STROKE

Afifa Helena 08020090

DEFINISI
• Serangan akut defisit neurologi fokal yang berlangsung > 24 jam, akibat kelainan patologis pembuluh darah otak • Ada 2 yaitu : - Tersumbat Iskhemik otak, Infark - Pecah Perdarahan otak

Iskhemik/Infark Otak 1. Intraserebral (PIS): biasanya akibat hipertensi berat 2.• Pembagian Stroke I. Emboli: akibat embolus dari jantung dan pembuluh darah besar di leher 3. Perdarahan Otak 1. Trombosis: akibat proses aterosklerosis 2. TBC dll) II. Anteritis: akibat radang pada otak (lues. Subarakhnoid (PSA) biasanya akibat Aneurysma atau AVM .

.

STROKE EMBOLI .MEKANISME : • Atheromatos Plaque pada Bifurcatio-Carotis • Penyakit katub jantung AF Embolus  Oklusi Lepas Infark .

.

Usia biasanya muda Faktor resiko: penyakit katub jantung.GAMBARAN KLINIS . Sistem karotis B Sistem VB .dll Serangan sewaktu-waktu Kesadaran normal atau sedikit menurun Tensi biasanya normal dan sedikit rendah Biasanya ada bising jantung Defisit neurologi fokal A. MI.

Hemiparese/parestesia .Defisit neurologi Fokal A.Disartria/afasia .Disfagia. Distonia .Monocular Blindness .Vertigo & muntah-muntah .Hemianopsia . Sistem VB .Hemiparese/hipestesia alternans atau tetraparese/hipestesia .Ataxia . Sistem Karotis B.

DIAGNOSA STROKE Kriteria Diagnosa PIS SAH Tak tentu biasanya 20-30 Thrombosis Emboli Umur Onset Perjalanan Gejala penyerta Sakit kepala Muntah Vertigo Risk faktor Hipertensi Penyakit jantung DM Hiperlipid > 40 tahun Aktivitas Cepat ++ ++ _ HT berat 50 – 70 tahun Bangun tidur Bertahap +/+/ASHD ++ ++ Semua umur .Cepat +/RhHD - Aktivitas Cepat ++++ ++++ _ +/- HHD - .Tak tentu .

DIAGNOSA STROKE Kriteria Diagnosa Kesadaran Kaku kuduk Kelumpuhan +/ Hemiplegi Tangan = kaki +/Shift midline Hiperdens ++++ Intraserebral PIS  / coma SAH  pelan ++++  Hemiparese +/Sdh 3-5 hari +++++ Aneurysma + N / Hiperden Ekstraserebral Thrombosis N/  Hemiparese Tangan  kaki ++/Hipodens Sdh 4 – 7 hari Emboli N/  Hemiparese Tangan  kaki ++/Hipodens Sdh 4 –7 hari Afasia LP darah Arteriografi CT Scan Oklusi / Stenosis Oklusi .

.

100. 1 . 100 mg/tablet 2 terakhir hanya post fase akut • Kombinasi aspirin & dipyridamol (Aggrenox) aspirin & cilostazol .4/sc  7-10 hari • Warfarin: 10 mg/hari  2 – 4 bulan • Simarc 1.1. 75 mg/tablet • Cilostazol (Pletaal) 50. Anti koagulan  Cardio Emboli • Heparin: resiko perdarahan otak • LMWH: Fraxiparin. Anti platelet • Aspirin: 160 – 325 mg/hari (80.2x 0.Prinsip Terapi Stroke Akibat Emboli 1. 160 mg/tab) • Ticlopidine (Ticlid) 250mg/tablet • Clopidogrel (Plavix) 75 mg/tablet • Dipyridamol (Persantin) 25. 50.2.

4 x 250mg/iv/hr dilanjutkan dgn oral 2 x 500mg/1000mg • Piracetam (Nootropil.4 x 1 tab/hr . Sistem Kolateral  memperbaiki Hemoreologi  manfaat ? • Pentoksifilin (Trental) 3. Neurotam) 12 gr/iv/20 mnt 4 x 3 gr/iv/hr dilanjutkan dgn oral 2-4 x 1200mg • Nimodipine (Nimotop) 30 mg/tablet 3 .2. Brain act) 2 . Neuro Protective • Citicoline (Nicholine.

Hiponatremia dan panas (infeksi nosokomial) .4. Faktor Sistemik • Tensi diatur > tinggi → CBF meningkat Kecuali TDS > 220. TDD > 120 mmHg Jangan > 20% TDAR Tekanan darah arteri rata-rata (TDAR) = S + 2D = D + 1 (S – D) 3 3 • Tensi dikontrol sesudah hari 7 – 10 dengan target TDS 160 – 190 atau TDD 90 – 100 • Kadar gula darah diatur kira-kira 100 – 200 gr % dengan optimal 150 gr % • Kontrol Hiperlipidemia • Hindari Hipoksemia (Pnemonia-aspirasi).

Operasi • Thrombo End Arterectomy • Carotid Stent Angioplasty .5.

Carotis asimtomatik B.Hipertensi .Pil KB . kurang gerak.Penyakit jantung (RhHD.Gaya hidup (Obesitas. MI) .Hiperlipidemia .TIA . diet salah) . stres. AF.Rokok . kopi .DM .Alkohol.Stenosis A. Yang kurang kuat . Yang kuat .Pencegahan Stroke Faktor Resiko Stroke A.

usia > 40 th .Arteriografi serebral . Brain check up .Imaging (MS CT) 2. Echocardiography .CT Scan/MRI/MRA/MS CT .Doppler (Carotid & TCD) .Invasive .Funduskopi .Deteksi Dini Stroke Terutama: .stroke prone person (faktor resiko +) 1.Non invasive .Laboratorium lengkap . General check up + Heart check up .Foto Toraks .EKG + bila perlu Treadmil.

2.Kwantitas : secukupnya . Mencegah distres dengan pola berfikir sehat (positive thinking) 1. Gerak Badan yang punya nilai aerobik (30 mnt/hari atau minimal 2 hari sekali) 1. vitamin. 1. adequat well balance diet . anti hiperhomocystein (vitamin B6. B12 dan Folat) dan Kalium (K) dalam sayur dan buah segar.4. ikan. purine.3. Diet : sejak anak-anak.susu)  banyak mengandung anti oksidant (vitamin A. C dan E). lemak.Kwalitas : bergizi (cukup protein.Pencegahan Stroke 1. Non Farmakologi 1.1. Hindari Rokok & Alkohol serta kopi .  protein tumbuh-tumbuhan(tahu tempe) protein hewan (daging. dan mineral) tetapi rendah garam.

diuretik • OAD : Glibenclamid. • Clopidogrel. Amaryl dll .2. Farmakologi Early diagnosis-prompt treatment” General check up. Lipanthyl • Anti hipertensi : ACEi. Dipiridamol) • Anti coagulant (Warfarin)  penyakit jantung (cardioembolic) • Antilipid : Statin. Gemfibrozil. Metformin. Cilostazol. B bloker. Heart & Brain check up Untuk mencari dan terapi dini faktor resiko • Anti platelet (Aspirin. Ticlopidine. Niacyn. CCB. ARB.

Carotis > 70% yang mendapat TIA. clipping untuk aneurisma • Embolization : AVM • Radiosurgery : AVM . high risk patient dan stroke minor (invasive) • Carotid Stent-Angioplasty (non invasive) • Coil detachment. Operasi (pencegahan) • Carotid End arterectomy: pada stenosis A.3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful