Anda di halaman 1dari 5

RENCANA TINDAK LANJUT KEGIATAN KEPERAWATAN KOMUNITAS: UKS ( USAHA KESEHATAN SEKOLAH ) MAHASISWA PROFESI NERS DI SMP Negeri

II MRANGGEN DEMAK

MASALAH KESEHATAN ISPA

TUJUAN

KEGIATAN

SASARAN Siswa SMP Negeri II

WAKTU/ TEMPAT SMP Negeri II

DANA Swadana Sekolah

PENANGGUNGJAWAB Pengelola sekolah

Resiko Diare

1. Cuci tangan bersama Meningkatkan kesadaran akan 2. Pengadaan tempat sampah yang memadai perilaku hidup sehat 3. Pengadaan jadwal piket pada tiap kelas

Siswa SMP Negeri II

SMP Negeri II

Swadana Sekolah

Pengelola bekerjasama Puskesmas

sekolah dengan

Kenakalan Remaja

1. Pengadaan alat PPPK Meminimalkan terjadinya resiko cidera/ trauma pada 2. Pengadaan ruang UKS siswa menyeluruh

Siswa SMP Negeri II

SMP Negeri II

Swadana Sekolah

Pengelola bekerjasama Puskesmas

sekolah dengan

EVALUASI SUMATIF ASUHAN KEPERAWATAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH DI WILAYAH RW III KELURAHAN KANGKUNG, DEMAK
NO 1 TANGGAL /JAM 29-06-2006 DIAGNOSA EVALUASI DAMPAK KEPERAWATAN Pemeliharaan kesehatan Setelah dilakukan tindakan keperawatan tidak efektif pada siswa MI terdapat perubahan yang terjadi pada aspek: Miftahul Huda kelurahan Kognitif Kangkung berhubungan - 88% siswa dapat menyebutkan cara dengan kurangnya informasi mandi yang sehat, yaitu dengan / pengetahuan tentang menggunakan sabun perawatan penyakit gigi: - 73% siswa dapat menyebutkan karies gigi, diare DB dan frekuensi keramas 2-3 kali dalam thypus seminggu - 100 % siswa dapat menyebutkan tempat yang baik dan sehat untuk B.A.B - 100% siswa dapat menyebutkan cara perawatan kuku yang sehat - 95 % siswa dapat menyebutkan contoh-contoh perilaku hidup sehat - 100% siswa dapat menyebutkan contoh makanan yang bergizi. Afektif - 88% siswa menyatakan sangat setuju bila melihat sampah berserakan yang harus dilakukan adalah membersihkannya - 100% siswa mengatakan tidak setuju terhadap perilaku yang kurang sehat. Misalnya; tidak mencuci tangan sebelum makan Psikomotor. EVALUASI HASIL Dari hasil observasi yang dilakukan pada seluruh siswa sebanyak 108 orang, dapat dilihat bahwa kuku siswa pendek dan bersih, rambut bersih.

TTD/NAMA - Wahyu Kurnia Rohman, S.Kep - Lilis Hidayatin Naimah, S.Kep - , S.Kep. - , S.Kep.

Dari hasil observasi pada saat diadakan evaluasi di Madrasah Ibtidaiyah, ditemukan lingkungan sekolah masih kurang bersih tetapi ruang kelas dan halaman sekolah cukup bersih dan telah disapu oleh siswa Faktor enabling Letak Madrasah Ibtidaiyah kurang lebih 3 meter berdekatan dengan masjid dan berdasarkan hasil wawancara dengan Guru PENJASKES yang juga sebagai Anggota IRMAS menyatakan sangat mendukung terhadap upayaupaya kesehatan yang dilakukan. Faktor Reinforcing. Berdasarkan wawancara dengan pembina sekolah, kepala sekolah dan wali kelas. Beliau memberikan dukungan penuh terhadap adanya upaya kesehatan dan selalu menghimbau siswa untuk membiasakan diri hidup sehat agar terhindar dari penyakit. Berdasarkan hasil wawancara dengan seluruh siswa dikelas sudah sebulan terakhir siswa tidak mengalami pingsan dan jatuh

28-06-2006

Resiko Injuri pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelurahan Kangkung Mranggen Demak berhubungan dengan kurangnya kesadaran

Kognitif - 96% siswa dapat memberikan cara pertolongan pada luka lecet - 100% siswa dapat menyebutkan 3 cara pertolongan pada orang yang pingsan

terhadap bahaya lingkungan

19% siswa dapat menyebutkan 4 cara pertolongan pada orang pingsan

Afektif - 100% siswa menyebutkan tidak setuju ketika melihat ada teman yang pingsan dibiarkan saja Psikomotor - Hasil observasi : ketika sekolah telah usai, siswa secara teratur menuruni tangga satu persatu dengan tertib, sehingga tidak terjadi jatuh. Kognitif - 100% siswa dapat menyebutkan penyebab karies gigi - 96% siswa dapat menyebutkan waktu yang tepat untuk menyikat gigi - 100% siswa dapat menyebutkan makanan yang dapat merusak gigi - 46% siswa dapat menyebutkan 2 cara merawat gigi agar swhat dan kuat Afektif - 100% siswa mengatakan sangat setuju untuk mengigatkan orang lain seperti adik, kakak agar tidak lupa menggosok gigi sebelum tidur Psikomotor - Dari hasil wawancara dikelas seluruh siswa mengatakan setelah menggosok gigi dan mandi sebelum berangkat ke Madrasah Ibtidaiyah Dari hasil observasi yang dilakukan pada seluruh siswa, gigi cukup bersih dan siswa sudah dapat mengetahui cara menggosok gigi sebelum berangkat ke sekolah

28-06-2006

Manajemen regi-men terapeutik Komunitas tidak efektif pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelurahan Kangkung Mranggen Demak berhubungan dengan ketidaktersediaan sumber perawatan kesehatan (tenaga) untuk perawatan penyakit

Faktor Enabling Letak Madrasah Ibtidaiyah dengan rumah siswa berdekatan dengan Mantri atau perawat kesehatan ada di wilayah RW 03 dimana mantri tersebut juga memberikan dukungan terhadap adanya pemeriksaan rutin

Anda mungkin juga menyukai