P. 1
Fluid & Electrolyte Disturbance @ Bsn

Fluid & Electrolyte Disturbance @ Bsn

|Views: 32|Likes:
Dipublikasikan oleh Nurfadhlah Askudz

More info:

Published by: Nurfadhlah Askudz on Sep 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2014

pdf

text

original

FLUID & ELECTROLYTE DISTURBANCE

Dian Adiningsih

FLUID VOLUME DISTURBANCE
1. 2.

Isotonik
Cairan & elektrolit -/+ dlm proporsi sama

Osmolar hanya cairan/elektrolit saja yg -/+

2

Gangguan Keseimbangan Cairan…… Cairan……
1. Hipovolemia = Fluid Volume Deficit

Hypovolemia : is result when water & electrolytes are lost in the same proportion as they exist in the normal body fluids
2. 3.

Hipervolemia = Fluid Volume Excess Dehidrasi = Hiperosmolar Dehydration

Refer to loss of water alone with increased serum Na+ level
4.

Overhidrasi = Hipoosmolar

3

ELECTROLYTE DISTURBANCE
1. 2. 3. 4. 5.

Natrium : Hiponatremi, Hipernatremi Pottasium : Hipokalemi, Hiperkalemi Calcium : Hipocalcemi, Hipercalcemi Magnesium : Hipomagnesemi, Hipermagnesemi Fosfat : Hipofosfatemi, Hiperfosfatemi

4

FLUID VOLUME DISTURBANCE 5 .

pancreatitis. peradangan pada organ intraabdominal. ARF fase poliuria Demam Kurang intake cairan akibat sulit menelan.Fluid Volume Deficit: Hypovolemia Isotonis Faktor Penyebab : Kehilangan cairan gastrointestinal akibat : muntah-muntah. depresi 6 . drainage dari tube fistula Shift cairan ke ruang ke III akibat : luka bakar. diare. GI suction. obstruksi usus Poliuria akibat hiperglikemia. sepsis. asites karena sirosis hepatis.

Fluid volume Deficit: Hiperosmolar Dehydration Refer to loss of water alone with increased serum Na+ level 7 .

nadi cepat dan lemah ↓CVP dan pengisian vena perifer. Mual.< 10% berat jika ↓ BB sekitar 10% / > ↓turgor kulit. kulit dingin Haus.Tanda dan Gejala ↓berat badan secara mendadak (akut) kecuali pada shift cairan ke ruang III ringan jika ↓ BB sampai denga 4 % sedang jika ↓ BB sekitar 5 % . suhu (↑). dan ↑ Ht 8 . otot lemah & cramps ↓urine output (oliguri) dan ↑ berat jenis urine Perubahan ratio BUN dengan kreatinin Perubahan tanda vital: tekanan darah (postural hyopotension). lidah. ↓kelembaban membran mukosa.

Fluid Volume Deficit Pengkajian Anamnesa & pengkajian fisik Serum BUN & Creatinin Kadar Hematocrit : >> Pemeriksaan BJ urin Kadar Elektrolit Serum Hypokalemia pada kasus GI & renal loss Hyperkalemia pada kasus adrenal insufficiency Hypernatremia pada kasus ↑insensible losses & diabetic insepedus .

IV replacement harus segera dilakukan Larutan isotonik digunakan untuk menangani hipotensi karena FVD Fungsi renal & status hemodynamic harus dievaluasi .Fluid Volume Deficit Penatalaksanaan Penatalaksanaan penyebab FVD harus seiring dengan penataksanaan FVD itu sendiri Faktor yang mempengaruhi kebutuhan cairan klien harus dipertimbangkan Pada kasus FVD berat/akut.

status mental & BB harian Extensive Hemodynamic CVP.Fluid Volume Deficit Penatalaksanaan Keperawatan Monitor I&O sesuai indikasi urine Monitor V/S. turgor. arterial pressure Oral hygiene & ↓ cairan yang mengiritasi 11 .

Fluid Volume Excess 12 .

cirrhosis hepatis. payah jantung.Fluid Volume Excess: Hypervolemia Adalah ekspansi ECF karena retensi abnormal cairan & Na pada proporsi kira-kira sama dengan normal Faktor Penyebab Gangguan mekanisme regulasi akibat: gagal ginjal. sindroma Cushing Kelebihan intake cairan intra vena yang mengandung natrium Kelebihan intake natrium 13 .

edema paru ↓ BUN dan Ht 14 .Tanda dan Gejala ↑berat badan secara mendadak Ringan : ↑ BB sampai denga 4 % Sedang : ↑ BB sekitar 5 %-<10% Berat : ↑ BB sekitar 10% / > Peningkatan BP. nadi edema perifir distensi vena jugularis pengosongan vena perifir melambat CVP > 11 mmH2O Suara paru : rales/crackles/wheezing & sesak nafas Jika jantung. efusi pleura.CVP. ginjal normal : poliuria Jika kelebihan cairan berat : ascites.

Fluid Volume Excess Pengkajian Penurunan BUN . creatinin . serum osmolality & hematocrete karena dilusi plasma &↓ protein intake Natrium Urine meningkat karena ginjal mensekresikan banyak cairan CXR mungkin menunjukkan pulmonary congestion 15 .

ginjal Supplemen K+ & nutrisi specifik Penatalaksanaan Keperawatan: Kaji pernafasan. BB.Fluid Volume Excess Penatalaksanaan Penyebab langsung harus ditangani Penatalaksanaan simtomatik terdiri dari: Diuretik Pembatasan asupan cairan & Na Mempertahankan keseimbangan elektrolit Hemodialysis pada kasus gg. derajat edema scr teratur Ukur I & O teratur Posisi semifowler bila sesak nafas Pendkes .

ELECTROLYTE DISTURBANCE 17 .

SIADH. renal dx.Hyponatremia Jenis Hypotonic Hypovolemic dengan kehilangan cairan isotonik dan hypotonic replacement Hypervolemic karena kondisi retensi Isovolemic karena ‘free water overload’. hypokalemia (ADH sensitization) Isotonic (pseudohyponatremia) Terjadi dgn hypertriglyceridemia atau hyperproteinemia Hypertonic Osmotik Non Sodium osmotics menginduksi redistribusi (glucose. mannitol) untuk tiap 100mg/dl glukosa bagi 100 Na maka akab berkurang 3 mEq/L .

vincristine. carbamazepine dll) Tumor yang menyebabkan SIADH ( Ca Paru. Hodgkin disease) Masalah pada SSP yang menyebabkan SIADH Psychotic polydipsia Kelebihan intake cairan intravena 19 . leukemia. Ca pancreas atau duodenum.Hyponatremia Faktor Penyebab Kehilangan natrium akibat : penggunaan diuretik. berkeringat secara berlebihan Kelebihan cairan akibat : penggunaan obat yang merangsang terjadinya SIAD ( Cytoxan. insuffisiensi adrenal kehilangan cairan GI. tolbutamide. chlorpropamide.

seizures & HTN Salivasi. 2-3 mEq/L/jam & kec.Hyponatremia…. (130 mEq/L jika akut) Treatment: perbaiki masalah yang mendasari Pembatasan cairan. + diuretics Hypertonic saline untuk meningkatkan kadar.. 100cc of 5% salin/jam .max. hyperreflexia. diarrhea Sering asymptomatic jika terjadi perlahan sampasi dibawah 120 mEq/L. lacrimasi. Tanda & Gejala: Neurologik: muscle twitching.

Hypernatremia Kehilangan cairan lebih dari kehilangan elektrolit garam (Na). Jenis: Hypervolemic: hilang cairan hipotonik dengan penggantian yg inadekuat dg cairan hipertonik Isovolemic adalah hypovolemia subklinis pada kasus diabetes insipidus Hypervolemic umumnya iatrogenic. Conn’s. Selalu diasosiasikan dengan kondisi hyperosmolar. juga pada Cushing’s. CAH .

Hypernatremia Faktor Penyebab Gangguan intake cairan akibat : klien tidak sadar/ tidak mampu merespon perasaan haus bayi. anak-anak. atau anak dengan retardasi mental yg tidak mampu mengkomunikasikan perasaan haus pemberian cairan enteral hipertonis tanpa pemberian cairan yang adekuat insensible water loss yang berlebihan diare dengan feses cair (watery diarrhea) pemberian cairan intravena yang berisi Na diabetes insipidus jika klien tidak merespon dengan banyak minum 22 .

kecuali pd klien tidak sadar atau mengalami hambatan dlm mekanisme rasa haus ↑ suhu tubuh pada suhu kamar >18.015 . delusi. kelemahan pada bayi menangis melengking data laboratorium : serum Na > 145 osmolalitas serum > 295 BJ urine : 1. seizure. halusinasi.23 Tanda dan Gejala Neurologic: restless. coma. membran mukosa kental. salivasi/lakrimasi buruk disorientasi.3° C (hyperpyrexia) lidah kering dan bengkak. lethargi pada hipernatremi berat ↓tingkat kesadaran iritabilitas otot . delirium & mania HAUS.

Infus lambat D5W berikan ½ dalam 8 jam pertama..6 * kg BW) * ((Na/140) – 1). . lalu sisanya pada 16-24 jam berikutnya untuk mencegah cerebral edema.Hypernatremia…. Penatalaksanaan Free water replacement: (0.

penggunaan laxative. hiperaldosteronisme. alkalosis. pemberian steroid Berkeringat banyak Pindah ke intrasel akibat hiperalimentasi.Hypokalemia Faktor Penyebab Kehilangan cairan dari saluran pencernaan akibat: diare. dan anabolisme Kurang intake makanan akibat anorexia nervosa . muntah hebat Kehilangan cairan melalui ginjal : penggunaan diuretik. debilitas 25 . sekresi insulin atau pemberian insulin >>>. alkoholisme.

gelombang T flat atau depresi . pembesaran gelombang U bahkan adakalanya menutupi gelombangT. tungkai yang tak bisa diam Sistem Cardiovaskuler ventricular arrythmia.Tanda dan Gejala Otot rangka : kelemahan otot yang menuju ke flaccid. perubahan EKG : depresi segment ST . kramp. perpanjangan interval Q – T 26 . ↑ sensitivitas terhadap digitalis.

Hypokalemia… ECG changes in hypokalemia .

nausea. poliuri.System Renal ↓ kemampuan mengkonsentrasikan urine pada hipokalemi yang lama sehingga urine menjadi encer. dan polidipsi ↑ produksi ammonia dan ekskresi hidrogen Sistem Gastrointestinal anorexia. nokturia. ↓ bising usus ( ileus) Pengaruh pada Metabolisme sedikit ↑ gula darah Sistem Endokrin Insulin resistance in DM 28 . muntah-muntah.

5 mEq/hr. kurangi asupan sodium PO dengan dosis 20-40 mEq IV: peripheral 7. central 20 mEq/hr & tingkatkan K+ dalam cairan pemeliharaan. .Hypokalemia…. Penatalaksanaan Cek fungsi renal Kendalikan alkalosis.

keracunan digitalis . keracunan digoxin ↓ eksresi kalium akibat oliguri karena gagal ginjal. necrosis jaringan. defisiensi sekresi adrenal (mineralocorticoid). pemberian tranfusi darah. penggunaan obat inhibisi aldosteron.Hyperkalemia Faktor Penyebab Psuedohyperkalemia pdleukocytosis. penggunaan obat anti inflamasi non steroid. hemolysis & thrombocytosis Redistribusi pd acidosis. penggunan beta30 adrenergic blocker. kerusakan jaringan. spironolactone Diet tinggi kalium akibat: penggunaan suplemen kalium oral. Shift kalium dari intrasel karena asidosis . hypoinsulinism. hiperglikemia dengan defisiensi insulin (DM).

perpanjanganan interval P – R . lidah.0 mEq/L Tanda asidosis 31 . ↓ gerakan nafas. parasthesia facial. ↓ amplitudo dan tak tampaknya gel.Tanda dan Gejala Efek pada jantung : Perubahan gambaran EKG : gelombangT pada lead precordial tinggi kompleks QRS melebar. kaki. flaccid. Efek pada neuromuskuler : kelemahan otot. intermittent colic intestin atau diare Data laboratorium : Serum kalium > 5. bahkan dapat menyebabkan cardiac arrest (on diastole). ventrikular arrythmia.P (flat P waves) . dan tangan Efek pada gastrointestinal : nausea.

Hyperkalemia – ECG Changes .

kayexalate 20-50 g. Penatalaksanaan Hilangakan penyebab iatrogenic Akut: jika > 7.5 mEq/L atau perubahan EKG Ca-gluconate – 1 gm dalam 2 mnt IV Sodium bicarbonate – 1 amp. in 100-200cc of 20% sorbitol q 4hrs or enema .Hyperkalemia…. boleh diulang dlm 15 mnt D50W (1 ampule = 50 gm) &10U regular insulin Emergent dialysis Hydration and diuresis.

hyperPO4. Check ionized Ca pasca radical neck surgery / surgycal hypoparathyroid Malabsorbsi calsium akibat defisiensi vitamin D Hypoparathyroid Hyperphosphstemia Carcinoma thyroid Kerusakan ginjal kronik Often symptomatic below 8 mEq/dL 34 . gentamicin) renal insufficiency Seen in hypoalbuminemia. low Vitamin D. massive blood transfusion. pseudohypoparathyroidism. drugs (e.g.Hypocalsemia Faktor Penyebab Check PTH: Low may be Mg deficiency High think pancreatitis.

spasmus otot abdominal Pada pemeriksaan EKG : perpanjangan interval Q – T Pada pemeriksaan darah : Total serum calsium < 8. dan↓ kemampuan mengingat Kejang-kejang (lokal / umum) Spasmus otot larynx. Chvostek’s sign Perubahan mental. hiperaktif reflek deep tendon (patella.5 mg/dl atau ion Ca <50% 35 . gangguan perasaan hati. triceps. biceps) Trousseau’s sign. cramp pada otot ekstremitas.Hypocalcemia Tanda dan Gejala Baal (numbness). kesemutan (tingling). bingung.

ECG Changes in Calcium Abnormalities .

5-1.000 units/day .000 – 200.2 mmole Ca Chronic: (PO) 0. Phosphate binding antacids improve GI absorption of Ca Vit D (calciferol) must have normal serum PO4.Hypocalcemia Penatalaksanaan Acute: (IV) CaCl 10 cc of 10% solution = 6. Start 50.25 gm CaCO3 = 200-500 mg Ca.5 mmole Ca or CaGluconate 10cc of 10% solution = 2.

Ca skuamosa rongga mulut ↑ aktifitas osteoklas akibat immobilisasi P’gunaan obat-obatan seperti estrogen. Ca ginjal. acute adrenal insufficiency Hipertiroid Acute crisis is serum Ca> 12mg/dL. thiazide diuretic. Critical at 16-20mg/dL 38 . granulomatous disease. Vit. Ca thyroid Keganasan yang menyebabkan produksi PTH ektopik (Ca epidermoid. progestine. Adenocarsinoma renal. Ca paru . androgen. antiestrogen.D Milk-alkali syndrome.Hypercalsemia Faktor Penyebab Usually secondary to hyperparathyroidism or malignancy Keganasan yang dapat meningkatkan aktivitas osteolitik (Ca mammae. multiple mieloma.

Tanda dan Gejala Kelemahan otot. vomiting Poliuri dan polidipsi Perilaku neurotik Keadaan berat dapat menimbulkan henti jantung Pada pemeriksaan EKG : interval Q – T memendek Pada pemeriksaan darah: serum Calsium>10. nausea. kelelahan. anorexia . bingung abdominal pain. lethargi ↓ kemampuan mengingat & perhatian. konstipasi.5 mg/dl 39 .

adrenal insufficiency. Berikan 15-25 mcg/kg IVP Calcitonin pada klien ‘malignant PTH syndromes’ . Mungkin perlu Hemodialysis. Vit D intoxication. Berikan steroid bagi klien lymphoma. bone mets. multiple myeloma. Mithramycin untuk klien ‘malignancy induced hyperCa’ yang sulit ditangani dengan treatmentlain.Hypercalcemia Penatalaksanaan Hydrasi dengan NS kemudian loop diuretic.

parathyroidectomy. pancreatitis. perubahab muskuloskeletal. arrhythmia Penatalaksanaan IV replacement dengan 2-4 gm MgSO4 per hari. fatigue. primary hyperaldosteronism Tanda & Gejala Kelemahan. hyperreflexia. luka bakar. SIADH. atau oral replacement .Hypomagnesemia Penyebab Malnutridi. kejang.

perubahan muskuloskeletal. Dialysis . pada EKG tampak AV block dan perpanjangan QT interval.Hypermagnesemia Penyebab Renal insufficiency. antacid abuse. paralysisotot volunter. IV CaGluconate pada reaksi akut. lemah. hypothyroidism. adrenal insufficiency. iatrogenic Tanda & Gejala Mual. hyporeflexia. muntah. Penatalaksanaan Hentikan penyebab.

phosphate binding antacids. pergeseran s\kurva oxyhemoglobin ke kiri karenarendahnya 2. malabsorpsi. hyperparathyroidism Tanda & Gejala Depresi myocardial karena ATP yang kurang.20 mM/kg dalam 6 jam . setelah kelaparan/ puasa. anorexia. hemodialysis.Hypophosphatemia Penyebab Hyperalimentasi. alkalosis.08-0. cardiac arrest Penatalaksanaan PO replacement (Neutraphos) atau IV Kphos atau NaPhos 0. DKA. bone pain.3 DPG. hemolysis.

hypoparathyroidism.Hyperphosphatemia Penyebab Renal insufficiency. mungkin mengakibatkan kalsifikasi metastatik Penatalaksanaan Pembatasan asupan & phosphate-binding antacid (Amphogel) .

dementia Juga ditemukan alopecia. tremor. liver. pancreas.Zinc 1-2 gm di tubuh (otak. ginkal. cancer atau diarrhea Diabsorpsi di terminal ileum Tanda & Gejala: “4 D’s” – diarrhea. dermatitis. refeeding syndrome. loss of taste Tangani dengan zinc sulfate 3-6mg/hari jika dengan jumlah normal di feses . trauma. depression. IBD. nyctalopia. prostat dan testis) Enzyme activator & cofactor Defisiensi pada malabsorpsi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->