ACE-Inhibitor

Ian Nugroho 208.121.0052

5 dan 25 mg Tab 5 dan 10 mg Tab 5 dan 10 mg Tab 10 mg Tab 5 dan 10 mg Tab 4 mg Tab 5.5-10 2-3 kali 1-2 kali 1-2 kali 1 kali 1 kali 1-2 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali Tab 12. 9.5-40 10-40 10-40 4-8 10-40 2.5-20 1-4 2.Sediaan Obat golongan ACE-Inhibitor Nama Obat No Dosis (mg/hari) Frekuensi Pemberian/hari Sediaan 1. 2. 7. 6. 5. 3. 4. Kaptopril Benazepril Enalapril Fosinopril Lisinopril Perindopril Quinapril Ramipril Trandolapril Imidapril 25-100 10-40 2. 10. 10 dan 20 mg Tab 10 mg Tab 5 dan 10 mg . 8.

Mekanisme kerja Angiotensinogen Renin ACE-Inhibitor co: Captopril Angiotensin I Angiotensin Converting Enzyme Angiotensin II Vasokonstriksi Sekresi Aldosteron Peningkatan tahanan vaskuler perifer Peningkatan retensi natrium dan air Peningkatan Tekanan Darah .

Captopril • Captopril adalah salah satu obat golongan ACE(Angiotensin Converting Enzyme) – Inhibitor yang pertama ditemukan dan banyak digunakan di klinik untuk pengobatan hipertensi dan gagal jantung. .

Captopril mempunyai efek yang menguntungkan pada hipertensi dan gagal jantung.Farmakodinamik • Captopril adalah D-3 mercaptomethylpropionyl-L-proline. yaitu penekanan sistem renin-angiotensin-aldosterone. Captopril mencegah perubahan angiotensin I menjadi angiotensin II oleh inhibisi ACE (angiotensin Converting Enzym). .

Sedangkan plasma halflife adalah 1-2 jam. Obat ini dimetabolisme di hepar dan obat ini akan di eliminasi di ginjal. Pemberian bersama makanan akan mengurangi absorbsi sekitar 30%. . oleh karena itu obat ini harus diberikan 1 jam sebelum makan.Farmakokinetik • Obat ini diabsorbsi dengan baik pada pemberian oral dengan bioavailabilitas 7075%. Volume distribusinya adalah 0.7 L/kg dan plasma protein binding adalah 30%.

Rash • Sekitar 10% pemakai kaptopril mengalami rash makulopapular atau morbiliform yang bersifat reversibel pada penghentian obat atau dengan pemberian antihistamin.Gagal Ginjal Akut • Dapat terjadi pada pasien dengan stenosis arteri renalis bilateral atau pada satu-satunya ginjal yang berfungsi. . Diduga efek samping ini ada kaitannya dengan peningkatan kadar bradikinin. • .Efek samping • Batuk Kering • Merupakan efek samping yang paling sering terjadi dengan insidens 520%.lebih sering pada wanita dan lebih sering terjadi pada malam hari. Hal ini disebabkan dominasi efek ACE-Inhibitor pada arteriol eferen yang menyebabkan tekanan filtrasi glomerulus semakin rendah sehingga filtrasi glomerulus semakin berkurang. • . Efek samping ini bergantung pada besarnya dosis dan bersifat reversibel bila obat dihentikan.

. Pemberian bersama antasida akan mengurangi absorpsi. • Pemberian bersama diuretik hemat kalium dapat menimbulkan hiperkalemia. Pemberian pada ibu menyusui juga kontraindikasi karena ACE-Inhibitor diekskresi melalui ASI dan berakibat buruk terhadap fungsi ginjal bayi. Sedangkan kombinasi dengan AINS akan mengurangi efek antihipertensinya dan menambah resiko hiperkalemia.Interaksi Obat • ACE-Inhibitor dikontraindikasikan pada wanita hamil karena bersifat teratogenik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful