Anda di halaman 1dari 6

Seni Merangkai Anggrek

ANGGREK DALAM TATANAN SENI RANGKAIAN BUNGA

5/29/1996
DPD Ikatan Perangkai Bunga Indonesia provinsi Jawa Timur
Els Tiwar
Seni Merangkai Anggrek

ANGGREK DALAM TATANAN SENI RANGKAIAN BUNGA


Oleh : ELS TIWAR

PENDAHULUAN
‘BUNGA’ telah disepakati sebagai Lambang KECANTIKAN, KEINDAHAN dan
PERSAHABATAN. ‘BUNGA’ dapat pula dipergunakan setiap orang untuk mengungkapkan
perasaan senang, gembira dan bahagia. Sebaliknya ‘BUNGA’ dapat dipergunakan untuk
mengungkapkan perasaan sedih dan dukacita. Hubungan antar manusia dengan bunga sudah
berjalan sejak berabad-abad lamanya, setua peradaban manusia di dunia.

Bunga Tidak Dapat Terpisahkan Dari Kehidupan Manusia


Salah satu dari sekian banyaknya jenis-jenis bunga yang menjadi Topik
pembicaraan pada kesempatan ini adalah khususnya Bunga Anggrek. Sampai pada saat ini
bunga non anggrek telah menjadi trend dan mulai marak sejak tahun 1984, dan telah
mendominasi pasaran bunga, akan tetapi bunga anggrek tetap sanggup memikat berbagai
golongan masyarakat pencinta bunga anggrek pada khususnya dan pencinta bunga pada
umumnya.
Para penangkai bunga selalu ingin mengembangkan ide serta kreatifitas di
dalam susunan tatanan Rangkaian bunga yang menarik, misal : dengan mengkombinasikan
bunga potong (non anggrek) dengan bunga anggrek. walaupun pada saat ini jenis anggrek
dengan varitas-varitas yang tertentu sudah sangat berkurang ...... seperti jenis anggrek yang
menjadi primadona pada tahun …………... sampai tahun …..……., misal jenis-jenis
VANDA, jenis CATHALIA (dengan warna yang unik) RENANTHERA, ARANDA,
ASCOSCENDA dan lain-lain.
Mengenai perkembangan dan maraknya bunga anggrek khususnya, kita dapat
bernostalgia yaitu dari sebuah buku kenang-kenangan yang berjudul “PERMATA
BELANTARA INDONESIA” yang diterbitkan pada tahun 1978 atas kerja sama antara
YAYASAN HARAPAN KITA dan PERHIMPUNAN ANGGREK INDONESIA dalam
rangka KONGRES ANGGREK ASEAN II dan menggelarkan PEKAN RAYA ANGGREK di
Jakarta, dimana kata-kata sambutan diantaranya adalah dari Ibu Negara Ibu Tien Soeharto
(Almarhumah) sebagai Ketua Yayasan Harapan Kita.
Bapak Achmad Affandi; Direktur Jenderal Pertanian Tanaman Pangan dan

DPD IPBI Jawa Timur Page 2


Seni Merangkai Anggrek

Bapak Moh. Mahfudi; Ketua I Perhimpunan Anggrek Indonesia pada saat itu. Kata-kata
sambutan tersebut, pada umumnya mencerminkan betapa gembiranya melihat berbagai jenis-
jenis bunga anggrek pada saat itu yang dapat tumbuh dengan baik di Persada Nusantara
Indonesia.
Mendorong masyarakat agar Iebih tertarik oleh keindahan bunga khususnya
bunga anggrek. Dan harapan-harapan agar usaha untuk membudidayakan jenisjenis bunga
anggrek, serta meningkatkan varitas yang unggul serta dapat dinikmati oleh masyarakat,
khususnya perangkai bunga.
Bunga anggrek itu sendiri sudah menarik, mempunyai keistimewaan
disamping keindahan bentuk dan warna, bunga anggrek mempunyai karakteristik yang hanya
dimiliki oleh jenis-jenis bunga anggrek yang tidak dimiliki oleh jenis-jenis bunga yang lain.
Di samping itu bunga anggrek mempunyai daya ketahanan yang kuat.
Sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, selera
serta sifat konsumerisme yang tinggi, mulai kelihatan beralihnya trend, penggunaan tanaman
anggrek lokal ke tanaman anggrek import dan dengan perkembangan nursery-nursery bunga
potong non anggrek tahun 1983, peranan anggrek makin lama mendapatkan saingan dari
berbagai jenis bunga non anggrek.
Petani bunga anggrek mulai melemah, produksi jenis – jenis bunga anggrek yang
biasanya bervariasi mulai berkurang, apakah kita akan membiarkan bunga anggrek berlalu?
Tentu tidak ………. Kata P A I dan …………………………. Bunga anggrek bagaimanapun
adalah bunga yang sudah menjadi identitas produksi Nasional sebagai salah satu komoditi
non migas yang potensial.
Bunga anggrek mempunyai keindahan dan keistimewaan tersendiri, seperti yang
sudah disebut diatas. Maka tidak mengherankan kalau salah satu jenis anggrek telah mewakili
salah satu bunga Nasional Republik Indonesia, yaitu bunga anggrek bulan (PHALAENOPSIS
AMABILIS). Dan telah dibakukan oleh Bapak Presiden Soeharto pada tahun 1986.
Latar belakang bunga anggrek bulan (PHALAENOPSIS AMABILIS) adalah
sesungguhnya jenis bunga anggrek yang terdapat di belantara Indonesia. Penampilan anggrek
bulan sangat anggun, sangatlah tepat bunga Nasional yang anggun itu disebut dengan
‘PUSPA PESONA’. Mungkinkah anggrek bulan akan menjadi trend pada waktu yang akan
dating, yang akan menjadi primadona pada tatanan seni rangkaian bunga?

ANGGREK DALAM TATANAN SENI RANGKAIAN BUNGA


Anggrek merupakan suku tanaman hias yang sangat menarik karena variasi, bentuk

DPD IPBI Jawa Timur Page 3


Seni Merangkai Anggrek

dan warna. Daya ketahanan Iebih tahan dari bunga Iainnya. Keindahan bunga anggrek dapat
menciptakan suasana segar dan nyaman. Dan bagi pencinta bunga anggrek dapat memberikan
perasaan kedamaian.
• Jenis-jenis bunga anggrek DENDROBIUM sangat mudah diatur untuk
mewujudkan suatu desain rangkaian yang flexible karena kelenturannya.
• Jenis-jenis bunga anggrek VANDA, Jenis-jenis ASCOSCENDA , Jenis-jenis
CATHALIA dan Jenis-jenis Anggrek Bulan (PHALAENOPSIS) dapat
menciptakan suatu aksen yang sangat menarik didalam suatu susunan rangkaian
bunga.
• Jenis-jenis bunga anggrek RENANTHERA, ARANDA, karakternya agak kaku
dapat menciptakan suatu susunan rangkaian yang tegas, tegar.
• Jenis-jenis bunga anggrek Golden shower, Golden Ramsy dan lain-lain dapat
memperhalus, suatu susunan rangkaian.
• Jenis-jenis anggrek PAPHIOPEDILUM (sesuai bunga potong) dapat memberikan
suatu inspirasi/ide, untuk menciptakan suatu tatanan yang unit, sehingga bunga itu
sendiri dapat mengekspresikan keanggunannya, keindahan dan texturnya serta
bentuk dari bunga tersebut.
Tatanan seni rangkaian bunga anggrek tidak mungkin terlepas dari kaidah seni merangkai
bunga secara umum. Seni dan keindahan akan memberikan nilai rasa dalam keseluruhan
suatu rangkaian bunga dan dapat mencerminkan unsur-unsur dan aspek alam kodrat yang
sudah dijamah dan digarap oleh manusia.
Pada hakekatnya bunga dalam tatanan seni rangkaian bunga anggrek adalah nilai
keindahan yang dipancarkan oleh suatu karya yang dapat dihayati dan dinikmati. Dalam
menghayati suatu karya seni sangat ditentukan oleh faktor rasa. Namun faktor rasa itu tidak
hanya berfungsi sebagai dasar untuk menghayati keindahan saja akan tetapi sanggup pula
menumbuhkan ekspresi dan getaran rasa hati yang tertuang pada bunga anggrek itu sendiri
dalam tatanan seni rangkaian bunga tersebut.
Bunga itu sendiri pada hakikatnya telah memiliki keindahannya tanpa
sentuhan dari seorang perangkai bunga. Oleh sentuhan seorang perangkai bunga, bunga-
bunga itu diberikan kesempatan berbicara, berdialog, ada yang sebagai ucapan selamat, ikut
berdukacita, penghias ruangan, upacara-upacara tertentu dan lain-lain.
Seorang perangkai bunga yang kreatif, tidak hanya ingin merangkai bunga
karena tujuan fungsional saja, tetapi ia banyak bertanya kepada diri sendiri, konsetrasi,

DPD IPBI Jawa Timur Page 4


Seni Merangkai Anggrek

mengadakan kontemplasi dan kemudian berlatih, dan menjadikan proses merangkai bunga
sebagai suatu kebutuhan berekspresi. Apabila bunga-bunga itu ‘berdialog’ terlebih dahulu
sebelum menjadi suatu tatanan seni rangkaian bunga yang indah yang nantinya akan
mewakili untuk berdialog dengan yang melihat atau yang menerimanya.
Ada tiga unsur yang harus diperhatikan, agar dapat tercipta suatu karya seni
yang baik. Yaitu : Indera-Tangan-Perasaan.
• Unsur Kepekaan Indera: Dapat diarahkan untuk mengenal, menghayati,
membedakan dan merasakan kekuatan, kelemahan bunga dan unsur pembantu
lainnya. Pengetahuan mengenal bunga dan bahan penunjangnya serta peralatan yang
dibutuhkan.
• Unsur Tangan: Mencakup ketrampilan teknis merangkai bunga.
• Unsur perasaan: Akan memberikan bobot atau kedalaman dan ekspresi yang akan di
wujudkan.
Dimasa sekarang rangkaian bunga cenderung lebih mengarah dan menekankan
pada segi artistik dan estetik, serta gaya tatanannya menyimpang dari biasanya yang dianggap
baku. dan pemilihan jenis-jenis bunga pun cenderung bebas.
Hal ini terjadi antara lain karena makin meningkatnya dan berkembangnya
daya kreatifitas seni merangkai bunga dan untuk memperoleh suatu efek artistik yang tinggi.
Namun tetap berdasarkan pada prinsip dasar desain merangkai bunga dan memiliki unsur-
unsur desain. Rangkaian bunga yang terbentuk melalui proses penciptaan dan sentuhan daya
kreasi seni, hasilnya proses semacam ini dapat dikatagorikan sebagai karya seni. Apabila
rangkaian bunga anggrek dikaitkan dengan masalah nilai komersial, unsur seni mutlak amat
diperlukan untuk memberi bobot yang Iebih tinggi.

PENUTUP
Semoga materi-materi yang disampaikan pada kesempatan ini, menjadi suatu motivasi
untuk para petani anggrek dan pencinta tanaman anggrek. Dan kepada para perangkai bunga
agar kita dapat meningkatkan kerja sama dan saling pengertian kita dalam mengembangkan
komoditi Nasional, menjadi tuan rumah di tanah air tercinta ini. Posisi kami sebagai
perangkai bunga senantiasa mengikuti trend serta selera masyarakat, namun apapun kendala
yang dihadapi, bunga anggrek tetap berada dihati kami. Trend bunga mengikuti
perkembangan dari tahun ke tahun anggaplah Trend bunga pada akhir-akhir ini ibarat mode
dan suatu saat mode itu akan kembali lagi.

DPD IPBI Jawa Timur Page 5


Seni Merangkai Anggrek

Malang, 29 Mei 1996


ELS TIWAR

DPD IPBI Jawa Timur Page 6