Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan Fisik : - Enselopati Wernick ditandai dengan tiba-tiba adanya gangguan okulomotorik, ataksia selebral, dan perubahan mental.

- Kelainan okulomotor dapat berupa nistagmus, kelumpuhan N.abdusens bilateral, kelumpuhan dalam gerakan mengerlingkan mata, sampai dengan oftalmoplegia total. Kadang-kadang dapat terjadi ptosis, kelainan pupul, dan perdarahan retina. Nistagmus pada keaddan ini bersifat tiga garah, yaitu bilateral dan vertikal. - Ataksia selebral mengenai badan dan tungkai. - Perubahan mental dapat berupa disorinetasi, gangguan atensi, mengantuk, dan kurang tanggap terhadap lingkungan. Kadang-kadang dapat terjadi stupor sampai koma. Pemeriksaan Penunjang : Pemeriksaan Lab - Complete Blood Count (CBC) untuk mengeksklusi anemia dan leukemia - Kadar serum glukosa untuk mengeksklusi hipoglikemia dan hiperglikemia - Pengukuran gas darah - untuk mengeksklusi hipoksia dan hiperkarbia - Lumbal puncture untuk mengeksklusi infeksi CNS - MRI terdapat lesi akut di area periaquaduktus dan thalamus medial pada sindrom WernickKorsakoff Cara mendiagnosis defisiensi tiamin 1. Menetapkan aktivitas transketolase eritrosit dengan penambahan TPP. Pada defisiensi tiamin aktivitas transketolase menurun. Efek TPP adalah presentase peningkatan aktivitas transketolase pada penambahan TPP. Semakin tinggi efek TPP, semakin berat defisiensi tiamin. Normal efek TPP < 18-20%. Pada defisiensi efek TPP > 20%. 2. Pengukuran rasio konsentrasi asam laktat darah berbanding konsentrasi asam piruvat darah. Pada defisiensi tiamin, rasio ini akan meninggi. Pengukuran ini tidaklah spesifik, tapi sensitif dan membantu, karena tiamin adalah kofaktor dari enzim dehidrogenase piruvat, enzim yang penting dalam metabolisme aerob.