Anda di halaman 1dari 4

Materi

KADIN JABAR

Bandung, Februari 2010

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI PROVINSI JAWA BARAT (WEST JAVA PROVINCE CHAMBER OF COMMERCE AND INDUSTRY) Surapati Core Blok C 03-05, Jl. Phh. Mustafa No.39 Bandung 40192 Phone: 022 87241322 Fax: 022 87241321 e-mail: kadinjabar@bdg.centrin.net.id

UMKM
Pengertian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008
Kriteria Usaha Mikro adalah sebagai berikut: a. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau b. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah). Kriteria Usaha Kecil adalah sebagai berikut: a. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau b. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah). Kriteria Usaha Menengah adalah sebagai berikut: a. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau b. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).

Peran UMKM dalam Perekonomian


UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) memegang peranan penting dalam perekonomian bangsa, terutama pada saat krisis ekonomi global. Di tengah keterpurukan ekonomi, UMKM mampu bertahan terhadap ujian yang melanda dunia. Lebih dari 90% usaha di Indonesia merupakan UMKM oleh karenanya UMKM perlu lebih diberdayakan dan ditingkatkan jumlahnya.

Type Bisnis
Saat ini ekonomi creative merupakan suatu model bisnis yang patut dikembangkan. Meskipun demikian jika memiliki peluang memanfaatkan ide bisnis yang sudah terbukti berjalan lancar dan sukses adalah bukan suatu kemustahilan.

Konstribusi ekonomi kreatif yang berbasis budaya, ternyata dapat menyerap 7,7 juta tenaga kerja. Selain itu memberikan kontribusi terhadap PDB Rp151 triliun, atau 7,28% dari PDB nasional. Sektor ekonomi kreatif adalah: Permainan interaktif Arsitektur Layanan komputer dan peranti lunak Riset dan pengembangan Periklanan Penerbitan dan percetakan (grafika) Musik Desain Fesyen Kerajinan Film,video dan fotografi Pasar barang seni Seni pertunjukan Televisi dan radio

Bagaimana Memulai Bisnis


Mulailah dari yang kita kuasai Mencari Peluang Pasar Membuat Rencana Bisnis (tentukan segmen pasar dll) Memperoleh Modal Menjalankan Usaha

Fasilitas Kadin Jabar


Konsultasi Gratis

Coaching Info Business Meeting Info Pelatihan

Program UMKM Kadin Jabar


Mendorong terbitnya Perda lembaga penjamin kredit bagi Koperasi dan UMKM Sinergitas program penguatan UMKM dan Koperasi dengan Dinas UMKM dan Koperasi Jabar Penyusunan Database Koperasi dan UMKM Pengembangan Koperasi dilingkungan Kadin Kota/Kabupaten dan ALB Jaringan Pemasaran UMKM melalui Factory Outlet Pelatihan konsultan keuangan dengan mitra bank Optimalisasi KUR bagi UMKM di Jawa Barat Penumbuhan Wirausaha Baru Roadshow temu usaha di 15 sentra UKM Jawa Barat Pelatihan ToT Business Plan dan Kelayakan Usaha