Anda di halaman 1dari 9

PRAKTIKUM BIOLOGI

BEDAH KODOK

Ahmad Rezky P. & Noviana Dewi


KATA PENGANTAR

Dalam rangka praktikum biologi yang bertema


membedah hewan ini kami, penulis membuat laporan yang
berisi tentang pembedahan pada hari Senin, 9 Februari
2009. Pada saat itu, kami membedah kodok untuk melihat
anatomi dari kodok tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan
tak lepas dari bimbingan Ibu Maheni Yunitasari sebagai guru
mata pelajaran biologi.

Penulis sangat berharap dengan dibuatnya laporan


dari kegiatan membedah ikan akan berguna pada saat
mendatang. Baik bagi teman-teman, guru bidang studi,
maupun kami sendiri.

Penyusunan laporan ini tak lepas dari bimbingan ibu


Maheni selaku guru bidang studi dan situs-situs internet.
Namun demikian, penulis sangat mengharapkan saran dan
kritik yang bersifat konstruktif demi penyempurnaan
laporan-laporan yang lainnya. Akhirnya segala daya dan
upaya serta hasil kerja, penulis serahkan kepada Allah Swt.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua,
amin.
Bogor, Februari
2009

Penulis

DAFTAR ISI

1. Kata Pengantar.....................................................i

2. Daftar Isi...............................................................ii

3. Isi Laporan............................................................1

3.1 Alat dan Bahan..............................................1

3.2 Proses pembedahan......................................2

4. Daftar Pustaka.............................................................iii
Isi Laporan

1. Alat dan Bahan:

a. Alat:

- Cutter

- Gunting Lipat

- Alkohol

- Sarung tangan karet

- Masker

- Talenan kayu

b. Bahan:
- kodok hidup
PROSES PEMBEDAHAN

Pembedahan dilakukan pada hari Senin, 9 Februari


2009 pada pukul 7.35 hingga 8.15 pagi di ruang
laboratorium biologi/kimia SMA Bina Insani.

Proses pembedahan dimulai dengan membuat kodok


pingsan dengan cara memasukkan kodok ke dalam kantung
plastik dan mengisi plastik tersebut dengan alcohol. Pegang
ujung plastik yang terbuka hingga menutup dan diamkan
kodok hingga pingsan. Setelah kodok pingsan, buang air
alcohol dan letakkan kodok pada talenan kayu dalam
keadaan perut kodok menghadap ke atas. Setelah itu,
pasangkan paku paying pada keempat kaki kodok. Hal itu
untuk mencegah bila kodok sadar dan ia memberontak di
tengah pembedahan dan juga untuk mempermudah proses
pembedahan. Pada saat akan membedah, patokannya
adalah tulang berbentuk kurang lebih seperti segi-empat,
kita menguliti kodok dari bagian tersebut. Harus
diperhatikan bahwa kulit kodok sangat tipis. Hati-hati agar
tidak merobek organ dalam. Setelah dikuliti, anda dapat
melihat organ dalam kodok seperti pada gambar berikut.

Setelah organ dalam kodok dilihat, kami mengambil


gambarnya untuk dibuat dalam laporan dan setelah itu
kodok kami bunuh karena tidak tega kami buang hidup-
hidup. Lalu dikumpulkan dalam satu ember dengan kodok
dari kelompok lain.
DAFTAR PUSTAKA

http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.wellesl
ey.edu/Biology/Concepts/Images/frog.jpg&imgrefurl=http://w
ww.wellesley.edu/Biology/Concepts/Html/digitalvideofrog.htm
l&usg=__vYhmXvl1xt_NShJ9PNgninDhFSo=&h=362&w=481
&sz=60&hl=id&start=6&tbnid=Bre-m16R-
I0fMM:&tbnh=97&tbnw=129&prev=/images%3Fq%3Dfrog%
26gbv%3D2%26hl%3Did%26sa%3DG

http://www.infovisual.info/02/026_en.html
http://www.wettropics.gov.au/st/rainforest_explorer/Resource
s/Images/animals/frogs/northernBarredFrog.jpg