Anda di halaman 1dari 3

2.4.

4 Iskemi intestinal1 Iskemi intestinal biasanya merupakan proses sekunder yang terjadi dari malformasi anatomis, seperti malrotasi atau suatu proses dari volvulus intestinal. Iskemi mukosa intestinal bisa terjadi selama atau setelah tindakan pembedahan jantung pada anak-anak. Trombosis arteri mesentrial atau trombosis vena jarang dilaporkan sebagai penyebab dari iskemi intestinal atau gangren pada anak-anak. Iskemi kolon bisa terjadi sebagai sekunder dari proses vaskulitis, seperti sindrom hemolitik uremik. Pada iskemik intestinal yang berat, proses yang terjadi adalah iskemi diawali dari mukosa hingga terjadi nekrosis dari transmural dan perforasi intestinal. Volvulus dengan malrotasi merupakan salah satu bentuk dari iskemi intestinal yang berat. diagnosis ini harus dipikirkan pada bayi dan anak-anak dengan keluhan nyeri perut yang hebat dan disertai muntah hijau. Pembuluh darah mesentrial yang terlibat merupakan risiko untuk terjadinya volvulus yang berulang. Dan jika volvulus terjadi lagi, iskemik intestinal dan nekrosis berkembang sangat cepat. Anak yang datang dengan iskemi intestinal atau nekrosis biasanya dalam kondisi syok, dengan atau tanpa disertai adanya distensi abdomen (tergantung pada lokasi terjadinya volvulus), dan dinding abdomen bisa berubah warna menjadi biru. Gambaran radiologis yang khas ditemukan adalah "double bubble sign" yaitu abdomen dengan gambaran udara yang minim pada intestinal dengan dua gelembung udara, satu di bagian abdomen dan satu lagi di duodenum; air fluid levels ; posisi yang abnormal dari sekum ; dan tidak adanya udara pada bagian distalnya. Studi dengan kontras dibawah kendali floroskopi atau CT Scan abdomen adalah prosedur diagnostik pilihan. Penatalaksanaannya selalu dengan pembedahan. Malrotasi dan volvulus2,3 Rotasi yang tidak sempurna (malrotasi) usus menggambarkan kegagalan usus untuk berputar dan menetap secara normal. Urutan rotasi embriologik normal sebagai berikut: (1) sekum berputar mengelilingi arteri mesentrika superior yang merupakan sumbu, berlawanan arah jarum jam dari posisi dlam abdomen bagian tengah tepat di bawah lambung, (2) kolon di sebelah kiri abdomen, mengikuti sekum berputar ke kuadran kanan atas dan menetap ke kuadran kanan bawah, (3) jika rotasi selesai, emsokolon asendens

dan desendens bersatu di abdomen belakang mengikat mesentrium ke ligamentum Treitz, bergerak serong turun ke sekum.2 Malrotasi bisa terjadi dengan atau tanpa volvulus. Volvulus merupakan kelainan berupa puntiran dari segmen usus terhadap usus itu sendiri, mengelilingi mesenterium dari usus tersebut dimana mesenterium itu sebagai aksis longitudinal sehingga menyebabkan obstruksi saluran cerna. Keadaan ini disebabkan karena adanya rotasi gelung usus di sekeliling cabang arteri mesenterika superior3 Manifestasi klinis dari malrotasi dengan volvulus pada neonatus adalah muntah bilier (muntah hijau). Namun, gejala ini tidak selalu bersamaan dengan diagnosis malrotasi. Sekitar 60% bayi dengan muntah bilier terbukti tidak disertai dengan obstruksi anatomis, tapi pemeriksaan pencitraan diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan "catastrophic event of midgut volvulus" sebagai akibat dari malrotasi.4 Gejala akut lainnya yang bisa muncul adalah :4 a. Nyeri perut yang intermiten b. Diare c. Konstipasi d. Hematoskezia. e. Pasien dengan peritonitis, distensi abdomen, melena, instabilitas hemodinamik (syok) mempunyai prognosis yang buruk Gejala kronik yang muncul adalah nyeri perut yang intremiten, muntag yang intermiten, malabsorbsi, hingga failure to thrive. Pemeriksaan penunjang yang mendukung pada diagnosis ini adalah :5 a. Radiologi - Foto polos abdomen menunjukkan adanya obstruksi usus dengan atau tanpa gas usus serta batas antara udara dengan cairan (air-fluid level ) - Upper Gastrointestinal Series (UGI) adalah pemeriksaan yang cepat, aman dan diagnostik untuk malrotasi dan volvulus. Pemeriksaan ini memiliki sensitifitas untuk malrotasi mendekati 93-100%. Pada UGI bisa diketahui posisi abnormalitas dari duodenal-jejunal junction. Dimana akan terlokalisir di sebelah kanan dari korpus vertebrae - USG abdomen tidak banyak membantu diagnosis volvulus. Dari USG kita dapat melihat adanya perubahan anatomi arteri dan vena mesenterika superior yang

menunjukan adanya malrotasi,walaupun tidak selalu. Gambaran lain yang dapat terlihat pada pemeriksaan USG adalah gambaran whirpool sign yang merupakan gambaran pembuluh darah mesenterika yang mengalami lilitan pada volvulus. 5 b. Pemeriksaan Laboratorium Jarang digunakan sebagai penunjang diagnostik. Namun peningkatan jumlah sel darah putih, protein reaktif C, asam laktat, dan kadar glukosa dikaitkan dengan kejadian iskemi intestinal.5 Untuk penatalaksanaan dari malrotasi ini adalah penatalaksanaan awal (suportif) harus diberikan resusitasi cairan dan antibiotik, diikuti dengan tindakan surgikal secepatnya yang dikenal sebagai Ladd's procedure. 5 2.4.5 Abdominal Compartment Syndrome 1 Sindrom Kompartemen Abdomen (SKA) adalah timbulnya distensi abdomen dengan tekanan intraabdomen .15 mmHg, diikuti dengan setidaknya tiga dari gejala: oliguria atau anuria, dekompensasi respiratorik (penurunan komplian dengan peningkatab CO 2 atau menurunnya PaO2/FiO2), hipotensi atau syok, dan asidosis metabolik. Hemodinamik dan fungsi respiratori serta ekskresi urine meningkat sejam setelah operasi dekompresi dilakukan. Pada ketoasidosis diabetik, keluhan yang muncul bisa merupakan nyeri pada abdomen, muntah, poliuria, glukosuria, ketonuria, asidosis dan hiperglikemia. Anak bisa datang dengan perut yang distensu dengan menghilangnya bising usus. DAFPUS 1. Halfaer Mark, Nichols David. Pediatric Intensive Care. Fourth edition. 2. Markum AH.Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak. Jilid I. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia;1991;hal 434-435. 3. Dianne Yusri. Malrotasi dan Volvulus. Diunduh dari http://jurnal.fk.unand.ac.id/ 4. Askegard-Giesmann JR, Amah CC, Kenney DB. Chapter 65 Intestinal Malrotation and Midgut Volvulus. Diunduh dari http://www.global-help.org/ 5. Shah Seema. An Update on Common Gastrointestinal Emergencies. California: Elsevier Inc, 2013.