Anda di halaman 1dari 2

Tips Efektif Menyelesaikan Skripsi/Tugas Akhir

Tugas akhir atau skripsi merupakan syarat seorang mahasiswa menyelesaikan studinya. Sebagian
mahasiswa menganggap hal ini merupakan tahap terberat di sepanjang tahap perkuliahannya –
bahkan beberapa diantaranya tidak mampu menyelesaikannya. Secara umum, kendala yang sering
dihadapi oleh para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir/skripsinya adalah 90% dari internal
diri mereka dan sisanya adalah dari faktor eksternal, seperti dosen yang tidak kooperatif, keadaan
ekonomi yang tidak mendukung dan keberuntungan (kehendak yang di atas). Berikut ini Tips efektif
menyelesaikan skripsi/Tugas Akhir:
1. Niat & Motivasi. Langkah pertama yang harus Anda lakukan –dan sekaligus paling berat- adalah
tanamkan pada diri Anda bahwa skripsi merupakan satu-satunya jembatan masa depan anda atau
dengan kata lain pintu Anda untuk ‘keluar’ dari kampus sekaligus ‘masuk’ ke dunia kerja. Memang
benar tanpa gelar pun Anda bisa memperoleh pekerjaan, namun tentunya bekal gelar sarjana akan
lebih mampu memperbesar peluang Anda memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Ingat di Indonesia
masih memegang kuat prinsip “To Each According To His Diploma” bukan “To Each According To
His Skills”, jadi seberapun pintar Anda, namun tanpa gelar akademis tidak akan dihargai. Buat
motivasi pribadi Anda, seperti misalnya: “Kalau tidak lulus kuliah Anda akan diputuskan kekasih
Anda”, “Dengan memperoleh pekerjaan, Anda mempu membuktikan sesuatu pada seseorang”,
”Menyelesaikan studi lebih cepat akan meringankan beban orang tua” atau “Dengan pekerjaan
mapan, Anda akan lebih mudah menemukan calon istri yang tepat” dan sebagainya.link
2. Cari Judul & Referensi. Setelah Anda memiliki motivasi, maka Anda telah menempuh setengah
perjalan menuju wisuda. Langkah berikutnya adalah menentukan judul skripsi Anda. Anda bisa
menggali dan menuangkan hal-hal yang menggelitik Anda melalui skripsi Anda. Tapi Ingat, Anda
tidak perlu terlalu idealis dalam pengerjaan skripsi. Mengapa? Karena skripsi bukan tujuan akhir
Anda kuliah, namun hanya merupakan syarat dan sarana ‘gerbang pintu keluar’ Anda menuju dunia
kerja. Tujuan akhir Anda adalah memperoleh pekerjaan yang mapan. Jiwa idealis Anda mungkin
bisa Anda simpan untuk nantinya disalurkan di dunia kerja. Untuk mencari inspirasi judul skripsi
yang mudah, Anda bisa memulainya dengan perpustakaan kampus Anda atau kalau memungkinkan
perpustakaan kampus Universitas unggulan untuk bidang pendidikan tertentu. Misalnya, untuk
Jurusan arsitektur di Universitas Parahyangan Bandung, untuk Jurusan Fisip di Universitas Gadjah
Mada atau Jurusan Informatika di Institut Teknologi Bandung, Jurusan Teknik Sipil di Universitas
Atmajaya Yogyakarta dan sebagainya. Penggunaan internet juga cukup membantu Anda, misalnya
dengan mengunjungi situs-situs perguruan tinggi di luar negeri misalnya Monash University atau
situs-situs desain untuk disiplin ilmu Arsitektur/Desain Produk/Desain Komunikasi Visual, misalnya
seperti Archiwork.net, Dezeen.com, YankoDesign.com , dsb. Walaupun tidak wajib hukumnya, hal
ini akan mampu membuka wawasan Anda tentang suatu bidang disiplin ilmu tertentu, dan
meningkatkan mutu tulisan skripsi Anda.
3. Filtering. Setelah Anda mendapatkan beberapa alternatif judul dalam genggaman tangan Anda,
yang Anda harus lakukan berikutnya adalah melakukan filtering. Proses Filtering dimaksudkan
untuk memeperoleh Judul Skripsi yang terbaik bagi Anda, dengan dasar pertimbangan pada:
Kemudahan pengumpulan data, kemudahan sumber pendukung, kemudahan proses analisa dan
Keluasan Ruang Lingkupnya. Hindari pemilihan judul skripsi yang bombastis namun tidak relaistis,
misalnya pada bidang arsitektur : “Desain Waterfront dengan Tinjauan Khusus Perancangan
Dermaga di Abu Dhabi” (Anda akan kesulitan melakukan survey, apabila diminta dosen
pembimbing) atau Pada bidang informatika : “Rancangan Artificial Intelegence Pada Sistem
Monitoring Network WAN” (Anda akan membutuhkan survey ke lebih dari satu provider jaringan
komunikasi data).
4. Rajin Menemui Dosen Pemimbing. Untuk memuluskan proses penyusunan skripsi, Anda harus
mempunyai hubungan baik dengan dosen pembimbing, karena merekalah yang akan mempermudah
kerja Anda sekaligus (mungkin) memberikan pembelaan terhadap Anda pada saat sidang tugas akhir
berlangsung.
5. Delegasi Tugas. Delegasi tugas mungkin hanya dikenal pada Skripsi/Tugas Akhir bidang Teknik
Arsitektur. Pada peyusunan tugas akhir arsitektur, dikenal istilah Penyusunan Konsep dan Studio.
Penyusunan Konsep terdiri atas penyusunan latar belakang, tinjauan masalah, analisa desain dan
kesimpulan, sedangkan Studio merupakan implementasi desain dari konsep yang telah disusun.
Untuk meng-efektifkan waktu skripsi, Anda bisa mendelegasikan gambar-gambar pelengkap
(potongan melintang/membujur, presentasi 3D desain ataupun detil struktur umum) serta maket
desain kepada adik-adik angkatan –kalau perlu dengan imbalan khusus. Hal ini akan membuat Anda
lebih fokus pada penyelesaian desain inti Anda.
6. Doa. Sekali lagi last but not least, Doa memegang andil 10% kelancaran pengerjaan skripsi Anda,
setelah 90% merupakan upaya keras Anda.

Beri Nilai