Anda di halaman 1dari 2

Judul

: Pemilihan Material Sendok (Spoon)

Latar Belakang: Sendok merupakan suatu peralatan yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari terutama sebagai alat penunjang makanan. Sendok adalah alat makan yang memiliki cekungan berbentuk oval atau bulat lonjong di satu ujung dan gagang di ujung lainnya. Di Indonesia sendok umumnya dipegang di tangan kanan untuk mengambil makanan dari piring atau mangkuk dan menyuapkannya ke mulut. Sendok Makan dengan fungsi utama untuk mengantarkan makanan ke dalam mulut, juga mempunyai banyak fungsi lainnya seperti: mengaduk makanan, minum obat, mengaduk masakan yang dihangatkan atau dimasak di atas kompor, dll. Sering terjadinya korosi pada sendok, sendok mengalami pembengkokan saat mendapatkan gaya tekan sehingga kurang nyaman untuk digunakan, dll. Hal ini yang mendasari timbulnya perkembangan yang terusmenerus dalam rangka perbaikan kinerja dari sendok baik dari segi material, bentuk, maupun proses pengerjaan. Sendok dapat terbuat dari berbagai material. Yang paling umum adalah logam, tapi juga pada zaman dulu dari kayu. Ada juga sendok yang terbuat dari plastik. Proses pembuatan sendok menggunakan Press Tool dengan Punch & Dies. Ada beberapa tipe dies dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilihannya didasarkan pada bentuk dari produk yang akan dibuat. Pemilihan dies ini didasarkan pada kepraktisan proses pembuatan produknya, serta relative lebih murahnya biaya pembuatan dies, dibandingkan tipe yang lain. Perencanaan dan pembuatan dies ini meliputi perencanaan proses pembentukan seperti blanking, embossing dan bending. Mengetahui besar gaya pemotongan, clearance, dimensi punch, dimensi dies dan alat penunjang yang digunakan.

Gambar a. Sendok Plastik dan Stainless Steel Ruang Lingkup :

Gambar b. Sendok Kayu

Seiring dengan pemenuhan kebutuhan yang diinginkan oleh khalayak umum, yakni dalam rangka perbaikan dari masalah yang sering ditimbulkan sendok pada umumnya, maka proses pembuatan sendok yang baik harus memenuhi kriteria sebagai berikut : 1. Tahan terhadap korosi, 2. Tahan terhadap gaya tekan, 3. Nyaman pada saat digunakan, 4. Kuat, 5. Ringan Tujuan dari proses perbaikan ini merupakan agar didapatkan kenyamanan pengguna sendok pada saat menggunakannya, karena banyak sekali kerugian yang didapat dari sendok yang bermasalah atau kurang baik yakni efek korosi yang mempengaruhi kesehatan bagi para penggunanya.