Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Komplek Perkantoran Kemdikbud, Gedung E Lantai

6, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 Telp: 021-5725575, Faks: 021-5725039 Website: www.paudni.kemdikbud.go.id/bindikmas

i

Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota

KATA SAMBUTAN
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal

ii

D

eklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa memandang usia, jenis kelamin, ras, golongan ataupun agama tertentu. Pendidikan merupakan salah satu pemenuhan hak asasi manusia iii untuk mengembangkan kepribadian dan karakter yang menghargai kebebasan berpikir, menumbuhkan dan menggalakkan sikap saling pengertian, toleransi, persahabatan, dan perdamaian. Untuk memenuhi hak pendidikan bagi orang dewasa, Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat-Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal, menyediakan layanan pendidikan masyarakat yang diharapkan mampu mendorong tumbuhnya masyarakat belajar sepanjang hayat. Pemenuhan hak warga negara terhadap pendidikan orang dewasa ini diharapkan benar-benar dapat dirasakan dan dilihat hasilnya oleh seluruh masyarakat, oleh karena itu program pendidikan masyarakat diutamakan untuk meraih segmen tertentu yang karena berbagai hal mempunyai kondisi kemarjinalan tertentu (geografis, sosial ekonomi, gender, kekhasan etnisitas dan budaya, serta permasalahan hukum dan penyakit sosial). Layanan pendidikan masyarakat antara lain pendidikan keaksaraan, keaksaraan usaha mandiri, aksara kewirausahaan, pengembangan budaya baca masyarakat, pengarusutamaan gender dan pendidikan perempuan, dan penataan kelembagaan pendidikan nonformal. Buku Petunjuk Teknis Pengajuan, Penyaluran, dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini dimaksudkan

Petunjuk Teknis Pengajuan, Penyaluran, dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan

Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota

Februari 2013 Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan (v) kebermutuan lembaga penyelenggara masyarakat dan layanan pendidikan melalui pengarusutamaan gender (PUG) bidang pendidikan. pembinaan pendidikan masyarakat akan selalu melibatkan proses dimana upaya pemerintah diwujudkan secara terpadu dengan upaya penduduk setempat untuk meningkatkan kondisi sosial. keterjangkauan. sebanyak 16% dari seluruh lulusan program Keaksaraan Dasar yang berusia 15 – 59 tahun telah mendapatkan layanan Keaksaraan Usaha Mandiri dan persentase penduduk perempuan berkeaksaraan dasar yang memperoleh layanan Pendidikan Kecakapan Hidup menjadi 14%. dan kualitas layanan pendidikan masyarakat secara terarah dan terpadu. Pembinaan pendidikan masyarakat dimaksudkan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kesejahteraan yang bermartabat melalui pembelajaran v sepanjang hayat. penyelenggara dan pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan lainnya untuk berpartisipasi dan menyukseskan iv penyelenggaraan program-program tersebut sesuai dengan peran masingmasing. cerdas.34% lebih tinggi dari yang ditargetkan 54% dalam Renstra Pembangunan Pendidikan Nasional 2010-2014. Sampai pada tahun 2012.KATA PENGANTAR Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat erwujudnya masyarakat yang berdaya. sebanyak 32% Kabupaten/Kota telah menerapkan Pengarusutamaan Gender sebagai acuan bagi para pembina. Psikolog NIP 195703221982112001 Petunjuk Teknis Pengajuan. capaian layanan pendidikan masyarakat yang dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat adalah sebagai berikut: menurunnya jumlah penduduk tuna aksara usia dewasa (1559 tahun) menjadi 4. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . beraksara. ekonomi. Dr. Jakarta. Selain itu. Penyaluran. (iv) ketersediaan layanan pendidikan keorangtuaan untuk mendukung PAUDISASI dan perlindungan anak. pemuda dan anak marjinal. (iii) kesetaraan layanan POD bagi perempuan. dan mandiri melalui pendidikan orang dewasa bagi yang kurang terjangkau dapat dicapai melalui pendidikan masyarakat.21% atau setara dengan 6. Lydia Freyani Hawadi.401. Layanan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat antara lain: (i) ketersediaan dan keterjangkauan layanan pendidikan keaksaraan orang dewasa(POD). Kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyusun petunjuk teknis ini. T TTD Prof. Capaian kinerja layanan terhadap kabupaten/kota yang telah menerapkan pengarusatamaan gender tahun 2012 adalah 57. Saya menyambut baik diterbitkannya petunjuk teknis ini sebagai upaya untuk meningkatkan layanan pendidikan orang dewasa dengan memperluas ketersediaan.522 orang. Nonformal. Dengan demikian. dimana dari jumlah tersebut angka disparitas gender penduduk tuna aksara adalah 2. saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. sehingga mendapat ganjaran yang berlipat ganda dari Allah SWT.4%. Layanan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan nonformal yang makin berkembang. Kemudian. (ii) ketersediaan sarana keaksaraan orang dewasa. dan Informal. dan budaya yang lebih bermanfaat dan memberdayakan masyarakat. Semoga bermanfaat dan menjadi amal baik bagi kita semua.

............................. A.......... Tujuan Kegiatan ......... A.... pengajuan...................................................... dan 60% dari PKBM telah bernomor induk lembaga....................................195804091984022001 Petunjuk Teknis Pengajuan.................... BAB I PENDAHULUAN ... NIP............ D... Proses Penyaluran Dana ........................ disusunlah petunjuk teknis pengajuan... Sasaran .... Mekanisme Pengusulan dan Pencairan Dana ... C................ Penyaluran............................................... Ph............... F......... Februari 2013 Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat............................................................................. DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN .. Semoga petunjuk teknis ini dapat bermanfaat sesuai dengan maksud penyusunannya dan dipergunakan sebagaimana mestinya............................................ monitoring........... B. 1........... KATA PENGANTAR .. A.......................... BAB II PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK KERJA PENGARUSUTAMAAN GENDER BIDANG PENDIDIKAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA ..... DAFTAR ISI.. C...................... penyaluran.............................................. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ......................... Persyaratan Lembaga ......................................... Untuk jumlah Kabupaten/Kota yang telah menyelenggarakan kecakapan keorangtuaan adalah 20%......... Penerima Bantuan .................. Pengertian ............................ Terkait dengan peningkatan kualitas kelembagaan. D.........................(PUG) bidang pendidikan............. Latar Belakang ................................... iii v vii 1 1 4 5 vii 6 6 6 6 7 7 8 9 13 13 13 14 15 18 19 TTD Ella Yulaelawati........................ dengan harapan semoga Allah SWT memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua.... dan akuntabilitas layanan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Pengarustamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota.... Tujuan Petunjuk Teknis ................................. Sedangkan untuk persentase Kabupaten/Kota yang telah memiliki minimal 10 TBM meningkat menjadi 47%............................................... Tata Cara Pengajuan Dana .... Hasil yang Diharapkan ................... E........... Alokasi dan Rincian Penggunaan Dana ............................ evaluasi..................... 2......A.. BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN DANA ............................. M............................... Amin.. C........... B................... Lembaga Penyelenggara ... sebanyak 60% Kecamatan telah memiliki PKBM................. Jakarta. penyaluran................... dan pengelolaan bantuan pendidikan masyarakat dengan tujuan agar dapat dijadikan sebagai vi petunjuk bagi pemangku kepentingan dalam melaksanakan seleksi........ Deskripsi Kegiatan ............................ petunjuk teknis ini diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi para pembina/penyelenggara dan tutor pendidikan nonformal dan informal dalam keikutsertaannya pada kegiatan pendidikan masyarakat.............. B........ Untuk meningkatkan penjaminan kualitas pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut................... Penerima Manfaat ........................................... Selain itu.............. Dasar Hukum ................... E...... Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak atas kontribusi dan perannya dalam penyusunan petunjuk teknis ini..................................................D.. penyelenggaraan.

.................... Lampiran 1.......................... Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak ..... Format Acuan Rencana Penggunaan Dana ............... Penyaluran..... Tonggak sejarah dalam upaya meningkatkan kesetaraan gender diukir dalam Konferensi Perempuan Sedunia ke 4 di Beijing tahun 1995 yang menghasilkan suatu kerangka kerja kebijakan global untuk memajukan kesetaraan gender.... Lampiran 9................... B.............................. Lampiran 5.......... Lampiran 10............ Khusus pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.......... Format Acuan Buku Kas Umum ......................... Lampiran 2......................... serta di semua jenjang pendidikan tidak lebih dari tahun 2015.......... tujuan MDGs untuk mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan dasar dan lanjutan pada tahun 2005..... Petunjuk Teknis Pengajuan.BAB IV PEMANTAUAN DAN PELAPORAN ....... Format Surat Rekomendasi .......... C................ Kebijakan global tersebut ditindaklanjuti oleh Pemerintah Indonesia dengan ditetapkannya Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2000..................................... Catatan Khusus ................... Meskipun semua Lampiran 3............................................. Format Rekapitulasi Rincian Penggunaan Dana ... Pemantauan ....... Lampiran 8 Format Acuan Sistematika Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan ... Format Acuan Sistematika Penyusunan Proposal ..... Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan dengan menetapkan delapan tujuan............... Format Profil Lembaga ............................ Lampiran11............... BAB V Penutup .......................... termasuk bidang pendidikan............ Lampiran 6............ Lampiran–Lampiran ........................................ Pada tahun yang sama di bulan September diadakan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Millenium Goals (MDGs) di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa yang dihadiri oleh pimpinan sebagai wakil-wakil dari 189 negara....... Lampiran 12... viii 23 23 24 25 26 27 27 32 33 35 36 37 38 39 41 43 44 45 BAB I PENDAHULUAN A......... termasuk Indonesia................ Format Surat Pernyataan Telah Menerima Dana ...... Lampiran 4.................... Tujuan MDGs bidang pendidikan pada tahun 2015 adalah menjamin semua anak laki-laki maupun perempuan dimanapun dapat menyelesaikan pendidikan dasar............ pertemuan Dakar (April........................ A..... Latar Belakang Kebijakan pengarusutamaan gender merupakan perjalanan panjang dari usaha global dan nasional dalam menanggapi kesenjangan gender dalam berbagai aspek kehidupan...................... Sementara itu....... Lampiran 7.. Hal ini tercermin 1 dari berbagai kesepakatan global antara lain konvensi tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (CEDAW) yang diratifikasi menjadi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984........... Pelaporan .................. yang menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga di tingkat nasional dan daerah untuk menerapkan pengarusutamaan gender dalam berbagai aspek kegiatan pembangunan................. Format Perjanjian Kerjasama ........... dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ...... Format Acuan Buku Penerimaan/Penyetoran Pajak .............................. dua diantaranya adalah di bidang pendidikan dan kesetaraan gender. merenungkan dan mendiskusikan nasib sebagaian umat manusia yang terancam masa depannya....... Format Sampul Proposal ........ 2000) dengan tema “Education For All” juga menjadi kesepakatan yang dilaksanakan oleh Indonesia.........

2 Demikian juga untuk tingkat melek huruf perempuan usia 15-24 tahun yang hampir mendekati angka 100 persen. dan fasilitator program. Keberhasilan juga diperlihatkan dengan meningkatnya jumlah program dan kebijakan yang responsif gender. Laporan MDGs Indonesia 2012 menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan untuk target bidang pembangunan pendidikan. khususnya di 3 provinsi kawasan timur (Papua. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . Pergeseran tersebut harus dicermati dan dicarikan solusinya dalam meningkatkan kesetaraan gender. Namun.unsur masyarakat terlibat. pelatih. Petunjuk Teknis Pengajuan. akan tetap bekerjasama dengan Pusat Studi Wanita/Gender (PSW/G) yang berada di Perguruan Tinggi yang selama ini memiliki sumber daya potensial untuk menjadi fasilitator. Pendidikan dasar meskipun telah mencapai target MDGs akan tetapi belum dianggap merata. Usaha pendekatan perspektif gender di bidang pendidikan di Indonesia dapat dikatakan tergolong maju. dan Maluku). Selain itu telah banyak perempuan yang mendapatkan akses ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. dengan dinamika yang terjadi sekarang ini. sebaliknya siswa yang meninggalkan sekolah (drop out) lebih banyak anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. program. pelatih. dan kegiatan dalam bidang pembangunan pendidikan di daerah dapat mengintegrasikan dimensi keadilan dan kesetaraan gender. Demikian pula dipertanyakan upaya pemerataan akses pendidikan tidak selalu sejalan dengan mutu pendidikan. Penyaluran. dan kegiatan pembangunan pendidikan di kabupaten/kota. ada beberapa isu gender yang patut menjadi perhatian bersama. para pakar berpendapat bahwa capaian-capaian kuantitatif tersebut tidak serta-merta menjadi indikator kemajuan pendidikan bermutu. dan nara sumber dalam mengintegrasikan dimensi keadilan dan kesetaraan gender dalam pembangunan pendidikan dan upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat pada tahun 2013. Oleh sebab itu. meningkatnya pemahaman kesetaraan gender baik di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. serta jumlah publikasi tentang gender yang telah diterbitkan. monitoring dan evaluasi kebijakan. Papua Barat. Rasio angka partisipasi murni (APM) perempuan terhadap laki-laki pada tingkat SD/ MI/Paket A telah mencapai 99. Di tingkat SMP/MTs/Paket B telah mencapai 101.73. angka kelulusan. Untuk memperkuat capaian yang selama ini telah dilakukan dan meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan di daerah (khususnya provinsi). namun inti dari kesepakatan-kesepakatan itu sejatinya menjadi tanggung jawab negara. Mulai tahun 2003 sudah dimulai upaya untuk memfasilitasi dan mengadvokasi provinsi dalam rangka memperkuat komitmen para pengambil kebijakan agar setiap kebijakan. yaitu sampai seberapa jauh usahausaha negara tersebut dilaksanakan secara konsekwen. maka perlu dilakukan model akselerasi implementasi PUG bidang pendidikan agar dimensi keadilan dan kesetaraan gender dapat dengan segera masuk ke dalam setiap tahapan perencanaan. Dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan salah satu pionir dalam hal pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG) dapat menjadi contoh sekaligus menjadi tempat pembelajaran proses pelaksanaan PUG.99. Komitmen untuk melakukan pengarusutamaan gender bidang pendidikan yang tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2010-2014 terus dikawal dan diimplementasikan melalui penguatan kapasitas pengambil kebijakan di daerah (provinsi dan kabupaten/kota). menunjukkan bahwa persoalan kesenjangan gender tidak selalu berarti keterpurukan perempuan. hampir menutup kesenjangan gender. maka pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupaya secara terus menerus berkoordinasi dengan Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) Bidang Pendidikan di provinsi untuk mengintegrasikan dimensi keadilan dan kesetaraan gender bidang pendidikan di setiap provinsi. Bentuk fasilitasi dan advokasi yang diberikan oleh PSW/G dapat berupa penyediaan nara sumber. Beberapa kasus memperlihatkan keadaan yang justru terbalik dari anggapan umum selama ini. 3 Sementara kabupaten/kota baru diberikan fasilitasi dan advokasi mulai tahun 2008. pelaksanaan. Dari semua keberhasilan seperti yang diungkapkan di atas. dan sampai dengan akhir tahun 2012 sudah menjangkau 285 kabupaten/ kota dari 497 kab/kota seluruh Indonesia. Untuk terus memperkuat dan memperluas implementasi program ini. Terdapat kecenderungan yang memperlihatkan bahwa angka partisipasi sekolah. maupun indeks prestasi siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Mengingat masih banyaknya kabupaten/kota yang belum dapat difasilitasi. program.

verifikasi lembaga. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA). 8. mengelola dana bantuan. C. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. menyalurkan dana bantuan. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 56/P Tahun 2011. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 84 tahun 2008 tentang Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan. 5 Nonformal dan Informal. serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap lembaga penyelenggara program. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . Dasar Hukum 4 1. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK. Penyaluran. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 tahun 2010 tentang Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2010 – 2014.05/2012 tentang Belanja Bantuan Sosial Pada Kementerian Negara/Lembaga. dan mempertanggungjawabkan pemanfaatan dana secara akuntabel dan transparan. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota”.. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. Penyaluran. 10. B. kabupaten/kota dan pihak terkait dalam pengajuan. maka disusunlah ”Petunjuk Teknis Pengajuan. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. menetapkan lembaga penerima dana bantuan. 13. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini bertujuan untuk: 1. 2. meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas publik dalam mengelola dan menyalurkan dana bantuan penyelenggaraan kegiatan. 14. 3. Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam seluruh bidang pembangunan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2006 tentang Petunjuk teknis Pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNPPWB/PBA). Rencana Strategi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pendidikan Informal. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2010-2014. Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Pendidikan Nonformal. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2012 tentang Bantuan Kepada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Nonformal serta lembaga di bidang Pendidikan Anak Usia Dini. serta melaksanakan kegiatan. 7. Petunjuk Teknis Pengajuan. 5. pengelolaan. Nonformal. 11. dan Informal Tahun 2013. Tujuan Petunjuk Teknis Petunjuk Teknis Pengajuan. memberikan panduan bagi petugas teknis Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dalam melakukan penilaian dan seleksi proposal.Untuk memberikan rambu-rambu dan panduan bagi Pokja PUG Bidang Pendidikan di provinsi. 3. memberikan panduan bagi Pokja PUG Bidang Pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota untuk mengajukan permohonan dana bantuan sebagai biaya meningkatkan kapasitasnya. dan penyelenggaraan kegiatan peningkatan kapasitas Pokja PUG bidang pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota tahun 2013. Penyaluran. 2. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita. 9. 6. 12.

perencanaan. C. 2. Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota merupakan upaya memperkuat kapasitas dan kapabilitas kelembagaan Pokja PUG bidang pendidikan sebagai forum pelayanan pengarusutamaan gender bidang pendidikan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk meningkatkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam proses penyusunan kebijakan. Bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi di berikan kepada Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi. Penerima Manfaat Penerima manfaat dari kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota adalah: Petunjuk Teknis Pengajuan. dan penilaian pendidikan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender pada semua jalur. dan jenjang pendidikan. sehingga memiliki komitmen untuk: B. Unsur pejabat pemerintah daerah dan pimpinan di lingkungan dinas pendidikan dan dinas yang menangani fungsi pendidikan. Pemangku kepentingan (stakeholder) terkait dengan bidang pendidikan diantaranya Bapeda. a. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . Penerima Bantuan a. Pokja PUG Bidang Pendidikan di tingkat provinsi dan Pokja PUG Bidang Pendidikan di tingkat kabupaten/kota yang mengakses bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan ini harus memiliki legalitas. sedangkan bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/Kota di berikan kepada Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/Kota yang mengajukan proposal kepada Ditbindikmas. Badan Pemberdayaan Perempuan. c. b. b. serta kapabilitas Pokja PUG Bidang Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota sebagai forum pelayanan pengarusutamaan gender bidang pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota. Tujuan Kegiatan Penyelenggaraan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas.BAB II PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK KERJA PENGARUSUTAMAAN GENDER BIDANG PENDIDIKAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA 6 A. pelaksanaan. pemantauan. kapasitas. Pengertian 1. Dana peningkatan kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota merupakan dana bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diberikan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat kepada Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk digunakan sebagai biaya operasional penyelenggaraan kegiatan dalam rangka memperkuat kelembagaan dan peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan formal dan pendidikan nonformal sebagai unit pelaksana layanan pendidikan 7 yang responsif gender. dan integritas dalam melaksanakan kegiatan pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan memenuhi syarat yang ditentukan. Sasaran 1. serta lembaga/organisasi masyarakat yang berkontribusi dalam upaya peningkatan layanan PUG Bidang Pendidikan. BPS. Penyaluran. jenis. 2.

yang ditandai dengan semakin tingginya intensitas pertemuan dan koordinasi diantara anggota pokja. Deskripsi Kegiatan 1. pemantauan. 2. 6.8 1. kepentingan dan relevansinya dengan tindak lanjut kegiatan PUG pendidikan di masing-masing level pemerintahan. dan informal. E. dan penilaian di bidang pendidikan. tersedianya profil gender bidang pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota tahun 2013. dan sebagainya). minimal pada 2 (dua) jenis satuan pendidikan formal dan/atau pendidikan nonformal terpilih di wilayahnya (khusus bagi Pokja PUG bidang pendidikan kabupaten/kota). meningkatnya dukungan para pihak untuk mengimplementasikan pendidikan yang responsif gender pada satuan pendidikan di jalur formal. pemantauan. diskusi. Hasil Yang Diharapkan Hasil yang diharapkan melalui penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini adalah: 1. workshop. meningkatnya komitmen pemerintah daerah (pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengambil kebijakan yang responsif gender dalam penyusunan perencanaan. minimal pada 1 (satu) kabupaten/kota terpilih di wilayahnya (khusus bagi Pokja PUG bidang pendidikan provinsi). Peningkatan kapasitas kelembagaan Peningkatan kapasitas kelembagaan (capacity building) merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pengambil kebijakan untuk mengintegrasikan gender ke dalam setiap tahapan pembangunan pendidikan. 3. 9 9. menguatnya kapasitas kelembagaan PUG bidang pendidikan. 4. dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di kabupaten/kota. sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pendidikan responsive gender. Penyaluran. 8. dimana kabupeten/ kota tersebut belum pernah mendapatkan fasilitasi dari pusat. pengelolaan. Dewan Pendidikan. Petunjuk Teknis Pengajuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. 5. seminar. meningkatnya dukungan anggaran (APBD) yang disediakan oleh pemerintah provinsi untuk melaksanakan program PUG bidang pendidikan. atau pelatihan. menguatnya kapasitas kelembagaan dan implementasi program PUG bidang pendidikan. 2. meningkatnya kapasitas dan kapabilitas kelembagaan Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai forum pelayanan pengarusutamaan gender bidang pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota. 7. 10. tersusunnya perangkat sistem yang diperlukan untuk mengintegrasikan dimensi keadilan dan kesetaraan bidang pendidikan. 3. pelaksanaan. tersedia dan meningkatnya sumber daya manusia sebagai focal point untuk mendukung implementasi PUG bidang pendidikan. Bappeda. Jenis kegiatan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota adalah: a. pengelolaan. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui berbagai jenis kegiatan. Mengimplementasikan layanan pendidikan responsif gender pada satuan pendidikan formal dan nonformal di daerah. yaitu: audiensi dengan para pengambil kebijakan. dan penilaian di bidang pendidikan yang didukung oleh penyediaan data pendidikan yang responsif gender. nonformal. meningkatnya pemahaman tentang pengarusutamaan gender bagi pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan pendidikan di provinsi (DPRD. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . BPS. mengambil kebijakan yang responsif gender dalam penyusunan perencanaan. pelaksanaan. D. Berbagai jenis kegiatan dirancang karena sasaran/ peserta kegiatan memiliki keragaman kesibukan. memfasilitasi penguatan Pokja PUG bidang pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya peningkatan kualitas layanan pengarusutamaan gender bidang pendidikan.

dalam upaya memperkuat komitmen untuk mendukung integrasi gender dalam perencanaan. keterlibatan PSW/G. Program/kegiatan pendidikan dan Surat Keputusan Gubernur/ Bupati/Kepala Dinas Pendidikan. pemantauan dan penilaian pendidikan. Tahapan Kegiatan a. Penyaluran. adanya data terpilah. c. Persiapan 1) Identifikasi isu-isu gender yang masih terjadi di provinsi dan kabupaten/kota sebagai bahan untuk melakukan sosialisasi dan perencanaan program. 3) Identifikasi sasaran kegiatan dan sumber-sumber pendukung. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . minimal pada 2 (dua) jenis satuan pendidikan formal dan/atau pendidikan nonformal terpilih di wilayahnya (khusus bagi Petunjuk Teknis Pengajuan. minimal pada 1 (satu) kabupaten/kota terpilih di wilayahnya (khusus bagi Pokja PUG bidang pendidikan provinsi) sebagai upaya perluasan penguatan program PUG bidang pendidikan di kabupaten/kota. Penguatan Stakeholders Pendidikan Melakukan kerjasama dengan mitra terkait dalam pelaksanaan gender bidang pendidikan baik dengan lembaga swadaya masyarakat. Sekolah. b. pelaksanaan. Informasi. 4) Memberikan penguatan kapasitas kelembagaan dan fasilitasi implementasi program PUG bidang pendidikan. Potensi ini dalam jangka panjang diharapkan menjadi pemicu untuk terintegrasikannya dimensi keadilan dan kesetaraan gender bidang pendidikan di provinsi. b. dan diskusi tentang program PUG bidang pendidikan bagi para pengambil kebijakan dan 11 pemangku kepentingan lainnya. media-media yang berkaitan dengan pengarusutamaan gender agar semua elemen memahami konsep gender. seperti: memiliki focal point PUG bidang pendidikan kabupaten/kota. 3) Memberikan penguatan kapasitas kelembagaan PUG bidang pendidikan. Komitmen yang dimunculkan terwujud melalui integrasi gender dalam RPJMD. atau lembaga terkait. diharapkan adanya Dana APBD Provinsi. dan Edukasi Membuat pesan-pesan standar. Renstra Dinas Pendidikan. Penguatan Data Base Pendidikan Tersedianya data terpilah sehingga dapat dijadikan bahan untuk melakukan perencanaan program yang responsif gender dengan menyusun Profil Gender Bidang Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota tahun 2013. Komunikasi. advokasi. kapabilitas dan pengalaman dalam mengembangkan berbagai sumber dan model implementasi PUG Bidang Pendidikan. Kemitraan dengan Pusat Studi Wanita/Gender dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kemitraan dengan Pusat Studi Wanita/Gender (PSW/G) dilandasi dengan satu pemikiran bahwa lembaga ini memiliki kompetensi.Berbagai tema yang disajikan diharapkan mucul komitmen pengambil kebijakan yang dilandasi oleh pemahaman dan kesadaran gender. d. e. 2) Sosialisasi dan advokasi program PUG bidang pendidikan bagi pendidik dan tenaga kependidikan formal dan nonformal. 10 2. 2) Sosialisasi program dilakukan untuk menginformasikan tentang program yang akan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi. Pelaksanaan Kegiatan 1) Sosialisasi dan advokasi bagi para pengambil kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. sanggar kegiatan belajar (SKB). Yayasan/Organisasi Sosial Kemasyarakatan. pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi: a. dalam hal ini keberhasilan program itu dinilai oleh Pokja PUG sendiri. para pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya. Persyaratan Lembaga Persyaratan yang harus dipenuhi Pokja PUG dalam mengajukan bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut: 1. memiliki rekening bank atas nama Pokja PUG. memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas Pokja PUG. B. PSW/G. Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/Kota: a. d. dan Pokja PUG Bidang Pendidikan yang sudah terbentuk atas keputusan pemerintah kabupaten/kota di tingkat kabupaten/kota. susunan pengurus. Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota Petunjuk Teknis Pengajuan. g. pelaksanaan. sehingga memiliki legalitas. dan uraian tugas setiap pengurus. BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN DANA A. Lembaga Penyelenggara Lembaga penyelenggara kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Kelompok Kerja (Pokja) Pengurustamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan 13 ini adalah Kelompok Kerja (Pokja) Pengurustamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan yang sudah terbentuk atas keputusan pemerintah provinsi di tingkat provinsi. 2. Lembaga/ Mitra terkait lainnya. Penilaian Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota melakukan penilaian internal terhadap keberhasilan pelaksanaan kegiatan PUG bidang pendidikan. dengan membuat instrument dan bahan-bahan pertanyaan untuk diberikan kepada focal point PUG bidang pendidikan provinsi. dan integritas dalam melaksanakan layanan pengurustamaan gender bidang pendidikan.. Penyaluran. b. dan tindak lanjut kegiatan. memiliki sarana dan prasarana untuk melaksanakan kegiatan. kapasitas. 6) Rapat-rapat untuk pertemuan rutin Pokja PUG. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan . c. evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan kegiatan. memiliki struktur organisasi. 5) Penyusunan Profil PUG Bidang Pendidikan di provinsi dan kabupaten/kota tahun 2012. f. dalam rangka persiapan. memperoleh rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi setempat. bersedia memfasilitasi penguatan 2 (dua) Pokja PUG Bidang Pendidikan tingkat kabupaten/kota di wilayahnya. memiliki surat keputusan pembentukan Pokja PUG yang diterbitkan oleh gubernur atau pejabat yang ditunjuk. e.12 Pokja PUG bidang pendidikan kabupaten/kota) sebagai upaya penyebarluasan PUG bidang pendidikan di daerah. c. memiliki surat keputusan pembentukan Pokja PUG yang diterbitkan oleh bupati/walikota atau pejabat yang ditunjuk. Kemudian hasil pertanyaan diinput untuk dijadikan bahan pertimbangan apakah pelaksanaan PUG bidang pendidikan telah berhasil dilaksanakan. 7) Monitoring.

14 b. serta untuk memperkuat hasil penilaian tim penilai proposal. Proposal asli dikirim kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. 3) Bagi proposal yang lulus dibuatkan daftar Pokja PUG yang lulus untuk diproses lebih lanjut. Proposal yang dikirim oleh Pokja PUG bidang pendidikan kabupaten/kota. yaitu dilanjutkan pada penilaian tahap kedua. dan f. memiliki struktur organisasi. memperoleh rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. dan dilanjutkan pada proses berikutnya. bersedia memfasilitasi implementasi PUG bidang pendidikan pada minimal 2 (dua) jenis satuan pendidikan formal dan/atau pendidikan nonformal di wilayahnya. 2. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . Penilaian proposal dilakukan melalui dua tahap. dengan ketentuan: Petunjuk Teknis Pengajuan.p. b. Penyusunan Proposal Untuk memperoleh Bantuan Sosial Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota. Surat pernyataan Ketua Pokja PUG bidang pendidikan tentang kesanggupan melaksanakan kegiatan. Apabila pagu anggaran masih tersedia. penilaian administratif: 1) Proposal yang tidak lolos seleksi administratif dinyatakan gugur. D. dan uraian tugas setiap pengurus. b. c. Proposal diterima oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat paling lambat tanggal 31 Juli 2013. Senayan. Gedung E Lantai 6. dengan membandingkan tolok ukur yang telah ditentukan dapat diketahui proposal yang lulus. dapat 15 C. e. Tata Cara Pengajuan Dana 1. dan dilengkapi dengan lampiran persyaratan yang diperlukan. profil Pokja PUG bidang pendidikan. penilaian subtansi/isi: 1) Penilaian substansi dilakukan dengan memberikan angkaangka untuk setiap aspek pada instrumen yang digunakan. harus diberi tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Kasubag Tata Usaha. d. 2. Penyaluran. 2) Hasil penilaian dilakukan perankingan dari nilai yang terbesar sampai yang terkecil. fotocopy NPWP atas nama Pokja PUG bidang pendidikan. a. susunan pengurus. Tahap pertama. memiliki rekening bank atas nama Pokja PUG. kemudian dikirim kepada: Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. g. Pengiriman Proposal Proposal yang telah disusun. Verifikasi Proposal Untuk membuktikan kebenaran data dan informasi yang disusun dalam proposal. dinilai oleh Tim Penilai Proposal yang dibentuk oleh Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat atau pejabat yang ditunjuk dengan surat keputusan. Jakarta 10270. maka Pokja PUG yang lulus penilaian substansi. fotocopy rekening bank atas nama Pokja PUG bidang pendidikan. setiap Pokja PUG harus menyusun proposal sesuai dengan sistematika penyusunan proposal sebagaimana contoh yang tertera dalam lampiran petunjuk teknis ini. dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan u. proposal yang diterima setelah tanggal tersebut dapat diproses lebih lanjut. rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi setempat. b. fotocopy surat keputusan pembentukan Pokja PUG bidang pendidikan. Nonformal. d. memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas Pokja PUG. memiliki sarana dan prasarana untuk melaksanakan program. dengan alamat: Kompleks Kemdikbud. Penilaian Proposal Setiap proposal yang diajukan kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. yaitu: a. f. Tahap kedua. Jalan Jenderal Sudirman. antara lain: a. 2) Proposal lolos seleksi administrasi. e. Proses Penyaluran Dana 1. c.

Penetapan Pokja PUG Sebagai Penerima Bantuan Berdasarkan hasil penilaian proposal dan/atau hasil verifikasi. untuk digunakan sebagai bahan pembinaan. 4. Berdasarkan persetujuan dari Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat. kelayakan. kuitansi. Bagian Keuangan Ditjen PAUDNI Keuangan Kemdikbud mengajukan SPM ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III untuk proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). dan kredibilitas Lembaga yang bersangkutan telah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Kepala Subdirektorat Program dan Evaluasi selaku Pejabat Pembuat Komitmen menetapkan Pokja PUG Penerima Bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan dengan menerbitkan Surat Keputusan. Kepala Subdirektorat Program dan Evaluasi selaku Pejabat Pembuat Komitmen membuat daftar nominasi Pokja PUG Calon Penerima Bantuan dan disampaikan kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat untuk mendapat persetujuan. berikut penandatanganan kuitansi penerimaan bantuan dan dokumen lain yang diperlukan 17 untuk proses pencairan dana. dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota antara Kepala Subdirektorat Program dan Evaluasi selaku Pejabat Pembuat Komitmen atas nama Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat sebagai Pihak Pertama dan Ketua Pokja PUG Bidang Pendidikan penerima bantuan sebagai Pihak Kedua. Berdasarkan Surat Keputusan tentang Penetapan Pokja PUG. Verifikasi Pokja PUG dapat dilakukan dengan cara: a. Pengambilan dana harus dilakukan oleh ketua Pokja PUG yang namanya tercantum dalam surat keputusan tentang penetapan Pokja PUG penerima bantuan. Penandatanganan Akad Kerjasama Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Subdirektorat Program dan Evaluasi selaku Pejabat Pembuat Komitmen tentang Penetapan Pokja PUG Penerima Bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota. 3. dan dokumen yang telah ditandatangani seperti disebutkan pada nomor 4 di atas. Melakukan visitasi atau kunjungan lapangan (sesuai ketersediaan anggaran) terhadap Pokja PUG yang dianggap perlu dikunjungi untuk memastikan kebenaran (objektifitas) kondisi dan keberadaan lembaga. d. Penyaluran Dana Berdasarkan dokumen yang telah ditandatangani seperti disebutkan di atas. b. Mengundang Pokja PUG untuk mempresentasikan program yang diusulkan pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. 5. c. dengan menggunakan Format Perjanjian Kerjasama sebagaimana tertera dalam lampiran petunjuk teknis ini.16 dilakukan verifikasi dengan maksud untuk klarifikasi dokumen dan memastikan/meyakinkan bahwa keberadaan. Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/ Kota. b. melalui mekanisme sebagai berikut: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat memproses penyaluran dana kepada Pokja PUG (penerima dana sebagai penyelenggara kegiatan). Petunjuk Teknis Pengajuan. dan tembusan disampaikan kepada dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota setempat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mengajukan usulan penyaluran dana kepada Bagian Keuangan Ditjen PAUDNI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperoleh Surat Perintah Membayar (SPM). Penyaluran. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . c. KPPN Jakarta III melalui Bank Operasional KPPN mentransfer dana bantuan ke rekening Pokja PUG Bidang Pendidikan. Klarifikasi dan konfirmasi melalui surat atau telepon langusng kepada Pokja PUG calon penerima Bantuan sosial atau kepada dinas pendidikan provinsi setempat.

000.(delapan milyar tiga ratus juta rupiah) dengan sasaran 60 lembaga. minimal pada 2 (dua) kabupaten/kota (bagi Pokja PUG bidang pendidikan provinsi) • Memberikan penguatan kapasitas kelembagaan dan fasilitasi implementasi PUG bidang pendidikan.(dua ratus juta rupiah) per lembaga.000.000. Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/ Kota sebanyak 37 lembaga dengan unit cost Rp. Alokasi dan Rincian Penggunaan Dana 18 • Memberikan penguatan kapasitas kelembagaan PUG bidang pendidikan. Alokasi Dana Alokasi anggaran bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota pada tahun 2013 ini tersedia dana sebesar Rp. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . akan diprioritaskan bagi kabupaten/kota yang belum pernah mengakses bantuan kegiatan ini pada tahun-tahun sebelumnya.e.000. Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi sebanyak 23 lembaga dengan unit cost Rp. dengan menggunakan format sebagaimana terlampir.000. Penyaluran. Rincian Penggunaan Dana Rincian alokasi penggunaan dana Bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota. b. analisis situasi gender. 2. dan sejenisnya) Proporsi Penggunaan 25% 3 4 5 20% 19 10% 10% F. No 1 Komponen Pembiayaan Sosialisasi dan advokasi PUG bidang pendidikan bagi pendidik dan tenaga kependidikan formal dan nonformal (lokakarya. Mekanisme Pengusulan dan Pencairan Dana Adapun mekanisme Pengusulan dan Pencairan Dana dapat digambarkan g berikut ini. minimal pada 2 (dua) jenis satuan pendidikan formal dan/atau pendidikan nonformal (bagi Pokja PUG bidang pendidikan kabupaten/kota) Rapat-rapat untuk pertemuan rutin Pokja PUG. Paling lambat 2 (dua) minggu setelah dana masuk ke rekening lembaga. yang terdiri dari: a. 2 E.000.(seratus juta rupiah) per lembaga.200. mengacu pada prosentase yang tertera pada tabel di bawah ini. Khusus bagi alokasi bantuan untuk Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/Kota. pelatihan TOT. Ketua Pokja PUG harus memberitahukan kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat bahwa dana bantuan sudah diterima (surat pernyataan). para pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya. Penyusunan profil PUG bidang pendidikan tahun 2012 (provinsi/ kabupaten/kota) Monitoring. evaluasi. dalam bagan Petunjuk Teknis Pengajuan.100...300. 8. dan pelaporan 35% 1.

Bank Operasional KPPN: a. i. c. c. Menyusun petunjuk teknis pengajuan. b. Mengirimkan laporan ke Ditbindikmas Ditjen PAUDNI Kemdikbud . Penyaluran. Berkoordinasi dengan Ditbindikmas tentang perkembangan penyerapan/pencairan dana kepada Lembaga/Satuan PNF yang ditetapkan sebagai penerima bantuan. Lembaga/Satuan PNF: a. Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. Menandatangani dan mengirimkan akad kerja sama kepada lembaga/satuan PNF penerima dana bantuan. Kementerian Keuangan (KPPN): a. 5. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: a. Mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk memperoleh rekomendasi. Melakukan sosialisasi kegiatan kepada Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/Kota. Melakukan pendampingan terhadap Lembaga/Satuan PNF yang mengalami kesulitan mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (apabila diperlukan). 3. e. dan mengirimkan ke Dinas Pendidikan Provinsi.Berdasarkan bagan mekanisme pengusulan dan pencairan dana seperti yang digambarkan di atas. e. j. setelah memperoleh rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. Menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Memberikan rekomendasi kepada Lembaga/Satuan PNF yang dipandang layak. c. Pemangku Kepentingan. dan Masyarakat. Melakukan pencatatan/registrasi atas proposal yang masuk. penyaluran dan pengelolaan bantuan penyelenggaraan kegiatan. f. b. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk melakukan verifikasi. 20 d. b. Ditbindikmas Ditjen PAUDNI Kemdikbud: a. Melakukan verifikasi terhadap Lembaga/Satuan PNF yang mengajukan proposal. Memverifikasi Surat Perintah Membayar (SPM) yang diajukan oleh Ditbindikmas. Mengirimkan proposal ke Ditbindikmas Ditjen PAUDNI Kemdikbud. maka tugas dan fungsi institusi tersebut yang berkaitan dengan proses kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . pemantauan dan pengawasan terhadap Lembaga/Satuan PNF yang ditetapkan sebagai penerima bantuan. Menyusun laporan hasil penyelenggaraan kegiatan dan bukti penggunaan dana bantuan sesuai petunjuk teknis. k. dan selanjutnya mentransfer dana bantuan ke rekening lembaga melalui bank penyalur. Petunjuk Teknis Pengajuan. Mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada pejabat yang diberi kewenangan untuk menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM). g. Membuat rekapitulasi Lembaga/Satuan PNF yang diberikan rekomendasi. 4. d. Mentransfer dana bantuan ke rekening Lembaga/Satuan PNF yang ditetapkan sebagai penerima bantuan. Melakukan kerjasama dengan bank operasional KPPN. Mensosialisasikan kegiatan kepada Lembaga/Satuan PNF. Menggunakan dana bantuan untuk membiayai penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan proposal dan Petunjuk Teknis. h. Menerbitkan SK penetapan Lembaga/Satuan PNF calon penerima bantuan. Melakukan penilaian atas kelayakan proposal yang masuk. sebagai dasar penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) oleh KPPN. penyaluran. Menyusun proposal sesuai dengan petunjuk teknis pengajuan. b. 21 f. dengan tembusan disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. dan pengelolaan bantuan kegiatan Ditbindikmas. 2.

dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . maka perlu dilakukan pemantauan oleh: 1. 6. 23 Petunjuk Teknis Pengajuan. 3. Penilik melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/ Kota yang dilaksanakan oleh Pokja PUG penerima bantuan sosial. pemantauan dan pengawasan terhadap Lembaga/Satuan PNF yang ditetapkan Ditbindikmas sebagai penerima bantuan. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk melakukan verifikasi. Dinas Pendidikan Provinsi: a. dan mengirimkan ke Ditbindikmas. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Pokja PUG penerima bantuan sosial. dan Lembaga/Satuan PNF. Dinas Pendidikan Provinsi melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Pokja PUG penerima bantuan sosial. b. pemantauan dan pengawasan terhadap Lembaga/Satuan PNF yang ditetapkan Ditbindikmas sebagai penerima bantuan. BAB IV PEMANTAUAN DAN PELAPORAN A. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi untuk melakukan verifikasi. Pemantauan Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan proposal dan Petunjuk Teknis ini yang diharapkan dapat mencapai tujuan pemberian bantuan sosial. Penyaluran. Mensosialisasikan kegiatan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota. Membuat rekapitulasi Lembaga/Satuan PNF (per kabupaten/ kota) yang telah diberikan rekomendasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.22 d. Pemangku Kepentingan. 4. c. 2. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan secara berkala terhadap Pokja PUG penerima dana bantuan penyelenggaraan kegiatan peningkatan kapasitas Pokja PUG bidang pendidikan provinsi maupun kabupaten/ kota.

B. Pokja PUG yang ditetapkan sebagai penerima dana harus: a. Bagi Pokja PUG yang belum dapat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan karena alasan keterlambatan penerimaan bantuan. rincian penggunaan dana. Penyaluran. dan pendampingan. maka lembaga tersebut harus menyampaikan laporan lengkap hasil pelaksanaan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku. 4. Catatan Khusus 1. hasil pelaksanaan kegiatan. hasil-hasilnya. mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara akuntabel dan transparan. yang meliputi persiapan. masalah dan tantangan dalam pelaksanaan kegiatan. Laporan memuat tentang pelaksanaan kegiatan dan hasil-hasilnya. sesuai dengan Akad Kerjasama dan peraturan yang berlaku. 3. 5. dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya. Nonformal. b. yang disertai dengan laporan pertanggungjawaban keuangan yang sudah digunakan. dan • kegiatan yang masih dalam proses pelaksanaan. kegiatan penilaian. tidak memungut biaya apapun untuk proses penetapan dan pencairan dana bantuan 25 penyelenggaraan kegiatan. Setelah semua program dan kegiatan sudah selesai dilaksanakan. wajib menyusun laporan sebagai pertanggungjawaban penggunaan bantuan dana yang diterima dan menyampaikan paling lambat tanggal 7 Desember 2013 kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. jadwal pelaksanaan kegiatan. serta 24 laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan. Petunjuk Teknis Pengajuan. 2. antara lain memuat tentang: 1. tujuan pelaksanaan kegiatan 3. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . menggunakan dan mengadministrasikan dana secara tertib dan teratur sesuai ketentuan yang berlaku. Pokja PUG penerima dana bantuan penyelenggaraan kegiatan (pada tahun 2012 atau tahun sebelumnya) yang tidak menyampaikan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya. dan antara lain memuat tentang: • kegiatan yang sudah dilaksanakan. yaitu laporan perkembangan pelaksanaan kegiatan paling lambat tanggal 15 Desember 2013. tidak akan diberikan bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota tahun 2013. diwajibkan berkoordinasi dengan Instansi Perpajakan setempat untuk memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan perpajakan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Laporan disusun sesuai dengan kondisi obyektif di lapangan dengan menggunakan sistematika sebagaimana tertera dalam lampiran petunjuk teknis ini. Pelaporan Setiap Pokja PUG penerima Bantuan Sosial Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota. sehingga program kegiatan masih berlangsung atau belum selesai dilaksanakan. maka lembaga tersebut tetap berkewajiban untuk menyampaikan laporan. sasaran penerima manfaat 2. 4. 6. mulai dari perencanaan. kegiatan pembelajaran. C. pelaksanaan. Pokja PUG penerima dana bantuan penyelenggaraan kegiatan.

. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. tanggal ... dan Pengelolaan 26 Bantuan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini disajikan secara singkat........ dan untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA...... menindaklanjuti hasil pelaksanaan kegiatan..... mempersiapkan.. Nonformal... tahun dua ribu tiga belas..... Melalui berbagai penjelasan yang tertera dalam petunjuk teknis ini..... Nonformal.. melaksanakan... Untuk konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut. dan memperoleh hasil yang optimal dalam upaya peningkatan kuantitas. dapat menghubungi: Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Penyaluran. 2..com Website : http///www.. Senayan.... DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN LEMBAGA /ORGANISASI . diharapkan proses penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan transparan.......com...paudni... dan E-mail : subditprogramdanevaluasi@yahoo. bulan ... Jakarta 10270 dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat.... melalui: Telepon : (021) 5725575.. Pahala Simanjuntak....... kami yang bertandatangan di bawah ini: 1. Penyaluran... kualitas dan kebermaknaan penyelenggaraan kegiatan pendidikan masyarakat ke depan. untuk dipedomani oleh para petugas Pokja PUG Bidang Pendidikan dalam mengajukan proposal...BAB V Lampiran–Lampiran Lampiran 1: Format Perjanjian Kerjasama PERJANJIAN KERJASAMA NOMOR : ... Faksimile: (021) 5725039... serta mempertanggungjawabkan penggunaan dana bantuan yang telah diterima... Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini..go.. Jalan Jenderal Sudirman. dan Informal..kemdiknas. Nama Jabatan Alamat : ………………………… : ………………………… : ………………………… Petunjuk Teknis Pengajuan... MM : 195901181985031003 : Pejabat Pembuat Komitmen pada Satuan Kerja Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Ditjen PAUDNI Alamat : Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 6........ TENTANG KERJASAMA PENYELENGGARAAN KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS POKJA PUG BIDANG PENDIDIKAN PROVINSI/ KABUPATEN/KOTA TAHUN 2013 PENUTUP emikian Petunjuk Teknis Pengajuan. dan Informal. dan membuat laporan kegiatan. NONFORMAL../B4/MS/2013 DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI.. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ....... Nama NIP Jabatan : Drs.id/dikmas D 27 Pada hari ini .... Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. atau subditprogramevaluasi@gmail.

Untuk melaksanakan program sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat 2 di atas. d. sehingga memiliki komitmen untuk: 1. 4. 2.. Secara bersama-sama. PARA PIHAK bersepakat bekerjasama untuk menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota. Tugas dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA adalah: a. memproses administrasi pencairan dana kepada PIHAK KEDUA. 2. c. memberikan bimbingan teknis pelaksanaan kegiatan kepada PIHAK KEDUA. menyusun rencana dan jadwal kegiatan penyelenggaraan kegiatan. e. Bahwa PIHAK PERTAMA sebagai institusi yang bertugas melakukan pembinaan dan pengembangan kegiatan pendidikan masyarakat. membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan menyampaikan kepada Ditbindikmas. memberitahukan dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota setempat. dengan ketentuan sebagaimana diatur pada pasal-pasal berikut: Pasal 1 TUJUAN KERJASAMA Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas. memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA. dan penilaian di bidang pendidikan. pemantauan. jika ditemukan hal-hal yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara. pelaksanaan.. 29 d. dan mengarsipkannya untuk kepentingan pemeriksaan oleh yang berwenang. menandatangani Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak untuk melaksanakan kegiatan. menghentikan proses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA. setelah akad kerjasama ditandatangani oleh PARA PIHAK.. serta kapabilitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota sebagai forum pelayanan pengarusutamaan gender bidang pendidikan di provinsi atau kabupaten/kota. b. 3. dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota setempat.. Pasal 2 TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 1. Bahwa PIHAK KEDUA sebagai lembaga/organisasi yang menyelenggarakan 28 kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Provinsi atau Kabupaten/Kota. berdasarkan pertimbangan: 1.. Pasal 3 PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA 1. memfasilitasi penguatan Pokja PUG bidang pendidikan di kabupaten/ kota dan/atau satuan pendidikan formal dan/atau pendidikan nonformal dalam upaya peningkatan kualitas layanan pengarusutamaan gender bidang pendidikan.……… dan untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA. 2.. Penyaluran. menjamin terselenggaranya pelaksanaan kegiatan sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya disebut sebagai PARA PIHAK. b. PIHAK PERTAMA memberikan dana kepada PIHAK KEDUA sebesar: Petunjuk Teknis Pengajuan. mengimplementasikan layanan pendidikan responsif gender pada satuan pendidikan formal dan/atau pendidikan nonformal di daerah. mengadministrasikan dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.. Tugas dan tanggung jawab PIHAK KEDUA adalah: a. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . f. c. menyediakan dan menyiapkan nara sumber ahli dalam bidang pengarusutamaan gender dan layanan pendidikan yang responsif gender.dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Kelompok Kerja Pengarustamaan Gender (Pokja PUG) Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota .. pengelolaan. mengambil kebijakan yang responsif gender dalam penyusunan perencanaan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini..000. PIHAK PERTAMA menyalurkan dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas kepada PIHAK KEDUA melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III dengan mentransfer kepada: Nama Bank : Nomor Rekening : Atas Nama : : NPWP Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas. 100. Perjanjian Kerjasama ini berlaku sejak ditandatangani oleh PARA PIHAK.000. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Perjanjian Kerjasama ini. 2. ditanggung oleh PIHAK KEDUA sesuai ketentuan yang berlaku. Pasal 5 TANGGUNG JAWAB MUTLAK PIHAK KEDUA bertanggung jawab mutlak atas pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan keuangan. Apabila PIHAK KEDUA ternyata tidak mengembalikan dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas.(dua ratus juta rupiah).- Pasal 4 SANKSI 1.. untuk Pokja PUG bidang pendidikan provinsi • Rp.• 2. Pasal 6 KETENTUAN PENUTUP 1. di atas materai enam ribu. Penyaluran. 200. dan Informal. dibebankan pada anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat.000. 2. Nonformal.1.666866/2013 tanggal 5 Desember 2012 dengan kode anggaran ……………. Petunjuk Teknis Pengajuan. digunakan oleh PIHAK KEDUA untuk penyelenggaraan kegiatan sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan. akan diatur lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri.000.000. maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan dana ke Kantor Kas Negara melalui bank pemerintah. Biaya administrasi dan perpajakan yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan. dan masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama. Jika PIHAK KEDUA ternyata tidak menggunakan dana sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2013. DIPA-023. Demikian Perjanjian Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK di Jakarta dalam rangkap 5 (lima). 6. PARA PIHAK PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA Materai Rp. Rp. untuk Pokja PUG bidang pendidikan kab/kota Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota .(seratus juta rupiah). dan merupakan bagian 31 yang tidak terpisahkan dari Perjanjian Kerjasama ini.. sampai dengan berakhirnya pelaksanaan kegiatan. maka PIHAK PERTAMA dapat melaporkan PIHAK KEDUA kepada pihak berwenang.05. 4. 30 3. 5.

........ situasi dan kondisi pendidikan khususnya pendidikan nonformal.. Lokus sasaran kegiatan 2................ Jakarta Diajukan Oleh: Nama Lembaga/Organisasi : ... dan perkiraan peluang atau prospek program) B............... Objek dan lokasi sasaran kegiatan 3. Alamat lengkap lembaga B.. PENYALURAN. BAB II PROFIL LEMBAGA A... potensi sumber daya yang 33 tersedia sesuai rencana program yang diusulkan....... Alamat : ........ : . Persiapan: 1.... Ketenagaan (SDM) yang dimiliki E..... Sarana dan prasarana yang dimiliki D................./HP/Faks......Lampiran 2. Dasar pelaksanaan kegiatan Sasaran program Tujuan program Hasil yang akan dicapai Diajukan kepada: Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini......... Latar Belakang (antara lain memuat data dan informasi (setempat) tentang: kondisi geografis dan demografi.......... Kepengurusan lembaga C.................. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . Program yang pernah dilakukan F.... Senayan....... Format Sampul Proposal Lampiran 3: Format Acuan Sistematika Penyusunan Proposal ACUAN SISTEMATIKA PENYUSUNAN PROPOSAL 32 PROPOSAL PENGAJUAN... D. Gedung E Lantai 6 Jalan Jenderal Sudirman..... Prestasi yang dimiliki BAB III RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN A... DAN PENGELOLAAN BANTUAN PENINGKATAN KAPASITAS POKJA PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) BIDANG PENDIDIKAN PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN 2013 BAB I PENDAHULUAN A.......... Sarana dan prasarana yang akan digunakan Petunjuk Teknis Pengajuan... Nonformal.... No.. dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Kemdikbud. Penyaluran......... C....... Kemitraan yang pernah dilakukan dilakukan G... Telp..... E........

..................... Lampiran 4...... Rencana Tindaklanjut BAB IV PENUTUP LAMPIRAN: 1... adalah benar sebagai lembaga yang memiliki kredibilitas dan kemampuan untuk melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/ Kota.. dan dianggap layak mengajukan dana bantuan penyelenggaraan kegiatan tahun 2013 kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat.... dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota .......... : ... Salinan/fotokopi nomor rekening atas nama lembaga..... 3..4....................................... Direktorat Jenderal Pendidikan Usia Dini. No............................) *) coret yang tidak perlu Petunjuk Teknis Pengajuan....... Rencana biaya kegiatan (rencana penggunaan dana) B................ dan Informal.. Struktur organisasi kepengurusan dan rincian tugas Pokja................................................... 5................................ Stempel 35 3 (......................... Dengan ini menyatakan bahwa: Nama Lembaga : ................................................. Penyaluran.......................................... Tanda Tangan...... Jadwal pelaksanaan kegiatan 5................ Pelaksanaan: C........................... Demikian rekomendasi ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya...... 4.... Jabatan : ........ Salinan/fotokopi Akte Notaris pendirian lembaga atau ijin pendirian lembaga dari instansi berwenang................................... Nonformal..... Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lembaga : ..... Profil lembaga....................................... Ketua Lembaga : ...................... Salinan/fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga.. ................... Alamat : ... Alamat : ................................. 2013 Kepala dinas pendidikan Kabupaten/Kota *) ...... Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.... 34 2....... dan lain-lain yang diperlukan....... Tlp/HP/Faks...... Format Surat Rekomendasi KOP DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA*) SURAT REKOMENDASI Nomor: .............………..........................................

....…………………............. Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak KOP LEMBAGA SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lembaga : ......./HP/Faksimili : ........... Telah menerima dana bantuan penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota........ melalui transfer bank pada rekening nomor ..... dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ....... 2013 Yang Membuat Pernyataan (………….. dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya... disampaikan kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat paling lambat dua minggu setelah dana diterima.. Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan.. sesuai sesuai Perjuanjian Kerjasama yang telah ditandatangani.................... setelah kegiatan selesai dilaksanakan........ kami sampaikan terima kasih........ Surat Pemberitahuan Telah Menerima Dana........... disampaikan kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat setelah kegiatan selesai dilaksanakan... dan lembaga/instansi yang terkait dalam penyelenggaraan kegiatan secara berkesinambungan......... Menerima sanksi administrasi dan/atau hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku............ Berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi dan/atau kabupaten/kota setempat.Lampiran 5.... 2.......... Akan menyampaikan laporan hasil penyelenggaraan kegiatan dan penggunaan dana kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. 36 Lampiran 6: Format Surat Pernyataan Telah Menerima Dana SURAT PERNYATAAN TELAH MENERIMA DANA DAN PENGGUNAANNYA Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ………………………………………… Jabatan : ………………………………………… ………………………………………… Alamat Lembaga : ………………………………………… 37 Nomor Telepon/HP/Fax : ………………………………………… dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya........................ sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Kerjasama dan petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan.... atau paling lambat tanggal 7 Desember 2013......) ( ......... 2............ .. untuk digunakan sebagaimana mestinya...............) Petunjuk Teknis Pengajuan.............. atas nama ... Mempertanggungjawabkan penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku (tidak menggunakan dana untuk kepentingan pribadi).. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup.. ……………………………..... b. bahwa saya sanggup: 1....... 5...... Telp........................... Akan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota... 4...... Penyaluran....... 3........ Jabatan : ................................ Alamat Lembaga : ..... apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap Perjanjian Kerjasama dan Petunjuk Teknis dalam penyelenggaraan kegiatan....... Atas perhatian dan kerjasama yang baik...... 3. atau paling lambat tanggal 7 Desember 2013..... bahwa kami: 1. Demikian laporan ini kami sampaikan. 2013 Yang membuat pernyataan.................... Membuat dan menyampaikan: a.....……………………........ Menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pokja PUG Bidang Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota Tahun 2013. pada tanggal ..............

..... ......... Latar Belakang 2................... dst........ Jadwal pelaksanaan kegiatan 6...……. Langkah dan proses pelaksanaan kegiatan Petunjuk Teknis Pengajuan.……..…... dst.................... Penyelenggaraan kegiatan: a. b.... dst................. dst................................... 39 Jumlah dana yang diajukan: Rp ......... : .................. b......…….…................. Dasar Pelaksanaan Kegiatan 3....... alat dan bahan pembelajaran/pelatihan yang digunakan 5. Pembelajaran dan Pelatihan Keterampilan: a......... b.. b.......... . .. Persiapan pelaksanaan kegiatan 2...... Terbilang : . dst................ b..... Pengadaan alat/vahan keterampilan: a.......... b. . .. SISTEMATIKA LAPORAN: KATA PENGANTAR DAFTAR ISI I PENDAHULUAN 1.. dst....…... Tenaga ahli/pelatih/nara sumber yang mendukung pelaksanaan kegiatan 4...... Penilaian pembelajaran pelatihan keterampilan: a....... Tujuan (Program dan Laporan) II PELAKSANAAN KEGIATAN 1........ b. .... dst.......….... ... : ......... Dokumentasi dan sosialisasi: a. b..... : .Lampiran 7: Format Acuan Rencana Penggunaan Dana FORMAT ACUAN RENCANA PENGGUNAAN DANA No (1) Lampiran 8: Format Acuan Sistematika Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan ACUAN PENYUSUNAN LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS POKJA PUG BIDANG PENDIDIKAN PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN 2013 A............ Sarana/tempat.... dst.... SAMPUL LAPORAN: • Nama Program • Nama Lembaga • Alamat Lengkap • Nomor Telepon/Fax/HP/ Email • Bulan/ Tahun Laporan Kegiatan (2) Volume (3) Harga Satuan Jumlah (Rp) (Rp) (3) X (4) (4) (5) 1 38 2 3 4 5 6 7 8 Identifikasi calon WB dan pelatih : a. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota .............…….......... fasilitas....... Penyaluran.. ATK WB dan Penyelenggaraan: a................... ... B..... ............ Jumlah : ..... Transport tutor/pelatih keterampilan: a............... : ....…….....…........... Objek dan sasaran pelaksanaan (data dan informasi tentang peserta kegiatan) 3..

31 Juli 2013 Penerimaan Bukti SPJ 02 Nota & kwitansi 02 Agustus 2013 41 03 Nota & kwitansi 05 Agustus 2013 04 Daftar dan Ttd. Rincian penggunaan dana 8. 12 Oktober 2013 Penerimaan 07 Nota & kwitansi 10 November 2013 08 Daftar dan Ttd. dan rencana tindaklanjut kegiatan pasca kegiatan. Lampiran 9: Format Rekapitulasi Rincian Penggunaan Dana FORMAT CONTOH REKAPITULASI RINCIAN PENGGUNAAN DANA No 01 Rincian Pengeluaran Identifikasi dan seleksi objek/lokasi program:  ………………………  ……………………… ATK WB dan Penyelenggaraan:  ……………………  …………………… Pengadaan alat dan bahan:  ………………………  ……………………… Pelaksanaan Pelatihan:  ………………………  ……………………… Penyelenggaraan kegiatan:  ………………………  ……………………… Transport tenaga ahli/ pelatih/nara sumber:  ………………………  ……………………… Dokumentasi dan sosialisasi:  ………………………  ……………………… Penilaian dan evaluasi program:  ………………………  ……………………… Jumlah (Rp) Tanggal Pengeluaran Daftar dan Ttd. Dokumen pendukung lainnya yang diperlukan. Bukti/kuitansi pengeluaran dana. III KESIMPULAN DAN SARAN/REKOMENDASI IV PENUTUP LAMPIRAN 1. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan program. Foto dokumentasi pelaksanaan 3. Dukungan yang diperoleh dari pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan 9. Penyaluran. 14 Penerimaan 2013 Nota Kwitansi & 01 2013 September 05 September 06 Daftar dan Ttd. termasuk setoran pajak sesuai ketentuan yang berlaku 2. 20 November 2013 Penerimaan Petunjuk Teknis Pengajuan.40 7. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . Hambatan/kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan 10.

penggandaan dan pengiriman laporan  ………………………  ……………………… Jumlah T t d . Penyaluran.000. 1. 6.000. < Rp.000. 01 Desember 2013 Pe n e r i m a a n dan Nota & kwitansi Lampiran 10 : Format Acuan Buku Kas Umum FORMAT CONTOH BUKU KAS UMUM No Tanggal Nomor Bukti Uraian Penerimaan Pengeluaran Saldo 42 Catatan: 1. 3. 500.d.000 s.000.000 2. pakai materai Rp. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota . 43 Jumlah Mengetahui Ketua Lembaga STEMPEL LEMBAGA Nama Jelas Dibuat Oleh: Bendahara Nama Jelas Petunjuk Teknis Pengajuan. 1. Kuitansi penerimaan uang nominal > Rp. pakai materai Rp. Kuitansi penerimaan uang nominal = > Rp.000.09 Penyusunan.

... dikenakan pajak: PPN sebesar 10%....... m2 ... Milik sendiri/ sewa/ pinjam pakai • • • • • • • • • ... ruang .. 2. ruang .. ruang ..... Kepengurusan Nama Jabatan Pendidikan Terakhir 45 Catatan: 1............ dan PPh 22 sebesar 1.. 3...... dikenakan pajak: PPh 21 sebesar .. ruang .... Alamat Lembaga 3... dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota .. NPWP 8........ ruang . Besarnya pajak yang harus dibayarkan..... Status Lahan/ Bangunan Rincian Bangunan • Luas Tanah • Luas Bangunan • • • • • • • • • . Nama Lembaga/ Organisasi 2... Nama Terang Nama Terang Petunjuk Teknis Pengajuan... ruang ... sebaiknya dikonsultasikan dengan Kantor Pajak setempat............ Pajak Honorarium (nilai berapapun). 4......... ... 1 juta). ... No. ruang Mengetahui Ketua Lembaga STEMPEL LEMBAGA Dibuat Oleh: Bendahara 2............ Penyaluran..% (sesuai status kepegawaian yang bersangkutan).... IDENTITAS KELEMBAGAAN 1.....2013 B. ruang . Tanggal Berdiri 5.. dan PPh 23 sebesar 2%.... m2 Ruang Tamu Ruang Sekretariat Ruang Kantor Pengurus Ruang Belajar Teori Ruang Praktek Keterampilan Ruang Usaha/Produksi Ruang Perpustakaan/Taman Bacaan .. SARANA/FASILITAS YANG DIMILIKI 1.............. Telp/HP/Fax/ 44 E-mail 4. Rekening Bank 7. Pajak Sewa Barang/Jasa (nilai berapapun)... ruang . Akte Notaris/ Perijinan 6............5%.....Lampiran 11: Format Acuan Buku Penerimaan/Penyetoran Pajak FORMAT CONTOH BUKU PENERIMAAN/PENYETORAN PAJAK No Tanggal Nomor Bukti Uraian Jenis Pajak PPn PPh 21 PPh 22 PPh 23 Jumlah Ket Lampiran 12: Format Profil Lembaga PROFIL LEMBAGA PENYELENGGARA PROGRAM A.. dikenakan pajak: PPN sebesar 10%. ..... Pajak Pembelian Barang (= > Rp..

... • ...... Nama Instansi/Lembaga/ Organisasi Bentuk Kerjasama/Kemitraan Bulan & Tahun Pelaksanaan 47 C............... Jumlah SMP Tingkat Pendidikan (Orang) SMA Dipl........ Bentuk pengabdian masyarakat yang pernah dilaksanakan Bentuk Pengabdian Tujuan Lama Kegiatan 2................. set .... 46 Sarana/Fasilitas • Kursi Tamu Pembelajaran • Meja/kursi/lemari Sekretariat dan Pelatihan • Meja/kursi Ruang Belajar Teori • Meja/kursi Ruang Keterampilan • Lemari/rak buku • Mesin tik manual • Komputer • Printer • Mesin faksimile/telepon • Papan tulis • Buku/modul/bahan belajar lain • Alat-alat keterampilan: • …………… • …………… • • • • • • • • • • • • • • ..... S1 S2 Jumlah F. paket E................ PRESTASI YANG DIMILIKI 1.. DUKUNGAN DAN KEMITRAAN 1.. unit ..... Pelatihan/kursus yang pernah diikuti No. Daftar Instansi/Lembaga Organisasi sebagai mitra kerja No..... unit . Dukungan dana yang pernah diperoleh No. Jumlah L Peserta Program P L+P Sumber Biaya 3............. Penyaluran.. set .................. • ...... dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan Kapasitas POKJA Pengarusutamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota ................. Bentuk Penghargaan Diperoleh Dari Tahun D. unit . set ... No.... Penghargaan yang pernah diperoleh No.3..... PROGRAM/PELATIHAN YANG PERNAH DILAKUKAN Jenis Program • ...... set ... set ............................ paket ...... set ...... Jenis Pelatihan Penyelenggara Pelatihan Lama Pelatihan Tahun Tempat Pelatihan Petunjuk Teknis Pengajuan....... unit .... Nama/Jenis Program Instansi/Lembaga Pemberi Dana Tahun Jumlah Dana Barang/Jasa Dana (Rp) 2.......... KETENAGAAN (SDM) YANG DIMILIKI Jenis/Profesi Tenaga • Pengurus/Pengelola • Tenaga Administrasi • Tenaga Tutor • Tenaga Pelatih/Narasumber teknis • ……… • ……… • ……... • ................................. unit ........... paket ....

Penyaluran. dan Pengelolaan Bantuan Peningkatan .48 Petunjuk Teknis Pengajuan.