Anda di halaman 1dari 13

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Versi Revisi : 01 : 01 Tanggal Revisi Tanggal Berlaku

FM-UII-AA-FKA-05/R1

: Juli 2007 : 29 Agustus 2007

SATUAN ACARA PERKULIAHAN/PRAKTIKUM Fakultas/Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Kelompok Mata Kuliah Semester/SKS Pertemuan ke : Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya/Psikologi : 3 2 0 3 0 1 4 4

: Psikofarmakologi : MKU/MKKU/MKDK/MKK/Praktikum *) : Ganjil-Genap /2 Tujuan Instruksional Khusus Pokok Bahasan Metoda Pembelaja ran

Tujuan Instruksional Umum

Materi

Media

Evaluasi

Sumber/ referensi

Nomor Cetak : 30

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

Mahasiswa memahami tujuan, materi dan metode pembelajaran mata kuliah psikofarmakologi

Pengantar

A. Tujuan B. Silabi C. Visi dan misi Prodi Psikologi D. Cara penyampaian dan evaluasi E. Sumber acuan

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

Al Ghifari. A. 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta.

5.

6. 7. 8.

Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

II

4.

5.

6.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

1. Memahami definisi kesehatan menurut WHO dan UU Kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan, dan peran psikologi dalam pembangunan kesehatan 2. Memahami definisi psikofarmakologi dan mata kulaih penunjang

Bab I : Pendahuluan

A.

Kesehatan Definisi menurut WHO dan UU kesehatan 2. Faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan 3. peran Psikologi dalam pembangunan kesehatan B. Psikofarmakolog i 1. Definisi 2. Mata kuliah penunjang 1.

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

1.

2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undangundang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undangundang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undangundang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

III

1.

2.

3.

Memahami tentang kesehatan, faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan Memahami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memahami peristiwa-peristiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

1. Memahami definisi faramakologi beserta cabang-cabangnya 2. Memahami definisi obat 3. Mampu membedakan antara obat dan racun serta kinerja dari obat 4. Memahami efek obat dan manifestasinya

Bab II : Farmakologi

A.

Farmak ologi 1. Definisi 2. Cabang-cabang farmakologi B. Obat 1. Definisi 2. perbedaan obat dan racun 3. Sumber obat C. Kerja obat 1. Tempat kerja 2. Mekanisme kerja D. Efek obat 1. Efek obat dan manifestasinya 2. Macam-macam efek obat

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D.

Nomor Cetak : 30

IV

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

1. Memahami definisi faramakologi beserta cabang-cabangnya 2. Memahami definisi obat 3. Mampu membedakan antara obat dan racun serta kinerja dari obat 4. Memahami efek obat dan manifestasinya

Bab II : Farmakologi Lanjutan

E.

Cara pemberian obat 1. Pareneteral 2. Pareneteral F. Nasib obat di dalam tubuh 1. Absorpsi 2. Distribusi 3. Biotransformasi 4. Ekskresi G. Kuis

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

Memahami dan mampu mengaplikasikan materi dari bab I bab II

Diskusi

Pengantar, Bab I dan Bab II

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

VI

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

1. Memahami definisi neurofisiologis dan fungsi sistem syaraf 2. Memahami definisi neurofarmaka, klasifikasi beserta pengunaannya. 3. Memahami obatobat psikoaktif

Bab III : Neurofarmaka

A. Neurofisiologi 1. Definisi 2. Fungsi sistem syaraf B. Neurofarmaka 1. Definisi 2. Klasifikasi 3. Penggunaan C. Obat-obat Psikoaktif

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

VII dan VIII

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

1. Memahami Narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya

Bab IV : NAPZA

A. B. a C.

Narkotika Psikotropik

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

Zat Adiktif lainnya Misal : alkohol, pelarut volatil Diuraikan : definisi dan sifat-sifatnya yang menguntungkan maupun yang merugikan

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

IX dan X

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

1. Memahami motivasi penggunaan dan fungsi obat 2. Memahami penggunasalahan obat 3. Memahami definisi penyalahgunaan obat beserta akibat yang ditimbulkannya 4. Memahami dampak ketergantungan obat dan faktor-faktor penyebab ketergantungan obat

Bab V : Penyalahgunaan Obat

A. B. C.

D.

E.

Motif penggunaan dan fungsi obat Penggunasa lahan obat Penyalahgu naan obat 1. Definisi 2. Akibat : a. Toleransi b. Ketergantungan c. Sindroma putus obat Dampak ketergantungan obat 1. Kesehatan 2. Prestasi 3. Keharmonisan rumah tangga 4. Hukum Faktorfaktor penyebab ketergantungan obat

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

XI dan XII

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

Memahami UU narkotika dan UU psikotropika berdasarkan perimbangan, tujuan, hal-hal yang diatur beserta sangsinya

Bab VI : UU Narkotika dan UU Psikotropika

A. ertimbangan B. ujuan C. al-hal yang diatur D. angsi

P Powerpoint, LCD T H

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

S 4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

XIII

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

Memahami pandangan Islam mengenai narkoba

Bab VII : Pandangan Islam terhadap Narkoba

Ayat-ayat Al Quran dan hadist nabi yang melarang minumminuman yang memabukkan dan penggunaan narkoba

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone.

Nomor Cetak : 30

XIV

1.

2.

3.

Memah ami tentang kesehatan, faktorfaktor yang mempengaruhi kesehatan Memah ami peran psikologi dalam bidang kesehatan Memah ami peristiwaperistiwa yang dialami dan ditimbulkan obat dalam tubuh, obatobat psikoaktif, serta bahaya yang diakibatkan penyalahgunaan obat-obat tersebut

Memahami materi yang telah diberikan pada bab III-VII

Diskusi

Powerpoint, LCD

Ceramah, diskusi

UTS dan UAS

1. 2. 3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

Al Ghifari. A., 2002. Generasi Narkoba. Cetakan II. Bandung : Mujahid Press. Avis, H. 1999. Drugs and Life. Boston : Mc Graw Hill. Bishop, G. D. 1994. Physiology of Behavior, 5th edition. Boston : Allyn & Bacon. Departemen Kesehatan RI. 1992. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Jakarta. Departemen Kesehatan RI. 1997. Undang-undang RI No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. Jakarta. Gossop, M and Grant, M (Eds). 1990. Drug Abuse. Geneva : WHO. Hawari, D. 2001. Naza, Cetakan Ketiga. Jakarta : FKUI. Rang, H. P., Dale, M. M., Ritter, J.M., and Moore, P. K. 2003. Pharmacology. Edinburg : Churcill Livingstone. Disiapkan oleh : Dosen Pengampu

Disahkan oleh : Dekan

Disetujui oleh : Ketua Program Studi,

H. Fuad Nashori, S.Psi, M.Si,Psi Catatan :

Qurotul Uyun, S.Psi, M.Si, Psi

Drs. Mulyono, Apt.

Nomor Cetak : 30

*) Coret yang tidak perlu

Nomor Cetak : 30