Anda di halaman 1dari 26

RPP Kimia Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SMA Memahami Struktur Atom, Sifat-Sifat Periodik Unsur Dan Ikatan Kimia

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu I. II. Standar Kompetensi : Kompetensi Dasar : : SMAN 1 Kaur : Kimia : Kelas X / Semester 1 : 3 x 45 menit

____________________________________________________________ Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisik senyawa yang terbentuk. III. Indikator A. Kognitif 1. Produk: a. Menjelaskan pengertian ikatan kovalen koordinasi. b. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa. c. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen polar dan non polar d. Menentukan kepolaran beberapa senyawa dan hubungan dengan keelektronegatifan. e. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam f. Menjelaskan sifat fisik logam. 2. Proses: a. Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan pengertian dan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi. b. Menganalisis kepolaran dari beberapa senyawa melalui percobaan dengan langkah: 1) merumuskan hipotesis
39

2) mengidentifikasi variabel manipulasi 3) mengidentifikasi variabel respon 4) mengidentifikasi variabel kontrol 5) melaksanakan eksperimen 6) mengisi tabel pengamatan 7) melakukan analisis data 8) merumuskan kesimpulan c. Melakukan diskusi kelas untuk mendeskripsikan proses terbentuknya ikatan logam. d. Menjelaskan sifat fisik logam dengan diskusi kelas B. C. Psikomotor a. Terampil Menggunakan buret. Afektif 1. Karakter Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter: a. Jujur dan teliti. b. Bertanggung jawab secara individu dan sosial c. Peduli. 2. Keterampilan Sosial a. Bertanggung jawab terhadap tugas bersama yang diberikan b. Bersikap menghargai pendapat orang lain. c. Bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok. IV. Tujuan Pembelajaran: A. Kognitif 1. Produk: a. Siswa mampu menjelaskan pengertian tentang ikatan kovalen koordinasi b. Siswa mampu menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa.. c. Siswa mampu menentukan kepolaran beberapa senyawa d. Siswa mampu menghubungan kepolaran dengan keelektronegatifan e. Siswa mampu menjelaskan proses pembentukan ikatan logam
40

f. Siswa mampu menjelaskan sifat fisik logam 2. Proses a. b. Melakukan diskusi kelompok untuk menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa. Merancang dan melakukan percobaan untuk menyelidiki kepolaran senyawa di laboratorium. dengan langkah : 1. merumuskan hipotesis 2. mengidentifikasi variabel manipulasi 3. mengidentifikasi variabel respon 4. mengidentifikasi variabel kontrol 5. melaksanakan eksperimen 6. mengisi tabel pengamatan 7. melakukan analisis data 8. merumuskan kesimpulan c. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan logam dan sifat-sifat logam melalui diskusi kelas. B. Psikomotor Siswa Terampil Menggunakan buret C. Afektif 1. Karakter Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter: a. Jujur dan teliti. b. Bertanggung jawab secara individu dan sosial c. Peduli. 2. Keterampilan Sosial a. Bertanggung jawab terhadap tugas bersama yang diberikan b. Bersikap menghargai pendapat orang lain. c. Bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok.

41

V. Materi Ajar Fakta: Ikatan kovalen koordinasi dikenal juga sebagai ikatan semipolar Ikatan kovalen koordinasi terjadi pada molekul H3O+ Ikatan kovalen polar dan non polar Ikatan kovalen polar terjadi ketika salah satu atom memiliki electron yang tertarik lebih kuat kepada atom yang lain ( terjadi polarisasi). Contoh ikatan logam adalah Na terjadi akibat penggunaan elektron valensi antar atom logam. Struktur logam rapat. Daya hantar listrik yang baik Tidak larut dalam air Titik leleh dan titik didih tinggi Ikatan kovalen koordinasi adalah Ikatan yang terjadi karena pemakaian bersama

Konsep: sepasang electron yang berasal dari salah satu atom. Ikatan kovalen polar terjadi ketika salah satu atom memiliki electron yang tertarik lebih kuat kepada atom yang lain ( terjadi polarisasi) Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk akibat penggunaan bersama elektronelektron valensi antar atom-atom logam. Prinsip: Ikatan kovalen koordinat terjadi apabila pasangan electron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom yang berikatan. Ikatan kovalen koordinasi hanya dapat terbentuk apabila salah satu atom yang berikatan memiliki pasangan elektron bebas (PEB). Elektron valensi logam mengalami delokalisasi. Logam dapat terdiri dari ion-ion positif yang diselimuti lautan elektron valensi

VI. Model dan Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran: Model Pembelajaran Kooperatif Metode Pembelajaran: Diskusi, eksperimen dan pemberian tugas
42

VII.Alat dan Bahan Alat Buret Klem Corong Pengaduk Bahan Air Etanol - Aseton - CCl4 - Statif - penggaris plastik - Gelas kimia

VIII. Proses Belajar Mengajar A. Pendahuluan Penilaian Kegiatan Memeriksa kehadiran siswa Apersepsi (10 menit ) 1. Guru mereview kembali materi yang berhubungan dengan ikatan kovalen Motivasi Pengamat 1 2 3 oleh 4

Jika unsur S dan O berikatan, ikatan apakah yang terjadi ? Penyampaian tujuan pembelajaran a. Menjelaskan pengertian dari ikatan kovalen koordinasi. b. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa. c. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen polar dan non polar d. Menentukan kepolaran beberapa senyawa dan hubungan dengan keelektronegatifan. e. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam
43

Penilaian Kegiatan f. Menjelaskan sifat fisik logam. B. Inti Pengamat 1 2 3

oleh 4

Penilaian oleh Kegiatan 1 1. 2. Eksplorasi ( 25 menit) Guru meminta siswa duduk pada kelompok yang telah ditentukan sebelumnya yang anggotanya 5 orang/kelompok Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi siswa melalui LKS 01 serta mendiskusikan secara bersama yakni : a. Menjelaskan pengertian dari ikatan kovalen koordinasi. b. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa. 3. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi siswa melalui LKS 02 dengan eksperimen, yakni ; a. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen polar dan non polar b. Menentukan kepolaran beberapa senyawa dan hubungan dengan keelektronegatifan. c. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam d. Menjelaskan sifat fisik logam. 4. 5. 6. Guru membagi konsep/permasalahan yang akan dibahas oleh tiap kelompok. Guru membimbing siswa merumuskan hipotesis tentang pengaruh medan magnet terhadap larutan. Guru membimbing siswa mengidentifikasi variabel manipulasi, variabel respon, dan variabel kontrol, dengan
44

Pengamat 2 3 4

Penilaian oleh Kegiatan 1 cara menunjuk siswa untuk menyumbang ide dan meminta siswa lain menjadi pendengar yang baik saat temannya menyampaikan idenya. 7. 8. Guru membimbing siswa melakukan langkah-langkah yang ada pada LKS 2 Guru membimbing siswa dalam menggunakan buret . Meminta masing-masing siswa mengamati dan mencatat peristiwa yang terjadi pada lembar pengamatan secara teliti dan jujur. 1. 2. 1. 2. 3. 4. 5. Elaborasi (25 menit) Siswa melakukan ekperimen sesuai dengan LKS 02 (pengaruh medan magnet terhadap larutan) Tiap kelompok (siswa) diminta menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi Konfirmasi (50 menit) Guru meminta tiap kelompok untuk membaca hasil diskusi. Tiap kelompok membacakan hasil diskusi nya sesuai dengan giliran Guru mencatat hasil diskusi tiap kelompok di papan tulis dan mengelompokkan sesuai dengan kebutuhan guru Siswa diminta membuat kesimpulan dari data- data di papan tulis. Guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan. Guru memberikan reward kepada kelompok yang aktif dan berkinerja baik. C. Penutup Penilaian oleh Kegiatan 1 Kesimpulan (10 menit)
45

Pengamat 2 3 4

Pengamat 2 3 4

Guru dengan siswa meyimpulkan materi pelajaran Refleksi Guru memberikan postes Tindak lanjut (10 menit) Guru memberikan tugas pada siswa untuk meringkas materi pada pertemuan berikutnya Tata nama senyawa biner ( 5 menit) : 1. Pengertian dan cara menuliskan nama senyawa biner. 2. Pengertian dan cara menuliskan nama senyawa Poliatom 3. Pengertian dan cara menuliskan nama senyawa Pengertian dan cara menuliskan nama organic sederhana VIII. Sumber Pembelajaran 1. Silabus 2. LKS 1: 3. Kunci LKS 4. LKS 2 5. Kunci LKS 2 6. Bahan ajar 7. LP 1: Produk (evaluasi) 8. LP 2 :Proses 9. LP 3: Pengamatan Perilaku Berkarakter 10. LP 4: Pengamatan Keterampilan Sosial 11. Table sfesifikasi lembaran penilaian Daftar Pustaka Brady, James E. dan senese Fred., 2004, Chemistry, Matter and Its Changes, Fourt Edition, John Wiley & Son.Inc BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). 2007. Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTS. Digandakan oleh Kegiatan Penyelenggaraan Sosialisasi/Diseminasi/Seminar/Workshop/Publikasi Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Budi, Rahardjo Sentot, 2008, Kimia berbasis eksperimen 3, PT tiga serangkai Pustaka mandiri.
46

Johari,J.M.C dan Rachmawati M, 2008, Kimia 3 SMA dan MA untuk Kelas XII, Esis Parning, Horale, dan Tiopan, 2007, Kimia 3, SMA/MA kelas XII, Yudhistira Syukri S., 1999, Kimia Dasar I, Bandung: Penerbit ITB LKS 01 IKATAN KOVALEN KOORDINASI TUJUAN : 1. Siswa mampu memberikan pengertian tentang ikatan kovalen koordinasi 2. Siswa mampu menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa.. Rumusan masalah : 1. 2. .. Hipotesis : 1. .. 2. . 1. Diskusikanlah bersama teman kelompok mu untuk melengkapi table beriku ini : Jumlah ikatan Kovalen Struktur lewis H2O+ H+ H3O+ Jumlah ikatan Kovalen koordinasi Pasangan elektron berasal dari Jumlah PE I PEB

Senyawa

NH3 + H+

NH4+

NH3 + BCl3

NH3-BCl3

47

2.

Apa yang dimaksud dengan ikatan kovalen koordinasi?

KUNCI LKS 1 IKATAN KOVALEN KOORDINASI TUJUAN : 1. Siswa mampu memberikan pengertian tentang ikatan kovalen koordinasi 2. Siswa mampu menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa.. Rumusan masalah : 1. Apakah yang dimaksud dengan ikatan kovalen koordinasi? 2. Bagaimanakan ikatan kovalen koordinasi bisa terbentuk? Hipotesis : berasal dari salah satu atom. 1. Ikatan yang terjadi karena adanya pemakaian bersama sepasang electron yang

48

2. Ikatan kovalen dapat tebentuk apabila salah atu atom yang berikatan memiliki sepasang electron bebas. 3. Diskusikanlah bersama teman kelompok mu untuk melengkapi tabel beriku ini : Senyawa Jumlah ikatan Kovalen Struktur lewis H2O+ H+ H3O+ Jumlah ikatan Kovalen koordinasi Pasangan Jumlah elektron berasal dari H O (2) H O (1) O 3 PEI PE B -

NH3 + H+

NH4+

N H (3)

N H (1)

NH3 + BCl3

NH3-BCl3 N H (3) B Cl (3)

N B (1)

4.

Apa yang dimaksud dengan ikatan kovalen koordinasi? Ikatan yang terbentuk karena penggunaan bersama pasangan elektron dari salah satu atom yang berikatan, sedangkan atom yang lain hanya menerima saja pasangan elektron yang digunakan bersama.

49

Soal Latihan 1. O2 + O O3

O O

+ O

Pertanyaan : a. Berapakah jumlah ikatan kovalen molekul di atas ? Jawab : b. Yang mana ikatan kovalen koordinasi nya serta pasangan elektron berasal dari atom mana? Jawab :
50

c. Berapa jumlah PEI/PEB ? Jawab : 2. SO2 + O SO3

O S

a. Berapakah jumlah ikatan kovalen molekul di atas ?

b. Yang mana ikatan kovalen koordinasi nya serta pasangan elektron berasal dari atom mana?

c. Berapa jumlah PEI/PEB ? Kunci Latihan soal 1. O2 + O O3

O O

+ O

Pertanyaan : a. Berapakah jumlah ikatan kovalen molekul di atas ? a. Jawab : Ikatan kovalen = 2 b. Yang mana ikatan kovalen koordinasi nya serta pasangan elektron berasal dari atom mana? a. Jawab : ikatan kovalen koordinasi = 1, berasal dari atom O
51

c. Berapa jumlah PEI/PEB ? a. Jawab : PEI = 3, PEB = 6 2. SO2 + O SO3

O S

a. Berapakah jumlah ikatan kovalen molekul di atas ? Jawab ; Ikatan kovalen = 4 b. Yang mana ikatan kovalen koordinasi nya serta pasangan elektron berasal dari atom mana? Jawab ; Ikatan kovalen koordinasi = 1 c. Berapa jumlah PEI/PEB ? Jawab : PEI = 5, PEB = 7 LKS 2 : Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa Tujuan Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa

Rumusan masalah : _________________________________________________________ Hipotesis : 1. _____________________________________________________________ 2. _____________________________________________________________ Variabel : (a) yang dijaga konstan (b) yang dimanipulasi (c) yang merespon Perencanaan Eksperimen Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa
52

: ______________________________________ : ______________________________________ : ______________________________________

Alat dan Bahan : Alat Buret Klem Corong Pengaduk Bahan Air Etanol - Aseton - CCl4 - Minyak tanah - Statif - penggaris plastik - Gelas kimia

Langkah kerja: 1. Pasanglah masing-masing buret pada statifnya 2. Isilah buret dengan: a. Air b. Aseton c. Etanol d. Karbon tetra klorida 3. Gosoklah batang poli etena atau penggaris plastik dengan kain wol sehingga bermuatan 4. Sediakan gelas kimia sebagai penampung dibawah buret dan buka keran buret satu hingga air didalam air mengalir. Dekatkan penggaris plastik yang telah digosok dengan kain wol ke air yang keluar dari buret tersebut. Amati dan catatan apa yang terjadi dengan aliran air itu. 5. Lakukan langkah emapat tersebut pada ketiga buret lainnya dan catat hasil pengamatan anda pada tabel pengamatan. Pengamatan Tabel Hasil Pengamatan Buret 1 Larutan Air Rumus Kimia Struktur Aliran zat cair Dibelokkan Tidak dibelokkan Kepolaran polar Non polar

53

2 3 4 Analisis

Aseton Etanol CCl4

Berdasarkan tabel pengamatan 1. Manakah yang termasuk senyawa polar ?? 2. Bagaimanakah pengaruh medan magnet terhadap senyawa polar dan nonpolar? Kesimpulan : 1. Apakah hipotesismu diterima? 2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat?

KUNCI LKS : Menyelidiki kepolaran senyawa Tujuan Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa

Rumusan masalah : Bagaimana interaksi senyawa polar dan non polar terhadap medan magnet. Hipotesis 1. : Senyawa polar akan mendekati medan magnet

2. Senyawa non polar tidak mengalami interaksi terhadap medan magnet Variabel : (a) yang dijaga konstan (b) yang dimanipulasi (c) yang merespon Perencanaan Eksperimen
54

: Medan magnet : Larutan : Arah larutan

Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa Langkah kerja: 1. Pasanglah masing-masing buret pada statifnya 2. Isilah buret dengan: Air Aseton Etanol Karbon tetra klorida

3. Gosoklah batang polietena atau penggaris plastik dengan kain wol sehingga bermuatan 4. Sediakan gelas kimia sebagai penampung dibawah buret dan buka keran buret satu hingga air didalam air mengalir. Dekatkan penggaris plastik yang telah digosok dengan kain wol ke air yang keluar dari buret tersebut. Amati dan catata apa yang terjadi dengan aliran air itu. 5. Lakukan langkah emapat tersebut pada ketiga buret lainnya dan catat hasil pengamatan anda pada tabel pengamatan. Pengamatan Tabel Hasil Pengamatan Buret 1 2 3 4 Larutan Air Aseton Etanol Karbon tetra klorida Analisis Berdasarkan tabel pengamatan 1. Jika larutan polar maka aliran dari larutan tersebut akan mendekati medan magnet Rumus Kimia Struktu r H2O C3H6O C2H5OH CCl4 Aliran zat cair Dibelokkan Tidak dibelokkan Kepolaran polar Non polar

55

2. Jika larutan non polar maka aliran dari larutan tersebut tidak akan mendekati ataupun menjauhi medan magnet Kesimpulan : 1. Dari anlisis data percobaan dapat disimpulkan bahwa hiptesis diterima. 2. Jadi dapat disimpulkan : a. Larutan polar akan mendekati medan magnet b. Larutan nonpolar tidak akan mendekati maupun menjauhi medan magnet dengan kata lain tidak terjadi interaksi antara larutan terhadap medan magnet.

Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian Indikator Indikator 1. Produk : a. Menjelaskan pengertian ikatan kovalen koordinasi. b. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinasi pada beberapa senyawa. c. Menjelaskan polar dan non polar proses Butir 1-2 (esssay) Butir 1-2 (esssay)
56

LP dan Butir Soal

Kunci LP dan Butir Soal

Butir 1-5 (objektif)

Butir 1-5 (objektif)

terbentuknya ikatan kovalen

d. Menentukan beberapa hubungan

kepolaran senyawa dan dengan Butir 3-4 (essay) proses fisik Butir 3-4 (essay)

keelektronegatifan. e. Mendeskripsikan f. Menjelaskan logam. Karakter: dan teliti sifat pembentukan ikatan logam

LP 4: Karakter:

Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada

Jujur, tanggung jawab, hati-hati, RTK 1, 2, 3, 4,

Keterampilan Sosial berpendapat, menjadi pendengar yang baik, komunikasi.

LP

5:

judgement Penilai/Guru. Keterampilan Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru.

Bertanya, menyumbang ide atau Sosial: RTK 1, 2, 3, 4

57

LP 1 : PRODUK (Evaluasi) Objektif 1. Senyawa berikut yang mempunyai ikatan kovalen koordinasi adalah :
a. PCl3

b. NO2 e. H2O

c. NH3

d. CH4

2. Perhatikan gambar berikut :

Ikatan kovalen koordinasi ditunjukkan oleh nomor : a. 1 d. 3 dan 4 b. 1 dan 2 e. 4 c. 3

3. Jumlah dan jenis ikatan yang terdapat pada senyawa H2SO4 adalah ? a. 2 ikatan kovalen koordinasi dan 4 ikatan kovalen b. 4 ikatan kovalen koordinasi dan 2 ikatan kovalen c. 3 ikatan kovalen koordinasi dan 3 ikatan kovalen
58

d. 1 ikatan kovalen koordinasi dan 4 ikatan kovalen e. 6 ikatan kovalen. 4. Gmbarkanlah pembentukan ikatan kovalen koordinasi pada senyawa H2SO4. 5. Jumlah dan jenis ikatan yang terdapat pada senyawa NH4+ adalah ? a. 1 ikatan kovalen dan 3 ikatan kovalen koordinasi b. 2 ikatan kovalen dan 2 ikatan kovalen koordinasi c. 2 ikatan kovalen dan 1 ikatan kovalen koordinasi d. 3 ikatan kovalen dan 1 ikatan kovalen koordinasi e. 3 ikatan kovalen dan 2 ikatan kovalen koordinsi Essay 1. a. b. 2. Sebutkan masing-masing satu contoh dari zat polar zat non polar

Tentukan, Apakah ikatan berikut polar atau non polar. Jika polar, tentukan atom mana yang mengemban muatan negatif. a. NH b. CO 3. Manakah yang mempunyai ikatan logam lebih kuat, natrium atau magnesium? 4. Manakah yang mempunyai titik didih lebih tinggi, natrium atau magnesium? LP 2: PROSES Prosedur: 1. Siswa di berikan bahan ajar dan LKS 2. Siswa diminta membaca bahan ajar dan buku paket yang berkaitan dengan ikatan kovalen koordinasi 3. Siswa diminta berdiskusi untuk mengisi LKS 4. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini. 5. Format ini diberikan kepada siswa sebelum asesmen dilakukan. 6. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini.

59

Format Asesmen Kinerja Proses Skor No 1 3 4 5 6 7 8 Rincian Tugas Kinerja Merumuskan masalah Merumuskan hipotesis Membaca bahan ajar dan buku paket Berdiskusi Menjelaskan pengertian ikatan kovalen koordinasi Membuat kesimpulan Membuat penerapan Skor Total Maksimum Skor Asesmen Olejh Siswa Guru sendiri 10 10 10 20 20 15 15 100 Kaur,.2012 Guru

Siswa

) LP 3 : KARAKTER

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa: Kelas: Tanggal:

Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: A = sangat baik C = menunjukkan kemajuan B = Memuaskan D = memerlukan perbaikan

No 1 2

Rincian Tugas Kinerja (RTK) Jujur Tanggungjawab

Keterangan

60

3 4

Hati-hati Teliti Kaur, Pengamat 2011

Sumber: Johnson, David W. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

LP 4: KETERAMPILAN SOSIAL Format Pengamatan Keterampilan Sosial

Siswa:

Kelas:

Tanggal:

Petunjuk: Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini: A = sangat baik C = menunjukkan kemajuan B = Memuaskan D = memerlukan perbaikan

No 1

Rincian Tugas Kinerja (RTK) Bertanya

Keterangan

61

Menyumbang ide atau pendapat

Menjadi pendengar yang baik

Komunikasi Kaur, Pengamat ( ) 2011

Sumber: Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.
Mengetahui, Kepala SMA Negeri 1 Kaur Kaur, Juli 2012

Guru Mata Pelajaran

Drs. Agussalim, M. TPd NIP. 19630612 199512 1 001

Ega Comala sari, S. Si NIP. 19860823 200902 2 002

62

Bahan Ajar IKATAN KOVALEN KOORDINASI Ikatan kovalen koordinat terjadi apabila pasangan electron yang dipakai bersama berasal dari penyumbangan saah satu atom yang berikatan. Ikatan kovalen koordinat dikenal juga sebagai ikatan dativ atau ikatan semipolar. Amonia (NH3) dapat bereaksi dengan boron trifklorida (BCl3) membentuk senyawa NH3.BCl3.

Atom nitrogen dalam NH3 telah memenuhi aturan oktet dengan sepasang elektron bebas. Akan tetapi atom boron telah berpasangan dengan tiga atom klorin tetapi belum memenuhi aturan oktet. Akibat hal ini, pasangan elektron bebas atom nitrogen dapat digunakan untuk berikatan
63

dengan atom boron. Dalam menggambarkan struktur molekul, ikatan kovalen koordinat dinyatakan dengan garis berpanah dari atom donor menuju akseptor pasangan elektron bebas.

64