Anda di halaman 1dari 5

BEBERAPA PETUNJUK DALAM MENYIAPKAN PROPOSAL RISET Lusianah (0606027114)

Sebuah proposal riset sering dibatasi hanya 3 sampai 5 halaman, yang memuat tentang review literature yang jelas terkait topic yang dibahas, identifikasi keterbatasan dari pengetahuan yang ada, metode, dan penggunaan terminology standar penelitian untuk menggambarkan proses riset dan identifikasi bagaimana data yang ada dikembangkan menjadi pengetahuan dan atau praktek keperawatan yang holistic.

Berikut ini beberapa petunjuk dalam penulisan proposal riset yang dibagi menjadi 2 bagian: Bagian Pertama membahas tentang riset kuantitatif, bagian kedua membahas tentang riset kualitatif. Bagian Pertama: Unsur Unsur dari proposal Riset Kuantitatif Judul dan pendahuluan Gunakan judul yang mengindikasikan focus riset yang akan dilakukan. Pendahuluan yang jelas ( mungkin hanya satu paragraph ) yang berisikan tujuan riset yang diusulkan dan mengapa proposal terswebut dibutuhkan untuk pengembangan praktek keperawatan yang holistic.

Ulasan Literatur Berisi ulasan yang jelas terkait topic riset yang akan dilakukan. Biasanya berisi latar belakang dan signifikannya masalah tersebut untuk dipelajari, Kajian litertaur tidak perlu terlalu lengkap (yang lengkap nanti pada hasil penelitian) namun cukup untuk mendemonstrasikan apa yang anda tahu tentang topic dan issue disekitar topic tersebut

Pernyataan tujuan dan pertanyaan/Hipotesis riset Tulislah alasan mengapa riset ini dilakukan dan pertanyaan.hipotesis untuk proposal riset tersebut.

Metode Riset.

Tulis desain yang akan digunakan dalam proposal riset (misal pre/post test, desain kuasieksperimen dengan percobaan dan group kontrol atau survey deskriptif tentang populasi). Metode yang digunakan harus consistent dengan pertanyaan riset yang dibuat. Misal anda ingin mengetahui sejauhmana efektifitas dari terapi modalitas untuk menurunkan nyeri, jika anda merencanakan desain kuasi eksperimental, hal tersebut kurang tepat bila melihat hubungan antar variable sebaiknya anda menggunakan desain korelasi.

Kerangka Konsep Gunakan kerangka konsep yang jelas terkait dengan subjek yang akan diteliti dan yakinkan adanya hubungan antara konsep atau variable dalam penelitian. Jika studi dan desain yang digunakan untuk menguji teori yag telah dipublikasikan (Misal Health Promotion Model oleh Pender) maka kerangka konsep yang digunakan seyogyanya merujuk pada kerangka teori yang sama.

Variabel-Variabel Riset Uraikan variable-variabel yang ada dalam riset dan berikan defenisi konseptual dan operasionalnya. Jelaskan pula mengapa nada percaya bahwa tool (kuisener) yang anda gunakan dalam penelitian valid dan reliable.

Sample Penelitian Defenisikan criteria inklusif dan ekslusif untuk sampel yang akan anda ambil. Uraikan dengan jelas bagaimana cara anda mengambil sampel, tehnik pengumpulan data (random, dll) dan cara menentukan jumlah sampel.

Institusional Review Board (IRB) Catat jika proposal telah disetujui oleh institusi. Jika tidak diskusikan bagaimana anda akan memperoleh persetujuan. Ungkapkan keuntungan dan kerugian dari rise yang akan anda lakukan dan bagaimana cara anda untuk melindungi kerahasian responden.

Pengumpulan Data

Jelaskan dengan tepat data yang akan anda kumpulkan, bagaimana data tersebut akan dikumpulkan, siapa yang melakukan pengumpulan data, dan bagaimana cara menganalisis data tersebut. Jelaskan test statistic yang digunkan dan kemungkinan tes statistic untuk menguji tingkat signifikannya. Harus ada konsistensi antara pertanyaanpertanyaan riset dan test statistic yang digunakan agar dapt menjawab pertanyaanpertanyaan riset.

Kesimpulan Buatlah argument yang koheren yang menjelaskan riset yang anda lakukan membantu untuk membangun pengetahuan dan menjawab pertanyaan penting. Jelaskan Bagaimana data yang anda peroleh dapat memberikan informasi yang sangat penting untuk kemajuan dunia keperawatan.

Enam masalah yang umum terjadi pada Riset Kuantitatif adalah: 1. Tidak adanya konsistensi antara pertanyaan riset dengan desain riset 2. Lemahnya kerangka kerja akonsep, gambaran sample dan deskripsi yang terbatas tentang criteria inclusive/eksklusif 3. Tidak ada informasi tentang sample studi yang adekuat 4. Penggunaan instrument tidak kongruen dengan kerangka konsep dan tidak memiliki validitas dan reliabilitas dari kejadian 5. Kurangnya deskripsi tentang proposal riset 6. Analisis statistic yang lemah atau penggunaan statistic tidak consistent dengan tujuan penelitian

Bagian Kedua: Unsur dari Proposal Riset Kualitatif 1. Judul dan Pendahuluan. Gunakan judul yang menunjukkan focus dari proposal riset. Pendahuluan sebaiknya ringkas (satu paragaf) terkait dengan topic riset anda dan mengapa topic anda penting bagi keperawatan.

2. Ulasan Literatur

Susun ringkasan yang jelas tentang apa yang anda ketahui dan riset-riset yang sejenis sebagai landasan anda mengapa riset yang akan anda lakukan ini penting dan dibutuhkan (_banyak desain riset kulitatif yang tidak memerlukan ulasan literature secara mendalam untuk memulai studinya-) dan ungkapkan kemampuan dan keahlian anda tentang topic tersebut serta metode riset kualitatif yang spesifik yang akan anda gunakan.

3. Framework yang peka Kurangnya kerangka konsep teori, khususnya filosofi atau body of literature yang peka sebagai referensi tambahan dalam melakukan riset di area ini seperti (interaksi simbolis, fenomenology, hermeneutic, sensitivitas cultural)

4. Tujuan dan Pertanyaan Riset Uraikan dengan jelas mengapa riset ini penting dilakukan dan bagaiman pertanyaanpertanyaan riset dapat dijawab dengan investigasi yang akan anda lakukan.

5. Metode Riset Identifikasi metode kualitatif standard -fenomenology, grounded theory, ethnography, atau metode historis- yang akan digunakan.

6. Proses Riset Gambarkan secara detail bagaimana anda akan mengarahkan riset yang akan dilakukan. Bagaimana partisipan diidentifikasi dan direkrut? Bagaimana data dikumpulkan (interview, observasi partisipan, dsb)?, Bagaimana data dicatat (tape recording, field notes dsb)? Indikator yang digunakan untuk mengetahui bahwa data yang anda kumpulkan sudah cukup?

7. IRB Tulis jika proposal anda telah disetujui. Jika tidak diskusikan bagaimana anda akan memperoleh persetujuan. Ungkapkan keuntungan dan kerugian dari riset yang akan anda lakukan dan bagaimana cara anda untuk melindungi kerahasiaan responden

8. Analisis Data Jelaskan metode analisis data yang direncanakan dan bagaimana data yang dikumpulkan di transcribe kan, di review, di katagorikan dan di ringkaskan. Catat: Bahwa semakin detail yang anda sajikan semakin mudah bagi penguji proposal anda untuk memahami nilai-nilai yang ada di proposal riset.

9. Kesimpulan Jelaskan bagaimana data memberikan informasi yang penting terhadap asuhan keperawatan yang holistic dan buat argument yang koheren bahwa studi anda membantu untuk kemajuan keperawatan. Empat masalah yang umum terjadi dan harus dihindari dalam proposal Riset Kualitatif: 1. Kurang kongruen antara pertanyaan penelitian dan metode yang dipilih 2. Tidak ada identifikasi metode riset yang menggunakan standar terminology riset 3. Tidak detail pada analisis data 4. Kurangnya statement pada isu-isu umum

Referensi: Stuerbert, H.J and Carpenter, D.R (2003). Qualitative research in nursing: advancing the humanistic imperative (third edition) Lippincolt: Philadelphia Penulis bekerja di Akper Keris Husada sebagai staf pengajar.