Anda di halaman 1dari 34

IPv4

Iwan Binanto
© 2008
IP Fragmentation
(Bagaimana paket dirakit ulang)
IP Fragmentation
(Bagaimana paket dirakit ulang)

• Fragment harus di rakit ulang di tujuan


akhir (proses yang mahal)
• Bagaimana caranya ?
– Setiap fragment mempunyai headernya
sendiri-sendiri
– Setiap fragment membawa 16 bit nomor
identifikasi
Internet (IP) datagram
• Basic transfer unit
Datagram header Datagram data area

• Format Internet datagram


0 4 8 16 19 24 31
Vers Hlen Type of serv. Total length
Identification Flags Fragment offset

20 byte
TTL Protocol Header Checksum
Source IP address
Destination IP address
IP Options (if any) Padding
Data

Gambaran Fragmentation
Alamat IP
• Alamat IP merupakan rangkaian angka biner 1 dan 0
sepanjang 32-bit.
• Untuk memudahkan penggunaan alamat IP, maka alamat
IP ditulis dengan 4 angka desimal yang dipisahkan dengan
tanda titik.
• Cara penulisan alamat IP ini dikenal dengan nama “dotted
decimal format”.
Alamat IP
• Ada 2 jenis pengalamatan jaringan menggunakan IP:
– Classful
• Pembagian 32 bit alamat ke dalam class yang spesifik dan terbagi atas
network dan host.
– Classless
• Range alamat penuh yang dapat digunakan tanpa pembagian class.
Jenis pengalamatan ini tidak digunakan oleh pengguna rumahan,
tetapi digunakan oleh ISP dan tabel routing internet.
• Range alamat IPv4 dapat menggunaan kedua jenis
pengalamatan ini.
• Biasanya pengguna tidak berpusing-pusing memikirkan
jenis classless.
Classful
Alamat IP

• Ada alamat IP untuk host


tertentu dicadangkan dan
tidak dapat digunakan di
jaringan.
• Alamat IP yang posisi
host bit nya semua
bernilai 0 dicadangkan
untuk network address.
• Alamat IP yang posisi
host bit nya semua
bernilai 1 dicadangkan
untuk broadcast
address.
Setiap alamat IP mempunyai 2 bagian:
 Network
 Host
Alamat IP dibagi menjadi
kelas A,B dan C tuntuk
mendefinisikan jaringan besar,
medium, dan kecil.

Alamat kelas D diciptakan


untuk multicasting.

IETF mencadangkan
alamat kelas E untuk
kepentingan riset.
Kelas Alamat IP
Kelas Alamat IP
(range nomor)
Kelas Alamat IP
(netmask)
Alamat IP Private
• Tidak ada 2 komputer yang terhubung dengan jaringan publik
mempunyai alamat IP yang sama karena alamat IP publik
bersifat global dan mempunyai standard.
• Alamat IP Private merupakan solusi dari masalah alamat IP
publik. Alamat IP yang masuk ke dalam range ini tidak akan di
routing kan di backbone Internet.

• Menghubungan jaringan ke Internet menggunakan alamat


private membutuhkan penggunaan NAT.
Subnetting
• Subnetting sebenarnya membagi satu blok/kelas IP
menjadi beberapa blok yang lebih kecil. Subnetting
dibutuhkan ketika suatu badan usaha/organisasi
mempunyai jumlah komputer yang sangat banyak. Hal ini
disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah:
– Satu segment Ethernet tidak dapat mengakomodasi komputer
dalam jumlah yang sangat banyak.
– Badan usaha/organisasi tersebut mempunyai banyak cabang yang
tersebar di beberapa kota atau Negara.
– Beberapa departemen membutuhkan keamanan yang khusus.
Subnetting
• Subnetting ini dilakukan dengan menggunakan netmask dan
kombinasi IP address untuk membagi suatu blok IP.
Subnetting ini dapat membagi blok IP address kelas apapun
menjadi blok-blok yang lebih kecil. Misalnya kita dapat
mengalokasikan 16 IP address dari IP kelas B ke suatu
badan usaha/organisasi besar yang tidak membutuhkan
65536 (jumlah penuh alamat IP kelas B) alamat IP. Hal ini
disebut dengan Classless Inter-Domain Routing (CIDR)
yang sekarang ini digunakan pada backbone internet dan
semua komputer Microsoft Windows dan Linux.
Subnetting
• Misalnya terdapat blok IP kelas A dari 10.0.0.0 sampai
dengan 10.255.255.255 (default netmask kelas A adalah
255.0.0.0). Kita dapat membagi blok IP tersebut menjadi:
Subnetting
Alamat Subnet Mask
• Menetapkan bagian alamat IP mana yang merupakan
network dan host.
• Ikuti langkah berikut untuk menetapkan subnet mask:
– 1. Ubah alamat subnetwork IP ke dalam bentuk biner.
– 2. Ganti semua alamat network dan subnet dengan 1.
– 3. Ganti semua alamat host dengan 0.
– 4. Ubah kembali bentuk biner ini menjadi bentuk notasi
dotted-decimal.
• Untuk mengakomodasi ukuran network yang
diinginkan, maka kita harus bekerja pada jumlah bit
yang diinginkan pada daerah host. Contohnya adalah
diinginkan suatu network dengan host 25 komputer. 4
bit daerah host akan memberikan 16 alamat; yang
ternyata tidak cukup mengakomodasi. 5 bit daerah
host dapat memberikan 32 alamat; cukup untuk 25
komputer. Hal ini mengakibatkan daerah network
menjadi berukuran (32 – 5) = 27 bit. Angka 27 ini
sering disebut dengan prefix dan sering ditulis dengan
“/27” di belakang alamat IP, misalnya
192.168.0.0/27.
Menentukan Alamat
Subnet Mask
• Untuk menentukan jumlah bit yang akan digunakan,
desainer jaringan menghitung berapa banyak host yang
dibutuhkan dan jumlah subnetwork yang diinginkan.
Contoh Subnetting
Network 128.10.1.0
128.10.1.1 128.10.1.2
H1 H2

Internet
R

Network 128.10.2.0
all traffic to 128.10.2.1 128.10.2.2
128.10.0.0 H3 H4

• Contoh jaringan Class B menggunakan subnetting


• Oktet ketiga yang membedakan antara dua jaringan
• Oktet keempat yang membedakan antar host
Classless
CIDR
• Subnetting ditemukan pada awal tahun 1980 an
• Di tahun 1993, terlihat ada masalah dengan
pengalamatan
– IP versi baru bekerja dengan alamat yag lebih besar
– Dibutuhkan sesuatu hal sampai versi baru
terstandarisasi
• Solusi sementara adalah pengalamatan classless
– Panjang jaringan tidak tergantung class yang ada
– Disebut sebagai Classless Inter-Domain Routing
CIDR
• CIDR merupakan cara alternatif selain
subnetting yang mengorganisasir alamat IP
menjadi sub jaringan yang independen
• CIDR dikenal juga sebagai supernetting
karena secara efektif mengijinkan banyak
subnet dapat dikelompokkan bersama untuk
masalah routing jaringan.
• CIDR juga disebut dengan notasi slash
• Digunakan untuk memerinci alamat dan
mask
Notasi CIDR
• CIDR menuliskan range alamat IP
menggunakan kombinasi dari alamat IP dan
network mask yang berhubungan.
• Notasi CIDR menggunakan format:
xxx.xxx.xxx.xxx/n

• dimana n merupakan bit (leftmost) '1' pada


mask.
Contoh CIDR
• Menggunakan bit mask untuk mengidentifikasi
ukuran blok
– Untuk alamat sebanyak 2048 dimulai dari 128.211.168.0
lowest: 128.211.168.0 10000000 11010011 10101000 00000000
highest: 128.211.175.255 10000000 11010011 10101111 11111111
Mask: 11111111 11111111 11111000 00000000
– Untuk mengetahui blok alamat, CIDR membutuhkan:
• 32-bit nilai dari alamat terendah (lowest)
• 32-bit mask
– Mask mencerminkan akhir dari prefix
– Contoh ini dibutuhkan 21 bit pada mask, sehingga
dapat dituliskan dengan format CIDR:
128.211.168.0/21
• /21 menunjukkan 21 bit pada mask
Referensi
• Kukk, E.,___, TCP/IP Protocol Suite and IP
Addressing, University Of Tartu, Estonia
• Stevens, R.,W.,1994,TCP/IP Illustrated,
Volume:1: The Protocols, Wesley.
• Naugle, M.G., 1998, Illustrated TCP/IP, John
Willley & Son.
• Binanto, I., 2007, Membangun Jaringan
Komputer Praktis Sehari-hari, Graha Ilmu,
Yogyakarta
Diskusi Kelompok
• Diketahui suatu jaringan dengan format
penulisan sbb: 192.168.12.0/23
• Dapat dikatakan bahwa alamat tsb
mempunyai network mask 255.255.254.0
untuk jaringan 192.168, yang dimulai dari
192.168.12.0.
• Notasi di atas menunjukan range alamat dari
192.168.12.0 - 192.168.13.255. Mengapa
bisa demikian ?
Diskusi Kelompok (lanj.)
• Jika menggunakan jaringan classful,
maka192.168.12.0/23 merupakan campuran dari
dua jaringan class C; 192.168.12.0 dan
192.168.13.0 dengan masing-masing mempunyai
netmask 255.255.255.0. Dengan kata lain:

192.168.12.0/23 = 192.168.12.0/24 + 192.168.13.0/24

• Mengapa demikian ?
Pekerjaan Rumah
(Kelompok)
• Apa dan bagaimana hubungan MAC*)
Address dengan TCP/IP ?
• Bagaimana cara mengatasi alamat IPv4
yang sangat terbatas (selain dengan
IPv6) ? Jelaskan!

*)
Media Access Control