Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KERJA KEGIATAN PENIMBANGAN SERENTAK DI KOTA SURABAYA TAHUN 2013 A.

LATAR BELAKANG Posyandu sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak mempunyai peran yang cukup penting terutama dalam pemantauan pertumbuhan balita. Terjadinya masalah gizi pada balita akan segera dapat diketahui secara dini jika balita tersebut selalu rutin terpantau di posyandu. Penimbangan serentak yang dilaksanakan di seluruh posyandu selain untuk menjaring kasus gizi buruk secara dini, juga dapat dijadikan sebagai metode pemantauan pertumbuhan yang dapat menggambarkan kondisi status gizi balita di Kota Surabaya. Pemetaan status gizi balita sebagai hasil dari penimbangan serentak merupakan dasar dan acuan untuk penentuan intervensi dan kebijakan program gizi di tahun selanjutnya. Oleh karena itu, pada tahun 2013 ini salah satu kegiatan program perbaikan dan peningkatan gizi masyarakat salah satunya adalah penimbangan serentak yang dilaksanakan di seluruh posyandu yang ada di Kota Surabaya. B. TUJUAN Tujuan dari penimbangan serentak adalah untuk menemukan seluruh kasus balita gizi buruk secara dini dan menyediakan data status gizi balita tahun 2013 di Kota Surabaya. C. SASARAN Sasaran Penimbangan Serentak adalah semua posyandu di Kota Surabaya. D. WAKTU Penimbangan Serentak dilaksanakan secara serentak pada tanggal 2 Mei 2013. E. TEMPAT PELAKSANAAN Penimbangan Serentak dilaksanakan di 2817 posyandu yang ada di Kota Surabaya. F. TENAGA PELAKSANA Tenaga Pelaksana Penimbangan Serentak adalah Tenaga Kesehatan Puskesmas dibantu oleh Kader Posyandu.serta melibatkan tokoh masyarakat dan lintas sektor setempat.

H.

MEKANISME PELAKSANAAN A. Kader : 1. 2. 3. Menyebarkan informasi sebelum hari pelaksanaan kepada masyarakat. Pada saat pelaksanaan melakukan penimbangan berat badan (BB) dan pengukuran tinggi badan (TB) atau panjang badan (PB). Mengisi form Laporan Hasil Penimbangan Serentak Tingkat Posyandu yang berisi : nama posyandu, RW posyandu, kelurahan, S (jumlah balita), tanggal penimbangan, identitas balita, nama orang tua, alamat, BB dan TB/ PB, cara ukur TB/ PB, data balita 2T dan BGM , KTP untuk balita BGM serta Gakin/ Non Gakin. 4. 5. Melakukan kunjungan ke rumah balita yang tidak hadir / sweeping. Merujuk ke Puskesmas jika ditemukan balita gizi buruk, BGM dan tidak naik BB 2 kali berturut-turut (2T). B. Petugas Kesehatan 1. Mensosialisaikan kegiatan penimbangan serentak ditingkat RT, RW, TP-PKK, Kelurahan dan Kecamatan sebelum hari pelaksanaan. 2. Menginformasikan mekanisme pelaksanaan kegiatan penimbangan serentak kepada kader posyandu. 3. Mendampingi semua posyandu yang ada di wilayah puskesmas pada saat pelaksanaan penimbangan serentak. 4. Menerima rujukan dari posyandu jika ditemukan balita gizi buruk, BGM dan tidak naik BB 2 kali berturut-turut (2T) untuk diberikan intervensi sesuai dengan tata laksana perawatan balita gizi buruk. 5. Mengambil form laporan hasil penimbangan serentak tingkat posyandu yang telah diisi lengkap oleh kader. 6. Memasukkan semua data dari form tersebut ke dalam soft ware yang telah disediakan. 7. Data masing-masing kelurahan dibuat per soft ware (satu sofware tidak dicampur untuk beberapa kelurahan). 8. Data di soft ware harus terisi lengkap, yang terdiri dari nama posyandu, RT & RW nama balita, nama orang tua, No KTP dan Keterangan Gakin/ Non Gakin untuk balita kurus & sangat kurus, keterangan untuk balita BGM, jenis kelamin, cara ukur, tanggal timbang, tanggal lahir, BB dan TB. 9. Jenis kelamin harus diisikan 1 untuk laki-laki dan 2 untuk perempuan. 10. Cara ukur harus diisikan 1 untuk tidur dan 2 untuk berdiri. 11. Mengirim soft ware yang telah terisi data-data dengan benar dan lengkap Ke Dinas Kesehatan. 12. Melakukan pengukuran ulang pada balita dengan status gizi kurus & sangat kurus berdasarkan indikator BB / TB untuk validasi data.

C. Lintas Sektor Lintas sektor terdiri dari Bapemas KB, TP- PKK, Kelurahan & Kecamatan untuk membantu menginformasikan masyarakat dan memonitoring pelaksanaan penimbangan serentak di semua posyandu.

Surabaya, Mengetahui, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Selaku Kuasa Pengguna Anggaran

Maret 2013

Kepala Seksi Kesehatan Dasar Selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan

dr. Sri Setiyani NIP. 19650227 199003 2 010

dr. Kartika Sri Redjeki NIP. 19730601 200701 2 013

Anda mungkin juga menyukai