Anda di halaman 1dari 7

KELOMPOK III : JONI PRSETYANA ANDRI SETIYAWAN EKO FENDI N RIESDA GANEVI ETIK SUNARSIH

LATAR BELAKANG MASALAH

Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terjadi antrian yang cukup banyak sekitar 250-300 orang per hari bahkan lebih. Sehingga Kepala dinas memberikan pelayanan prima yaitu pelayanan dibuka dari jam 07.00-17.00 WIB sehingga karyawan disini dituntut untuk bekerja ekstra. Masalah tersebut timbul karena faktor kurangnya karyawan, tidak ada batasan konsumen,dan pada buku antrian masih mencatat sendiri-sendiri data berkas yang akan diproses. Sistem yang berjalan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah sistem antrian yang masih secara konvensional yaitu dengan mengambil nomor urut antrian yang sudah disediakan pada instansi tersebut kemudian pada loket pelayanan akan memanggil konsumen satu per satu sesuai dengan nomor antrian tersebut dengan memakai mikrofon, Bila nanti sudah dipanggil kemudian kelengkapan berkas yang diberikan untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga(KK) kurang, maka konsumen tersebut harus melengkapi terlebih dahulu semua kelengkapan berkas tersebut dan nanti baru akan di proses,sehingga konsumen harus antri kembali.

TUJUAN
Menghasilkan Sistem Antrian Pelayanan Masyarakat Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pacitan.

SUKSES METRIC
Sukses metric dari pekerjaan ini adalah sebagai berikut : Terbangunnya aplikasi Sistem Antrian dengan kelebihan pada fitur diantaranya adalah panggilan ulang dan reset nomor antrian. Sistem Antrian ini dapat digunakan untuk melayani maksimal 500 orang dalam sehari. KETERGANTUNGAN Implementasi sistem akan sangat tergantung pada kemampuan SDM yang ada (bisa mengoperasikan komputer secara umum). Pendukung sistem sedikitnya bisa mengubah pola kaerja keryawan. Pengadaan hardware dan software untuk implementasi sistem.

BATASAN MASALAH Untuk membatasi pembahasan agar lebih fokus dan tepat sasaran, maka hal-hal yang akan dibahas antara lain : Jumlah antrian mencapai 500 orang Aplikasi ini hanya diterapkan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pacitan. Pengujian berbasis suara dan tampilan. Aplikasi sistem ini dibangun menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0. KEBUTUHAN FUNGSIONAL DAN NON FUNGSIONAL 1. Kebutuhan Fungsional item antrian ini harus dapat meminimalisir terjadinya penumpukan antrian. Sistem antrian harus dapat memudahkan karyawan dalam pemanggilan nomor anatrian.

2. Kebutuhan Non Fungsional a. Spesifikasi Software dan Hardware


NO Nama Komponen Spesifikasi

1 2 3 4 5

Processor Ram VGA card Hard Disk Mouse

Intel P3 700 Mhz 256 MB 64 MB 10 GB Standart ps/2

6
7

Keyboard Number
Monitor LCD

USB
SVGA 1924x78 pixel

kedalaman warana 16 Bit

8 9 10

Speaker Aktif Sistem Operasi Data Base

Standart Windows xp Microsoft Acces 2007

b. Respon Time Untuk meningkatkan kinerja sistem ini dibutuhkan kriteria spesifikasi ukuran kuantitatif yang harus dipenuhi oleh perangkat lunak. Sistem ini diharapkan dapat membutuhkan waktu yang sedikit dalam menyelesaikan setiap tahapan proses maupun dalam penginstalan aplikasi ini. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin besar troughput yang dapat dihasilkan. Meningkatnya kecepatan ini diharapkan dapat terjadi di setiap tahapan proses ataupun pekerjaan yang besarnya ini bergantung pada jenis prosesnya. Selain itu sistem diharapkan dapat mengurangi penumpukan antrian pada setiap harinya

c. Security
Penyimpanan data log/history pada data base. Adanya login bagi admin untuk memasukkan pasword sesuai dengan data yang sudah ada. Untuk pemeliharaanya diberikan anti virus sehingga dapat meminimalkan kerusakan pada sistem.

d. Informasi Sesuai dengan prinsip kerja Sistem Antrian ini yang berbasis suara dan berbasis tampilan yang fungsi dari tampilan itu sendiri adalah untuk menampilkan informasi nomor antrian dan loket. Dengan menggunakan 2 monitor yaitu 1 monitor untuk admin dan 1 monitor untuk konsumen. Dan untuk suara disini berfungsi untuk memanggil nomor antrian yang sedang berlangsung.