Anda di halaman 1dari 36

DASAR-DASAR RADIOLOGI

Dr NURUL MACHILLAH, SpRad

DASAR DASAR RADIOLOGI

ILMU RADIOLOGI

A. RADIODIAGNOSTIK B. RADIOTERAPI

DASAR DASAR RADIOLOGI

RADIODIAGNOSTIK :

1. KONVENTIONAL A. KONTRAS B. NON KONTRAS 2. CANGGIH A. USG B. CT SCAN C. INTERVENTIONAL RADIOLOGY D. KEDOKTERAN NUKLIR E. MRI

RADIOLOGI KONVENTIONAL

NON KONTRAS :
PEMERIKSAAN FOTO POLOS DENGAN MENGGUNAKAN SINAR X TANPA MENGGUNAKAN BAHAN KONTRAS MEDIA CONTOH : FOTO SKELETAL, THORAX, MAMMOGRAFI, DLL

RADIOLOGI KONVENTIONAL

JENIS ALAT :
a. Pesawat X Ray Fixed, Mobile unit b. Mammografi c. C-Arm, O-Arm d. Fluoroscopy e. Tomografi Konventional

RADIOLOGI KONVENTIONAL

KONTRAS :
PEMERIKSAAN RADIOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN SINAR X DISERTAI DENGAN BAHAN KONTRAS MEDIA. CONTOH : GASTROINTESTINAL, UROGENITALIA, SYSTEM SYARAF

RADIOLOGI CANGGIH
A. USG ( ULTRASONOGRAFI )
PEMERIKSAAN RADIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG SUARA BERFREQUENSI TINGGI. CONTOH : ABDOMEN, OBGYN, MAMMAE, THYROID, UROGENITALIA, VASCULER DLL
7

RADIOLOGI CANGGIH

B. CT SCAN ( COMPUTED TOMOGRAFI SCANNING )


PEMERIKASAAN RADIOLOGI MENGGUNAKAN SINAR X DENGAN TEHNIK SCANNING SECARA COMPUTERIZED YANG DAPAT MENDETEKSI KELAINAN DIDALAM ORGAN LEBIH DALAM SERTA PERLUASANNYA
8

RADIOLOGI CANGGIH

CONTOH : CT SCAN KEPALA, THORAX, ABDOMEN, PELVIS, EXTREMITAS, VERTEBRA, LARYNX, NASOPHARYNX, DLL
TEHNIK : TANPA KONTRAS MEDIA DENGAN KONTRAS MEDIA

RADIOLOGI CANGGIH

JENIS PESAWAT : CT SCAN KONVENTIONAL CT SCAN SPIRAL/HELICAL


MENURUT SLICING : SIGLE SLICE MULTI SLICE : 2, 4, 16, 32, 64, 128
10

RADIOLOGI CANGGIH

C. INTERVENTIONAL RADIOLOGY
PEMARIKSAAN RADIOLOGI PEMBULUH DARAH DAN JANTUNG DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN KONTRAS

CONTOH : P.D CEREBRALIS, CORONARIS, COELIACA, RENALIS, DLL


11

RADIOLOGI CANGGIH

JENIS PEMERIKSAAN :
ARTERIOGRAFI AORTOGRAFI PHLEBOGRAFI ANGIOCARDIOGRAFI LYMPHOGRAFI
12

a.

b.
c. d.

e.

RADIOLOGI CANGGIH

JENIS PESAWAT :
KONVENTIONAL DIGITAL SUBSTRACTION ANGIOGRAFI ( DSA )

a.

b.

13

RADIOLOGI CANGGIH

D. KEDOKTERAN NUKLIR
PEMERIKSAAN RADIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN RADIOFARMAKA (BAHAN RADIOAKTIF+ZAT PEMBAWA) YANG SELANJUTNYA DIDETEKSI DENGAN KAMERA GAMA.

14

RADIOLOGI CANGGIH
CONTOH : PENCITRAAN HATI, TULANG, THYROID, GINJAL, DLL
SIFAT : SENSITIF TETAPI TIDAK SPESIFIK

15

RADIOLOGI CANGGIH
E. MRI ( MAGNETIC RESONANCE IMAGING )
PEMERIKSAAN RADIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ELEKTROMAGNET BERKEKUATAN BESAR UNTUK MENGHASILKAN PENCITRAAN

16

RADIOLOGI CANGGIH
CONTOH : VERTEBRA, SSP, MAMMA, SOFT TISSUE SENDI, THORAX, SYSTEM BILIER, DLL.
SPESIFIK, SENSITIF TAT DAPAT MENDETEKSI TULANG

17

FISIKA RADIOLOGI DAN RADIOGRAFI

SINAR X

PANCARAN GELOMBANG ELEKTRO MAGNETIK DENGAN PANJANG GELOMBANG YANG SANGAT PENDEK (1/10.000), BERSIFAT HETEROGEN, TIDAK TERLIHAT
18

FISIKA RADIOLOGI DAN RADIOGRAFI

SIFAT SIFAT SINAR X

SIFAT FISIK : DAYA TEMBUS, PENEBARAN ( RADIASI HAMBUR ), PENYERAPAN, EFEK FOTOGRAFIK, FLUOROSENSI, EFEK IONISASI, EFEK BIOLOGIK

19

FISIKA RADIOLOGI DAN RADIOGRAFI


TABUNG SINAR X ( RONGENT ) : a. Tabung silindrik hampa udara b. Filament c. Transformator d. Target e. Pelindung timah f. Window g. Radiator pendingin h. Autotransformator i. Pengukur mili ampere

20

FISIKA RADIOLOGI DAN RADIOGRAFI


PROSES TERJADINYA SINAR X : a. Filament ( Katoda ) dipanaskan sampai menyala dengan cara mengalirkan listrik dari transformator. b. Karena panas elektron katoda terlepas c. Elektron dipercepat gerakannya menuju anoda ke focusing cup. d. Filamen relatif negatif terhadap target dengan memilih potensial tinggi
21

FISIKA RADIOLOGI DAN RADIOGRAFI

e. Awan elektron dihentikan mendadak pada target, terbentuk panas > 99%, Sinar X < 1 %. f. Pelindung akan mencegah sinar X keluar tabung dan keluar melalui window. g. Panas dinetralisir dengan pendingin

22

RADIOGRAFI

FLUOROSCOPY FOTO RONTGENT

23

RADIOGRAFI
PEMBUATAN FOTO RONTGENT :

Perlengkapan Radiografi Jenis Pemeriksaan dan posisioning Pengetahuan pesawat Rontgent Pengetahuan kamar gelap Proses terjadinya gambar radiografi
24

RADIOGRAFI
A. PERLENGKAPAN MEMBUAT RADIOGRAFI
1. 2. 3. 4.

5.
6.

Film Rongent Intensifiying screen Kaset Alat fixasi Alat proteksi radiasi Marker ( tanda atau kode )
25

RADIOGRAFI
B. JENIS PEMERIKSAAN DAN POSISIONING
1. Jenis Pemeriksaan : Kontras atau non kontras 2. Posisi pemotretan : Anatomi dan fisiologi

26

RADIOGRAFI
C. PENGETAHUAN PESAWAT RONTGENT
1. 2.

Faktor eksposi ( kV, mAs ) Jarak pemotretan ( FFD, OFD,FOD ) Fokus kecil : Gambar tajam Fokus besar : Gambar kabur

27

RADIOGRAFI
D. PENGETAHUAN KAMAR GELAP
Syarat Kamar Gelap : Ukuran tepat, terlindung dari radiasi, sinar matahari dan bahan kimia lain. Sirkulasi udara (+), suhu udara 16 20o Air bersih, dinding dan lantai keramik Kelengkapan memadai Safe light
28

RADIOGRAFI
JENIS PROSESING :
1. 2.

Automatic : Day light, dark room Manual

29

RADIOGRAFI
E. PROSES TERJADINYA GAMBARAN RADIOGRAFI 1. BAYANGAN LATENT Terbentuk bila obyek ditembus oleh sinar X maka IS memendarkan fuoresensi, bila kerapatan tinggi fluorosensi sedikit ( radiooapaque ), kerapatan rendah, fuoresensi tinggi perak halogen berubah ( radiolucent ).
30

RADIOGRAFI
2. GAMBAR TAMPAK
Tampak bila bayangan latent yang terbentuk dibangkitkan dengan larutan pembangkit ( larutan Pembangkit ( developer ), ditetapkan dengan larutan penetap ( fixer )

31

RADIOGRAFI
RADIOLUCENT DAN RADIOOPAK RADIOLUCENT : Gas , Udara RADIOLOCENT SEDANG : Jar. lemak KEPUTIH-PUTIHAN : Jar. Ikat, otot,darah, cartilago,epitel, batu cholesterol,batu asam urat RADIOOPAK SEDANG : Tulang, garam calsium RADIOOPAK : Logam
32

CT SCAN 16 SLICE

33

DIGITAL RADIOGRAFI

34

35

TERIMAKASIH

36