Anda di halaman 1dari 11

SISTEM PAKAR PERTEMUAN I

Oleh : Indah Uly Wardati

KECERDASAN BUATAN

Suatu Ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan manusia (Minsky, 1989)

Perbedaan Kecerdasan Buatan dengsn pemrograman konvensional


Pemrograman Konvensional 1. Berbasis algoritma 2. Menggunakan rumus matematika untuk menghasilkan solusi Pemrograman kecerdasan buatan 1. Berbasis Representasi simbol dan manipulasi 2. Simbol dapat berupa kalimat, kata atau angka untuk mempresentasikan obyek, proses dan hubunganya untuk menghasilkan saran atau pemecahan masalah

Domain Penelitian Kecerdasan Buatan


Formal tasks ( Matematika, games) Mundane task ( Robotics ) Expert task ( financial analysis, medical diagnostics, engineering, scientific analysis)

SISTEM PAKAR

Sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tertentu (Martin dan Oxman, 1988)

Al-Hasyr : 18

Pemecahan Masalah dalam Sistem Pakar :


Pembuatan Keputusan ( Decicion Making) Pemanduan Pengetahuan Pembuatan Desain Perencanaan Perkiraan Pengaturan Pengendalian Diagnosis Penjelasan Pemberian Nasihat Pelatihan

Pemakai Sistem Pakar


Orang awam bukan pakar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah. Pakar sebagai asisten yang berpengertahuan Memperbanyak atau menyebarkan sumber pengetahuan yang semakin langka.

Bagian-bagian Sistem Pakar


a. Basis Pengetahuan (Knowledge Base) b. Basis Data (Data Base) c. Mesin Inferensi (Inference Engine) d. Antar muka Pemakai (User Interface)

Basis Pengetahuan (Knowledge Base)


Merupakan representasi pengetahuan (Knowledge Representation) dari seorang pakar. Basis pengetahuan ini tersusun atas fakta

Basis Data (Data Base)

Basis Data berada didalam memori computer. Secara umum system pakar terdapat Basis Data untuk menyimpan data hasil observasi dan data lainnya yangdibutuhkan selama pengolahan.

Mesin Inferensi (Inference Engine)


Bagian yang mengandung mekanisme fungsi berpikir dan pola-pola penalaran system yang digunakan oleh seorang pakar. Ada dua tipe teknik inferensi : a. Pelacakan kebelakang (Backward Chaining) yang memulai penalarannya dari sekumpulan hipotesa menuju faktafakta yang mendukung hipotesa tersebut b. Pelacakan kedepan (Forward Chaining) yang merupakan kebalikan dari pelacakan kebelakang, yaitu memulai dari sekumpulan data menuju kesimpulan.