P. 1
Pewayangan

Pewayangan

|Views: 27|Likes:
Dipublikasikan oleh Saiful Jamil
jljlk
jljlk

More info:

Published by: Saiful Jamil on Sep 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2014

pdf

text

original

Sections

  • Anoman
  • JambuMangli
  • Kumbakarna
  • Leksmana
  • Lembusura
  • Maesasura
  • Prabu Danaraja
  • Prahasta, Patih
  • Sarpakenaka
  • Sinta
  • Sukesi
  • Sumali
  • Wisrawa
  • Abimanyu
  • Amba
  • Anggraini
  • Antaboga
  • Antarja
  • Arimbi
  • Arjuna
  • Arya Prabu Rukma
  • Aswatama
  • Bagaspati
  • Bagong
  • Baladewa
  • Banuwati
  • Basudewa
  • Basukesti
  • Basukiswara
  • Basukunti
  • Basunanda
  • Basupati
  • Basurata
  • Bima
  • Bogadatta
  • Bomantara
  • Brajadenta
  • Brajalamatan
  • Brajamusti
  • Brajawikalpa
  • Burisrawa
  • Cakil
  • Dadungawuk
  • Dananjaya
  • Dandunwacana
  • Danurwenda
  • Darmahambara
  • Dewayani
  • Drestadyumna
  • Drona
  • Drupada
  • Drupadi
  • Dursala
  • Dursasana
  • Dursilawati
  • Ekalaya
  • Erawati
  • Gagakbaka
  • Gandabayu
  • Gandamana
  • Gandari
  • Gandawati
  • Garbanata
  • Gardapati
  • Gardapura
  • Gareng
  • Gatotkaca
  • Gendari
  • Hangyanawati
  • Irawan
  • Jahnawi
  • Jarameya Jurangmeya
  • Jarasanda
  • Jatagempol
  • Jayadrata
  • Jayamurcita
  • Jembawati
  • Jungkungmadeya
  • Kalabendana
  • Kalakatung
  • Kalaruci
  • Kalasasradewa
  • Kalayasa
  • Kangsa
  • Karna
  • Kartamarma
  • Kartapiyoga
  • Kencakarupa
  • Krepa
  • Krepi
  • Kresna
  • Kumaladewa
  • Kunti
  • Leksmanamandrakumara
  • Leksmanawati
  • Madrim
  • Maerah
  • Mandrapati
  • Mayanggaseta
  • Nagagini
  • Nakula
  • Narasinga
  • Nirbita
  • Pancatnyana
  • Parikesit
  • Pergiwa
  • Pergiwati
  • Prabakesa
  • Prabakusuma
  • Pragota
  • Pratiwi
  • Pujawati
  • Puntadewa
  • Purocana
  • Radeya
  • Rajamala
  • Rarasati
  • Retna Kasimpar
  • Rukmarata
  • Rukmini
  • Rupakenca
  • Sadewa
  • Sakipu
  • Sakuni
  • Salya
  • Samba
  • Sangasanga
  • Sanjaya
  • Sapuangin
  • Sapujagad
  • Sapulebu
  • Sapwani
  • Sarmista
  • Sasikirana
  • Seta
  • Setyaboma
  • Setyaka
  • Siti Sundari
  • Sitija
  • Srikandi
  • Sritanjung
  • Subadra
  • Sumitra
  • Supala
  • Supalawa
  • Suratimantra
  • Surtikanti
  • Suryakaca
  • Susarma
  • Tambakganggeng
  • Udakawana
  • Udawa
  • Ugrasena
  • Ulupi
  • Utara
  • Utari
  • Widapaksa
  • Wikarno
  • Wisanggeni
  • Wratsangka
  • Yudakalakresna
  • Yudhistira
  • Yuyutsuh

Ngelmu iku, kalakone kanthi laku.

lekase lawan kas, tegese kas nyantosani setya budya pangekese dur angkara Ilmu Pengetahuan hanya dapat diperoleh dengan belajar sungguh-sungguh, Dengan ketekunan, keuletan dan pantang menyerah, mampu mengatasi tantangan hidup serta menahan nafsu angkara murka Pertunjukan wayang kulit telah dikenal di pulau Jawa semenjak 1500 SM.. Semasa kerajaan Kediri, Singasari, dan Majapahit, wayang mencapai puncaknya seperti tercatat pada relief di candi-candi serta di dalam karya-karya sastra yang ditulis oleh Empu Sendok, Empu Sedah, Empu Panuluh, Empu Tantular, dan lain-lain Epos Ramayana dan Mahabharata yang asli berasal dari India, telah diterima dalam pergelaran wayang Indonesia sejak zaman Hindu hingga sekarang. Wayang seolah-olah identik dengan Ramayana dan Mahabharata. Namun perlu dimengerti bahwa Ramayana dan Mahabharata Indonesia dengan India sudah berubah alur ceritanya. Ramayana dan Mahabharata versi India ceritanya berbeda satu dengan lainnya sedangkan di Indonesia ceritanya menjadi satu kesatuan. Yang sangat menonjol perbedaanya adalah falsafah yang mendasari kedua cerita itu, lebih-lebih setelah masuknya agama Islam, diolah sedemikian rupa sehingga terjadi proses akulturasi dengan kebudayaan asli Indonesia. Di Indonesia walaupun cerita Ramayana dan Mahabharata sama-sama berkembang dalam pewayangan, tetapi Mahabharata digarap lebih tuntas oleh para budayawan dan pujangga kita. Berbagai lakon carangan dan sempalan, kebanyakan mengambil Mahabharata sebagai inti cerita. Masuknya agama Islam ke Indonesia pada abad ke-15, membawa perubahan besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Begitu pula wayang telah mengalami masa pembaharuan baik secara bentuk dan cara pergelaran wayang purwa maupun isi dan fungsinya. Pada zaman Demak nilai-nilai yang dianut menyesuaikan dengan zamannya. Bentuk wayang purwa yang semula realistik proporsional seperti tertera dalam relief candi-candi distilir menjadi bentuk imajinatif seperti wayang sekarang. Selain itu, banyak sekali tambahan dan pembaharuan dalam peralatan seperti kelir atau layar, blencong atau lampu, debog yaitu pohon pisang untuk menancapkan wayang, dan masih banyak lagi. Para wali dan pujangga Jawa mengadakan pembaharuan yang berlangsung terus menerus sesuai perkembangan zaman dan keperluan pada waktu itu, utamanya wayang digunakan sebagai sarana dakwah Islam. Sesuai nilai Islam yang dianut, isi dan fungsi wayang bergeser dari ritual agama Hindu menjadi sarana pendidikan, dakwah, penerangan, dan komunikasi massa. Ternyata wayang yang telah diperbaharui konstektual dengan perkembangan agama Islam dan masyarakat. Wayang purwa menjadi sangat efektif untuk komunikasi massa dalam memberikan hiburan serta pesan-pesan kepada khalayak. Perkembangan wayang purwa semakin berkembang pada era kerajaan-kerajaan Pajang, Mataram, Kartasura, Surakarta, dan Yogyakarta. Banyak sekali pujangga-pujanga yang menulis tentang wayang, dan menciptakan wayang-wayang baru. Para seniman wayang purwa banyak membuat kreasi-kreasi yang kian memperkaya wayang purwa. Begitu juga para seniman dalang semakin profesional dalam menggelar pertunjukan wayang, tak henti-hentinya terus mengembangkan seni tradisional wayang purwa ini. Dengan upaya yang tak kunjung henti, membuahkan hasil yang menggembirakan dan membanggakan. Wayang menjadi seni yang bermutu tinggi dengan sebutan 'adiluhung'. Wayang terbukti mampu tampil sebagai tontonan yang menarik sekaligus menyampaikan pesan-pesan moral keutamaan hidup. Fungsi dan peranan ini terus berlanjut hingga dewasa ini. Wayang bukan lagi sekedar tontonan bayang-bayang atau "shadow play", melainkan sebagai 'wewayangane ngaurip' yaitu bayangan hidup manusia. Dalam suatu pertunjukan wayang dapat dinalar dan dirasakan bagaimana kehidupan manusia itu dari lahir hingga mati. Perjalanan hidup manusia untuk berjuang menegakkan yang benar dengan mengalahkan yang salah. Dari pertunjukan wayang dapat diperoleh pesan untuk hidup penuh amal saleh guna mendapatkan keridhoan Illahi. Wayang juga secara nyata menggambarkan konsepsi hidup 'sangkan paraning dumadi', manusia berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada-Nya. Perkembangan pertunjukan wayang dewasa ini menunjukan peningkatan kuantitas kegiatan pewayangan yang luar biasa. Kondisi ini dapat dikatakan zaman kebangkitan wayang. Hal ini dapat dilihat banyaknya berbagai kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan wayang purwa, tumbuhnya dalang-dalang baru,

berkembangnya fungsi wayang, seiring dengan perkembangan budaya dan teknologi. Kreasi dan inovasi berbagai jenis wayang baru yang terinspirasi dari wayang purwa, banyak bermunculan memperkaya khasanah seni pewayangan Indonesia. Misalnya Wayang Sandosa, Wayang Ukur dll.

  

RAMAYANA 
 

Anoman
ANOMAN berwujud kera putih, tetapi dapat berbicara dan beradat-istiadat seperti manusia. Ia juga dikenal dengan nama ; Anjanipura (putra Dewi Anjani), Bayudara (putra Bathara Bayu), Bayusiwi, Guruputra (putra Bathara Guru), Handayapati (mempunyai kekuatan yang sangat besar), Yudawisma (panglima perang), Haruta (angin), Maruti, Palwagaseta (kera putih), Prabancana, Ramandayapati (putra angkat Sri Rama), Senggana (panglima perang), Suwiyuswa (panjang usia) dan Mayangkara (roh suci, gelar setelah menjadi pendeta di Kendalisada). Anoman adalah putra Bathara Guru dengan Dewi Anjani, putri sulung Resi Gotama dengan Dewi Windradi dari pertapaan Erriya/Grastina. Anoman merupakan makluk kekasih dewata. Ia mendapat anugerah Cupumanik Astagina, juga ditakdirkan berumur panjang, hidup dari jaman Ramayana sampai jaman Mahabharata, bahkan sampai awal/memasuki jaman Madya. Anoman memiliki beberapa kesaktian. Ia dapat bertiwikrama, memiliki Aji Sepiangin (dari Bathara Bayu), Aji Pameling (dari Bathara Wisnu), dan Aji Mundri (dari Resi Subali). Tata pakaiannya yang melambangkan kebesaran, antara lain ; Pupuk Jarotasem Ngrawit, Gelung Minangkara, Kelatbahu Sigar Blibar, Kampuh/Kain Poleng berwarna hitam, merah dan putih, Gelang/Binggel Candramurti dan Ikat Pinggang Akar Mimang. Anoman tiga kali menikah. Pertama dengan Dewi Urangrayung, putri Bagawan Minalodra dari Kandabumi. berputra Trigangga/Triyangga, berujud kera putih. Istri kedua bernama Dewi Sayempraba, putri raksasa Wisakarma dari Gowawindu, tidak mempunyai anak. Anoman kemudian menikah dengan Dewi Purwati, putri Resi Purwapada dari pertapaan Andonsumawi, berputra Purwaganti. Anoman mempunyai perwatakan ; pemberani, sopan-santun, tahu harga diri. setia. prajurit ulung, waspada, pandai berlagu, rendah hati, teguh dalam pendirian, kuat dan tabah. Ia mati moksa, raga dan sukmanya lenyap di pertapaan Kendalisada.

Dasamuka DASAMUKA atau Rahwana adalah putra Resi Wisrawa dengan Dewi Sukesi, putri Prabu Sumali, raja negara Alengka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-maasing bernama; Arya Kumbakarna, Dewi Sarpakenaka dan Arya Wibisana. Dasamuka juga mempunyai saudara seayah lain ibu bernama Wisrawana/Prabu Danaraja raja negara Lokapala, putra Resi Wisrawa dengan Dewi Lokawati. Dasamuka berwatak angkara murka, ingin menangnya sendiri, penganiaya dan penghianat. Berani dan selalu menurutkan kata hati. Ia sangat sakti. Memiliki Aji Rawarontek dari Prabu Danaraja dan Aji Pancasona dari Resi Subali. Dasamuka menjadi raja negara Alengka mengantikan kakeknya, Prabu Sumali dengan menyingkirkan pamannya, Prahasta. Ia membunuh Prabu Danaraja, kakak tirinya dan merebut negara Lokapala. Dasamuka pernah menyerang Suralaya dan memperoleh Dewi Tari, putri Bathara Indra dengan Dewi Wiyati. yang menjadi istrinya dan berputra Indrajid/Megananda. Dasamuka juga menikah dengan Dewi Urangrayung, putri Bagawan Minalodra, dan berputra Pratalamayam. Dari beberapa orang istri lainnya, Dasamuka berputra antara lain; Yaksadewa, Trisirah, Trimuka, dan Trimurda. Dasamuka sangat menginginkan dapat memperistri wanita titisan Bathari Sri Widowati. Ia pernah mengejar-ngejar Dewi Kusalya, ibu Prabu Rama, dan kemudian menculik serta mensekap Dewi Sinta, istri Prabu Rama selama hampir 12 tahun di taman Hargasoka negara Alengka. Kesaktian dan keangkaramurkaan Prabu Dasamuka hanya dapat diatasi/ditaklukan oleh Prabu Arjunasasra, raja negara Maespati, dan Resi Subali, brahmana kera dari pertapaan Sonyapringga. Akhirnya Prabu Dasamuka harus mati oleh Prabu Ramawijaya, satria titisan Bathara Wisnu. Seluruh kesaktiannya musnah oleh daya kesaktian panah Gowawijaya.

 

JambuMangli
Ditya JAMBUMANGLI adalah putra Ditya Maliawan, adik Prabu Sumali, raja negara Alengka. Meskipun memiliki bentuk tubuh agak pendek menurut ukuran raksasa, karena ketekunanya bertapa, Jambumangli menjadi sangat sakti. Jambumangli sebenarnya ingin memperistri Dewi Sukesi, putri Prabu Sumali, yang berarti saudara sepupunya sendiri. Tetapi keinginan itu hanya disimpan dalam hati, takut mengutarakan dengan terus terang. Ketika Dewi Sukesi menjadi lamaran banyak satria dan raja-raja, dan Dewi Sukesi sendiri juga mengeluarkan persyaratan penjabaran ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat", Jambumangli memaksakan keinginannya kepada Prabu Sumali agar dirinya dijadikan satu persyaratan : bahwa hanya mereka yang dapat mengalahkannya yang berhak memperistri Dewi Sukesi. Akhirnya Jambumangli tewas dalam pertempuran melawan Resi Wisrawa, brahmana dari pertapaan Girijembatan yang datang melamar Dewi Sukesi untuk putranya, Prabu Danaraja raja negara Lokapala. Resi Wisrawa juga berhasil menjabarkan ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat" Jambumangli mati dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Anggota tubuhnya terpotong-poptong. Sebelum ajal merenggut jiawanya, Jambumangli mengeluarkan kutukan, bahwa kelak akan ada anak Wisrawa yang mati dengan cara yang sama seperti dirinya.

 

Kumbakarna
ARYA KUMBAKARNA adalah putra kedua Resi Wisrawa dengan Dewi Sukesi, putri Prabu Sumali, raja negara Alengka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama; Dasamuka/Rahwana, Dewi Sarpakenaka dan Arya Wibisana. Kumbakarna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Wisrawana/Prabu Danaraja raja negara Lokapala, putra Resi Wisrawa dengan Dewi Lokawati. Kumbakarna mempunyai tempat kedudukan di kesatrian/negara Leburgangsa. Ia berwatak jujur, berani karena benar dan bersifat satria. Pada waktu mudanya ia pergi bertapa dengan maksud agar dapat anugerah Dewa berupa kejujuran dan kesaktian. Kumbakarna pernah ikut serta Prabu Dasamuka menyerang Suralaya, dan memperoleh Dewi Aswani sebagai istrinya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama; Kumba-kumba dan Aswanikumba. Pada waktu pecah perang besar Alengka, negara Alengka diserang balatentara kera Prabu Rama, dibawah panglima perangnya Narpati Sugriwa untuk membebaskan Dewi Sinta yang disekap Prabu Dasamuka, Kumbakana maju sebagai senapati perang. Ia berperang bukan membela keangkaramurkaan Prabu Dasamuka tetapi membela negara Alengka, tanah leluhurnya yang telah memberinya hidup. Kumbakarna akhirnya gugur dalam pertempuran melawan Prabu Rama dan Laksmana. Tubuhnya terpotongpotong menjadi beberapa bagian oleh hantaman senjata panah yang dilepas secara bersamaan. Apa yang terjadi pada diri Kumbakarna merupakan karma perbuatan Resi Wisrawa, ayahnya tatkala membunuh Jambumangli.

 

Leksmana
LEKSMANA atau Laksmanawidagda adalah putra Prabu Dasarata, raja negara Ayodya dengan permaisuri kedua Dewi Sumitra, putri Prabu Ruryana raja negara Maespati. Ia mempunyai empat orang saudara seayah lain ibu masing-masing bernama ; Ramawijaya/Ramadewa, dari permaisuri Dewi Kusalya, dan Barata, Satrugna serta Dewi Kawakwa ketiganya putra Prabu Dasarata dengan permaisuri Dewi Kekayi. Leksmana bertempat tinggal di kesatrian Girituba. Ia seorang satria brahmacari (tidak kawin). Mempunyai watak halus, setia dan tak kenal takut. Sejak kecil Leksmana sangat rapat dan sangat sayang kepada Ramawijaya. Leksmana diyakini sebagai titisan Bathara Suman, pasangan Bathara Wisnu. Dengan setia Leksmana mengikuti Ramawijaya menjalani pengasingan selama 13 tahun bersama Dewi Sinta. Ketika Dewi Sinta diculik Prabu Dasamuka dari tengah hutan Dandaka dan disekap di taman Argasoka negara Alengka, Leksmana membantu perjuangan Ramawijaya merebut dan membebaskan kembali Dewi

Prabu Danapati dan Prabu Bisawarna. meminta bantuan Sugriwa. Prabu Maesasura. Ia berwujud raksasa berkepala kerbau. Ia pergi disertai Diradasura. Prabu Maesasura mempunyai seorang patih yang bernama Lembusura. putri Sanghyang Indra dengan Dewi Wiyati. Ia mempunyai saudara seperguruan bernama Diradasura. Di dalam perang besar Alengka. raja negara Lokapala dengan permaisuri Dewi Lokawati. Oleh Prabu Maesasura. Prabu Maesasura dan Jatasura mengancam akan menghancurkan Kahyangan Keindran dengan seluruh bala tentaranya yang sangat kuat. putri Sulung Bathara Indra dengan Dewi Wiyati. Bathara Guru kemudian menugaskan Bathara Narada turu ke Arcapada. Lembusura dan Diradasura mengamuk di Suralaya dan berhasil mengalahkan para Dewa.Sinta dari sekapan Prabu Dasamuka.   Maesasura PRABU MAESASURA adalah raja negara Guwa Kiskenda. dan jenazahnya dimakamkan di gunung Kutarunggu berdampingan dengan makam Prabu Ramawijaya. dengan wewenang yang diberikan rajanya. seekor harimau yang memiliki rambut gimbal di lehernya. patih Lembusura ditugaskan pergi ke Suralaya untuk melamar Dewi Tara. Karena kesaktiannya. untuk mengahadapi dan membunuh Prabu Maesasura. Ia menewaskan Dewi Sarpakenaka serta Indrajid/Megananda. Karena merasa sangat sakti. Lambusura dan Diradasura akhirnya mati oleh Sugriwa. apabila hanya satu dari mereka yang tewas. Bathara Indra kemudian meminta bantuan kepada Subali dan Sugriwa. Leksmana banyak menewaskan senapati ulung andalan negara Alengka. Ketika lamarannya ditolak oleh Bathara Guru. Sedangkan patih Lembusura dapat dibinasakan oleh Sugriwa. dikenal pula dengan nama gelar. Dalam pertempyuran di Mrepatkepanasan (nama lapangan di Suralaya). artinya . keduanya adik dan putra kesayagan Prabu Dasamuka. Prabu Maesasura sangat sakti karena mempunyai saudara seperguruan bernama Jatasura. dengan setia Leksmana tetap membantu Prabu Ramawijaya mengatur tata pemerintahan negara Ayodya. raksasa berkepala sapi. keduanya tidak dapat mati. Prabu Maesasura datang ke Kahyangan Kaindran untuk melamar Dewi Tara. Kepala Maesasura dan Jatasura diadu kumba (saling dibenturkan satu dengan yang lain) hingga pecah dan mati seketika di dalam saat yang bersamaan. Ia meninggal dalam usia lanjut.   Prabu Danaraja PRABU DANARAJA yang waktu mudanya bernama Wisrawana. keduanya putra Resi Gotama dengan Dewi Indradi dari pertapaan Grastina/Erraya. dan Jatasura akhirnya dapat dibinasakan oleh Subali yang menantang masuk ke dalam Gowa Kiskenda. Prabu Maesasura dan Jatasura seolah-olah dua jiwa yang satu. Kalau lamarannya ditolak. putri Prabu Lowana dengan Dewi Lokati. berwujud raksasa berkepala gajah. raksasa berkela kerbau. Danaraja juga mempunyai empat . Setelah berakhirnya perang Alengka dan Ramawijaya beserta Dewi Sinta kembali kenegara Ayodya. dia diangkat menjadi patih negara Gowa Kiskenda dibawah pemerintahan Prabu Maesasura. Ia adalah putra tunggal Resi Wisrawa. Jatasura dan Lembusura.   Lembusura LEMBUSURA berwujud raksasa berkepala sapi (lembu). putra Resi Gotama dengan Dewi Windradi/Indradi dari pertapaan Erraya/Grastina yang saat itu sedang bertapa ngijang di hutan Sunyapringga.

putra Resi Wisrawa dengan Dewi Lokawati. Arya Kumbakarna. dengan siasat perang menghindar. putra Dewi Sukesi dengan Resi Wisrawa. Sarpakenaka berwatak : congkak. Anila patih negara Kiskenda akhirnya maju menghadapi keperkasaan Prahasta. Prahasta terus mengejar Anila. Tetapi karena ia takut dengan kesaktian yang dimiliki Rahwana. Dewi Sukesi diperistri ayahnya sendiri. Ia sangat sakti karena memiliki Aji Rawarontek dan pusaka Gandik Kencana. putri Prabu Sumali dari negara Alengka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. bengis. ganas. Walau seorang raksesi. putra Resi Wisrawa dengan Dewi Sukesi. putri Prabu Sumali. wilayah negara Lokapala. mundur dan balas menyerang. Subali dan Sugriwa yang terkena kutuk Resi Gotama. suaminya sendiri. Lamarannya ditolak. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Sukesi yang menjadi istri Resi Wisrawa dari pertapaan Girijembatan. raja raksasa negara Alengka dengan Dewi Desidara. Prahasta tewas seketika dengan kepala hancur bersamaan dengan pecahnya tugu tersebut. Dengan kesaktiannya Dewi Sarpakenaka pernah beralih rupa menjadi wanita cantik dan mengoda/merayu Laksmana di hutan Dandaka ingin menjadi istrinya. Tak terhitung jumlah balatentara kera Prabu Rama yang mati oleh keganasan Prahasta. raja negara Lokapala. Prabu Danaraja gagal memperistri Dewi Sukesi. Ia memiliki kuku yang berbisa ular dan merupakan senjata pusaka yang diandalkan. angkara murka dan serakah. Prabu Danaraja terlebih dahulu menyerahkan Aji Rawarontek dan pusaka Gandik Kencana kepada Dasamuka/Rahwana. Dalam pertempuran tersebut. Ia sesungguhnya putra mahkota negara Alengka. Karena ia tetap memaksakan kehendaknya. Patih PRAHASTA adalah putra Prabu Sumali. jujur. hingga pertempuran sampai di tepi hutan.     Sarpakenaka DEWI SARPAKENAKA adalah putri ketiga Resi Wisrawa dengan Dewi Sukesi. Pada waktu negara Alengka diserbu Prabu Rama dengan balatentara keranya dalam upaya membebaskan Dewi Shinta yang diculik dan disekap Prabu Dasamuka. ia berhasil membunuh Resi Wisrawa. Dewi Sarpakenaka maju sebagai senapati perang . membuat Laksmana marah dan memangkas kutung hidungnya serata pipi. Dengan mengerahkan seluruh tenaganya patung itu diangkatnya dan dihantamkan ke kepala Prahasta. Beberapa tahun kemudian perbuatan Prabu Danaraja dibalas oleh Rahwana/Dasamuka. Resi Wisrawa yang telah berhasil menjabarkan ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat" dan membunuh Ditya Jambumangli. Dewi Sarpakenaka dan Arya Wibisana. masing-masing bernama : Rahwana/Dasamuka. Prahasta merelakan tahta negara Alengka oleh ayahnya diberikan kepada Rahwana dan dia bersedia menduduki jabatan patih. Sarpakenaka juga mempunyai saudara seayah lain ibu bernama : Prabu Danaraja/Danapati. Ketika pecah perang Alengka. Sebelum menemui ajalnya. Anila yang hampir terjebak tiba-tiba melihat sebuah patung batu. Prabu Danaraja menjadi raja negara Lokapala menggantikan ayahnya. ibu dari Dewi Anjani. .   Prahasta. Arya Kumbakarna dan Arya Wibisana. Ia mempunyai dua orang suami masing-masing bernama : Ditya Kardusana dan Ditya Nopati. Sarpakenaka sangat sakti. Prahasta berwatak. Resi Wisrawa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana di pertapaan Girijembatan. Kiranya tugu itu adalah penjelmaan Dewi Indradi. Prahasta maju sebagai senapati perang setelah gugurnya Dewi Sarpakenaka.saudara seayah lain ibu. setia dan penuh pengabdian. Ia tewas terbunuh dalam peperangan melawan Dasamuka. Dasamuka/Rahwana. Prabu Danaraja kemudian menyerang negara Alengka dan bertempur dengan ayahnya sendiri. putri Prabu Sumali raja negara Alengka. raja negara Alengka.

Prabu Sumali menikah dengan Dewi Desidara. putra Prabu Dasarata dengan Dewi Kusalya dari negara Ayodya. Ia memerintah negara dengan arif dan bijaksana. raja negara Alengka dengan permaisuri Dewi Desidara. Akhirnya Sarpakenaka mati terbunuh oleh panah sakti Surawijaya. Walau ayahnya berwujud raksasa Dewi Sukesi berwajah cantik seperti ibunya. Dengan setia Dewi Sinta mengikuti suaminya. Arya Kumbakarna. adil dan jujur. yang meminang Dewi Sukesi atas nama putranya. Karena kecurigaan Prabu Rama terhadap kesucian Dewi Sinta walau telah dibuktikan dengan hukum bakar di Alengka. setia dan kuat dalam pendirian. jatmika (selalu dengan sopan santun) dan suci trilaksita (ucapan. pikiran dan hati)nya. pamannya. Resi Wisrawa juga berhasil membunuh Ditya Jambumangli. seorang hapsari keturunan Bathara . Prabu Sumali adalah raja Aditya yang berwatak brahmana. Karena terpesona oleh keindahan Kijang Kencana penjelmaan Ditya Marica. Untuk menentukan pilihan. Ia mempunyai perwatakan. Dari perkawinan tersebut. Dengan penuh dendam ia bertempur melawan Laksmana. Dewi Sinta tidak lama tinggal di istana Ayodya sebagai permaisuri Prabu Rama.   Sumali PRABU SUMALI adalah putra Prabu Suksara. dan hidup di pertapaan Resi Walmiki. Ditya Jambumangli putra Ditya Maliawan. Ia mempunyai adik kandung bernama Ditya Maliawan. Menurut Mahabharata. Selain itu. ia memperoleh empat orang putra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra masing-masing bernama. Dewi Sinta kemudian diasingkan dari istana Ayodya. ia meninggal karena sedih dan sakit setelah istana Alengka dibakar oleh Anoman. bahwa hanya mereka yang dapat mengalahkan dirinya yang berhak mengawini Dewi Sukesi. Dewi Sinta akhirnya diculik oleh Prabu Dasamuka dan ditawan di taman Argasoka negara Alengka hampir 12 tahun lamanya. Dewi Sinta merupakan putri yang sangat setia.. Lawa dan Kusya. Ia akhirnya dapat dibebaskan oleh Ramawijaya. Ia mempunyai adik kandung bernama Prahasta. Prabu Sumali menjadi raja negara Alengka menggantikan kedudukan ayahnya. istri Bathara Wisnu. setelah Rama memenangkan sayembara mengangkat busur Dewa Siwa di negara Mantili. setelah berhasil membinasakan Prabu Dasamuka dan semua senapati perang Alengka. masing-masing bernama . Prabu Suksara yang mengundurkan diri hidup sabagai brahmana. Dewi Sukesi yang menolak dinikahkan dengan Prabu Danaraja. Selain sangat cantik. Akhir riwayat Dewi Sukesi diceritakan. Setelah dewasa Dewi Sukesi menjadi lamaran para satria dan raja. Rahwana. Dewi Sinta menikah dengan Ramawijaya. Ramawijaya menjalani pengasingan. Dewi Sarpakenaka dan Arya Wibisana. raja negara Mantili atau Mitila (Mahabharata).   Sinta DEWI SINTA adalah putri Prabu Janaka. Prabu Wisrawana/Danaraja. raja raksasa negara Alengka dengan permaisuri Dewi Subakti. yang secara diam-diam mencintai Dewi Sukesi ikut mengajukan satu persyaratan .Alengka. Dewi Sinta diyakini sebagai titisan Bathari Sri Widowati. Sayembara akhirnya dimenangkan oleh Resi Wisrawa. Dewi Sinta mati ditelan bumi saat akan boyong kembali ke istana Ayodya. raja negara Lokapala. Di tempat itulah Dewi Sinta melahirkan kedua putra kembarnya. sangat bersahaja. Lawa dan Kusya. Selain dapat menjabarkan ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat". brahmana dari pertapaan Girijembatan. jujur.   Sukesi DEWI SUKESI adalah putri sulung Prabu Sumali. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Sukesi menggelar sayembara : barang siapa yang bisa menjabarkan ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat" dialah yang berhak menjadi suaminya. setelah sebelumnya kuku saktinya dicabuti oleh Anoman. seorang hapsari/bidadari. akhirnya menikah dengan Resi Wisrawa.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra masingmasing bernama .Brahma dari permaisuri Dewi Sarasyati. besar tanggung jawabnya dan pemberani. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”. suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Prabu Sumali meninggal setelah peristiwa pembakaran istana Alengka oleh Anoman. Jaya Murcita. Setelah usianya lanjut dan merasa tak mampu lagi menangani pemerintahan negara. Prabakusuma. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”. Resi Wisrawa kemudian hidup sebagai brahmana di pertapaan Girijembatan. Dewi Sukesi. Ia mempunyai . Arjuna. Partasuta. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya. setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Bratalaras. Prabu Sumali menyelenggarakan sayembara tanding untuk mencari jodoh bagi putrinya. Resi Wisrawa menikah dengan Dewi Sukesi. raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. segera menyerang negara Alengka. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati. Sayembara itu dimenangkan oleh Resi Wisrawa dari pertapaan Girijembatan wilayah negara Lokapala setelah menewaskan Ditya Jambumangli. Resi Wisrawa sangat sakti dan termashur dalam ilmu Kasidan. Ia tidak lama memerintah. Bagawan Abiyasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh empat orang putra masing-masing bernama. yaitu : Sumitra. Dewi Sukesi dan Prahasta. Wanudara dan Wirabatana.   Wisrawa RESI WISRAWA adalah putra Resi Supadma dari pertapaan Giri Jembatan. putra Bathara Sambu. dan berhasil menjabarkan ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat" atas permintaan Dewi Sukesi. masih keturunan Bathara Sambodana. putri Prabu Sumali raja negara Alengka dengan Dewi Desidara. Ia merupakan putra Arjuna. Endang Pregiwati. Sumbadraatmaja. Prabu Danapati yang juga menginginkan Dewi Sukesi. atas perkenan Dewi Lokawati. Kirityatmaja. putra Dewi Sukesi dengan Wisrawa. Dewi Lokawati. Resi Wisrawa dilantik menjadi raja negara Lokapala. Anantadewa dan Bambang Sumbada. salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra. Rahwana/Dasamuka. Endang Pregiwa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Wisrawana. Kumalasakti. Ia kemudian dinikahkan dengan saudara sepupunya. Arya Kumbakarna. Wisrawana menjadi raja negara Lokapala bergelar Prabu Danaraja/Danapati atau Prabu Wisawarna. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu. putra Ditya Maliawan. ucapannya terang. Kumaladewa. Terjadilah pertempuran antara anak dan ayah. Akhirnya Resi Wisrawa tewas lemas kehabisan nafas. Bambang Irawan. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan. Atas desakan Ditya Jambumangli. Jaka Pangalasan. Dewi Sarpakenaka dan Arya Wibisana. Prabu Sumali kemudian menyerahkan kekuasaan kerajaan Alengka kepada cucunya. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya. halus. putri Prabu Lokawana raja negara Lokapala dengan permaisuri Dewi Lokati. tahta kerajaan diberikan kepada putranya. Setelah Wisrawana dewasa. Wilungangga. hatinya keras. baik tingkah lakunya. Wisanggeni. Setelah Prabu Lokawana mangkat. begitu mengetahui Dewi Sukesi diperistri ayahnya sendiri. Rahwana. Wijanarka.   MAHABARATA  Abimanyu ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya. putri Prabu Basudewa. Perkawinan terjadi setelah Resi Wisrawa berhasil menjabarkan ilmu "Sastra Harjendra Yuningrat" dan membunuh Ditya Jambumangli dalam satu sayembara.

Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata. Kedua adik kandungnya bernama. menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. putri Anantaswara. dari negara Wirata. Dalam pewayangan disebutkan. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun).   Anggraini DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan. Dewi Siti Sundari. Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi. akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. putri Prabu Darmahumbara. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. . Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan. SANG HYANG. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya. raja negara Swantipura. bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya. yaitu : 1. Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata. Ia melakukan bela pati.dua orang isteri. baik budi. setia. rajanegara Paranggelung. murah hati. Persoalan mulai timbul. satria Banakeling. Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Dewi Utari. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. dan berputra Parikesit. walaupun terletak di dasar bumi. Ibunya bernama Dewi Wasu. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke   Antaboga ANTABOGA. dan suaminya. Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. dan 2. ia mempunyai dua anak.   Amba DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara. putri Prabu Kresna . putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati.

Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada kebaikan hati Nagasesa. Karena Nagatatmala memang bersalah. istrinya. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. sesuai dengan yang dikehendakinya. walau itu anaknya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigala-gala. Para . Selain itu. istri Batara Yamadipati. tetapi dalam keadaan triwikrama. dan saat itulah muncul Batara Guru. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Sang Hyang Antaboga. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. cahaya terang memasuki mulutnya. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Batara Guru menyanggupinya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasih-kasihan dengan Dewi Mumpuni. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. mengacau. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Putrinya. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. yang artinya mengaduk-aduk. Namun setelah berhasil memutarnya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. ketika masih muda disebut Nagasesa. anaknya sendiri. menikah dengan Bima. Dalam pewayangan. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Itu pula sebabnya. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Dewi Nagagini. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. melainkan mengaduk-aduknya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Nagasesa menjawab. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. putri Sang Hyang Wenang. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. ujudnya tetap seekor naga.Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Untunglah Dewi Supreti. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. dibawa ke samudra. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. para dewa bukan membor samudra. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. setiap 1000 tahun sekali. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan.

sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. oleh para dewa Nagasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Kata ‘maya’. Jadi. cucunya. Sebenarnya sebutan itu keliru. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Tidak hanya itu. yang mempunyai kesaktian. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. pemberian ibunya. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Antareja tidak pernah ada.dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. dan Candrabirawa. yang suami Dewi Pertiwi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. yang benar adalah Aji Kawastram. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. tak terlihat. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Yang kelokannya tidak mengenal batas. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. sehingga kebal terhadap senjata. Lidahnya sangat sakti. Untuk membangun ikatan keluarga. dan Arya Anantasena. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Prabu Kresna. putri Prabu Ganggapranawa. yakni Antareja. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. bernama: Raden Gatotkaca. Lihat Antareja. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. artinya. dengan Dewi Nagagini. Antaboga berangkat ke kahyangan. pendiam. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Perlu diketahui. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Anatareja berkulit napakawaca. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). dan berputra Arya Danurwenda. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Kata an atau artinya tidak. kata anta artinya batas. cucu Sang Hyang Antaboga.   Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Bersama dengan menantunya. Dalam Kitab Mahabarata. salah satu dari lima satria Pandawa. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas.   Antasena . putra Bima dengan Dewi Urangayu.

Setelah dewasa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. yang dapat mengembalikan kematian di luar takdir. raja raksasa negara Pringgandani. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima. yaitu : Anantareja. Brajawikalpa dan Kalabendana. Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. kekuasaan negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca. Anantasena berwatak jujur. Atas jasanya itu.   Arjuna ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata. Panah Candranila. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Akhir kehidupannya diceritakan. gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya. berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. raja negara Awangga. yang dikenal dengan nama Pandawa. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin.putri Prabu Basukunti. putra Dewi Arimbi. bergelar Bagawan Ciptaning. Prabu Arimba. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. terus terang. menggantikan kedudukan kakaknya. Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. bernama. Gendewa ( dari Bathara Indra ). antara lain . putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. dan Gatotkaca. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana. Ia mempunyai sifat dan perwatakan. Arimba/Hidimba. putra Dewi Nagagini. dengan Dewi Urangayu. Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya. Panah Sirsha. Panah Sangkali ( dari Resi Durna ). Brajalamatan. Keris Kiai Baruna. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah. setia. ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. raja raksasa dari negara Manimantaka. bertapa dan berguru menuntut ilmu. Sedangkan dua saudara lain ibu. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. dengan Dewi Hadimba. Brajadenta. Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ). salah satu dari lima satria Pandawa. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. berani kerena membela kebenaran. Arya Prabakesa. Keris Kiai Sarotama. Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. atara lain . putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga. putra Prabu Pandu. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Keris Pulanggeni ( . Brajamusti. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. jujur. tidak pernah berdusta. bersahaja. salah seorang dari lima satria Pandawa. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang   Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. dan mendapat anugrah pusakapusaka sakti dari para dewa. raja negara Mandura.ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Keris Kiai Kalanadah.

ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.   Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Parta (pahlawan perang). Mayabumi. Dewi Ulupi/Palupi . Gelung Minangkara. Panglimunan. berputra Bambang Irawan 5. Pemadi (tampan). Kumbaljali. Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Janaka (memiliki banyak istri). Dewi Supraba . Kampuh/Kain Limarsawo. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Sepiangin. Dewi Dresanala . raja Boja. yaitu . raja Negara Kumbina. Ciptaning Mintaraga (pendeta suci). Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. putra Prabu Rumbaka. Dewi Manuhara . Dewi Wilutama . Tunggengmaya. swaraswati keraton Mandura. putri Prabu Kunti. berani dan suka melindungi yang lemah. Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya. bekas kerajaan Jayadrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . pendiam. Dewi Srikandi 4. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Adapun istri dan anak-anaknya adalah : 1. Terompet Dewanata. Pandusiwi. Dewi Jimambang . teliti. berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. berputra Bambang Wijanarka 7. Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Indratanaya (putra Bathara Indra). Cerdik pandai. Dewi Sumbadra . raja negara Paranggelung). Jahnawi (gesit trengginas). Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran. Ia memimpin Kadipaten Madukara. berputra Raden Wisanggeni 8. Palguna. sopan-santun. berputra Raden Prabakusuma 11. berputra Bambang Antakadewa 12. 2. Dananjaya. dan mempunyai . Dewi Retno Kasimpar 14. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain . Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. berputra Bambang Sumbada 15. dalam wilayah negara Amarta. Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan. Dewi Maeswara 13. Dewi Ratri . Setelah perang Bhatarayuda. berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. berputra Bambang Wilugangga 9. Arya Basudewa. Dewi Juwitaningrat .diberikan pada Abimanyu ). Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna memiliki sifat perwatakan . Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Dewi Antakawulan . 3. berputra Raden Abimanyu. antara lain . Akhir riwayat Arjuna diceritakan. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Dewi Larasati . Ikat Pinggang Limarkatanggi. Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling.

Prabu Rumbaka. ikhlas. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar Bagawan Bagaspati. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. ayahnya. Bagaspati mempunyai watak. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. pemberani. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura.   Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . dan berputra Dewi Pujawati. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. cerdik pandai. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. trengginas. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. keturunan Prabu Citragada. dengan Dewi Krepi. Ia berambut dan bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya.   Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Ketika . Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. sabar. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Dewi Pujawati. Bagaspati sangat sakti.   Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Akhir riwayatnya diceritakan. Akhir riwayatnya diceritakan. menantunya sendiri. dan bergelar Prabu Bismaka. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. dengan Dewi Anggini. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. raja negara Magada. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Sebelum tewas. Ketika ayahnya. Resi Drona). Dari ayahnya. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). percaya akan kekuasaan Tuhan. seorang hapsari/bidadari..seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati.

keduanya pemberian Bathara Brahma. tindakannya seperti orang bodoh. Baladewa berwatak keras hati. . lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki . lucu. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna. ia hidup sampai jaman Madya   Baladewa PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana. putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. putri Bathara Hira. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. raja negara Astina. Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit. Jawa). putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Ia lahir kembar bersama adiknya. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. setelah berakhirnya perang Bharatayuda. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada. Setelah selesai perang Bharatayuda. Ia mempunyai tabiat . adalah putra Prabu Basudewa. tetapi selalu tepat.   Banuwati DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya. menikah dengan Dewi Erawati. Seperti halnya dengan Semar. Bagong berumur sangat panjang. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara. Dewi Surtikanti. mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Dewi Banowati berwatak. raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa. saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina. Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. kata-katanya menjengkelkan. Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. seorang swarawati keraton Mandura. Nangggala dan Alugara. Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. suara besar agak serak (agor . Dewi Erawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka.Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Ia berumur sangat panjang. kakak Dewi Kanistri. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Dewa keselamatan. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa. penuh belas kasih. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. dengan gelar Resi Balarama. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. jujur. Carub atau Astrajingga.

Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Kakrasana dan Narayana. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira.   Basukiswara ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masingmasing bernama. Secara tidak resmi. Prabu Basukesti. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana.  Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Kakrasana. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Atas kemurahan hatinya. raja Boja. Dewi Basuwati. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di . membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). putri Prabu Kunti. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Setelah usia lanjut. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Sebagai penggantinya. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng   Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Beberapa tahun kemudian. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata.

  Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama .gunung Saptaarga. Dari perkawinan tersebut. juga tahu segala bahasa binatang. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Dewi Prita/Dewi Kunti. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. putri Prabu Kunti. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. cerdik pandai. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. raja Boja. Dengan kereta sakti Amarajaya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Setelah usianya lanjut. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. arif bijaksana dan suka menolong. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati.   Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. berani. Arya Basunada. Karena waktu itu putraputranya masih kecil. Arya Basuketi. Putri Bathara Brahma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana.   Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya.

ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Dewi Nagagini. Bratasena. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . tabah. Kuku Pancanaka.  Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Gelang Candrakirana. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan.   Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. berputra Raden Gatotkaca dan Dewi Urangayu. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Bima memililki sifat dan perwatakan. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Dewi Arimbi. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Kowara. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. yaitu : 1. Gada Rujakpala. Birawa.   Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Kusumayuda. serta 2 orang saudara lain ibu. Aji Bandungbandawasa. Kelatbahu Candrakirana. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Setelah menikahkan putrinya. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. yaitu . Kalung Nagasasra. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Pandusiwi. 2. Balawa. Gelung Pudaksategal. teguh. patuh dan jujur. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Dandunwacana. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Sumping Surengpati. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi . Nagata. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. gagah berani. Alugara. Sena. berputra Arya Anantareja. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia putra kedua Prabu Pandu. atau Wijasena. 3. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. wilayah negara Amarta. Pupuk Jarot Asem. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. kuat. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Nakula dan Sadewa. Arya Basupati. Kusumadilaga. Bayusuta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain.

Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya.Gandari. Gardapura . Bila salah satu diantara mereka mati. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Brajamusti. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura   Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Durgempo. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Carucitra. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Prabu Arimbaji. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Dalam perang Bharatayuda. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Brajadenta sangat sakti. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. (raja negara Banyutinalang). Dengan bantuan Bathari Durga. Bima tinggal di Jadipati. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraksi. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Brajawikalpa dan Kalabendana. Citraboma. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan . Kartadenta. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Brajadenta berwatak keras hati. ingin menangnya sendiri. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Kartamarma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citrayuda. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Oleh kakaknya. Durmagati. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. ia menjadi sangat sakti. maka yang mati akan hidup kembali.   Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Selain sakti. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Wikataboma. Surtayu. Arimba / Hidimba. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. raja negara Surateleng. Arya Prabakesana. Durmuka. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Berwatak angkara murka. Brajamusti. Bomawikata. Dewi Arimbi. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Surtayuda. Dewi Arimbi. Brajalamatan. Karena ketekunanya bertapa. Di medan peperangan. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Ia pandai bermain gada. kejam. Citraksa. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija.

Dengan bantuan Bathari Durga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Brajadenta. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati.   Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajamusti. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. setia. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba.   Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba/Hidimba.melawan Gatotkaca. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Arimba/Hidimba. pemberani. Dewi Arimbi. keras hati dan ingin menang sendiri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca   Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Arya Prabakesa. Dewi Arimbi. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. pemberani dan sangat sakti. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Ia sangat sakti. Brajadenta. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. raja negara Astina. Dewi Arimbi. tangguh. Brajalamatan. putranya dengan Bima. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajalamatan dan Kalabendana. berlindung pada kemenakannya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. . Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. agak bengis. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Prabu Arimbaji. Brajalamantan dan Brajawikalpa. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brajamusti. Bersama kakaknya. Arya Prabakesa. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. mudah marah. istri Prabu Duryudana. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajadenta. Arya Prabakesa. masing-masing bernama . Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajawikalpa dan Kalabendana.

Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Mandura. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. raja negara Lesanpura   Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. banyak tingkah dan pandai bicara. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. pemberani. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Setelah pesta perkawinan selesai. . Cakil memiliki sifat. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masing-masing bernama . Prabu Duryudana. putri Prabu Kiswaka. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati.Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Dewi Surtikanti. pendendam. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. senang menurutkan kata hatinya. trengginas. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. raja Astina dan Adipati Karna. ingin selalu menang sendiri. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Ia berwatak kejam. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. gagah perkasa dan sangat sakti.   Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. semuanya berwarna hitam. Atas seijin Bathari Durga. Ia berwatak sombong. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Dalam perang Bhratayuda. Dewi Erawati. ketika dipinang oleh Arjuna. berkaki putih (=pancal panggung/Jawa). Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa.peristiwa yang penuh dengan kekerasan. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan   Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. serakah. tangkas. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Burisrawa berwujud setengah raksasa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Pada mulanya Dadungawuk menolak. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu.

Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Bersama kakaknya.   Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Celengdemalung. Ditya Sapujagad. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. negara Jodipati. Kepada Bima. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Hyang Anantaboga. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Arya Dandunwacana menyerahkan. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Podangbinurehan. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. di kawasan hutan Mertani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani.  Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. pendiam. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. yang mempunyai . Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Danduwacana. Kepada Arjuna ia menyerahkan . setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Ia mempunyai dua kakak kandung. Menjanganketawang dan Cecakandon   Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. putra Prabu Pandu raja negara Astina. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Anantareja. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Jangettinelon. jujur. hak memakai nama Arya Dandunwacana. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Ia berkulit Napakawaca. jujur. Arya Danurwenda masih kecil. Dandangminangsi. Arya Dananjaya sangat sakti. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. gagah perkasa. Berwatak pemberani. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. yaitu : Prabu Yudhistira.

Wresni dan Andaka. Karena menghendaki kemenangan para daitya. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. raja daitya negara Parwata. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. raja negara Astina. Putri sulungnya. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.   . raja negara Srawantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya.   Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Druhyu. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Dewi Amba. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l.kesaktian. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewayani meminta Resi Sukra. putri Sanghyang Indra. dan berputra tiga orang lelaki. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa   Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. masing-masing bernama . cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. dari pertapaan Retawu. Nagapratala. Yadu dan Turwasu. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Kumbina dan Dwarawti). masing-masing bernama . tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Lesanpura. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista.

tinggi hati. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. banyak bicaranya. congkak. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. putri Prabu Hiranyawarma. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. istri Arjuna. oleh Prabu Pandu ia di . Arya Sucitra pergi meninggalkan Hargajembangan. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. putra Prabu Drupada. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa.   Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama .Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. raja negara Tempuru. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. putra Resi Drona. tetapi kecakapan. Untuk mencari pengalaman hidup. yaitu Resi Drona. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Drestaka dan Drestara. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. cerdik. Ia tewas dibunuh Aswatama. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata.   Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. dan Dewi Srikandi. Pada saat itu roh Ekalaya. sombong. bengis. menghadapi senapati perang Kurawa. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Ia mempunyai kakak kandung dua orang masing-masing bernama. Drestadyumna berwajah tampan. Resi Drona berwatak. tangkas dan trenginas. kecerdikan. raja negara Dasarna. memiliki sifat pemberani. yang memenggal putus kepalanya. Dewi Drupadi. putri Prabu Purungaji. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. istri Prabu Yudhistira. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. raja Amarta. setelah gugurnya Resi Bisma. Setelah melalui pertempuran sengit. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang.

Nakula dan Sahadewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra.Partawindya dari Yudhistira. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa.   Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. luhur budinya. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. gagah dan bermulut lemar. bijaksana. Gardapura .   Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. (raja negara Banyutinalang). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Durmuka. 2. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Srutakirti dari Arjuna 4. Durgempo. teliti dan setia. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Bima. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dursala tewas dalam pertempuran melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Surtayuda. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Menurut pedalangan Jawa. 3. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Bogadatta (raja negara Turilaya).sabar. Surtayu. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.   Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Srutawarman dari Sahadewa. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Citraksi. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Citrayuda. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Gardapati (raja Negara Bukasapta). ia sangat sakti. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Citraboma. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Sedangkan menurut Mahabharata. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Citraksa.jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Carucitra. takabur. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Durmagati. Di dalam perang besar Bharatayuda. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Kartadenta. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dalam masa kekuasaanya. Yudhistira. Ia berbadan besar. . Dewi Drupadi. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Arjuna. Srutasoma dari Bima. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dursala mempunyai watak dan sifat. Kartamarma. Bomawikata. 1. yaitu. Srutanika dari Nakula 5. Wikataboma.

keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya.   . gaya dan kata-katanya serba menarik. Kartadenta. senang meremehkan dan menghina orang lain. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya.Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. dan Widandini (raja negara Purantara) . Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.   Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Wataknya bersahaja. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra.   Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Ekalaya seorang raja kesatria. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. putri hapsari/bidadari Warsiki. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Surtayu. besar kepala. Dursasana berbadan besar. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Citrayuda. sangat mencintai istrinya. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Gardapura. Wikataboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Ekalaya berwatak. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Sindu. Citraksa. jujur. menarik hati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. tekun dan tabah. mempunyai watak dan sifat. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Citraboma. Hidupnya serba mewah. keinginanya selalu terlaksana. Carucitra. setia. Menjelang kematiaanya. Durmuka. Durmagati. Durgempo. Bomawikata.gemar bertindak sewenang-wenang. Duryudana (raja Negara Astina). takabur. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. gagah dan bermulut lebar. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara 100 orang. Citraksi. Surtayuda.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ia adalah raja negara Paranggelung. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. dihantam gada Rujakpala. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Anggota tubuh dan kepala Dursasana hancur berkeping-keping. putri Adipati Banjarjungut. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya.

Dewi Surtikanti. bersahaja. Dewi Erawati berwatak. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. pemberani. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. pendiam dan sakti. gagah berani. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa.   Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. raja negara Astina. setia. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. penuh belas kasih. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. gagah. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. .Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.   Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. dan berputra dua orang bernama. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Jawa). Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. raja negara Mandaraka. menantunya yang setelah menjadi   Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. sabar dan wingit. teguh sentosa. murid Resi Boma. Winata dan Wimuka/Wilmuka. tegap. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Ia berwajah tampan. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Karena penggantinya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. pendiam. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Dewi Banowati. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. raja negara Mandura. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra.

Prabu Gandabayu meninggal. Akhir riwayatnya diceritakan.   Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Citraboma. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Wikataboma. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran . Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Kartadenta. Durmuka. luhur budinya. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. masingmasing bernama . Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Gardapati (raja negara Bukasapta). putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. menurut Mahabharata. 1. Sepeninggal Prabu Gandabayu. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Durmagati. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Arya Sucitra. Ia sangat berbakti terhadap suaminya.   Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Dretadyumna/ Trustajumena. 2. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dewi Srikandi. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Durgempo. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. masing-masing bernama . bergelar Prabu Drupada. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. 3. raja negara Amarta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Sedangkan menurut pedalangan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Arya Sakuni. Gardapura. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Surtayuda. Kurawa terhadap Pandawa. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. sabar dan teliti serta setia. Ketika ayahnya. bijaksana. Citrayuda. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Surtayu. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segansegan berkhianat serta pendendam. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang kemudian menjadi istri Arjuna. raja negara Astina. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dewi Gandawati ikut belapati. (raja negara Turilaya). Bogadatta. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta.Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan.

Citraksa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Surtayu. Durmuka. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Kartadenta. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Citrayuda. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraksi. senapati perang negara Dwarawati. Wikataboma. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona   Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Ia pandai dalam olah ketrampilan . karena ingin memperistri bidadari. Citraksi. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Gardapura bersifat sombong.jenasah) Prabu Drupada. Dewi Garbarini. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. putri Prabu Kalayaksa. raja negara Karanggubarja. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayuda. Kartadenta. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Wikataboma. raja negara Glagahtinalang. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bogadatta (raja negara Turilaya). Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. keras kepala. Citraboma. cerdik dan licik. Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. Dewi Wersini. Bomawikata. Durgempo. Dengan kesaktiannya. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.   Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapati berwatak keras hati. Durmuka. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Bomawikata. Citraboma.   Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Surtayu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durgempo. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durmagati. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Surtayuda. Gardapura . Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Citraksa. congkak. Citrayuda. Carucitra. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. raja negara Garbasumanda. cerdik dan licik. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).

Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Dalam pewayangan. Ia adalah anak Bima. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Gareng bernama Bambang Sukskati. Setelah tali pusarnya putus. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala.   Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Matanya juling. kakaknya. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Sebagai raja muda di Pringgadani. begitu tali pusar itu putus. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh untuk keperluan itu. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Brajamusti. hidung bulat bundar. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. dan masuk dalam golongan panakawan. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. terjadilah peperangan antara keduanya. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. perut gendut. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Senjata. Bima dan Arimbi mengizinkan. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. ibunya bernama Dewi Arimbi. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. . putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Namun. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa).   Gatotkaca GATOTKACA. Setelah selesai tapanya. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Namun. Aslinya. sehingga tiada yang kalah dan menang. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. menjadi raja di negeri itu. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Begitu lahir di dunia. kaki pincang. Sebelum itu. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. kakak ibunya yang bernama Arimba. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. adik Arimbi. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. tak berleher. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Nala Gareng berumur sangat panjang. ia hidup sampai jaman Madya.mempergunakan senjata gada dan panah. Usahanya ini tak berhasil. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. yang bernama Kunta Wijayandanu. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digunakan memotong tali pusar Gatotkaca.

terutama Brajamusti. Karena kesal. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. sesudah Gatotkaca gugur. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. penutup kepala gaib. Sebagai raja muda Pringgadani. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Bimasiwi. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Tubuhnya tetap utuh. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Sebenarnya. Krincingwesi. yakni Kalananata. Gurubaya. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Trincingwesi. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. ia terbang amat tinggi. Kancingjaya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. anak Arjuna. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersamasama dengan Gatotkaca. Arimbiatmaja. Ia mengenakan Caping Basunanda. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. putri Batara Surya. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. dan Bimaputra. Akibatnya. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Abimanyu. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. dan amat menyayangi Gatotkaca. Karena itu. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benarbenar dapat diandalkan. musuhnya akan mati. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Menjelang ajalnya. ada lagi nama alias Gatotkaca. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Guritna. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Purbaya. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. karena ia le-laki. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. . Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Tutuka pingsan. dan yang ketiga Dewi Suryawati. ketika mereka berperang tanding. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. dan Mladangtengah. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca.Di kahyangan. Setelah penggemblengan selesai. Ketika jatuh ke bumi. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Namun. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Bra-jadenta. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu.

Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. sedangkan kata kaca artinya rambut. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya.Beberapa tahun menjelang Baratayuda. dan Dukun. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Boma Narakasura. dan Abimanyu di darat. Subadra Larung 11. Patih Kala Sakipu. Aji Narantaka 12. lengkap dengan taringnya. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. hanyalah Prabu Kala Pracona. Gatotkaca menjawab. Gatotkaca dan saudarasaudaranya menolak tuntutan itu. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. ia sadar. dengan Aji Narantaka itu Gatotkaca mengalahkan Dursala. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. putra Dursasana. Dalam perang melawan raksasa. yakni Butaprepat. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Gatotkaca Sungging 4. Gatotkaca Sewu 5. yakni wanda Kilat. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Namun. Selain malu. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Presiden RI. Gantotkaca Rante 10. Gatotkaca menyambar dari udara. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Dalam pewayangan. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Baru saja latihan perang itu dimulai. Tatit. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Guntur. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Sesuai janjinya. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka.Pregiwati 3. Pada tahun 1960-an Ir. para putra Pandawa. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Gelap. sehingga pingsan. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat.Brajamusti 8. Panglawung. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Wahyu Senapati 7. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Brajadenta . Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. para putra Pandawa. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Kalabendana Lena 9. dan Dursala. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. . Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Guntur Prahara. Pregiwa . Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. dengan wajah mirip Bima. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Sukarno.

Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta.BIMA . Badannya kekar dan kokoh. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. agak gendut diban-dingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Di Surakarta.PANDU DEWANATA . Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Sementara itu. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wanda Guntur.SADEWA ARIMBI PERGIWA .JAYA SUMPENA . Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. membagi Gatotkaca atas empat wanda.dan Guntur Samodra. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. dengan tubuh besar. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. seolah mencerminkan sifat andap asor. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa.SUMPANI .GATOTKACA . Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa.1820) di Surakarta. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. tunduk. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. wajah raksasa. kuat. mukanya tidak terlalu tunduk.SURYAKACA   Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. tidak diketahui dengan jelas. Mengenai soal wanda ini. lengkap dengan taringnya. masing-masing bernama . Baca Bima. Wanda Guntur. Dulu. Dewi.SURYAWATI SASIKIRANA .   Seputar Tokoh: ABIYASA KUNTI . raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. raja Mataram. dengan muka agak datar. Pergiwati. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. sehingga menampilkan kesan gagah. Arya Sakuni.ARJUNA . Wajahnya juga memandang ke bawah. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura.NAKULA . bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Bentuk badannya tegap. Arya Surabasata dan Arya . Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit.MADRIM YUDISTIRA . Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. dan Sukarno.

Wikataboma. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Citrayuda. (raja negara Turilaya). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Durmagati. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. sederhana. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . dengan bantuan Dewi Wilutama. Abimanyu. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Gardapura. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Surtayu. di keputrian negera Surateleng. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. menjelang pecah perang Bharatayuda. Arya Watubaji. Sumitra. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Citraboma. Ia berwatak tenang. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). lembut. Wilungangga. Gardapati (raja negara Bukasapta). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. istri Bathara Derma. Carucitra. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Antakadena dan Bambang Sumbada. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segansegan berkhianat serta pendendam. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. dari pertapaan Yasarata. Kartadenta. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. baik budi. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Wijanarka. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. salah satu dari lima satria Pandawa. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba.Gajaksa. Wisanggeni. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Kurawa terhadap Pandawa. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. sesuai dengan takdir dewata. Prabukusuma. dengan Dewi Ulupi. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. suaminya. Kumalasakti. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Bratalaras. Durmuka. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa   Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Endang Pregiwati. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia.   Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tekun dan wingit. Endang Pregiwa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Surtayuda. Sedangkan menurut Mahabharata. raja negara Astina. bernama. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Kumaladewa. jatmika. ayahnya sendiri. Irawan gugur dalam awal perang . Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Bogadatta. Setelah ada kesepakatan. Durgempo. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa).

Mereka bertugas atas perintah Bathari Durga. dikalahkan tetapi tidak bisa mati. Prabu Supala raja negara Kadi. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. begitu kelahiran Dewabrata. raja raksasa dari negara Widarba. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Sebagi makluk siluman Jarameya dan Jurangmeya sangat sakti. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Karenanya berbadan tinggi besar. Untuk memenuhi ambisinya.Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi.   Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. bengis. penganiaya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. ia hanya bisa disakiti. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina.   Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. perkasa dan berwajah setengah raksasa. keras hati. . Sesuai dengan kodratnya. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia sangat sakti. Tugas yang utama Jarameya dan Jurangmeya adalah mengganggu para satria yang sedang bertapa. Karena itu Jarameya dan Jurangmeya selalu saja muncul dan menganggu para pertapa. ingin menangnya sendiri. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. raja negara Astina. raja makluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra.   Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada.   Jarameya Jurangmeya JARAMEYA dan JURANGMEYA adalah makluk siluman berwujud raksasa kembar di hutan Krendayana. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. gagah. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa.

raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jayamurcita. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Karena ketekunannya bertapa. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. berani. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa.   Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Merasa sangat sakti. Raden Gatotkaca. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. berwatak angkara murka. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Jayadrata. penuh kesungguhan dan setia. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni.   Jayasupena . ayahnya. raja negara Madukara (lama). Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. mengutus adiknya. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Arya Wirata dan Arya Surata. istri Arjuna. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. dan bergelar Prabu Sinduraja. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. raja negara Pringgandani. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Sebelum menemui ajalnya.   Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. istri Arya Prabu Rukma.

cerdik pandai. ibunya. dan Gunadewa. putra Dewi Suryawati. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. dan Arya Suryakaca. dengan Dewi Trijata. gesit. raja negara Dwarawati. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. raja negara Dwarawati. Demikian pula dengan tabiat. kesetiaan. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Samba. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. yang berwajah sangat tampan. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. berwujud sebagai wanara / kera. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Ketika lamarannya ditolak. berani tak mengenal takut. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. setia. teguh. Dewi Jembawati berwatak jujur. tangguh. Drestadyumna dapat dihidupkan kembali oleh Prabu Kresna. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu.   Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi . ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. tangkas dan terampil. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". sabar. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi.ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. bernama. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Gatotkaca. ia memperoleh dua orang putra bernama . Perbedaannya. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela.   Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Jayasupena tidak bisa terbang. waspada. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. sangat berbakti dan penuh belas kasih. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. putra Dewi Pregiwa. karena ketika perang berlangsung ia masih kecil. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa.   Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Dari perkawinan tersebut. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Bambang Sasikirana. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Karena mati sebelum takdir. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. daripada tinggal di istana Dwarawati. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi.

Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung, bernama; Arimba/Hidimba, Dewi Arimbi, Brajadenta, Prabkesa, Brajamusti, Brajalamatan dan Brajawikalpa. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan; sangat jujur, setia, suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari, putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna, raja Awangga, tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya.

 
Kalakatung
KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Bertubuh gemuk pendek, kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Dalam cerita pedalangan, Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Daya berpkirnya lambat, namun memiliki gerakan yang cekatan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini, maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Dalam peperangan, Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.

 
Kalaruci
PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama, putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Merasa sangat sakti, Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini, seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi, yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena, putra keempat Prabu Basukunti, dari negara Mandura. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya, ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu, raka negara Astina, yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti, kakak Arya Ugrasena). Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Dalam peperangan tersebut, Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena.

 
Kalasasradewa
PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama; Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar, dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama, putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga, Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Berwatak angkara

murka, serakah, tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Ia pernah menyerang negara Kumbina, untuk dapat memperistri Dewi Rumbini, putri Prabu Rumbaka, yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma, putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura, seperti Arya Prabu Rukma, Arya Ugrasena, juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu, raja negara Astina, suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu.

 
Kalayasa
PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama; Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama, putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan ; bengis, kejam, serakah, suka menurutkan kata hati, mau menangnya sendiri, pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura, sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya, Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Selain ingin merebut Dewi Badrahini, istri Prabu Basudewa, juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya, Prabu Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura, bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura, karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu, raja negara Astina. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti.

 
Kangsa
KANGSA, sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa, raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa), permaisuri Prabu Basudewa, raja Mandura. Ia lahir di negara Bombawirayang, dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra, adik Prabu Gorawangsa. Setelah remaja, oleh Suratrimantra, Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Karena sangat sakti, Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka, ingin menangnya sendiri, penghianat, keras hati, berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Dengan dukungan Suratimantra, pamannya yang sakti, Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Pemberontakan Kangsa gagal. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana, putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti

 
Karna
KARNA, yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda.

Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Basukarna adalah putra sulung, sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak, berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi, sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran, walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna adalah anak buangan. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita, putri bungsu raja Mandura, Prabu Basukunti. Waktu masih berusia remaja, Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya, yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya, Resi Druwasa, yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya, Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung, padahal ia masih gadis. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya, ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan, bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk, sering bangun siang. Manakala hari telah terang, dan matahari sudah naik, ia masih tergolek di tempat tidurnya. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Dengan ilmunya yang tinggi, sesudah masa kehamilannya cukup, Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Alasannya, ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Itulah sebabnya, ia diberi nama Karna - yang artinya telinga. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra, atau Suryatmaja, karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Setelah lahir, Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Maka, bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan, di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata, seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Itulah sebabnya, Basukarna juga disebut Radhea atau Aradea). Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Tahun berganti tahun, dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata, menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda, Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu, sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Menjelang masa remaja, Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya, yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Namun permohonan itu ditolak, karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran, yakni putra-putra Drestarastra, Pandu, dan Yama Widura. Resi Krepa, guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar.

tetapi karena hasil usahanya sendiri. Keduanya seimbang sama kuat. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Yakin. ditolak. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. menyengat paha Basukarna. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Lebih-lebih Arjuna. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Saat itu seekor ketonggeng. raja Mandraka. pada saat yang genting . Dan. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Karna harus menyamar sebagai brahmana. kelak ternyata. ataukah sebaliknya. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. termasuk para Kurawa. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. yaitu raja penguasa di Awangga. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Karna memperoleh negeri itu setelah mengalahkan Prabu Karnamandra. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Adu tanding pun dimulai. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul.Kelak dalam Baratayuda. yakni ilmu ketrampilan memanah. sejenis kalajengking berbisa. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Karena merasa ditipu.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Duryudana. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. sehingga keringatnya bercucuran. Lagi pula. Namun Kunti juga ragu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. putri Prabu Salya. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. melainkan seorang ksatria. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: . dengan nekad Karna lalu menantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. . Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. kutukan itu akan terbukti. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra.yang menentukan hidup atau mati. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Karna menjadi Adipati di Awangga bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana.

dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. walaupun telah menjadi menantunya. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. Bima. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting . Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. yakni Prabu Anom Duryudana. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. sebab Batara Endra. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu.Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. dan mengaku sebagai Arjuna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. salah lihat. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar.. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi.. "Ingatlah Karna. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Ki Nartasabda. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. teguh dalam pendirian. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. tahu membalas budi. Meskipun sebelumnya telah tahu. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. percaya diri. . Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. yaitu Batara Surya. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya." Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama.. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Esok harinya. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. atau raja muda. Selain seimbang kesaktiannya. siapa pun yang memintanya. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. tetapi gagal. Dalam pewayangan. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. dan membenci orang yang terlalu mengagung-agungkan kebangsawanannya. putri sulung Prabu Salya. Jika seorang brahmana datang meminta. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Jadi. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. adik Surtikanti. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . dan Arjuna. Basukarna. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Oleh sebab itu Karna diamdiam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan.. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi.

Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Dinda Karna. Kresna secara khusus datang menemui Karna." Demikianlah. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. pendirian mereka.. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. dan dengki mereka." Kresna: "Tetapi. Sehari menjelang Baratayuda.." Kresna: "Saya memahami hal itu. Yang penting. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Karenanya. Resi Krepa. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. . mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. sehingga Baratayuda dapat dicegah. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Kini. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. sifat iri. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Tanpa menanyakan. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. berkata: "Karna. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Pada pertemuan empat mata. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. apa alasan brahmana itu memintanya. Itu adalah kewajiban Adinda. Adinda tahu benar. Kresna: "Dinda Karna. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. sejak masih remaja. Adinda telah mengenal para Kurawa.Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Bahkan Maharesi Bisma.. Namun. . sebagai ganti barang yang hamba ambil." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa." Karna: "Kakanda Kresna." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Begawan Drona. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. culas. Jadi. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.yang masih dalam ujud brahmana." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. ksatria mulia. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. ambillah. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Namun. Kakek Abiyasa. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah." Karna: "Kakanda Kresna.. dengan senang hati hamba akan menerimanya. bukan perang kecil. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Rasanya.

Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. bagaimana pun. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Dinda Basukarna .. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Entah siapa yang akan kalah. Namun. ibumu ini." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Jika harapanku ini engkau kabulkan. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana." Karna: "Itu pun Adinda pahami.. Adinda tahu. Hanya karena keadaan.. Hamba mengerti. Coba renungkan hal itu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. adikadik hamba.. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. dan selalu harus ada yang dikor-bankan." kata titisan Wisnu itu. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat.. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Hati kecilnya merasa. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. "Basukarna anakku. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . itu semua agar Baratayuda dapat segera terjadi sebagaimana seharusnya. Seandainya Adinda yang gugur. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Namun. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. jelas berbeda. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. kita semua belum tahu. seandainya Adinda yang menang. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Namun. . sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Kakanda Kresna." Kresna: "Adinda Karna. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa..Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar.. bagaimana pun. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Namun. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Aku.. . Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Demikian pula. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu." Kresna: "Adinda Karna. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan.. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai." . keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Itulah sebabnya. Sekali lagi. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. dan siapa yang akan unggul. perang besar akan terjadi esok hari." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Karenanya. Barata-yuda harus segera terjadi. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. lewat tengah hari. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. selalu harus ada yang menjadi korban. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Para dewa dapat menjadi saksi.

ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. junjungan hamba. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu.. menciumi ubun-ubunnya. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. tidak terlaksana. Jika hamba gugur. Duryudana lalu meng-ingatkan. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. maafkanlah Ibumu ini. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Ibunda mengerti. sejak engkau masih berujud bayi merah.. bahwa perang ini bukan perang pribadi. anakku . Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana.. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Engkau tentu juga tahu." Kunti: "Tetapi . Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia.Kunti: "Karna. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari-cari Arjuna." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Tidak bisa tidak. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Ibunda tentu juga tahu... karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. batal. Dan. Untuk itu. ada yang harus mengorbankan suaminya. Karena desakan Duryudana ini. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. buah hatiku ... Demikian pula. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. aku telah kehilangan engkau. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Namun hamba mohon.. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Engkau seorang ksatria utama. kumohon kepadamu. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. . karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. dengan menguatkan hati. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. sebagai ksatria. Kesedihanku sebagai seorang ibu. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya.. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Karna Anakku. Arjuna. Aku tidak berkesempatan merawat. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Karena itu. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Doaku untukmu. Kunti lalu berkata: "Anakku. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. kemuliaan. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Pertimbangan yang lain adalah. . Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Tetapi. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Dapatkah engkau membayangkan. . anakku. memelihara dan mengasihimu. Puluhan tahun. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. dan . anakku. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Namun. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Namun.. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. mungkin Baratayuda akan gagal. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. mengorbankan orang yang disayanginya. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu.. izinkan aku memelukmu. Karna.. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. derajat dan pangkat. Anakku. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. engkau adalah prajurit sejati... membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca.. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. jika ia tidak ikut beperang. betapa remuknya hati seorang ibu. penguasa Astina itu mulai khawatir. Dalam Baratayuda.

Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Ia mempersalahkan Adimanggala. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Karena jika bukan dia yang gugur. putri Prabu Anom Duryudana. Panah Wijayacapa meluncur deras. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. sebagaimana dikehendakinya. selain sebagai ipar. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. turun dari kereta. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Sementara itu. dan mengasihinya. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. . Agar seimbang dan tampak sederajat. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Dengan demikian. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Dan. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Pada saat Baratayuda berlangsung. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Jadi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Basukarna gugur karena siasat licik Kresna. melesat ke arah dada Arjuna. Alasannya. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Duryudana dengan cepat melerai. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. yang paling tepat adalah Prabu Salya. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Basukarna mendapat dua orang putra. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Tetapi versi lain menyebutkan. mengasuh. Hanya karena bujukan Duryudana. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda.Bhs. dan menurut anggapannya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menu-sukkannya ke dadanya sendiri. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyik-masyuk dengan Dewi Surikanti. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Basukarna. kemudian membujuk Prabu Salya. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Suatu hari. putri Prabu Salya. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. abang satu ibu lain ayah.Waktu berperang tanding melawan Arjuna. yakni patih Kadipaten Awangga. raja Dwarawati. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. ia juga merupakan besan. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Sesaat berikutnya Arjuna melepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Namun.

raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Permadi mencoba membantah. Setelah tahu apa yang terjadi. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Dalam waktu singkat. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Karna ternyata sanggup. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Dari keterangan para dayang. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Diterangkan. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. namun ia membesarbesarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. dan terjadilah perang tanding. dan bahkan juga nama baiknya. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. dewa itu segera melerainya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Dalam pewayangan di Indonesia. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Karna menolak. selain dendam pada Arjuna. Dalam Mahabarata. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Usaha Permadi ini berhasil. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai.Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Guna me-nyirnakan angkara murka. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. terpaksa menerima kenyataan itu. namun tidak seorang pun yang percaya. Lagi pula. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Permadi sanggup. Karenanya. .

Basukarna. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Kartawiyoga berwatak keras hati. putri raja Banyutinalang. Citraksa. Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. telah datang menyusul Kakrasana. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.WARSAKUSUMA   Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Citrayuda. Wikataboma. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. dan Arjuna. keras hati. Surtayuda.KUNTI . Durmuka. Citraboma. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Surtayu. gagah dan berwajah setengah raksasa. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durgempo.BASUKARNA . cerdik. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Citraksi. Durmagati. atau Basusena. Gardapati (raja negara Bukasapta). Carucitra.BIMA . yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Ia menikah dengan Dewi Karastri.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Kartamarma memliki perwatakan. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Setelah mertuanya meninggal. Kartadenta. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Gardapura.   Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan.ARJUNA WARSASENA . . tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Duryudana (raja Negara Astina).YUDISTIRA . Bomawikata. putra Abimanyu dengan Dewi Utari.Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 ." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia berbadan besar. Lihat juga Kunti. Seputar Tokoh: BASUDEWA BATARA SURYA .PANDU DEWANATA SURTIKANTI . lincah. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. bukan bangsawan). pandai bicara. Dewi. Kelak. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Bogadatta (raja negara Turilaya). berani dan selalu menuruti kata hati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna.

yaitu. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. dari padepokan Retawu. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna.   Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Cerita Pedalangan menyebutkan. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Kencakarupa berwatak keras hati.   Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. yaitu. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. sampai akhir hayatnya. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Upakeca / Rupakeca. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dalam Mahabharata diceritakan. Kisah lain menyebutkan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. berani dan selalu menurutkan kata hati.   . Rajamala. setia dan penuh pengabdian. Akhir riwayatnya diceritakan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. raja negara Astina. Setatama. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Citragada dan Wicitrawirya. Bagawan Abiyasa. ingin menangnya sendiri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini.  Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. penghianat. Prabu Matswapati. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Krepa berwatak jujur.

berputra . Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Senjata Cakra.Dewi Rukmini. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian.Dewi Jembawati. Terompet/Sangkala Pancajahnya. Bima/Werkundara dan Arjuna. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Sejak kecil. seorang swarawati keraton Mandura. Endang Pregiwa. Puntadewa. Endang Pregiwati.Dewi Pratiwi. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa.   Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Bambang Irawan.Dewi Setyaboma. dengan Dewi Jimambang. Kakrasana. Ia lahir kembar bersama kakaknya. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. tenang.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Kaca paesan. Abimanyu. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Antakawulan dan Bambang Sumbada. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Wisanggeni. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. 3. Prabu Kresna menginginkan moksa. berputra . putri Prabu Kunti. Bratalaras. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. berputra . kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. adalah putra Prabu Basudewa. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari . maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Kembang Wijayakusuma. pemberani. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Arya Setyaka. Sumitra. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). bernama.   Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. 2. Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. antara lain. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Bagawan Wilawuk. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Daya khasiat minyak Jayengkaton. kakaknya. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Arya Basudewa. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. dari negara Lesanpura. Wilugangga. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). raja Boja. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. raja negara Astina. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Wijanarka. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. 4.

Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana.   Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Nakula dan Sadewa. Hidupnya serba mewah. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. putra kedua Adipati Karna. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. keinginanya selalu terlaksana. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua . menarik hati. Wataknya bersahaja. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia mempunyai kakak kandung bernama Narasoma. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda.   Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. gaya dan kata-katanya serba menarik. Akhir riwayatnya diceritakan. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut.   Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia berwatak penuh belas kasih. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya.Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. setia dan wingit.

Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Prabu Pandu. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Kangsa pergi kenegara Mandura. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. seorang hapsari/bidadari. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Kedua putra kembarnya. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi   Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati.   Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan . Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. sabar. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. diusir keluar dari negara Mandura. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. sabar dan Wingit. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Narasoma dan Dewi Madrim. yaitu. Dari perkawinan tersebut. percaya akan kekuasaan Tuhan. raja negara Widarba. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Dengan dukungan Suratrimantra. adik Prabu Gorawangsa. Mandrapati mempunyai watak. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. raja negara Mandura. raja negara Mandura. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati.mendampingi Dewi Kunti. setia. Oleh Kangsa. ikhlas. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Dewi Maerah ikut   Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Akhir riwayatnya diceritakan. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa.

Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. setia. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. putri Resi Badawanganala. Ia lahir kembar bersama adiknya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Menurut purwacarita. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. dan memperoleh dua orang putra masing-masing bernama. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. manusia kera kekasih dewata. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Mereka bertemu. 2. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. salah satu dari lima satria Pandawa. dari negara Mandaraka. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. memperrtunjukkan kemahirannya menari. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat.   Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. setia. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Dewi Srengganawati. wilayah negara Amarta. Dewa Tabib. raja negara Awuawulangit. Ia juga mempunyai cupu berisi. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. dari negara Mandura bernama. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. taat. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nakula mempunyai watak jujur. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. di daerah kerajaan Jodipati. Dari perkawinan tersebut. Puntadewa. Senapati negara Mretani. 1. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana.   Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan.bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. dengan permaisuri Dewi Kunti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Nakula tidak akan dapat lupa tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. wilayah negara Mertani. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri . Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. belas kasih. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. sangat berbakti. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti.

  Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Setelah selesai perang Bharatyuda.   Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya.. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. raja negara Surateleng. Dewi Madrim. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Karena ketekunannya bertapa. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Selain . Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. putri Arya Kidangtalun. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Arya Singamulangjaya. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. andel Resi Palasara. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. ia juga berguru pada Rajamala pamannya.   Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Sedangkan dalam olah keprajuritan.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. setia. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. putra Prabu Basudewa. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. raja negara Mandaraka. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Ia tewas dalam peperangan melawan Narayana. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. putra Sanghyang Brahma. Narasinga menjadi sangat sakti. Setelah ayahnya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. selain berguru pada ayahnya. dari negara Lesanpura. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. jujur. Akhir riwayatnya diceritakan. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Senapati perang Dwarawati. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Ibunya bernama Dewi Kandini. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Karena itu selain sakti.bernama Dewi Sritanjung.

berputra . dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Ramayana dan Pramasata 2. Sumitra. Ia seorang anak yatim. Bagawan Sarmiti. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Dewi Gentang. Dewi Impun. putra Bima dengan Dewi Arimbi. ia masih dalam kandungan ibunya. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. jujur dan adil. Dewi Satapi/Dewi Tapen. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Wilugangga. yaitu . Prabakusuma. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan. berputra . ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. berputra .   Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Kumaladewa. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana.   . baik budi. Bratalaras. Arjuna. Dewi Puyangan.   Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Abimanyu. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Dewi Dangan. Antakadewa dan Bambang Sumbada. setia. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Ia berwatak bijaksana. 1.sakti. dengan Dewi Manuhara. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Dari perkawinan tersebut. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. berputra . Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Dewi Niyedi 5. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Tamioyi 3. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Bambang Irawan. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Baru setelah remaja. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. raja negara Pringgondani. berputra . Dalam kitab Adiparwa. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Ramaprawa dan Basanta. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Wijarnaka. salah satu dari lima satria Pandawa. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. putra Prabu Kresna. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra.

Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Kumalasakti. Abimanyu. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. jujur. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Kumalasakti. halus. putri Bathara Indra. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabakusuma. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Endang Pregiwati. Abimanyu. Arimba/Hidimba. juga ahli dalam ilmu pengobatan. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Wilugangga. Dewi Arimbi. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Brajalamatan. besar tanggung jawabnya. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. baik tingkah lakunya.Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Bratalaras. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Bratalaras. Brajawikalpa dan Kalabendana. raja negara Awangga. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Wilugangga. Wilugangga. bernama. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa.   Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. tenang. Kumaladewa. Kumaladewa. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. putra Prabu Puntadewa. setia. Wisanggeni. Sumitra. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. bernama. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan.   Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna.   Pracona . Endang Pregiwa. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Dewi Mustakaweni. dengan Dewi Manuhara. setia. Brajamusti. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. berbakti dan teguh dalam pendirian. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia dan adik bungsunya. Dewi Arimbi. jatmika. Sumitra. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Ia adalah putra Arjuna. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Brajadenta. Arjuna. jujur. Wijanarka. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Bambang Irawan. Wijarnaka. Bambang Irawan. dengan Dewi Supraba. Antakadewa dan Bambang Sumbada. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya.

dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona dan Kasipu. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena.   Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. dan sangat berbakti. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. dengan Ken Sagupi. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Arya Udawa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna.   . Ken Sagupi.   Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. yaitu. Atas keputusan Bathara Guru. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. mengalahkan semua para Dewa. Kedua putranya. jujur. Akhir riwayatnya diceritakan. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. dan Dewi Rarasati/Larasati. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Wresni dan Andaka. yang kemudian diberikan kepada putranya. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Dewi Pratiwi berwatak setia. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. seorang swarawati Keraton Mandura. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. berwatak angkara murka. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. penuh belas kasih. Ia sangat sakti. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. setelah selesainya perang Bharatayuda. Sitija.PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. senang bergurau. Suaranya lantang. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Ia kemudian mengutus patihnya. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa.

Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Dewi Erawati. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Ia juga terkenal pandai bermain catur. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Atas perintah Arya Sakuni. sabar. dengan Dewi Darmastuti. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Arya Gamdamana. Dewi Pujawati berwatak. ikhlas. tekun dalam agamanya. percaya atas kekuasaan Tuhan. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana   Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. seorang hapsari/bidadari. Setelah menobatkan Parikesit. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. masing-masing bernama. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Akhir riwayatnya diceritakan. jujur. Dalam perang Bharatayuda. Bima/Werkudara dan Arjuna. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. setia. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Dewi Surtikanti. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. raja jin negara Mertani. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Dewi Banowati. Ia mempunyai watak. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. dan dua orang adik kembar lain ibu. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. sabar. serta berjiwa penjilat. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti.Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Ia seorang arsitek ulung. dan berhasil menewaskan Prabu Salya.   Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat . raja negara Mandaraka.

berani. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. yaitu: Resi Bisma. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. raja negara Astina. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Adipati Karna. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. seorang swarawati keraton Mandura. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. sais kereta kerajaan Astina. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. tidak bisa mati selama masih terkena air. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Arya Prabu Rukma. Rajamala berwatak keras hati.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Upakeca/Rupakenca. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). . Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa.   Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Kecaka/Kencakarupa. Citragada dan Wicitrawiya. dengan Ken Sagupi. Menurut ketentuan dewata. Duryudana dan Bima. Setatama. Resi Balarama/Baladewa. Ia sangat sakti. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra.   Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka.   Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. bernama.terowongan yang dibuat Yamawidura. Dewi Nirada. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa.dengan permaisuri Dewi Rumbini. masing-masing bernama . Dari garis keturunan ayahnya. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putri Arya Prabu Rukma. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima.

halus. Ken Sagupi. tenang. cerdik pandai. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). yaitu. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. hatinya keras dan sedikit suka usil. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Dewi Erawati. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung.   Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya.   Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. sangat menginsyafi.   Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. mengerti dan menguasai dirinya. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. yang . dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari.Sedangkan dari garis keturunan ibuny. yaitu : Arya Udawa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Narayana. Dewi Rarasati berwatak setia. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. istri pertama Arjuna. Dewi Surtikanti. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. sabar. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. patuh dan berbakti. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Bambang Sumitra dan Bratalaras. raja negara Astina. ia mempunyai tiga orang saudara. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri.

Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Citragada dan Wicitrawirya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. Rupakenca berwatak tinggi hati. Prabu Matswapati. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Nakula. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. belas kasih. Setatama. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Sadewa mempunyai watak jujur. Selain sangat sakti. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). wilayah negara Amarta. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya.setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Rajamala. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita.   Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Ia meningal dalam usia lanjut. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewa Tabib. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. setia.   Sagupi . Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. bernama. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Setelah selesai perang Bharatayuda. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. sombong. dari padepokan Retawu. bernama. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. dengan Dewi Durgandini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. sabar. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Bima/Werkundara dan Arjuna. Puntadewa. bernama. dari negara Mandura. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Kencaka/Kencakarupa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia lahir kembar bersama kakanya. putri Resi Badawanganala. Akhir riwayatnya di ceritakan. Bagawan Abiyasa. taat. Akhir riwayatnya diceritakan. keras kepala dan mau menangnya sendiri. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa.   Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini.

Ia disayang dan sangat dihormati oleh putra-putri asuhnya yang semuanya menjadi orang-orang terhormat. Dengan hati ikhlas. Dengan Arya Basudewa ia berputra Arya Udawa. Sikap dan polahnya serba luwes. Sakipu pergi ke Suralaya melaksanakan perintah Prabu Pracona untuk melamar Dewi Gagarmayang. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama . Arya Sakuni menikah dengan Dewi Sukesti. Ia bukan saja ahli dalam siasat dan tata pemerintahan serta ketatanegaraan. yaitu kakak beradik. Sakipu sangat sakti. Dari hubungan suami-isteri itu. atau sering pula disebut negara Gilingwesi di bawah pemerintahan raja Prabu Pracona. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. dipinjam ke Suralaya sebagai jagoan melawan Sakipu dan Prabu Pracona. Arya prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Suralaya geger. Arya Surabasa dan Dewi Antiwati yang kemudian diperistri Arya Udawa. bengis dan kejam.   Sakipu DITYA SAKIPU atau sering pula disebut Kasipu. Sakuni mempunyai pusaka berwujud Cis (=Tombak pendek untuk memerintah gajah) yang mempunyai khasiat dapat menimbulkan air bila ditancapkan ke tanah. Sakipu marah dan mengamuk. tangkas. Patih Sakipu dan Prabu Pracona akhirnya tewas di tangan Bambang Tetuko yang sebelumnya telah di gembleng. adalah seorang swarawati keraton Mandura.   Sakuni ARYA SAKUNI yang waktu mudanya bernama Trigantalpati adalah putra kedua Prabu Gandara. sabar dan memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Ia berwajah cantik dan merakati/menarik hati. adalah patih negara Tasikwaja. putra-putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Mahendra dan Dewi Badrahini. para Dewa cemas dan ketakutan karena tidak satupun yang dapat mengalahkan Sakipu. tetapi juga mahir dalam olah keprajuritan. Arya Basudewa. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang belum berumur sepekan. Ken Sagupi juga pandai mengasuh dan mendidik anak. lebih . Meski bertubuh agak pendek untuk golongan raksasa. sedang dengan Arya Ugrasena. buruk hati. Selain suaranya sangat merdu. Selain pandai mengurus dan mengatur rumah tangga. perjaka tua yang tidak bisa punya keturunan. Arya Antisura/Arya Surakesti. Lamarannya ditolak Bathara Guru karena melanggar kodrat hidup. Arya Pragota dan Arya Adimanggala. Sakuni mempunyai sifat perwatakan . Ken Sagupi berputra dua orang. dengan Arya Prabu Rukma berputra Dewi Rarasati/larasati. Bathara Guru mencari sarana. Ken Sagupi menerima keputusan Prabu Basudewa untuk dinikahkan dengan Antagopa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama Dewi Gandari. diaduk dengan sedala macam senjata milik para Dewa. Ken Sagupi diperistri oleh tiga orang satria Mandura. Ken Sagupi memperoleh empat orang putra. Narayana dan Dewi Sumbadra. patih negara Dwarawati.KEN SAGUPI yang waktu mudanya bernama Yasuda. Berwatak gagah berani. putri Prabu Keswara raja negara Plasajenar. Karena itu ia dipercaya mengasuh Kakrasana.lebih setelah Prabu Pracona juga menyusul dan ikut mengamuk di Suralaya. . dengki dan licik. Secara tidak resmi. anak Buyut Gupala pemelihara kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. pandai bicara. dimasukan ke dalam kawah Candradimuka. Ken Sagupi hidup bahagia sampai hari tua. Bambang Tetuko/Gatotkaca.

yang kemudian membinasakan Prabu Bomanarakasura dengan senjata Cakra Samba mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda dalam peristiwa perang gada sesama keluarga sendiri Trah Yadawa. ia dikaruniai 5 (lima) orang putra. tinggi hati. Samba tinggal di kesatrian Paranggaruda. congkak. ladak/galak. yaitu. banyak bicara. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Arya Setyaka (dari permaisuri Dewi Setyaboma). Akhir riwayatnya diceritakan. Sakuni diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa setelah gugurnya Prabu Salya. dengan Dewi Darmastuti. cerdik dan pandai.. Sebagai titians Bathara Drema. Ia mati dengan sangat menyedihkan di tangan Bima. dengan Dewi Garbarini. Ia adalah putra Prabu Mandrapati. limpad. yang telah diperistri Prabu Bomanarakasura/Sitija. raja negara Garbaruci. Samba juga memiliki enam orang saudara lain ibu. raja negara Mandaraka.   Sangasanga ARYA SANGSANGA atau Jaya Sangasanga (pedalangan Jawa) adalah putra Arya Setyaki dari negara Lesanpura. Prabu Mandrapati yang meninggal bunuh diri. Memiliki perwatakan. Prabu Salya naik tahta kerajaan Mandaraka menggantikan ayahnya. pandai bicara. brahmana raksasa di pertapan Argabelah. Dewi Banowati. Ia mempunyai adik kandung bernama Gunadewa (berwujud kera). raja Negara Mandaraka dari permaisuri Dewi Tejawati. yaitu. Mayat Sakuni kemudian dihancurkan dengan gada Rujakpala. Ia adalah putra Prabu Kresna. Sitija dan Dewi Siti Sundari (dari permaisuri Dewi Pretiwi). Dewi Surtikanti. Putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. raja negara Dwarawati dengan permaisuri Dewi Jembawati. Wresni dan Andaka. Saranadewa (berwujud raksasa). Dewi Erawati. raja negra Astina Prabu Salya menikah dengan Dewi Pujawati/Dewi Setyawati.   Salya PRABU SALYA ketika mudanya bernama Narasoma. Dari perkawinan tersebut. Prabu Salya mempunyai saudara kandung bernama Dewi Madri/Dewi Madrim yang kemudian menjadi isteri Prabu Pandu. Prabu Salya mempunyai sifat dan perwatakan. cerdik. Samba tewas dalam peperangan melawan Prabu Bomanarakasura. congkak. lebih-lebih setelah mendapat warisan Aji Candrabirawa dari mendiang mertuanya. Ia berparas cakap dan sangat tampan. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Ia seorang prajurit yang .Dalam perang Bharatayuda. Tubuhnya dikuliti dan kulitnya diberikan kepada Dewi Kunti untuk melunasi sumpahnya. Putri tunggal Bagawan Bagaspati. seorang hapsari/bidadari. putri Prabu Narakasura raja negara Surateleng yang diyakini sebagai titis Bathari Dremi. putri Prabu Garbanata. Prabu Salya gugur di medan pertempuran Bharatayuda oleh Prabu Yudhistrira/Prabu Puntadewa dengan pusaka Jamus Kalimasada   Samba RADEN SAMBA dikenal pula dengan nama Wisnubrata. Ia sangat sakti. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. tetapi dihidupkan kembali oleh Prabu Kresna. sombong. Samba inigin memperistri Dewi Yadnyanawati/Hagnyanawati. Bagawan Bagaspati yang mati dibunuh olehnya. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari (dari permaisuri Dewi Rukmini).

Karena jasanya. Akhir riwayatnya diceritakan. Sanjaya berwajah tampan. Bicaranya singkat. Bersama Arya Dananjaya.   Sanjaya ARYA SANJAYA adalah putra Arya Widura/Yamawidura. Ia sangat sakti. Ia mempunyai sifat dan perwatakan . patih negara Wirata. . Arya Sangasanga dalam segala hal bertindak serba adil dan jujur. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Yuyutsuh. Selain penyabar. Prabu Setyajid/Arya Ugrasena yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Bomanarakasura raja negara Surateleng/Prajatisa. jujur. Oleh ayahnya. pemberian Bagawan Wilawuk. Jabatan raja negara Lesanpura kemudian ia serahkan kepada putranya. Sanjaya juga pendai bercerita. sangat berbakti dan sangat patuh terhadap orang tua. Nakula dan Sahadewa. putri Prabu Dipasandra. Setelah parang Bharatayuda selesai dan Astina jatuh ketangan Pandawa yang berhak. tegas dan serba penting. yang membinasakan semua keturunan Wangsa Yadawa. Arya Nabantara. mencerminkan wataknya yang berjiwa prajurit. Dalam usia muda ia dinobatkan menjadi raja negara Lesanpura menggantikan kedudukan kakeknya. Berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton. Arya Sangasanga ikut tewas dalam peristiwa perang gada sesama Wangsa Yadawa. putra Prabu Krisnadwipayana/Bagawan Abiyasa raja negra Astina dari permaisuri Dewi Ambiki/Ambalika. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Negara Mertani adalah sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Ketika hutan Mertani ditaklukan keluarga Pandawa. Sanjaya dengan setia mengikuti Prabu Drestarasta dan Dewi Gandari masuk ke hutan untuk mencari Moksa. Ditya Sapuangin maju menghadapi putra-putra Pandawa. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Arjuna dapat membebaskan Bima. putri Arya Nirbita. Sanjaya ditugaskan menjadi pengawal dan pengasuh pribadi Prabu Drestarasta. Sanjaya disaktikan oleh kakeknya. Hanya dengan memejamkan matanya. yang apabila dioleskan di pelupuk mata akan dapat melihat mahluk-mahluk siluman. Arwahnya manunggal dalam diri Arjuna. ia diangkat sebagai senapati perang negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. setia. yang mempunyai daya kesaktian. Wresni dan Andaka. tekun dan teliti. Sanjaya senantiasa memutarkan dan memaparkan seluruh kejadian di medan perang Bharatayuda dengan jelas seperti peristiwanya kepada Prabu Drestarasta yang mendengarkannya dengan tekun dan sesekali menangis sedih bila ada putranya yang gugur. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama. dengan Dewi Padmarini.sangat berani. Arya Sangasanga ikut terjun ke medan perang Bharatayuda membela keluarga Pandawa. gagah perkasa dan pantang mundur. berubah menjadi ilmu kesaktian/ajian yang bernama Aji Sepiangin. kakak ayahnya yang memiliki cacat buta kedua matanya sejak lahir. Ditya Sapuangin akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna. Bagawan Abiyasa agar dapat melihat seluruh jalannya pertempuran yang berlangsung di Tegal Kurusetra dari dalam keraton Astina.   Sapuangin DITYA SAPUANGIN menurut pedalangan Jawa adalah jin raksasa senapati perang negara Mertani di bawah pemerintahan Prabu Yudhistira. dapat berjalan secepat angin. Ditya Sapuangin berhasil mengalahkan dan menawan Bima/Werkudara. Arya Nabantara. setelah perang Bharatayuda berakhir. Pada saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Kawati. Nakula dan Sahadewa.

raja jin negara Mertani. Ia juga memiliki "air Kehidupan" dengan daya khasiat dapat menghidupkan barang yang mati. yang berkhasiat : dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Ditya Sapujagad yang dikalahkan oleh Nakula. sementara isterinya. dan saudara kembarnya Ditya Sapujagad menunggal dalam diri Nakula. Prabu Yudhistira. Arya Dandunwacana manunggal dalam diri Bima. Ia memiliki Aji Purnamajati. putra Prabu Pandu raja negara Astina. ikut manuksma.   Sapulebu DITYA SAPULEBU menurut cerita pedalangan Jawa adalah jin raksasa dari kesatrian Baweratalun. Sebelum menukswa/menjelma Ditya Sapulebu menyerahkan Aji Purnamajati dan kesatrian Baweratalun beserta seluruh balatentaranya kepada Sahadewa. putra Prabu Pandu. wilayah negara Mertani. Setelah mengetahui Arya Dandunwacana manunggal dalam diri Bima dan Arya Dananjaya manunggal dalam diri Arjuna. Ditya Sapujagad juga mempunyai tiga saudara seayah lain ibu masing-masing bernama : Prabu Yudhistira. Ditya Sapulebu juga mempunyai tiga saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Anak lelaki tersebut ia beri nama Bambang Segara. raja negara Astina. Resi Sapwani mencipta kulit bungkus Bima/Werkudara yang mengapung di samudra menjadi anak lalaki yang kemudian dihidupkan dengan percikan "air Kehidupan". Ketika hutan Mertani ditaklukan keluarga Pandawa. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Ditya Sapujagad maju perang mengahadapi Nakula. Setelah mengetahui. Resi Sapwani tewas di medan perang Bharatayuda oleh panah Pasopati yang . Arya Dandunwacana dari kesatrian Jodipati dan Arya Dananjaya yang tinggal di kesatrian Madukara. putra Prabu Pandu dengan permaisur Dewi Madrim. Ditya Sapulebu memutuskan untuk manunggal/sejiwa dengan Sahadewa. Ia mempunyai saudara kembar bernama Ditya Sapulebu yang tinggal di kesatrian Baweratalun. dapat mencipta apa saja yang ia kehendaki. Sebelum meninggal. wilayah negara Mertani. Nyai Sempani memberinya nama Arya Tirtanata. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Ia memiliki Aji Pramanajati. Akhir riwayatnya diceritakan.   Sapwani RESI SAPWANI atau Sempani (Pedalangan Jawa) adalah pendeta sakti dari padepokan Kalingga di Jasirah/Buwana Keling. kepada Nakula.  Sapujagad DITYA SAPUJAGAD menurut cerita pedalangan Jawa adalah jin raksasa dari kesatrian Sawojajar. Ketika hutan Mertani ditaklukan keluarga Pandawa. Ditya Sapulebu maju perang menghadapi Sahadewa. Arya Dananjaya manunggal dalam diri Arjuna. raja jin negara Mertani. Ditya Sapulebu sangat sakti. yang berkhasiat tidak bisa khilaf/lupa. Ditya Sapujagad sangat sakti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Ia menjabat sebagai penasehat Agung Raja dari negar Sindu. Ditya Sapujagad menyerahkan Aji Purnamajati dan kesatrian Sawojajar berikut seluruh balatentaranya. manunggal/sejiwa dalam diri Nakula. Arya Dandunwacana dari kesatrian Jodipati dan Arya Dananjaya yang tinggal di kesatrian Madukara. Ia mempunyai saudara kembar bernama Ditya Sapujagad yang tinggal di kesatrian Sawojajar. Resi Sapwani mempunyai kesaktian. Atas perkenan Dewata.

raja negara Astina. Peristiwanya terjadi. Ia mempunyai Aji Narataka/Narantaka yang kemudian diturunkan kepada murid tunggalnya Gatotkaca.   Seta RESI SETA adalah putra sulung PrabuMatswapati/Durgandana. Puru lah yang ditetapkan sebagai penggantinya. Karena takut terkerna kutuk pastu Resi Sukra. Prabu Yayati akhirnya membebaskan Sarmista dari perbudakan dengan mengambilnya sebagai istri. Seta mempunyai sifat perwatakan berani. tangguh. Ia bergelar Resi karena seorang kesatria yang mempunyai ilmu kependetaan yang dalam. putra Dewi Suryawati. dan Arya Suryakaca. ayah Dewayani yang sangat sakti dan memiliki mantra Sanjiwani. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa dan Kurawa). Kelak setelah Prabu Yayati meninggal. Jayadrata/Arya Tirtanata. sebagai raja negara Astina.dilepas Arjuna karena membela kematian putra angkatnya. Dewayani marah-marah dan mengumpat. Ia merupakan purtri tunggal Prabu Wrisaparwa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra lelaki masing-masing bernama . dan mempunyai tempat bersemayam di Cemarasewu. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yustinawati/Rekatawati. meskipun telah cukup dewasa untuk ikut berperang. putri Bathara Surya dengan Dewi Ngruni. Dewi Dewayani. Sasikirana berwatak. Namun karena kecantikan dan sikap pribadinya yang menarik. Seta adalah putra mahkota negara Wirata. Karena suatu kesalahan yang tidak disengaja. cerdik pandai dan trengginas.   Sasikirana BAMBANG SASIKIRANA adalah putra Gatotkaca. Sarmista berwajah cantik. Sasikirana tidak ikut terjun kemedan peperangan. Sarmista salah mengambil pakaian Dewayani karena pakaian mereka saling menumpuk akibat tiupan angin. Sarmista tetap menjadi budaknya. tenang dan sabar. baik hati. putri Arjuna dengan Dewi Manuhara. putra Dewi Sumpani. Ketika berlangsung perang Bharatayuda. Druhyu (menurunkan wangsa Boja). raja daitya/setengah raksasa negara Parwata. Ketika Dewayani menjadi permaisuri Prabu Yayati. Ibunya seorang habsari keturunan Bathara Mahedewa. tatkala mereka dan pengiringnya selesai mandi di telaga. Sasikirana diangkat sebagai Senapati Astina pada jaman pemerintahan Prabu Parikesit. sesuai janji Prabu Yayati. . Sarmista yang marah tanpa sengaja mendorong tubuh Dewayani sampai jartuh ke lumpur. teguh. Arya Utara. Sarmista akhirnya menertima pemintaan Dewayani agar ia dan semua pengiringnya menjadi budak Dewayani. Ia mempunyai tiga orang adik kandung masing-masing bernama . Arya Sangka / Wratsangka dan Dewi Utari. setia dan sangat berbakti. putri tunggal Resi Sukra. pemberani.   Sarmista DEWI SARMISTA adalah nenek moyang keluarga Pandawa dan Kurawa. lembut. dan gada pusaka bernama Kyai Pecatnyawa. putri angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. bertahun-tahun Sarmista harus menjkalani hinaan dan siksaan bathin menjadi budak sahabatnya sendiri. memiliki sifat dan perwatakan. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan keluaraga Pandawa. Arya Jayasupena. raja negara Pringgandani dengan Dewi Pregiwa. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu bernama.

Dewi Setyaboma berwatak setia. dan memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susatya. Ia mempunyai tujuh orang saudara seayah lain ibu. Ia menikah dengan Dewi Setiati. Bambang Sitija/Bomanarakasura dan Dewi Siti Sundari. putri Prabu Nagaraja dari kerajaan Sumur Jalatunda. Ia ditugaskan oleh ayahnya. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti.Seta hidup sebagai kesatria wadat (tidak bersentuhan dengan lain jenis). Arya Setyaka kembali ke Dwarawati lalu pulang ke kesatrian Tambangwungkal. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Warsini.   Setyaka ARYA SETYAKA adalah putra Prabu Kresna. yaitu Dewi Rukmini yang masih saudara sepupunya terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah) bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Dewi Setyaboma diangkat menjadi permaisuri. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Arya Setyaka tinggal di kesatiran Tambakwungkal. Arya Setyaka mati dibunuh Prabu Baladewa yang marah karena merasa dibohongi oleh laporan Setyaka yang selalu mengatakan bahwa perang Bharatayuda belum selesai. Dewi Setyaboma juga mempunyai dua orang saudara lain ibu bernama Arya Pragota dan Arya Adimanggala. Ia terjun ke kancah perang Bharatayuda sebagai senapati Agung Pandawa yang pertama. Ia gugur oleh tombak pusaka Kyai Salukat milik Resi Bisma.   Siti Sundari DEWI SITI SUNDARI sesungguhnya putri Bathara Wisnu dengan Dewi Pratiwi. Ia tewas dalam peristiwa perang gada sesama keluarga Wangsa Yadawa. jatmika (selalu dengan sopan santun) dan sangat berbakti terhadap suaminya. raja negara Dwarawati. pemberani. Ketika Bathara Wisnu turun ke Arcapada menitis pada Prbau Kresna. Araya Setyaka mempunyai sifat dan perwatakan . swarawati keraton Mandura. ia bersama istri Prabu Kresna yang lain. Samba dan Gunadewa (berwujud raksasa). Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Setyaki yang setelah dewasa menjadi Senapati perang negara Dwarawati. tenang. melawan Resi Bisma senapati Agung Kurawa. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dengan membunuh Prabu Narasinga dan naik tahta bergelar Prabu Bathara Kresna.   Setyaboma DEWI SETYABOMA adalah putri sulung Prabu Setyajid / Arya Ugrasena. Saranadewa (berwujud raksasa). putra Prabu Basudewa. dari negara Lesanpura. Prabu Kresna untuk melayani Prabu Baladewa. yaitu . dari pernikahan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Arya Satyaka. raja negara Dwarawati dengan permaisuri Dewi Setyaboma. yang setelah turun ke Arcapada dan menjadi raja di negara Trajutisna bergelar Prabu Bomanarakasura. Ia mempunyai kakak kandung bernama Bambang Sitija. Dewi Siti Sundari menyusul turun ke Arcapada dan diakui sebagai putri Prabu Kresna. putra Arya Ugrasena dengan Ken Sagupi. jujur. raja negara Lesanpura dengan permaisuri Dewi Wersini. dari permaisuri Dewi Rukmini. saudara sepupunya sendiri. Setelah Prabu Kresna mati moksa. raja negara Mandura yang bertapa di Grojogansewu. Wresni dan Andaka (Mahabharata). Ia mempunyai sifat . Sedangkan menurut pedalangan Jawa. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Dewi Setyaboma menikah dengan Narayana. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda. dari permaisuri Dewi Jembawati. Arya Setyaka tidak terlibat dalam perang Bharatayuda. dari permaisuri Dewi Pretiwi.

dari kesatrian Sawojajar. raja Surateleng. Sitija juga memiliki Aji Pancasonabumi dan pusaka Cangkok Wijayamulya pemberian Bathara Wisnu. Dewi Srikandi dapat menewaskan Resi Bisma. putri Prabu Darmahambara. Dalam perang Bharatayuda. Dewi Drupadi/Dewi Kresna dan Arya Drestadyumna. dapat masuk/amblas bumi serta memiliki kendaraan tunggangan berwujud Garuda berkepala raksasa bernama Wilmana. karena persoalan memperebutkan Dewi Hagnyanawati. raja negara Giyantipura. Sitija juga turun ke Marcapada sebagai putra Prabu Kresna. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Watubaji.   Srikandi DEWI SRIKANDI adalah putri kedua Prabu Drupada. Akhir riwayatnya diceritakan. yang kemudian menjadi suaminya. Dewi Srikandi sangat gemar dalam olah keprajuritan dan mahir dalam mempergunakan senjata panah. putra Prabu Kresna dengan Dewi Jembawati. raja negara Dwarawati. Dalam perkawinan tersebut ia tidak memperoleh seorang putra. putri Prabu Narakasura. adik Prabu Kresna. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Srikandi menjadi suri tauladan prajurit wanita. Sitija/Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. dan kemudian merebut negara Prajatisa dari kekuasaan Prabu Bomantara. satria Wirata yang telah gugur untuk menghadapi Resi Bisma. Dewi Siti Sundari menikah dengan Abimanyu/Angkawijaya. Ia memproklamirkan diri sebagai raja Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasura. baik budi. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Dewi Srikandi tampil sebagai senapati perang Pandawa menggantikan Resi Seta.perwatakan. sesuai kutukan Dewi Amba. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Siti Sundari. negara Amarta dengan Dewi Srengganawati. Dalam perkawinan tersebut ia tidak mempunyai anak. Ia bertindak sebagai penanggung jawab keselamatan dan keamanan kesatrian Madukara dengan segala isinya. Ia mati masuk ke dalam Pancaka/api pembakaran jenaz   Sitija BAMBANG SITIJA adalah putra Sanghyang Wisnu dengan permaisuri Dewi Pratiwi. setia dan sangat berbakti. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dengan panah Hrusangkali. senapati Agung balatentara Kurawa. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. ayahnya sendiri dengan senjata Cakra karena kesalahannya membunuh Raden Samba. Ia . Kepandaiannya tersebut didapatnya ketika ia berguru pada Arjuna. Sitija menikah dengan Dewi Yadnyanawati/Hagnyanawati. Akhir riwayat Dewi Srikandi diceriterakan : Ia tewas dibunuh Aswatama yang menyelundup masuk ke keraton Astina setelah berakhirnya perang Bharatayuda.   Sritanjung DEWI SRITANJUNG Adalah putra Nakula. yang mati terbunuh oleh Resi Bisma. Sitija merebut negara Surateleng dengan mengalahkan Prabu Narakasura. raja dikerajaan Sumur Jalatunda. putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra. Dengan kesaktiannya. negara Surateleng dan Prajatisa ia dijadikan satu. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). putri Resi Badawanganala. Ia sangat sakti. Ketika Bathara Wisnu turun ke Marcapada menitis pada Prabu Kresna. sabar. Putri Prabu Nagaraja.

masing-masing bernama . putra Sahadewa dengan Dewi Srengganawati. raja raksasa dari negara Gowasiluman di hutan Tunggarana yang berhasil menipunya dan diajak bersama-sama menyerang negara Astina. Dewi Sri Tanjung dan Bambang Widapaksa kemudian diperjodohkan. Nakula dan Sahadewa. Ia adalah putri Prabu Basudewa.(Kangsa sebenarnya putra Dewi Mahira dengan raksasa Gorawangsa yang menyaru/beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan bermain asmara dengan Dewi Mahira). raja negara Astina dengan Dewi Kunti. Dewi Sritanjung pergi ke negara Astina untuk mencari ayahnya. Mereka kemudian bersama-sama membunuh Prabu Ajibarang. cerdas. seorang swaraswati Keraton Mandura. Prabakusuma. Ia mempunyai 13 (tiga belas) orang saudara lain ibu. Dewi Sritanjung berwajah sangat cantik. Endang Pregiwati.   Sumitra BAMBANG SUMITRA adalah putra Arjuna. gugur di medan peperangan melawan Resi Bisma. Wijarnaka.Jawa). dan aji pengasihan pemberian kakeknya. baik budi. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Udawa. Di negara Astina Dewi Sri Tanjung bertemu dengan Bambang Widapaksa. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Rohini/Dewi Badrahini. dinobatkan sebagai raja Astina menggantikan Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Bratalaras. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Oleh ayah mereka. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia mempunyai watak. saudara sepupunya. dan diangkat menjadi panglima-panglima Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Sumbadra menikah dengan Raden Arjuna. Abimanyu. Dewi Sumbadra diyakini sebagai titisan Bathari Sri Widowati. Ia merupakan prajurit wanita yang sangat sakti dan tangguh.   . Putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Wilungangga. Bambang Irawan. istri Bathara Wisnu. Kumalasakti. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Wilugangga. raja negara Kumbina dengan Ken Sagupi dari padepokan Widarakandang. yaitu. Dewi Rara Ireng. putri Arya Prabu Rukma/Prabu Bismaka. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kadipaten Madukara wilayah negara Amarta.mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. ia mati moksa bersama keluarga Pandawa setelah Parikesit. Sejak kecil Dewi Sritanjung tinggal bersama kakeknya. Dewi Bratajaya dan Dewi Kendengpamali. Akhir riwayatnya diceritakan. putra Dewi Sayati.   Subadra DEWI SUMBADRA atau Dewi Sumbadra (pedalangan Jawa). Bersama-sama dengan Prabakusuma. Kumaladewa. Kakrasana dan Narayana dari Dewi Mahindra/Maerah (Ped. pandai dan tahan uji. Di perjalanan ia bertemu dengan Prabu Ajibarang. murah hati. Dewi Sumbadra mempunyai 4 orang saudara lain ibu. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. dari Ibu Dewi Mahira/Maekah . dari ibu Ken Sagupi. dengan Dewi Rarasati/Larasati. Wijanarka dan Antakadewa. Ia tinggal di taman Banoncinawi. Resi Badaqwanangala di pertapaan Wailu. serta mempunyai wasiat sebuah cupu berisi "air kehidupan/banyu panguripan" atas pemberian ibunya. dikenal pula dengan nama Dewi Mrenges. dan dikaruniai seorang putra yang diberi nama Angkawijaya/Abimanyu. yaitu. Kangsa. setia. Endang Pregiwa. Bambang Sumitra ikut pula terjun ke medan perang Bharatayuda.

dan arwahnya kembali ke nirwana. cacad Supala hanya dapat disembuhkan oleh tangan Dewa Wisnu. Saat itu Narayana berjanji tidak akan membunuh Supala sampai Supala menghina dan merendahkan martabatnya di hadapan seratus raja. putra Dewi Maerah dengan Gorawangsa yang telah diakui sebagai putra oleh Prabu Basudewa dan diberi kedudukan di kadipaten . Atas perkenan Sanghyang Wisnu. kakek Resi Manumayasa. Setelah usianya lanjut. Suratimatra sangat sakti. Oleh Sanghyang Wisnu.Supala ARYA SUPALA adalah putra Prabu Kandiraja. raja negara Mandura. Ia mempunyai cacad tubuh sejak lahir. oleh Sanghyang Wisnu. cucu Sanghyang Wisnu. negara Amarta.   Suratimantra DITYA SURATIMANTRA adalah adik Prabu Gorawangsa. Supalawa meninggalkan padepokan Retawu. Ia menjalin hubungan yang sangat dekat dengan Prabu Jarasanda. Akhir riwayatnya diceritakan. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Bramaneki turun ke Arcapada. Ia ikut membantu Manumayasa membangun padepokan Retawu di salah satu puncak Gunung Saptaarga. Sebagai andel kepercayaan Resi Manumayasa. Ia bersaudara kembar (dampit) gondangkasih dengan Wisnukapiwara yang berbulu hitam (lutung). keras hati. kera putih yang tinggal di pertapaan Pandansurat. Kepalanya hancur terkena hantaman senjata Cakra. Apabila mati. raja negara Gowabarong. Supala berwatak. Ketika Manumayasa/Kanumayasa. raja negara Magada. Dengan mengandalkan kesaktiannya. berkaki empat. tubuhnya kemudian dimasukkan kedalam kolam air tersebut ia akan hidup kembali. Resi Supalawa mati moksa dalam usia sangat lanjut. Bertangan empat. Supalawa ditugaskan sebagai pengasuh Bathara Parikenan.Cacad tubuh Supala akhirnya dapat disembuhkan oleh Narayana/Prabu Kresna. masih di kawasan Gunung Saptaarga. dan menurunkan para wanara/manusia kera. putra Prabu Basudewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura. Ia mempunyai kesaktian berwujud air/banyu semangka sebagai air kehidupan. Wangsit dewata yang diterima Prabu Kandiraja. untuk tinggal di Paremana. Supalawa berhasil menjaga ketenteraman padepokan Retawu. Dengan kesaktiannya ia juga berhasil mengusir raksasa-raksasa Pringgandani dibawah pimpinan Prabu Arimbaka yang menyerang padepokan Retawu. raja negara Kadi. wilayah kerajaan Jodipati. dan bermata tiga. Suratimantra menghasut Prabu Kangsa. Akhir riwayatnya diceritakan. mendahului Resi Manumayasa. putra Sanghyang Brahma. Supala tewas oleh Prabu Kresna. tapi di tangan penyembuhnya itulah hidup mati Supala berada. Ia naik tahta menjadi raja Gowabarong setelah Gorawangsa mati terbunuh oleh Arya Prabu Rukma di kerajaan Mandura. diantaranya Resi Mayanggaseta/Pracandaseta. angkuh. Setelah dewasa. satu mata berada di tengah dahi. pesta besar penobatan Puntadewa menjadi raja negara Amarta   Supalawa RESI SUPALAWA berujud manusia kera/wanara berbulu puith. akibat dari kelancangan Supala menghina dan merendahkan martabat Prabu Kresna di hadapan lebih dari 100 raja yang hadir dalam acara Sesajirajasuya. ia menikah dengan seorang hapsari. Supala menjadi raja negara Kadi menggantikan kedudukan ayahnya. putra Bathari Srihunon dengan Bathara Bramanaresi (Bremani). di bekas pertapaan Bathara Bramanaresi (Bremani). pandai bicara dan selalu menuruti kata hati. Supalawa diperintahkan untuk menyertainya. Mereka adalah sahabat Sanghyang Wisnu dan tinggal di Kahyangan Untarasegara. akibat dari perbuatannya beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan menggauli Dewi Mahira/Maerah permaisuri Prabu Basudewa.

putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Suratimatra yang menjadi jago Sengkapura. Sedangkan Prabu Kangsa. Seperti ayahnya. raja negara Awangga/Angga (Mahabharata) putra Dewi Kunti dengan Bathara Surya. putra Dewi Pregiwa. ia memperoleh dua orang putra bernama : Warsasena dan Warsakusuma. penuh belas kasih. Selain sakti. Bertubuh besar dan berwajah setengah raksasa. Dewi Surtikanti berwatak . Tubuhnya robek oleh Kuku Pancanaka. merebut tahta negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Ia mepunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dan Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya. setelah terlebih dahulu daya kesaktian air kehidupan banyu semangka ditawarkan oleh keris pusaka Arjuna.   Surtikanti DEWI SURTIKANTI adalah putri kedua Prabu Salya. tangguh dan senang melindungi yang lemah. Arya Jayasupena dan Bambang Sasikirana. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata.   Susarma PRABU SUSARMA adalah raja negara Trigarta. senapati perang negara Wirata yang juga adik ipar Prabu . Arya Jayasupena. Akibatnya negara Trigarta diserang dan diobrak-abrik oleh Rajamala. Konon ia masih keturunan Prabu Nilarudraka dari negara Gluguhtinatar. Dewi Surtikanti tewas sebelum Adipati Karna gugur dalam perang tanding dengan Arjuna dalam perang Bharatayuda karena kesalahan dan keteledoran ucapan Adimangala. patih negara Awangga yang mengucapkan . Dewi Erawati. Suryakaca diangkat menjadi senapati negara Astina.   Suryakaca ARYA SURYAKACA adalah putra Gatotkaca. Adipati Karna minta sedah / sirih terucapkan menjadi Adipati Karna Seda / Mati. setia. yaitu. mati dalam pertempuran melawan Kakrasana dan Narayana. teguh. putra Bathara Surya dengan Dewi Ngruni. Dari perkawinan tersebut. Prabu Susarma pernah berselisih dengan Prabu Matswapati dari negara Wirata. Ia mati bunuh diri untuk bela pati atas kematian suaminya. ia juga bisa terbang ke dirgantara. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Sumpani. putra Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah. Jalan yang ditempuhnya dengan cara adu jago manusia dengan taruhan tahta negara Mandura dan Sengkapura. Suryakaca juga tidak ikut terjun kekancah pertempuran perang Bharatayuda. Suryakaca mempunyai watak seorang pemberani. raja negara Pringgandani dengan permaisuri Dewi Suryawati. dan Bambang Sasikirana. sabar dan sangat berbakti.Sengkapura. Prabu Karimataya/Prabu Yudhistira. bahkan berubah menjadi air keras yang menghancurkan. Seperti dua orang saudaranya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. sopan santun. Dewi Banowati. putri Arjuna dengan Dewi Manuhara. akhirnya mati dalam pertempuran melawan Bima/Werkundara. Dewi Surtikanti menikah dengan Basukarna/Adipati Karna.

Dalam penyerbuan tersebut. seorang swarawati Keraton Mandura. sedangkan Prabu Susarma ingin balas dendam atas perbuatan Rajamala. seorang gembala dan tinggal di Kabuyutan Widarakanda/Widarakandang (Jawa). Sedangkan patih luar negara Astina pada waktu itu dijabat oleh Arya Gandamana.putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. patih Udakawana memimpin pasukan Amarta terjun ke medan pertempuran. Ia masih keturunan Gajahangunangun. manusia yang tercipta dari seekor banteng yang disabda oleh Resi Palasara pada waktu bertahta di kerajaan Gajahoya (kota lama Astina). Arya Udawa dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Arya Udakawana mempunyai sifat dan perwatakan. Ketika keluarga Pandawa berhasil menaklukkan dan menguasai negara siluman Mertani serta mengubahnya menjadi negara Amarta. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Setelah Rajamala tewas terbunuh oleh Jagalabilawa/Bima. setia. Dari garis keturunan Prabu Basudewa. jujur. Prabu Susarma kalah dan menyatakan takluk kepada Rajamala. putra Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah. Prabu Susarma mati oleh Jagalabilawa/Bima. putra sulung Prabu Gandabayu dari negara Pancala. Sejak kecil Udakawana menjadi andel (pengawal) kepercayaan Puntadewa. jujur. mulai dari Prabu Kresnadipayana (Bagawan Abiyasa) menjadi raja negara Astina. Arya Udawa mempunyai saudara tiga orang masing-masing bernama: Kakrasana dan Narayana. dengan Ken Sagupi/Sagopi.Matswapati. Prabu Susarma bersengkongkol dengan Prabu Duryudana.   Tambakganggeng ARYA TAMBAKGANGGENG adalah patih dalam negara Amarta di bawah pemerintahan Prabu Puntadewa/Yudhistira. patih Tambakganggeng memimpin pasukan Amarta terjun ke medan peperangan. Setelah perang selesai. ia juga pandai dalam olah keprajuritan terutama memainkan senjata gada dan trisula. mendampingi patih Arya Tambakganggeng. mempunyai sifat dan perwatakan . Arya Udakawana masih cucu langsung Andakawana. Pada waktu perang Bharatayudha. Prabu Pandu sampai Arya Tambakganggeng mengabdi pada keluarga Pandawa di negara Amarta. putra sulung Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. patih dalam negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Pandudewanata. Arya Tambakgangeng memiliki perawakan tinggi besar. oleh Prabu Puntadewa. Pada waktu perang Bharatayudha. manusia yang tercipta dari seekor gajah yang disabda oleh Resi Palasara pada waktu bertahta di kerajaan Gajahoya. Ia tewas dalam perempuran melawan Adipati Karna. riwayatnya tidak diketahui lagi. raja negara Awangga. Ia juga pandai dalam olah keprajuritan terutama memainkan senjata gada dan lembing. Selain menguasi ilmu pemerintahan dan ketatanegaraan. serta Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. setia. dan diangkat sebagai patih negara Gajahoya. Prabu Duryudana ingin membongkar persembunyian keluarga Pandawa di negara Wirata. sangat berbakti dan pemberani. raja negara Astina untuk menyerang negara Wirata.   Udawa ARYA UDAWA konon adalah putra Arya Basudewa yang setelah naik tahta negara Mandura bergelar Prabu Basudewa. Secara turun-temurun keturunan Gajahangunangun mengabdi pada keturunan Resi Palasara. sangat berbakti dan pemberani. Sedangkan . Udakawana dinaikkan derajatnya menjadi patih dalam negara Amarta.   Udakawana ARYA UDAKAWANA adalah putra Arya Kundakawana.

ia mempunyai tiga orang saudara. Arya Udawa diangkat menjadi patih negara Dwarawati. Putri bungsu Arya Sakuni. Oleh Bathara Guru. Udawa menikah dengan Dewi Antiwati. patih negara Astina dengan Dewi Sukesti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. bijaksana. setelah selesainya Perang Bharatayuda. tatkala Arjuna yang dalam keadaan pinsan jatuh di pertapaan Yasarata dari udara. raja negara Karanggubarja yang menyerang Suralaya karena ingin memperistri Dewi Wersini. Dalam segala hal ia tak pernah jauh dengan Narayana. . Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan Dewi Wersini. yang kemudian iak tahta bergelar Prabu Setyajid. Arya Ugrasena menikah dengan Dewi Wersini. putri Prabu Kunti. setia dan sangat bebakti baik terhadap suami maupun orang tuanya. Ken Sagupi. Pertemuannya terjadi. satria Pandawa. Wresni dan Andaka. Arya Basudewa. Ia dapat memperistri Dewi Wersini berkat bantuan Prabu Pandu. Ia menjadi raja negara Lesanpura menggantikan mertuanya. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Secara tidak resmi Arya Ugrasena juga mengawini Ken Sagupi. raja Boja. cerdik pandai.dari garis keturunan ibunya. Prabu Wersaya dan bergelar Prabu Setyajid. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia mempunyai watak sangat setia. raja raksasa negara Gowabarong pada awal pecah perang Bharatayuda. Dewi Palupi menikah dengan Raden Arjuna. Arjuna yang kalah dalam peperangan. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Itulah perpisahan pertama dan terakhir Dewi Ulupi dengan putranya. Irawan pergi ke Amarta untuk menemui ayahnya. negara Karanggubarja diserahkan kepada Arya Ugrasena. tangkas dan pandai mempermainkan senjata gada. sabar. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Setyajid/Ugrasena gugur dimedan perang melawan Prabu Bomanarakasura. yaitu. Dewi Ulupi sangat kasih dan sayang terhadap putranya. Arjuna karena ingin mengabdikan diri pada keluaga Pandawa dalam perang melawan keluarga Kurawa. karena Bambang Irawan tewas dalam pertempueran melawan Ditya Kalasrenggi. ia memperoleh dua orang putra bernama. Dari perkawinannya dengan Arjuna. raja negara Astina. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Prabu Rukma. kedua putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena.   Ulupi DEWI ULUPI atau Dewi Palupi (pedalangan Jawa) adalah putri tunggal Resi Kanwa atau Bagawan Jayawilapa (pedalangan Jawa) di pertapaan Pataka atau Yasarata (pedalangan Jawa). Arya Pragota dan Arya Adimanggala Arya Ugrasena mempunyai sifat dan perwatakan. Ketika itu Arjuna sedang diminta bantuannya oleh Dewata untuk mengusir Prabu Pracona dan patihnya Sakipu dari negara Gilingwesi yang sedang mengamuk di Suralaya akibat lamarannya ingin memperistri Dewi Gagarmayang ditolak Bathara Guru. berani. serta Dewi Rarasati / Larasati. Dewi Setyaboma dan Arya Setyaki. Ketika Narayana menjadi raja Dwarawati bergelar Prabu Bathara Kresna. Negara Karanggubarja pun diganti nama menjadi Lesanpura.   Ugrasena ARYA UGRASENA adalah putra ke-empat (bungsu) Prabu Basukunti. Sejengkalpun tak pernah berpisah. pendiam dan suka mengalah. cinta kasih terhadap sesama. Dewi Ulupi memperoleh seorang putra lelaki yang berwajah sangat tampan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Ia baru berpisah dengan Bambang Irawan menjelang pecah perang Bharatayudha. dalam keadaan tak sadarkan diri tubuhnya dilempar ke angkasa oleh Prabu Pracona. Arya Pragota dan Arya Adimanggala. Dewi Ulupi seorang putri cantik jelita. luhur budinya. melayang-layang dan akhirnya jatuh di pertapaan Yarasata. dan diberi nama Bambang Irawan. Arya Udawa tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa.Akhir riwayatnya diceritakan. yang berhasil membinasakan Prabu Kalaruci. dan memperoleh dua orang putra bernama.

istri Sahadewa yang lain di pertapaan Prangalas. raja negara Tasikretna. raja negara Tasikretna. ayah dari Dewi Prada. putri Nakula dengan Dewi Srengganawati. Di negara Astina ia terlibat pertempuran dengan Dewi Sritanjung. Oleh Resi Wiyasa/Bagawan Abiyasa. Bambang Widapaksa pergi ke negara Astina untuk mencari ayahnya. yang ternyata saudara sepupunya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Tirtawati. Dewi Utari menikah dengan Raden Abimanyu/Angkawijaya. Putri Prabu Tasikraja. pandai dan limpat serta mahir mempergunakan senjata panah. putri Resi Badawanganala. Arya Seta. suaminya gugur di medan perang Bharatayuda. cerdik pandai. kemudian bersama-sama membinasakan Prabu Ajibarang. Dewi Utari mempunyai sifat perwatakan halus. Ia mempunyai tiga orang adik kandung masing-masing bernama. negara Amarta dengan Dewi Srengginiwati. Sejak kecil Bambang Widapaksa tinggal bersama kakek angkatnya. cerdik. Setelah saling mengenal identitas masingasing. berani tak mengenal takut.   Utari DEWI UTARI adalah putri bungsu Prabu Matswapati/Durgandana. Arya Utara mempunyai tempat bersemayam di kesatrian Cemarajajar. putri angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Arya Utara dan Arya Sangka/Wratsangka. wingit. Ia wanita kekasih Dewata yang mendapatkan anugrah Wahyu Hidayat. jatmika (selalu dengan sopan santun) dan sangat berbakti. waspada dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu dengan Dewi Srunggarini. Prabu Prawata dari negara Bulukapitu. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda.   Widapaksa BAMBANG WIDAPAKSA atau Sidapaksa adalah putra Sahadewa dari kesatrian Bumiretawu/Bawenatalun. Raden Abimanyu.  Utara ARYA UTARA adalah putra kedua Prabu Matswapati/Durgandana. Arya Sangka/Wratsangka dan Dewi Utari. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia gugur dalam peperangan melawan Prabu Salya/Narasoma raja negara Mandaraka. raja raksasa dari negara Gowasiluman di . putra Dewi Utari tersebut diberi nama Parikesit. Arya Utara menikah dengan Dewi Tirtawati. adik Dewi Tirtawati setelah mereka berhasil membunuh Arya Girikusuma dan ayahnya. memiliki sifat dan perwatakan. Ia menikah berbarengen dengan perkawinan adiknya. tangguh. Arya Seta. teguh. putri Prabu Tasikraja. yang setelah dewasa menggantikan kedudukan Prabu Karimataya/Yudhistira menjadi raja negara Astina. Arya Wratsangjka yang menikah dengan Dewi Sindusari. Arya Utara adalah kesatria yang selalu memegang teguh rasa keperwiraannya. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). putri angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Dengan demikian mereka telah dikodratkan akan menurunkan raja-raja besar. memiliki sifat dan perwatakan gagah berani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Ia melahirkan di Istana Astina. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Bagawan Tambapetra. sesudah berakhirnya perang Bharatayuda dan keluarga Pandawa sudah boyongan dari Amarta ke Astina. (menurut Purwacarita. Ia sangat sakti. Arya Utara terjun kekancah perang Bharatayuda sebagai senapati perang Pandawa mendampingi Resi Seta yang bertindak sebagai Senapati Agung. yang telah mendapat anugrah Dewata berupa Wahyu Cakraningrat. Saat Dewi Utari hamil dan kandungannya memasuki usia sembilan bulan.

Pada saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Citrayuda. Sedangkan menurut pedalangan Jawa. Kepada siapa pun ia selalu nungkak Kromo (Jawa). Ia juga membongkar kecurangan yang dilakukan Arya Sakuni. Wisanggeni lahir di pertapaan Kendalisada. Wikarna mengutuk perbuatan Dursasana. baik kecerdikannya. Bogadatta (raja negara Turilaya). raja negara Astina dengan Dewi Gandari. Mereka kemudian diangkat menjadi panglima-panglima Astina di bawah kekuasaan Prabu Parikesit   Wikarno ARYA WIKARNA dalam cerita pedalangan disebut dengan Arya Wisalaksa. kahyangannya Bathara Brahma. Durmagati. ngoko/tidak bisa berbahasa halus. Sumitra.Citraksa. dengan sikap gagah dan kesatria. ia mati moksa/lenyap dengan raganya atas kehendak Sanghyang Wenang. Nakula dan Sahadewa. kemudian menjadi anak yang luar biasa. Endang Pregiwa. Ia adalah putra Prabu Drestarasta. kepandaiannya. Ketika menyaksikan Dewi Drupadi diperlakukan tidak manusiawi oleh Dursasana akibat Prabu Yudhistira kalah dalam permainan dadu melawan Arya Sakuni. Sikapnya itu ditentang oleh Adipati Karna. Kumaladewa. Bomawikata. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Gardapura. saat Arjuna menjadi raja di Kahyangan Kainderan bergelar Prabu Karitin. Wikataboma. Prabakusuma. Wisanggeni berwajah tampan dan berwatak sangat bersahaja. Diantara saudara-saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah . suka berterus terang dan teguh dalam pendirian. Ia lahir di Kahyangan Daksinageni. Ia mempunyai saudara sebanyak 100 orang (99 orang laki-laki dan 1 orang wanita) yang disebut Sata Kurawa. Windandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Wijayacapa. Citraboma. raja negara Awangga yang menyebabkan permusuhan diantara mereka. Wijanarka. Gardapati (raja negara Bukasapta). ia juga mahir mempergunakan senjata panah. tempat Resi Mayangkara/Anoman. Dursasana (Adipati Banjarjumut). Wilugangga. Oleh ayah mereka. Bambang Irawan. Durgempo. Wikarna memihak kepada Pandawa dan menentang tindakan Kurawa yang dianggapnya keliru. walau kepada Sanghyang Wenang sekalipun. dengan Dewi Dresanala. jujur. Endang Pregiwati.   Wratsangka ARYA SANGKA atau Arya Wratsangka adalah putra ketiga Prabu Matswapati/Durgandana. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia gugur dalam pertempuran melawan Adipati Karna. Kartadenta. putri Prabu Mustikadarma. Carucitra. raja negara Sonyapura. Wikarna memiliki perwatakan . Wisanggeni menikah dengan Dewi Mustikawati.   Wisanggeni BAMBANG WISANGGENI adalah putra Arjuna. Akhir riwayatnya diceritakan. bernama. Surtayu. Selain sakti.hutan Tunggarana yang bermaksud menguasai negara Astina. putri Bathara Brahma dari permaisuri Dewi Sarasyati. Ia lahir berwujud gumpalan api yang menyala. Abimanyu. dan semua rencana jahat Kurawa yang akan memcelakakan keluarga Pandawa. raja negara Wirata . Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bratalaras. salah satu dari lima satria Pandawa. Kumalasakti. maupun kesaktiaanya. Durmuka. menjelang perang Bharatayuda. Duryudana (raja negara Astina). Bambang Widapaksa dan Dewi Sritanjung kemudian di perjodohkan. Surtayuda. Citraksi. pemberani.

Ketika pecah perang Bharatayuda antara keluarga Pandawa dan Kurawa. saudara Prabu Narakasura dari negara Surateleng. sulung Pandawa. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Yudakalakresna menjadi raja negara Dwarawati menggantikan ayahnya. mendampingi Senapati Agung. Arya Danduwacana. putri Prabu Tasikraja. putri Prabu Kumbala. ia mempunyai tempat kediaman di kesatrian Cemaratunggal. raja raksasa negara Dwaraka/Dwarawati. Negara Dwarawati dikuasai Narasinga yang kemudian mengangkat dirinya sebagai raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. putri Prabu Tasikraja. Arya Seta. Arya Singamungjaya. kakak Dewi Sindusari setaleh mereka berhasil membunuh Arya Girikusuma dan ayahnya Prabu Prawata dari negara Bulukapitu. Dalam pertempuran itu ia gugur oleh Resi Drona yang mempergunakan senjata pusakanya Kiai Cundamanik. yang menguasai kesatrian Jodipati dan Arya Dananjaya yang menguasai kesatrian Madukara. sebuah Kerajaan Siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker.   Yudakalakresna YUDAKALAKRESNA adalah putra sulung Prabu Kunjarakresna. Ia menikah berbarengan dengan kakaknya. Oleh Prabu Narasinga. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian Bagawan Wilwuk/Wilawuk. Arya Wratsangka menikah dengan Dewi Sindusari. hingga Puntadewa bergelar Prabu Yudhistira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri bernama Dewi Ratri. Ia kemudian menjelma/ menyatu dalam tubuh Puntadewa. diangkat menjadi senapati perang negara Dwarawati. Arya Utara dan Dewi Utari. Prabu Yudhistira juga mempunyai dua saudara kembar lain ibu. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing -masing bernama . Kresnadanawa. Resi Seta. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. putri angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Prabu Yudakalakresna tidak lama memerintah negara Dwarawati. Arya Utara yang menikah dengan Dewi Tirtawati. yaitu . raja negara Tasikretna. Arya Wratsangka adalah kesatria yang gagah berani. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Prabu Yudhistira kemudian menyerahkan seluruh negara beserta istrinya kepada Puntadewa.   . Prabu Yudakalakresna tewas dalam peperangan melawan Narasinga. Ia seorang satria yang selalu memegang teguh rasa keperwiraannnya. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama . Prabu Kunjarakresna yang mengundurkan diri dan hidup sebagai brahmana.   Yudhistira PRABU YUDHISTIRA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja jin negara Mertani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. cerdik pandai. tangkas dan mahir mempergunakan senjata panah. Arya Wratsangka menikah dengan Dewi Sindusari. Prabu Yudhistira menikah dengan Dewi Rahina. karena negaranya diserang oleh Narasinga. Ditya Sapujagad bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. raja negara Tasikretna. Ia mempunyai tiga saudara masing-masing bernama . Arya Wratsangka terjun ke medan perang sebagai senapati Pandawa.dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. raja jin negara Madukara dengan permaisuri Dewi Sumirat. Dewi Sumresti dan Arya Singamulangjaya.

Ketika pecah perang Bharatayuda. jujur. Ia mempunyai sifat dan perwatakan . Yuyutsuh dan Arya Sunjaya tewas dalam peperangan melawan Adipati Karna.     . Ia mempunyai kakak kandung bernama Arya Sanjaya. putra Prabu Dipasandra. Sedangkan Arya Subrasta tewas oleh Abimanyu putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. setia dan teguh dalam pendirian. Arya Yuyutsuh dan putranya Arya Sunjaya mengambil sikap memihak pada keluarga Pandawa. pemberani. dengan Dewi Padmarini. Arya Yuyutsuh berwajah tampan. Ia tinggal di kesatrian Panggombakan (bagian belakang keraton Astina) bersama kedua orang tuanya.Yuyutsuh ARYA YUYUTSUH adalah putra kedua Arya Widura/Yamawidura. Arya Yuyutsuh menikah dengan Dewi Aditi dan berputra dua orang masimg-masing bernama Arya Sunjaya dan Arya Subrasta. Sedangkan Arya Subrasta berpihak pada keluarga Kurawa. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa. raja negara Awangga. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Ambiki/Ambalika.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->