitas sperma pria dan meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Untuk mengurangi risiko tersebut, ada baiknya ponsel disimpan di tas kecil yang bisa dijinjng ke mana-mana. 5. Gunakan casing (tutup) antiradiasi. Berbagai produk untuk mengurangi radiasi ponsel banyak ditawarkan di pasaran, mulai

dari stiker antiradiasi hingga casing khusus untuk ponsel cerdas yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.[detik]

Bangun Pagi? Gampang!

Buat yang susah bangun pagi... Apa yang kamu lakukan ketika membuka mata dan terbangun di pagi hari? Kebanyakan dari kamu pasti akan menjawab malas beranjak dari kasur (iya kan?, ayo ngaku!). Segera hilangkan malas dan susun semangat di jam-jam awal mata terbuka dengan beberapa langkah tepat berikut. Menurut para ahli, ternyata gerakan yang tepat di pagi hari akan membuat kamu fokus, bersemangat dan tampak positif meski rutinitas sehari-hari cukup melelahkan. Apa saja pendapat para ahli mengenai bangun pagi?, Berikut 7 cara simpel yang akan membuat kamu menyambut pagi dengan lebih bersemangat. 1. Lihatlah Sesuatu Yang Berwarna. "Ketika mata kamu terbuka dan melihat sesuatu yang berwarna, adrenalin akan terpicu dan seketika itu pula energi Anda akan terdorong," (Leatrice Eiseman, direktur eksekutif Pantone Color Institute). Gunakan warna-warna cerah seperti merah, orange atau kuning pada bantal, selimut atau apapun yang berada dekat area kasur ketika kamu membuka mata untuk pertama kalinya. 2. Bangun dan Lihatlah Bunga Mawar. "Melihat sekuntum bunga mawar ketika terbangun, terutama bagi cewek akan meningkatkan mood dan semangatnya yang akan bertahan sepanjang hari," (Nancy Etcoff, PhD, anggota Harvard Medical School and the Harvard University Mind/Brain/Behavior Initiative). 3. Berhenti Memencet Tombol 'Snooze' di Alarm (hape) kamu. "Ketika kamu menekan tombol snooze, otakmu tahu dan akan berkata bahwa bunyi itu akan mati beberapa menit lagi, sehingga Anda akan tertidur lebih pulas. Tapi itu juga artinya kamu akan lebih capek mendengar bunyi itu daripada ketika mendengar bunyi itu pertama kalinya. (iya juga sih...) (trus gimana baiknya?) "Strategi yang paling tepat adalah menyetel alarm pada jam dimana kamu benar-benar akan bangun, tidak usah menyetelnya lebih awal karena kamu tahu hal itu hanya akan membuatmu lebih sering menekan tombol snooze," (Jodi Mindell, PhD dari The Sleep Disorders Center at the Children's Hospital of Philadelphia). 4. Gambarkan Harimu Sejenak Ketika kamu benar-benar terbangun, tutup mata sejenak dan gambarkan apa yang akan kamu kerjakan pada hari itu dengan penuh semangat dan positif. "Berimajinasi tentang aktivitas selanjutnya akan merangsang otak untuk berpikir dan kamu akan berusaha mewujudkannya ketika benar-benar beraktivitas," (Lightman, PhD, psikolog dai Abington, PA). 5. Minumlah Air Segera Setelah Bangun

Meminum segelas air segera setelah terbangun adalah cara yang baik untuk mengganti cairan tubuh yang berkurang semalamnya. "Segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh memerlukan air. Tanpa air yang cukup, sistem metabolisme dalam tubuh akan bekerja lebih keras yang dapat menyebabkan melemahnya fungsi organ," (Holly Andersen, MD, seorang asisten profesor di Weill Cornell Medical Center). 6. Biarkan Sinar Matahari Masuk Sinar matahari yang menyentuh kulit akan membuat kamu lebih terbangun. Bacalah koran di dekat jendela atau keluarlah untuk sekedar minum kopi atau teh barang beberapa menit. "Cahaya pagi yang masuk ke dalam tubuh bagaikan jam biologis yang akan menghentikan sekresi melatonin, hormon yang membuat seseorang mengantuk dan meningkatkan hormon serotonin yang memicu mood seseorang" (James B. Maas, PhD, seorang profesor psikologi di Cornell University). 7. Beri Sedikit Pijatan Di Wajah Memijat area di sekitar wajah akan meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat bangun tidur. Mulailah memijat dari daerah kening, pipi, pukul-pukul dengan telapak tangan, kemudian daerah dagu dan akhirnya seluruh bagian wajah. Selain meningkatkan sirkulasi darah, gerakan memijat bisa membuat kamu berpijar dengan cepat. Gimana, cukup simpel-kan ternyata buat bisa bangun pagi? Selamat mencoba, Selamat Bangun Pagi... [detikhealth]

Jumat, 25 Februari 2011


Bersepeda, Manfaat dan Efek Samping

Sepeda pertama kali diperkenalkan di Eropa sekitar akhir abad ke 19, setelah itu mulai menyebar hingga ke Amerika Serikat dan kini hampir ke seluruh dunia. Latihan ini dikenal sebagai salah satu bentuk olahraga yang murah dan bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Selain memberikan manfaat, banyak juga para ahli yang meneliti tentang efek samping dari olahraga ini. Berikut beberapa manfaat dan juga mudarat efek samping bersepeda bagi kesehatan, seperti dikutip dari Livestrong dan 24hrfitness.co.uk. Sebenarnya apa saja manfaat dan efek samping bersepeda bagi kesehatan? Manfaat bersepeda:

1. Sepeda membantu membentuk tubuh dan memberikan energi. Saat bersepeda gerakan yang dilakukan turut membentuk, menguatkan serta mengencangkan paha, otot betis dan daerah panggul. Selain itu lemak di daerah ini akan berkurang dan diganti oleh otot. 2. Turut membantu mengurangi selulit di paha, serta mengurangi stres di daerah lutut dan pergelangan kaki dibanding dengan kegiatan lain seperti berjalan atau latihan aerobik. 3. Sepeda membantu melancarkan sirkulasi darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke semua otot seluruh tubuh. 4. Bersepeda diyakini bisa meningkatkan perlindungan tubuh terhadap berbagai penyakit seperti diabetes karena membantu menurunkan berat badan serta menghindari tekanan darah tinggi. 5. Sepeda bisa membantu mengurangi kadar stres, hal ini karena umumnya orang melakukan sepeda sambil santai dan menghirup udara segar. 6. Sepeda baik untuk kesehatan kardio (jantung), olahraga sepeda bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Efek samping bersepeda:

1. Sepeda tidak dianjurkan bagi orang yeng memiliki masalah dengan sendi dan juga nyeri rematik.

2. Bersepeda diketahui bisa mempengaruhi kualitas dari sperma laki-laki, berdasarkan penelitian diketahui bersepeda lebih dari 5 jam dalam satu minggu bisa membuat 31-40 persen laki-laki memiliki jumlah sperma di bawah normal. 3. Gerakan berulang yang dilakukan saat bersepeda bisa menyebabkan masalah pada lutut, hal ini terjadi jika ada peningkatan dalam intensitas, jarak yang terlalu cepat penggunaan sadel yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. 4. Jika suka menggunakan sepeda gunung maka cenderung berisiko mengalami masalah atau cedera tulang punggung, karena penggunaan sepeda gunung umumnya dilakukan dengan kecepatan tinggi dan jalur yang ekstrim. 5. Ada kemungkinan mengalami kesemutan penis akibat adanya iritasi pada batang penis karena menggunakan sadel yang terlalu lama dan disertai dengan suhu panas di sekitar penis saat mengayuh sepeda. Untuk mendapatkan manfaat yang baik dari olahraga bersepeda, para penggowes sebaiknya melengkapi dirinya dengan alat pelindung seperti helm dan juga masker, serta menghindari daerah-daerah yang ramai kendaraan bermotor untuk mengurangi paparan polusi.[detik]

Jumat, 25 Februari 2011


Bad Mood? Coba Tips Ini!

Pernahkah anda merasakan bad-mood dan butuh sedikit tambahan energi untuk membuat hari lebih berarti?. Bukan dari zat-zat yang bikin adiksi, tetapi dari hal-hal kecil yang penuh arti. Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan sehari-hari dari Gretchen Rubin, penulis The Happiness Project. Tips yang ringan dan instan. :) Keluar ruangan. Riset membuktikan bahwa sinar matahari bisa menstimulasi zat kimia dalam otak, yang bisa meningkatkan mood. Anda bisa mendapatkan efek baik dari sinar matahari tersebut di pagi hari, saat matahari mulai bersinar. Jangan sengaja berada di bawah sinar matahari di siang hari dalam waktu lama, apalagi tanpa proteksi tabir surya, berbahaya bagi kulit. :) Berjalan Saat Anda sudah berada di luar ruangan, sekalian saja berjalan kaki setidaknya 10 dengan kecepatan sedang. Aktivitas fisik bisa mendorong sirkulasi darah dalam Anda, meredakan ketegangan otot tubuh, sekaligus menurunkan kaki. menit tubuh stres.

:) Tersenyum. Tersenyum pun bisa membantu meningkatkan perasaan positif kita. Tak hanya perasaan yang memengaruhi tingkah laku kita. Tingkah laku pun bisa memengaruhi perasaan. Tersenyum adalah salah satunya. Buat diri Anda tambah bahagia dalam seketika dengan tersenyum, bernyanyi, dan menaruh energi lebih pada suara Anda. :) Musik. Mendengarkan musik favorit atau lantun lagu-lagu yang menstimulasi tubuh bisa memberikan energi dan semangat lebih. :) Cari teman yang energik. Anda pasti kenal satu atau dua teman yang, entah bagaimana caranya, selalu memiliki energi ekstra untuk beraktivitas. Cari tahu apa teman Anda itu punya waktu luang, lalu berbincanglah dengannya. Ada yang namanya "penularan emosi" yang bisa membantu Anda ketularan jadi lebih ceria. Ketimbang menularkan emosi negatif kepada orangorang di sekitar Anda, tularkan diri Anda dengan "virus semangat" dari orang-orang yang punya energi positif. :) Kerjakan yang terpenting. Punya banyak tugas yang belum terselesaikan? Jangan bingung, buat to-do list. Lalu, coret hal-hal yang sudah berhasil Anda selesaikan. Melihat begitu banyak tanda centang pada hal yang berhasil Anda kerjakan akan membuat Anda makin bersemangat menyelesaikan hal yang lain. :) Bersihkan. Bagi kebanyakan orang, kerapian di luar memberikan ketenangan batin. Jika Anda mulai merasa banyak hal yang berantakan, coba bereskan, mulai dari lingkungan sekitar Anda. :) Melompatlah!

Melompat beberapa kali ternyata bisa memberikan energi pada diri Anda. Anda akan merasa sedikit konyol, tetapi itulah yang membuatnya jadi seru. :) Melakukan hal-hal baik untuk orang lain. Dengan melakukan hal baik untuk orang lain, Anda akan merasa lebih baik. Coba lakukan sesuatu yang menyenangkan orang lain. Entah itu dengan hal kecil, seperti berbagi barang yang berlebih dan tersimpan begitu saja di lemari, atau memberikan sedekah kepada yang memerlukan lewat badan yang sah. :) Cari alasan untuk bersyukur. Ada begitu banyak hal dalam keseharian yang seharusnya Anda syukuri. Kemampuan Anda untuk membaca tulisan ini saja sudah sepantasnya disyukuri. Ada banyak orang yang tak memiliki kenyamanan seperti yang Anda miliki saat ini. Selain itu, bersyukur juga melemahkan perasaan amarah dan rasa kesal.[kompas.com] selamat mencoba

Jumat, 25 November 2011


Penyakit2 "aneh" Akibat Kemajuan Teknologi
Bagaikan 2 sisi mata uang yang memiliki karakteristik yang berbeda, begitu halnya juga teknologi. Dimana disatu sisi ia menawarkan kemudahan dalam beraktifitas, namun disisi lain berakibat munculnya beberapa penyakit "aneh" akibat kemajuan teknologi tersebut. Penelitian telah menemukan ada beberapa gangguan kesehatan akibat penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari mulai dari depresi Facebook hingga narsisme. Beberapa gangguan penyakit2 "aneh" akibat kemajuan teknologi tersebut, antara lain: 1. Hipersensitivitas Gelombang Elektromagnet dari Wifi hingga Sinyal Telepon Dari wi-fi hingga sinyal telepon seluler, orang dikelilingi oleh komunikasi nirkabel. Dan bagi sebagian orang, paparan medan elektromagnetik dapat membuat sakit. Gejalanya berkisar dari sakit kepala akut dan kulit terbakar hingga otot-berkedut dan nyeri parah. Diperkirakan 5 persen warga Amerika percaya bahwa mereka menderita kondisi ini dan beberapa di antaranya telah pindah jauh ke daerah di mana komunikasi nirkabel dapat dikonrtol dengan ketat dikontrol untuk menghindari masalah. 2. Depresi Facebook Awal tahun ini, sebuah kelompok dokter di AS memperingatkan bahwa para remaja dapat menjadi begitu terobsesi dengan Facebook dan mengorbankan kesehatannya. American Academy of Pediatri menyatakan anak-anak yang diabaikan di situs jejaring sosial akan lebih tertekan daripada diabaikan dalam kehidupan nyata. Organisasi ini memperingatkan risiko kesehatan mental anak yang menjadi korban cyberbullying dan menegaskan bahwa penggunaan beberapa website dalam jangka panjang dapat mempengaruhi pola tidur dan tingkat harga diri. 3. Cedera Regangan yang Berulang akibat banyak Mengetik di Keyboard Biasanya buruh pabrik, penjahit dan musisi lah yang paling berisiko mengalami cedera regangan berulang. Tapi saat ini pekerja kantor dapat menderita masalah yang sama karena menghabiskan terlalu banyak waktu menggunakan keyboard. Penggunaan jari, pergelangan tangan, lengan, dan bahu secara berulang-ulang dapat menyebabkan kerusakan yang tidak mampu diperbaiki oleh tubuh dari waktu ke waktu. Langkah-langkah pencegahan seperti istirahat yang teratur sangat disarankan. 4. Sakit Kepala Karena Ponsel Selama bertahun-tahun, para ahli terlibat dalam perdebatan sengit mengenai apakah ponsel berbahaya atau tidak. Namun penelitian telah menunjukkan ada hubungan antara sakit kepala dan penggunaan ponsel. Riset yang ditugaskan oleh produsen ponsel pada tahun 2008 lalu menemukan bahwa melakukan panggilan telepon sesaat sebelum tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur yang dapat menyebabkan sakit kepala keesokan harinya.

5. Kecanduan Internet Banyak psikiater saat ini yang menawarkan pengobatan untuk kecanduan internet dan telah merawat pasien yang mengatakan bahwa dunia online telah mengambil alih kehidupannya. Menurut psikiater AS, Jerald Block, kondisi tersebut harus dilihat sebagai gangguan klinis melihat makin meningkatnya jumlah orang yang kecanduan game dan pornografi di intenet. 6. Berkurangnya Pendengaran akibat alat musik seperti Ipod Beberapa penyakit teknologi di atas mungkin baru meresahkan selama 10 sampai 15 tahun terakhir. Namun sudah lebih dari 30 tahun sejak pertama kali muncul kekhawatiran bahwa mendengarkan musik keras melalui pengeras suara dapat merusak pendengaran. IPod telah menggantikan Walkman, namun kekhawatirannya tetap sama. Prancis telah melarang produsen gadget untuk memproduksi earphone yang menghasilkan suara melebihi tingkat tertentu. 7. Cedera Wii saat Main Nintendo Ketika Nintendo Wii pertama kali dirilis, orang-orang dari segala usia sangat antusias untuk mencoba permainan ini yang menggantikan 'stick' yang kuno. Masalahnya adalah banyak orang yang menikmati bermain game Wii sampai lupa waktu hingga menyebabkan kejang otot. 8. Mabuk akibat Game atau Film 3D Sebuah peneltiian yang dirilis Asosiasi Dokter mata di Amerika Serikat telah menemukan gangguan kesehatan akibat televisi dan game 3D. Seperempat pemakainya melaporkan mengalami ketegangan mata, penglihatan kabur, pusing, sakit kepala, atau mual setelah melihat konten 3D. Orang yang mengalami gejala semacam mabuk tersebut sangat rentan terhadap tipuan visual yang digunakan karena tipuan teknologi visual. 9. Narsisisme di Situs Jaringan Sosial Sebuah studi yang diterbitkan awal tahun ini oleh dua akademisi AS yang menemukan siswa yang semakin gemuk semakin egois dibandingkan dengan generasi sebelumnya karena pengaruh teknologi modern. Siswa masa kini juga lebih cenderung menampilkan perilaku narsis dan kurang menunjukkan empati seeprti yang ditampilkan dalam perilaku atau kebiasaannya terusmenerus memperbarui situs jaringan sosial. Dalam peneltiian tersebut, pria ditemukan lebih cenderung melakukan hal ini, meskipun mereka diasumsikan tidak lebih sering menggunakan teknologi daripada wanita. [detik.com]

Selasa, 15 Februari 2011


Teknik Lari Yang Efektif (agar tak mudah capek)

Selain murah meriah, latihan kardio seperti berlari lebih cepat membakar kalori dan lemak di tubuh hingga 30 persen dibandingkan berjalan kaki dengan kecepatan sedang. Hal ini disebabkan kaki memiliki serabut otot paling banyak jika dibandingkan dengan anggota tubuh yang lain. Namun, banyak orang yang masih ragu untuk berlari. Kebanyakan perempuan merasa tidak sanggup berlari dalam jarak jauh, belum lagi risiko cidera yang akan dialami. Padahal, cidera tak akan dialami jika Anda menerapkan teknik yang benar. Bahkan, teknik yang baik akan membuat Anda berlari lebih mudah. Pelatih lari jarak jauh, Alberto Salazar, dan Paul Greer, profesor bidang kesehatan dan ilmu olahraga di San Diego City College, berbagi teknik tersebut untuk Anda. Menatap ke depan. Agar bisa berdiri tegak namun rileks pada kaki, dan untuk bernafas lebih mudah, bayangkan Anda diikat dengan rantai ke atas kepala, seolah-olah Anda sebuah wayang. Dengan posisi seperti ini, gravitasi secara efisien akan sejalan dengan kepala, torso, dan panggul Anda. Namun, angkat dagu Anda. Menataplah lurus ke depan, bukan menunduk ke tanah. Dorong lengan Anda. Buatlah sudut 90 derajat pada kedua siku ketika berlari, tetapi jangan mengacungkannya ke samping seperti sayap sambil mengayunkannya ke depan dan belakang. Cara ini akan menghabiskan energi Anda, demikian pendapat Greer. Lebih baik, jaga agar kedua pundak rileks, dan ayunkan lengan ke arah dada dan ke arah pinggul. Semua gerakan ini seharusnya bisa mendorong Anda untuk maju. Tidak mendaratkan kaki pada jari-jari atau tumit. Kebanyakan pelari akan mendaratkan kakinya di tanah pada jari-jari kaki atau pada tumit. Namun menurut Salazar, idealnya kaki Anda seharusnya mendarat pada bantalan kaki (telapak kaki bagian depan, dekat jari-jari), lalu bertolaklah. Mendarat pada tumit akan membuat langkah terhenti di tanah, sehingga menimbulkan risiko nyeri punggung bagian bawah. Sedangkan mendarat pada jari-jari kaki akan menambah kekencangan pada otot betis. Condongkan tubuh sedikit ke depan. Ketika kaki sepenuhnya rata dengan tanah, seharusnya langsung berada di bawah lutut Anda, dan yang juga langsung berada di bawah pinggul pada akhir langkah Anda. Agar mendapatkan keselarasan ini, condongkan sedikit tubuh Anda ke depan sekitar 2 atau 3 derajat. Tangan mengepal dengan rileks. Ketika berlari, jangan menggenggam atau mengepalkan tangan begitu erat. Biarkan kedua tangan Anda rileks. Bayangkan Anda sedang memegang secarik kertas secara ringan dengan ibu jari dan jari tengah. Mengepalkan tanagn dengan erat akan menyebabkan otot-otot Anda berkontraksi, dan menghabiskan energi.

[kompas.com]

Minggu, 03 Oktober 2010


Manfaat Latihan Kekuatan / Daya Tahan

Istilah "latihan kekuatan" lebih kurang bermakna serupa dengan latihan daya tahan dan latihan beban. Semua istilah tersebut menandai segala bentuk aktivitas yang menggunakan tenaga berlawanan (menggunakan weights, gravity, tube, machine, dan sebagainya) untuk membentuk otot, meningkatkan kekuatan, memelihara, dan meningkatkan jaringan otot. Terlepas dari usia, jenis kelamin, atau target, setiap orang dapat memperoleh manfaat dari latihan daya tahan. Berikut adalah lima alasan utama Anda berlatih kekuatan / daya tahan: Hidup yang bertenaga. Orang yang tidak pernah menjalani latihan akan kehilangan hingga 40 persen dari kekuatan total tubuhnya pada usia 65 tahun. Ini bukanlah konsekuensi dari proses penuaan alami, tetapi risiko yang harus ditanggung akibat menjalani hidup dengan bermalas-malasan. Untungnya, banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghindari hal ini terjadi. Latihan daya tahan akan memberikan Anda kekuatan untuk melakukan banyak hal di kehidupan sehari-hari, mulai dari membuka tutup stoples yang keras, mengangkat anak Anda ke jok mobil, dan membawa banyak tas belanjaan dengan satu tangan. Bahkan meski Anda masih sanggup untuk berlari mengejar pesawat dari satu ujung airport ke ujung lainnya, tak ada artinya bila Anda tak sanggup membawa serta tas Anda. Membangun tulang kuat. Otot kuat dan tulang kuat saling berkaitan. Semakin Anda latih daya tahan Anda, semakin banyak tekanan yang Anda berikan pada tulang. Ini merangsang peningkatan kepadatannya. Meningkatkan kepadatan tulang melalui latihan daya tahan akan membantu mengurangi resiko penyakit osteoporosispenyakit yang melemahkan dan membuat rapuh tulang Anda. Mencegah cedera. Otot-otot yang kuat dan sehat lebih tahan terhadap kemungkinan cedera dan mampu menstabilkan tubuh, membantu menghindari Anda dari kecerobohan yang mengakibatkan Anda jatuh atau terkilir. Latihan daya tahan memperbaiki keseimbangan tubuh, memperkuat otot-otot inti yang melindungi punggung Anda. Daya tarik seksual. Latihan kardio akan membakar kalori, sedangkan latihan daya tahan akan membentuk dan memperkuat otot. Seorang pelari maraton mungkin akan sanggup berlari jauh, tetapi ia tak akan membuat mata-mata memandanginya saat berada di pantai. Latihan daya tahan membantu membentuk tubuh Anda, misalnya bila Anda memiliki pinggul lebar, Anda bisa berlatih untuk memperlebar pundak Anda dengan beberapa set latihan menggunakan shoulder press machine setiap minggu.

Meningkatkan metabolisme Anda. Latihan daya tahan membangun otot. Pembentukan otot merangsang peningkatan metabolisme Anda (jumlah kalori yang dibakar dalam sehari untuk menjalankan fungsi tubuh). Ketika tubuh Anda membakar kalori dengan lebih efisien, Anda akan merasakan lebih mudahnya menurunkan berat badan. Sumber: Fitness First Bodyguide, kompas.com

Kamis, 09 Desember 2010


Bike To Work, Siapa Takut?

Beberapa orang masih "ketakutan" untuk melakukan bersepeda ke tempat kerja Bike to Work (B2W) dengan alasan yang bermacam-macam. Berikut adalah beberapa alasan yang sering muncul bagi mereka yang masih "takut" bersepeda beserta penjelasan yang sebenarnya: 1. Naik sepeda terlalu berbahaya Memang terdapat resiko yang nyata dalam menggunakan sepeda sebagai transportasi. Sering pesepeda bertabrakan atau ditabrak oleh kendaraan lain. Namun seberapa bahaya bersepeda jika dibandingkan dengan moda transportasi yang lain? Ada fakta menarik yang mungkin anda belum menyadarinya. Sebuah biro konsultan bernama Exponent (sebelumnya dikenal dengan Failure Group) telah melakukan pengujian keamanan, resiko kecelakaan dan meneliti berbagai bentuk aktivitas yang kemudian mereka rangkum sebagai angka bahaya. Hasilnya, mereka menyatakan bahwa angka bahaya per sejuta jam berlangsungnya aktivitas adalah 0.26 untuk kegiatan bersepeda, 0.47 untuk berkendara mobil, 1.53 untuk hidup (semua penyebab kematian natural), dan 8.80 untuk bersepeda motor. Dengan kata lain, penemuan mereka menyatakan bahwa resiko yang ditanggung ketika bersepeda hanyalah separuh dari resiko mengendarai mobil, bahkan hanya seperenam saja dari resiko yang terjadi ketika kita tetap hidup. Mungkin angka diatas hanya sekedar angka, mungkin saja keliru dalam memprediksikan resiko keselamatan seseorang. Studi lain menunjukkan bahwa tingkat kefatalan dari kecelakaan yang melibatkan pesepeda 11 kali lebih parah dari penumpang di dalam mobil tiap kilometer perjalanan. Angka untuk pejalan kaki jauh lebih besar, sekitar 36 kali dibanding berkendara mobil. Yang bisa kita pelajari dari studi-studi tersebut bahwa kita bisa meminimalkan kefatalan yang mungkin terjadi. Menggunakan pelindung kepala dan tangan, menggunakan lampu sepeda di malam hari, memberi tanda visual yang jelas ketika berganti arah dan mengendarai sepeda di lajur yang sesuai (paling kiri) akan meningkatkan tingkat keamanan dalam bersepeda. Jika kita berlaku sama seperti pengguna jalan lain, yaitu mematuhi aturan lalu lintas, tingkat keamanan yang kita capai akan signifikan. 2. Jarak tempat kerja terlalu jauh untuk ditempuh dengan bersepeda. Ya, jika rumah dan kantor berjarak lebih dari 20 km mungkin akan memakan waktu dan tenaga terlalu banyak. Namun banyak cara untuk mensiasatinya. Tentukan jarak terdekat yang bisa anda tempuh dengan sepeda, lalu gunakan kedaraan umum ke tempat tersebut, istilahnya mix commuting. Sekarang anda juga bisa menggunakan sepeda lipat yang dapat dipadu dengan moda transportasi lain.

3. Untuk B2W saya bakal mebutuhkan sepeda yang mahal Keliru besar. Anda harusnya bisa mendapatkan sepeda baru atau bekas yang layak untuk komuter dengan dana 900 ribu rupiah bahkan kurang. Carilah toko sepeda lokal dengan penjual yang ramah dan mengerti kegiatan komuter bersepeda, atau tanyakan teman yang sudah lebih lama bersepeda ke tempat kerja. Jelaskan kondisi jalan yang akan anda lalui dan jarak perjalanan, mereka akan membantu memilihkan sepeda yang sesuai. jangan terjebak membeli yang mahal hanya karena gengsi. Eric Doyne, Public Relation Shimano sempat menyatakan bahwa sepeda lifestyle , yaitu yang didesain untuk sehari-hari dan untuk pesepeda kasual adalah pasar yang paling besar dengan pertumbuhan paling tinggi untuk industri sepeda saat ini, jika dibandingkan dengan sepeda balap kelas atas atau mountainbike yang memang dikhususkan untuk kalangan penghobi. Jika anda baru mulai B2W, carilah sepeda yang fungsional seperti sepeda komuter yang memiliki fender untuk melindungi baju anda dari kotoran, standar samping dan sadel yang nyaman untuk diduduki. 4. Bersepeda tidak bisa membawa barang-barang yang saya butuhkan Berarti anda memang sungguh keliru. Atau anda menggunakan sepeda dan tas yang salah. Pannier bag dan keranjang sepeda yang bagus, trunk dan banyak lagi aksesories dapat ditambahkan untuk memudahkan anda membawa barang: laptop, baju ganti, kotak makan siang, beberapa buku, map, dan gadget apapun yang biasanya anda bawa. Lihatlah contoh sepeda berikut atau tas ini jika anda masih ragu. 5. Ketika tiba di kantor, kita akan kucel dan bau badan Jika ini yang anda khawatirkan, silakan segera mandi setelah sampai tempat kerja. Jika tidak terdapat kamar mandi di kantor anda atau kegiatan mandi tidak terakomodasi baik, mandilah di tempat lain di sekitar kantor anda. Sebagai alternatif, anda dapat menggunakan tisu basah atau tisu bayi. Odor no more! 6. Bersepeda menyebabkan impoten pada lelaki. Memang terdapat kejadian dimana pesepeda serius dapat mengalami disfungsi ereksi temporer bahkan permanen jika duduk berjam-jam pada sadel balap yang tidak sesuai. Namun telah banyak digunakan sadel yang dilengkapi alur yang didesain ergonomis supaya tidak terjadi tekanan pada arteri dan syaraf kemaluan. Jika anda masih saja takut, ada juga sadel tanpa hidung. Selama sadel yang anda gunakan tepat dan sesuai, dan anda tidak berlatih sekeras atlet Tour de France, bersepeda justru mengurangi kemungkinan disfungsi ereksi dibanding tuduhan sebagai penyebabnya. Bersepeda akan membuat penyakit jantung (penyebab utama disungsi ereksi) menjauh dari kita. Bagaimana, masih takut Bike to Work?

Jumat, 10 September 2010


Mengukur Tingkat Kebugaran (Fitness Level)

Apa yang dimaksud dengan Fitness Level? Fitness level atau tingkat kebugaran adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesehatan anda yang sebenarnya. Untuk mengetahui tingkat kesehatan ini biasanya kita diharuskan mengikuti treatment di tempat kebugaran / gym. Tapi buat anda yang bukan member / anggota gym pun bisa mengukur sendiri level kebugaran anda, berikut beberapa treatment sederhana yang bisa dilakukan untuk mengetahui tingkat kebugaran anda. Menurut Alison Rose, physiotherapist dari Sports Injury Clinic di Leeds Metropolitan University, contoh paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan mengajak teman berjalan cepat selama 20 menit, lalu ajak dia ngobrol. Jika Anda masih bisa ngobrol dengan suara jelas, tandanya jantung dan paru-paru Anda masih cukup kuat untuk memompa darah secara efisien. Hal ini merupakan tingkat minimum kebugaran yang Anda perlukan untuk menjalani kehidupan yang aktif. Jika Anda tidak mampu melakukannya, fungsi jantung Anda mungkin melemah dan meningkatkan risiko kesehatan Anda. Untuk itu, Anda bisa mulai membangun kebugaran secara perlahan-lahan dengan latihan jeda waktu tertentu. Jalan cepat selama 1 menit, lalu disambung dengan jalan lebih pelan selama 10 menit. Pola seperti ini secara berangsur-angsur akan meningkatkan durasi dan intensitas sampai kemampuan Anda menjadi lebih baik. Anda juga bisa mengukur kekuatan dasar Anda dengan berdiri di depan sebuah kursi, dengan kaki direntangkan selebar bahu. Turunkan tubuh Anda perlahan-lahan, lalu sebelum bokong Anda menyentuh kursi berdiri kembali dengan perlahan-lahan. Jika Anda mampu mengulangi latihan ini secara terus-menerus selama 90 detik, artinya kekuatan Anda sangat baik. Bila Anda mampu melakukan selama 60 detik artinya baik, dan 30 detik artinya kurang. Latihan ini mengukur kekuatan serabut otot terbanyak dari tubuh, yaitu yang berada di paha dan bokong. Bila paha dan bokong Anda tidak cukup kuat, tanpa Anda sadari Anda akan mengalihkan tumpuan tubuh Anda ke area lain seperti lutut dan punggung. Hal ini bisa menyebabkan cidera dan rasa sakit dalam jangka waktu lama. "Kita harus sering melakukan latihan di kursi ini, sehingga penting bagi tubuh untuk menjalankan tugasnya dengan baik hingga usia lanjut," kata Rose. Nah, bila kemampuan Anda masih di bawah rata-rata, yaitu 30 detik atau bahkan kurang, Anda bisa melakukan latihan ini untuk mulai membangun otot-otot yang lebih kuat. Mudah bukan caranya? salam sehat,

[kompas.com]

Rabu, 16 Februari 2011


Manfaat Senam Kegel Untuk Pria

Senam kegel berguna untuk melatih otot dasar panggul atau disebut dengan pubococcygeus (PC). Otot-otot yang bergerak adalah organ dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, dan usus. Dinamakan senam kegel karena pertama kali yang menemukan adalah Arnold Kegel, seorang dokter spesialis kandungan di Amerika yang prihatin melihat banyak perempuan hamil yang tidak bisa mengontrol buang air kecil. Orang yang sering mengompol dan penderita wasir juga dianjurkan melakukan senam Kegel. Senam kegel selama ini lebih banyak ditujukan untuk perempuan karena bisa meningkatkan kontraksi otot vagina. Tapi sebenarnya senam kegel juga bermanfat besar bagi laki-laki dalam mengendalikan ejakulasi. Manfaat senam Kegel pada pria karena otot PC bisa mengontrol aliran air mani dan urine, kekuatan penis selama ereksi dan juga kekuatan tembakan saat ejakulasi. Kerja otot PC pada pria bisa diamati dari gerakan penis yang naik turun dalam keadaan ereksi. Senam ini memberikan manfaat orgasme yang lebih intens, mencegah ejakulasi dini dan dapat melakukan hubungan seks yang lebih baik dan lebih lama. Hal yang tidak dianjurkan adalah melakukan senam ini tapi konsentrasi pikirannya tertuju pada objek lain, karena menjadi tidak fokus terhadap otot PC yang sedang dilatih. Tempat yang paling tepat untuk melakukannya adalah sofa di depan televisi. Sebaiknya tidak melakukan latihan ini secara berlebihan, terutama jika baru memulainya mulailah dari waktu yang singkat. Biasanya jika otot PC terlalu lemah, maka akan melibatkan otot perut dan paha sehingga seseorang perlu rileks terlebih dahulu baru memulai lagi. Cara Senam Kegel Untuk Pria.

Ilustrasi sederhana senam kegel ini seperti menahan dan melepaskan air seni, yang ketika itu dilakukan maka otot-otot panggul akan bergerak.

Teknik senam Kegel yang mudah dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 detik. Latihan ini tergolong mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan hanya membutuhkan

waktu beberapa menit. Latihan bisa dilakukan di kursi kerja, sambil duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring. Saat mengendarai mobil bahkan saat berada di kamar kecil pun dilakukan senam ini yang penting semua latihan ini dilakukan dalam keadaan tenang.[detik] selamat mencoba.

Selasa, 18 Januari 2011


Mengatasi Kram Otot

Kram otot bisa dialami oleh siapa saja dan pada bagian tubuh mana saja. Kram kaki adalah nyeri akibat spasme otot di kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras. Daerah yang paling sering kram adalah otot betis di bawah dan belakang lutut, tapi kebanyakan masyarakat mengalami kram di bagian kaki dengan nyeri yang berlangsung beberapa detik hingga menit dengan keparahan bervariasi. Lalu bagaimana cara mengatasi kram? Ini dia jawabannya: Kram otot yang terjadi secara tiba-tiba bisa disebabkan oleh satu otot atau lebih dan berlangsung mulai dari beberapa detik hingga menit. Kondisi ini paling umum disebabkan oleh kejang otot, selain itu ada juga akibat dehidrasi, sirkulasi mineral yang tidak merata atau masalah lainnya. Kaki menjadi bagian tubuh yang paling sering terkena serangan kram, hal ini karena kaki menjadi penopang berat tubuh sehingga rentan mengalami tekanan yang berlebihan. Seperti dikutip dari Livestrong, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kram dan membuat kondisi seseorang menjadi lebih baik, yaitu: Melakukan pemijatan. Terapi pijat adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi kram, karena bisa membantu otot menjadi rileks. Melalui pemijatan ini akan membuat mobilisasi jaringan menjadi lebih lunak serta merangsang sirkulasi atau aliran darah. Akibatnya aliran darah bisa membawa oksigen dan nutrisi lainnya ke sel, sehingga membantu membersihkan limbah metabolisme termasuk asam laktat yang tertumpuk di otot. Mengompres dengan air hangat. Mengompres dengan sesuatu yang hangat bisa memperbaiki fleksibilitas tendon dan juga ligamen, mengurangi rasa sakit, meningkatkan aliran darah dan metabolisme serta mengurangi kejang otot. Hangat yang dialirkan bisa merangsang pelepasan zat endorfin yang dapat menghambat rasa sakit. The Sports Injury Bulletin menunjukkan ketika aliran panas tersebut diterapkan pada bagian tubuh akan membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks, namun sebaiknya tidak diterapkan jika bagian tubuh mengalami peradangan. Untuk meningkatkan fleksibitas jaringan, suhu yang diberikan sebaiknya berkisar antara 40-45 derajat celsius dan durasinya selama 5-30 menit. Melakukan peregangan atau streching.

Peregangan adalah salah satu solusi jangka pendek untuk kram. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) arah yang harus dilakukan untuk menahan peregangan tergantung dari otot mana yang mengalami kram, hal ini bisa ditentukan berdasarkan apa yang bisa membuat kaki merasa bertambah parah atau lebih baik. AAOS menyarankan agar melakukan peregangan sebelum dan setelah laihan, hal ini bisa berguna sebagai pemanasan bagi otot. Salah satu caranya bisa dengan berjalan di tempat atau berjalan cepat. Mengonsumsi cairan. Beberapa kondisi kram disebabkan oleh dehidrasi, sehingga mengonsumsi air lebih banyak bisa membantu meringankan kram. Seseorang yang melakukan olahraga akan mengalami peningkatan suhu tubuh, sehingga konsumsi air harus lebih banyak dari biasanya untuk mencegah dehidrasi yang dapat memicu kram. [detik]

Sabtu, 20 November 2010


Pengapuran (Osteoarhritis)

Pernahkah anda sengaja menekan jari-jari atau pinggang saat merasa pegal hingga menimbulkan suara gemeretuk? Hati-hati. Hal itu bisa menyebabkan terjadinya pengapuran pada sendi yaitu osteoarhritis. Berbeda dengan osteoporosis yang berarti pengapuran pada tulang, maka osteoarhritis adalah pengapuran pada sendi. Di dalam tubuh manusia terdiri atas 206 tulang dan 230 sendi. Lebih jelasnya, osteoartritis adalah suatu penyakit sendi menahun yang ditandai dengan adanya kemunduran pada tulang rawan sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan. Pengapuran sendi pasti akan dirasakan setiap orang, terutama oleh orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. Akan tetapi, hal itu dapat terjadi lebih dini. Osteoarhritis bisa dialami orang dewasa yang pernah mengalami kecelakaan, infeksi pada sendi, atau bisa juga pada bayi yang mengalami kelainan bawaan. Osteoarhritis bisa terjadi hampir pada semua sendi. Biasanya terjadi pada sendi yang biasa menahan beban berat dan juga pada sendi yang sering digunakan, misalnya lutut, pinggul, punggung atau tulang belakang, tangan, dan kaki. Gejala yang ditimbulkan dari osteoarhritis datang secara bertahap. Biasanya diawali dari satu sendi, adanya nyeri sendi, kesulitan naik dan turun tangga, sulit berdiri setelah lama duduk atau jongkok. Orang-orang yang rentan dan berisiko tinggi terkena penyakit itu adalah orang yang pekerjaannya menimbulkan penekanan berulang pada sendi. Penyakit yang timbul jika terjadi pengapuran pada sendi bisa sampai mengakibatkan berubahnya bentuk sendi,Untuk penyakit osteoarhritis, penyembuhan bisa dilakukan dengan operasi. Operasi yang dilakukan bisa melalui operasi arthroscopy, osteotomy, arthtoplasty, dan arthrodesis. Selain operasi, terdapat cara penyembuhan lain yaitu dengan fisioterapi, atau program latihan lain, juga dengan dukungan psikososial, atau bahkan dengan cara yang sederhana, yaitu dengan cara mengonsumsi vitamin glukosomin, atau dengan olahraga yang tepat. [Okezone.com]

Kamis, 11 November 2010


Varises dan Pencegahannya
Varises adalah urat pada dinding yang lemah sehingga menyebabkan tonjolan di atas permukaan kulit. Tonjolan ini bisa muncul karena kebocoran katup dalam pembuluh saphenous di kaki yang mencegah aliran darah menuju jantung. Varises menyebabkan sakit, gatal dan terkadang terjadi komplikasi lain seperti eksim atau bisul. Pegal-pegal, panas dan nyeri adalah keluhan umum yang dirasakan penderita varises. Selain mengganggu penampilan, punya varises juga sering membuat aktivitas terhambat karena berdiri lama saja rasanya kaki sudah nyeri dan panas. Orang yang berisiko tinggi terkena varises adalah ibu hamil, juru masak, perawat, pelayan, penata rambut dan pekerjaan lain yang mengharuskan duduk atau berdiri lama, bahkan olahragawan pun rawan terkena penyakit ini. Diperkirakan sekitar 20 persen sampai 30 persen masyarakat memiliki varises, dan sekitar 25 juta wanita Amerika menderita varises. Faktor penyebab varises: Peneliti memperkirakan faktor genetik memainkan peranan dalam terjadinya varises, tapi mengenai penyebab utamanya sampai saat ini masih menjadi misterius. Satu hal yang pasti adalah adanya peningkatan tekanan dalam pembuluh darah vena tidak akan terjadi dengan sendirinya. varises diawali dengan kerusakan pembuluh darah sehingga tekanan darah dalam pembuluh menjadi berbalik, tetapi itu hanya sebagai faktor penyebabnya bukan penyebab utamanya. Dalam banyak kasus, kaki yang disilangkan sering dikatakan sebagai penyebab, padahal itu tidak benar dan tidak pula memperparah varises. Namun, berdiri dalam waktu yang lama dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah dan bisa membuat kondisi menjadi lebih buruk, walaupun efeknya hanya sedikit. Faktor lain yang diketahui bisa memperburuk varises adalah kehamilan yang mungkin disebabkan karena perubahan hormon dalam tubuh serta karena faktor kegemukan. Tapi merokok, memiliki tekanan darah tinggi atau memakai sepatu hak tinggi sampai saat ini dikatakan tidak mempengaruhi. Cara mencegah / mengurangi varises: Latihan berikut dapat meningkatkan kekuatan kaki dan otot, membantu meningkatkan sirkulasi, serta membantu mencegah dan mengurangi varises, yaitu: 1. Peregangan betis Untuk melakukan ini diperlukan tangga aerobik, bangku pendek atau sesuatu yang stabil, tinggi dan kuat. Berdiri di tangga dengan kedua kaki. Tumit harus diperpanjang ke ujung tangga. Naikkan badan dengan menggunakan jari-jari kaki dan kemudian turunkan tumit ke bawah tangga. Lakukan latihan ini dekat dinding untuk menjaga keseimbangan. Lakukan sekitar 40 kali, dan dengan latihan ini dapat meregangkan otot betis belakang. 2. Mengayuh Berbaringlah di atas lantai dengan punggung, tangan ke samping atau di bawah pantat. Angkat kaki dan kayuhlah, seolah-olah sedang naik sepeda. Jika Anda memegang kaki

lebih rendah, latihan ini juga bekerja pada perut. 3. Jinjit Berjalan di atas ujung jari kaki alias jinjit ketika sedang bekerja di rumah. Latihan ini dapat meregangkan betis. 4. Berjalan dengan tumit Latihan ini juga sederhana dan dapat dilakukan di rumah sambil bersih-bersih. Latihan ini lebih efektif untuk kekuatan otot betis. 5. Mengangkat kaki Berbaring di lantai dengan punggung, tangan ke samping atau di bawah pantat. Tekan punggung bawah dan pantat ke lantai. Angkat satu kaki lurus ke atas dan tahan satu kaki tetap di lantai, membentuk sudut tegak lurus. Ulangi dengan menukar posisi kaki yang lain. Latihan ini dapat meningkatkan sirkulasi di kaki. 6. Lutut membungkuk Berbaring di lantai dengan punggung. Tarik satu lutut ke dada, dan yang satunya tetap di lantai. Sementara tetap dengan posisi ini, lenturkan kaki. Semua gerakan harus dilakukan perlahan dan tegas. Kemudian tukar posisi dengan kaki yang lain. latihan ini membuat seluruh otot-otot kaki bekerja. 7. Istirahat setelah latihan Dianjurkan untuk meninggikan kaki sekitar 15 hingga 30 cm di atas jantung setelah melakukan latihan ini atau latihan-latihan kaki yang lain, khususnya yang melibatkan otot-otot besar tubuh bagian bawah. Terlepas dari latihan, bila sering bepergian atau berdiri untuk jangka waktu yang lama, lakukanlah teknik pengistirahatan ini untuk mencegah dan mengurangi varises. Atau dapat dengan cara berbaring di lantai dengan pantat hampir menyentuh dinding. Hal ini dapat mengistirahatkan kaki. [dari berbagai sumber]

Jumat, 04 Februari 2011


New mosquito type seen making malaria fight harder

[reuters.com] Scientists have discovered a new type of mosquito in Africa unlike any documented before and say it could further complicate the fight to control malaria. Scientists from France who collected mosquitoes from ponds near villages in Burkina Faso say they identified a subtype of the Anopheles gambiae mosquito that is highly susceptible to infection with the malaria parasite, likes to rest outside, not indoors, and can therefore evade most current control measures. "They are very susceptible to the human malaria parasite, we know they belong to a species that has an exquisite preference for human blood, and we know they are abundant in the population," said Ken Vernick, who discovered the mosquito with colleagues at the Unit of Hosts, Vectors and Pathogens at the French National Center for Scientific Research in Paris. Vernick said the researchers were not yet able to quantify how much malaria transmission this new mosquito subtype is responsible for, but they feared it might be a major factor. "What we can say is that it's unlikely they're harmless," he said in a telephone interview. Malaria is an infectious disease spread by mosquitoes that threatens up to half the world's population. Most of its victims are children under five in poor countries in sub-Saharan Africa. The World Health Organization's (WHO) latest malaria report found that some progress against the disease has been made over the past decade, with deaths estimated to have dropped to 781,000 in 2009 from nearly a million in 2000. "NEVER-ENDING BATTLE"

In a study in the journal Science, the French team said the newly-identified mosquito, nicknamed Goundry after one of the villages near where it was discovered, was unlike any that has turned up in collections before. This is probably because nearly all mosquitoes collected for research in the past have been taken from inside human dwellings, they said, where the insects are easier to catch. "A few scattered studies over the years have suggested that the vector population was not just indoors, but that there was more to the story," Vernick said, which was why his team decided to collect mosquitoes from outside and study them more closely. Having found the new subtype, the team grew new generations of it in the laboratory and found that it was significantly more susceptible to the malaria parasite than recorded

indoor

types.

This suggests the Goundry may be quite young in evolutionary terms, Vernick said, and may even have evolved as an outdoor subtype as a way of resisting indoor control measures such as spraying insecticides or encouraging people to sleep under insecticidetreated mosquito nets. The WHO, which has called for faster research and development of new anti-malarial drugs, said late last year that the international community could stop malaria deaths by 2015 if it put in massive levels of investment. But Vernick said discoveries such as this one added to what he called the "never-ending battle" against the disease.