P. 1
New Hipertensi

New Hipertensi

|Views: 9|Likes:
Dipublikasikan oleh RatnawuLan Afriyanti

More info:

Published by: RatnawuLan Afriyanti on Sep 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/26/2014

pdf

text

original

PENATALAKSANAAN HIPERTENSI

Frans Wantania, Sp.PD

TUJUAN PEMBELAJARAN
TUJUAN UMUM : * Dapat melakukan penatalaksanaan hipertensi pada pasien hipertensi sesuai dengan kondisi pasien dan indikasi medis yang ada

PENDAHULUAN • Seorang laki-laki 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pusing dan berat badan turun padahal sering makan. Pada pemeriksaan oleh perawat poli diperoleh hasil tekanan darah pasien 140/90 mmHg. Apa tindakan saudara? .

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS 1. 5. Memahami “Indikasi Memaksa” pada hipertensi Dapat mendiagnosis dini krisis hipertensi Mengetahui algoritma penatalaksanaan hipertensi Mengetahui cara monitoring pasien hipertensi Memahami tentang Hipertensi Refrakter . 7. Dapat mendiagnosis pasien hipertensi Mengetahui penggolongan obat antihipertensi. 3. 6. 2. 4.

DIAGNOSIS HIPERTENSI • ANAMNESA – – – – – – – Lamanya hipertensi Gejala penyerta Gejala kerusakan pada organ target Pola hidup. Obat-obat yang digunakan. Riwayat penyakit penyerta Riwayat penyakit keluarga .1.

ABDOMINAL PALPASI KELENJAR TIROID PEMERIKSAAN JANTUNG PARU ABDOMEN (pembesaran ginjal.DIAGNOSIS HIPERTENSI • PEMERIKSAAN FISIK – – – – – – – – TEKANAN DARAH FUNDUSKOPI AUSKULTASI BISING KAROTIS. aneurisme aorta) EKSTREMITAS PEMERIKSAAN NEUROLOGI .

DIAGNOSIS HIPERTENSI • PEMERIKSAAN LABORATORIUM – – – – – – – – Darah perifer lengkap Urinalisis Tes Fungsi Ginjal Gula Darah Profil Lemak Elektrolit Foto Toraks PA EKG .

ATAU – Diastol 90 mmHg atau lebih • Hipertensi Stage II : – Sistol 160 mmHg atau lebih.DIAGNOSIS HIPERTENSI • Pada 2 kali pemeriksaan • Hipertensi Stage I : – Sistol 140 mmHg atau lebih. ATAU – Diastol 100 mmHg atau lebih .

5.OBAT-OBAT ANTIHIPERTENSI 1. 7. 4. 2. 6. ACE-INHIBITORS ARBS BETA BLOCKERS CALCIUM ANTAGONIS DIURETIK ALPHA BLOCKERS OTHER AGENTS . 3.

• ACE INHIBITORS – Captopril – Lisinopril – Ramipril • ARBs – – – – Losartan Valsartan Telmisartan Kandesartan .

• BETA BLOCKERS – – – – – – – – Bisoprolol Caverdilol Atenolol Propranolol Diltiazem Amlodipin Nifedipin Verapamil • CALCIUM ANTAGONIS .

INDIKASI MEMAKSA/ COMPELLING INDICATION 1. 2. 4. 5. CHF DM CKD Cerebrovascular Disease Post MI . 3.

DIAGNOSIS DINI KRISIS HIPERTENSI • HIPERTENSI + KERUSAKAN ORGAN TARGET – – – – – – – GAGAL JANTUNG AKUT EDEMA PARU AKUT INFARK MIOKARD AKUT GAGAL GINJAL AKUT EKLAMPSIA HIPERTENSI ENSEFALOPATI PERDARAHAN INTRAKRANIAL .

5. 7. 6. 3. 2. KONFIRMASI DIAGNOSIS KRISIS HIPERTENSI : Terapi awal lalu rujuk HIPERTENSI STAGE I : 1 jenis obat HIPERTENSI STAGE II: 2 jenis oba INDIKASI MEMAKSA (+) : ACE INHIBITOR INDIKASI MEMAKSA (-) : DIURETIK MONITORING TEKANAN DARAH . 4.PENATALAKSANAAN HIPERTENSI 1.

FOLLOW UP PASIEN HIPERTENSI 1. TERKONTROL : Obat lanjutkan . TARGET TEKANAN DARAH : Tidak ada indikasi memaksa : <140/90 mmHg DM : 130/80 mm Hg DM dengan proteinuria > 1 gr/h : <125/75 mmHg 2.

BELUM TERKONTROL : .Tambah obat golongan berbeda .Optimalkan dosis .FOLLOW UP PASIEN HIPERTENSI 3.Modifikasi gaya hidup .Cek kepatuhan minum obat .

HIPERTENSI REFRAKTER • HIPERTENSI YANG BELUM TERATASI DENGAN 3 MACAM OBAT ANTIHIPERTENSI .

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->