Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN STROKE I.

DEFINISI

Merupakan keadaan dimana terjadi gangguan aliran darah ke otak yang terjadi secara mendadak, sehingga menimbulkan gangguan neurologist yang bersifat fokal. (Ignatavicius, 1999). Stroke oleh The National Stroke Association di Amerika juga disebut juga dengan Brain Attack, dimana stroke merupakan keadaan yang bersifat emergency yang terjadi secara mendadak dan harus ditangani secara cepat untuk mencegah terjadinya gangguan dan kerusakan neurologist yang permanen. ( Ignatavicius, 1999.) II. ETIOLOGI

Stroke disebabkan adanya sumbatan di pembuluh darah arteri karena thrombus atau emboli dan juga disebabkan oleh terjadinya perdarahan karena hipertensi, aneurisma yang pecah atau AVM ( ArterioVenous Malformation ). Beberapa faktor resiko yang diidentifikasi menjadi penyebab stroke diantaranya adalah : penyakit cerebrovascular, khususnya hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, dan atrial fibrilasi nonvalvular . Faktor resiko lainnya adalah : Merokok Penggunaan obat-obatan ( Kokain) Obesitas Pola hidup sedentary Stress Hiperkolesterol, Hiperlipoprotein, Hiperlipidemia Riwayat Stroke, TIA Peminum alcohol Penghentian obat-obatan antihipertensi secara mendadak III. PATHOFISIOLOGI

Secara klinis, stroke dibagi menjadi 2 yaitu : a. Stroke Iskemia, dibagi juga menjadi stroke trombotik, yang disebabkan oleh thrombus dan stroke embolik, yang disebabkan oleh embolus b. Stroke Hemoragik, adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah sehingga menyebabakan terjadinya perdarahan di jaringan otak maupun ruangan otak ( ventrikuler, subdural, subarahnoid )

Pathofisiologi Stroke Iskemi Stroke Iskemi Oklusi Iskemi Hipoxia Cerebral Metabolisme Anaerob Gangguan Keseimbangan Asam Basa & Elektrolit Edema TTIK Defisit Neurologis Pada stroke trombotik, oklusi disebabkan karena adanya penyumbatan lumen pembuluh darah otak karena thrombus yang makin lama makin menebal, sehingga aliran darah menjadi tidak lancer. Penurunan aliran arah ini menyebabakan iskemi yang akan berlanjut menjadi infark. Dalam waktu 72 jam daerah tersebut akan mengalami edema dan lama kelamaan akan terjadi nekrosis. Lokasi yang tersering pada stroke trombosis adalah di percabangan arteri carotis besar dan arteri vertebra yang berhubungan dengan arteri basiler. Onset stroke trombotik biasanya berjalan lambat. Sedangkan stroke emboli terjadi karena adanya emboli yang lepas dari bagian tubuh lain sampai ke arteri carotis, emboli tersebut terjebak di pembuluh darah otak yang lebih kecil dan biasanya pada daerah percabangan lumen yang menyempit, yaitu arteri carotis di bagian tengah atau Middle Carotid Artery ( MCA ). Dengan adanya sumbatan oleh emboli akan menyebabkan iskemi Pathofisiologi Stroke Hemoragik Stroke Hemoragik Ruptur pembuluh darah cerebral Pe volume / massa cranial TTIK Defisit neurologis mendadak

Pada stroke hemoragik, perdarahan disebabkan oleh karena pecahnya aneurisma, AVM (ArterioVenous Malformation) atau yang paling sering karena hipertensi. Peningkatan tekanan sistolik dan diastolic menyebabkan perubahan pada dinding arteri sehingga menjadi mudah pecah. Aneurisma lebih sering ditemukan pada daerah percabangan arteri cerebral besar, pecahnya aneurisma menyebabkan perdarahan di ruang subarachnoid atau langsung masuk di dalam ventrikel sehingga menyebabkan perdarahan intra cerebral, hal ini menyebabkan aliran darah menjadi berkurang dan selanjutnya akan terjadi iskemi dan keudian penurunan fungsi neurologist. IV. KOMPLIKASI Komplikasi utama pada stroke hemoragik seperti Sub Arahnoid Hemoragik (SAH) adalah seperti : Vasospasme, Hidrosephalus, dan Disritmia. Pasien dengan stroke yang mendapatkan terapi antikoagulan beresiko untuk terjadinya perdarahan di tempat lain V. MANIFESTASI KLINIS VI. PEMERIKSAAN PENUNJANG VII. PRIORITAS MASALAH KEPERAWATAN VIII. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN