Anda di halaman 1dari 3

Tips Untuk System Administrator

ni adalah salah satu tulisan saya pada blog lama yang hilang tanpa bekas. Terima
kasih buat rekan-rekan blogger yang sudah memuat tulisan ini dan masih menyertakan
nama saya sebagai penulisnya pada blog mereka. :
Re-post �Tips Untuk System Administrator�

Bekerja sebagai seorang System Administrator (sysadmin) tidaklah sesulit atau


semudah yang anda bayangkan. Namun jauhkan dulu bayangan anda dari seorang
sysadmin pada perusahaan besar sekaliber Yahoo dan Google, atau sysadmin pada
perusahaan telekomunikasi sekelas XL, Telkom, Indosat dan lainnya di Indonesia.
Coba anda bayangkan sebuah warnet kecil atau perusahaan kecil yang hanya memiliki
10 unit komputer workstation dengan 1 atau 2 buah server yang menjalankan service
dns, proxy, web dan mail selain juga berfungsi sebagai internet gateway.

Berikut beberapa tips yang saya praktekan sebagai seorang sysadmin. Tulisan ini
berdasarkan pengalaman pribadi saya dalam mengelola server dan workstation beserta
jaringannya di beberapa warnet kecil, beberapa kantor pemerintah, beberapa
perusahaan hingga ISP juga masukan dari teman-teman sesama sysadmin, beberapa
diantaranya adalah referensi yang pernah saya baca di internet tapi saya lupa
penulisnya. Beritahu saya jika anda menemukan tulisan anda disini, saya dengan
senang hati akan mengupdate tulisan ini dan mencantumkan nama anda tentunya.

Tips ini pasti sudah basi bagi para sysadmin kawakan, tapi mungkin berguna bagi
para sysadmin pemula dalam bersikap dan bertindak sebagai seorang sysadmin pada
tempatnya bekerja.

Kenali semua hardware yang ada di lingkungan kerja anda.


Anda akan kebingungan setengah mati ketika salah satu komputer di tempat anda
bekerja rusak, entah rusak hardwarenya atau hanya softwarenya sehingga harus
diinstall ulang sedangkan anda tidak memiliki drivernya. Anda hanya dapat
mendownload drivernya dari internet tentunya jika anda mengenal persis
hardwarenya.

Kuasailah lebih dari satu sistem operasi.


Setiap sistem operasi memiliki keunggulan tersendiri. Anda tentunya harus dapat
menggabungkan keunggulan-keunggulan ini hingga tercipta sebuah jaringan komputer
yang handal dalam mendukung kinerja teman-teman sekantor anda atau pengguna warnet
tempat anda bekerja.

Pahami aplikasi yang sering digunakan di kantor/warnet tempat anda bekerja.


Ruang lingkup pekerjaan sysadmin tidak hanya menginstall dan mengawasi kinerja
server, workstation, jaringan atau printer. Tak jarang sysadmin juga akan didera
dengan pertanyaan sepele, contohnya seperti �bagaimana memasukan gambar di word?�.
Tentunya anda malu bukan jika orang sekantor mengatakan anda �sysadmin kok nggak
bisa ini� nggak bisa itu�. Padahal memang mereka aja yang bego dan itu bukan salah
satu skill yang anda jual di CV saat melamar kerja.

Jangan pernah memberikan password super user anda kepada orang lain selain kepada
sesama sysadmin di tempat anda bekerja.
Akses super user selain merupakan kebanggaan seorang sysadmin juga merupakan nyawa
anda dalam bekerja. Kehilangan akses ini adalah malapetaka bagi anda apalagi jika
didalamnya tersimpan data-data penting perusahaan. Anda harus bekerja ekstra
(mungkin sendirian) untuk mendapatkan kembali akses ini beserta data-data di
dalamnya dengan cara apapun secepatnya.

Berikan akses terbatas bagi pengguna workstation atau server.


Masih berkaitan dengan tip sebelumnya, disinilah letak perbedaan seorang sysadmin
dengan karyawan lainnya hehehe.

Biasakanlah mencatat semua kejadian.


Sejauh yang saya tahu, jarang pemimpin perusahaan/warnet yang meminta laporan
harian, mingguan atau bulanan dari sysadminnya atau dari departemen IT-nya. Tapi
sebaiknya kejadian sekecil apapun yang terjadi pada lingkup pekerjaan sysadmin
bisa tercatat untuk mempermudah dalam mengatasi masalah-masalah baru yang mungkin
timbul dikemudian hari.

Aktifkan system logging di server dan router dan siapkan waktu khusus hanya untuk
membaca berkas log ini.
Hampir tidak ada perusahaan kecil/warnet yang menggaji 2 orang atau lebih
sysadmin, sedangkan anda sendiri tidak mungkin berada di depan layar komputer
selama 24 jam. Dengan mengaktifkan system logging ini anda akan tau apa saja yang
terjadi selama anda away from keyboard (AFK). Jika memungkinkan buatlah server
khusus untuk sentralisasi berkas log ini (syslog server). Selain system log, ada
beberapa berkas log lain yang seperti tidak berguna antara lain access log web dan
proxy server namun sebenarnya sangat penting dalam menganalisa atau memantau
aktivitas keluar masuk jaringan komputer kantor/warnet tempat anda bekerja.

Install tool seperti MRTG untuk memantau penggunaan bandwidth lokal maupun ke
internet juga CPU/Memory load pada server dan workstation.
Dengan hanya memantau grafik MRTG ini, anda akan segera mengetahui keanehan yang
terjadi didalam jaringan atau komputer-komputer yang berada di jaringan anda. Jika
anda masih pemula dalam menggunakan tool seperti ini, percaya saya, bahwa anda
akan betah seharian memandang naik-turun grafik ini.

Tutup semua layanan yang tidak penting pada server anda.


Anda mungkin akan dikatakan sebagai sysadmin yang terlalu paranoid. Tapi
ketahuilah, hanya sysadmin yang paranoid yang bisa menjadi seorang sysadmin
handal. Lagipula untuk apa menjalankan service yang tidak akan digunakan? atau
mengapa harus membiarkan paket data bebas lalu lalang lewat port 6660-7000 atau
port 5050 jika di kantor anda melarang karyawannya chatting selama jam kerja?.

Un-install semua aplikasi yang tidak dibutuhkan di workstation.


Kali ini anda mungkin akan dikatakan sebagai seorang sysadmin yang kejam, tapi
itulah tugas anda. Perbiasakan diri anda untuk tidak mau direpotkan dengan
aplikasi-aplikasi yang sebenarnya tidak penting dan tidak pernah digunakan di
kantor yang justru mengganggu aplikasi-aplikasi penting yang sering digunakan.

Jangan perbaiki sesuatu yang tidak rusak!


�If it ain�t broke, don�t fix it�, saya pertama kali diperkenalkan dengan kata ini
oleh seorang teman yang juga salah satu guru komputer saya -Iwan Kilis. Hal ini
sering menjadi penyakit sysadmin pemula dikarenakan rasa ingin tahu yang sangat
besar. Kebiasaan mengutak-atik konfigurasi atau mengupgrade sebuah software yang
sedang running well bisa menjadi salah satu sumber malapetaka. Apalagi jika anda
melakukannya pada sebuah server penting yang melayani seluruh kegiatan
kantor/warnet anda. Jika memungkinkan, lakukan ini pada mesin uji coba yang tidak
penting.

Ikuti perkembangan sistem operasi dan aplikasi yang digunakan di kantor/warnet


tempat anda bekerja. Segera upgrade jika dibutuhkan.
Saya tahu, anda mungkin bilang tip ini kontra dengan tip sebelumnya diatas (jangan
kuatir, anda nantinya akan mengerti hubungan dan perbedaannya). Untuk itu anda
perlu mengetahui perbedaan versi lama dan baru sebuah software, apa saja yang
ditambahkan, ditambalkan atau malah dikurangi dari versi sebelumnya. Lakukan
upgrade hanya jika anda menemukan perbedaan penting yang akan memberikan pengaruh
besar terhadap kinerja kantor/warnet anda. Misalnya security patch atau tambahan
fitur baru yang menurut anda berguna.

Bergaul!
Ya.. bergaul, mendaftarlah pada mailing-list atau forum yang membahas sistem
operasi dan aplikasi (software) serta hardware yang sering anda hadapi dalam
pekerjaan anda sebagai seorang sysadmin. Dalam bertanya, berikan petunjuk yang
lengkap misalnya log atau konfigurasi anda, sebab peserta mailing-list atau forum
yang anda ikuti bukan paranormal. Malu bertanya, sesat dijalan, tapi perlu diingat
pula bahwa terlalu banyak bertanya artinya tidak tahu malu, cobalah sekali sekali
menjawab pertanyaan orang lain tentunya anda harus memberikan jawaban yang tidak
asal-asalan. Perhatikan tata tertib mailing-list atau forum yang anda ikuti,
selalu ucapkan terima kasih atas saran-saran yang diberikan.

Diatas semua tips yang saya tulis disini, yang terpenting yang harus dikuasai oleh
seorang sysadmin adalah ketelitian. Anda akan terlihat sangat bodoh jika tidak
teliti.

README, FAQ, CHANGELOG, INSTALL, SETUP, HOWTO adalah beberapa nama berkas yang
akan sering anda baca. Jangan malu atau merasa bodoh ketika anda terlihat sedang
membaca berkas ini berulang kali, sebab berkas ini dibuat untuk dibaca.

Menjadi seorang sysadmin adalah sebuah kesempatan dan kepercayaan yang diberikan,
bukan keputusan anda sendiri, jadi pergunakan kesempatan dan kepercayaan tersebut
sebaik-baiknya.

Terima kasih :