Anda di halaman 1dari 4

Mojoputri Sekar Kedhaton

Rangkaian Bunga Khas Daerah Mojokerto

5/15/2009
DPD Ikatan Perangkai Bunga Indonesia provinsi Jawa Timur
Tim Pendidikan IPBI Jatim

RANGKAIAN BUNGA KHAS DAERAH


Mojoputri Sekar Kedhaton

MOJOPUTRI SEKAR KEDHATON

1. Pendahuluan
Bangsa Indonesia mengenal peradaban sejak masyarakat Indonesia mengenal
kebudayaannya, yaitu saat mereka mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sesuai dengan
tantangan lingkungan yang timbul. Tingkat pola hidup, norma, dan kepercayaan yang dianut
merupakan refeksi budaya masyarakat pada jamannya. Sejak saat itu pula, masyarakat
mengenal kebutuhan-kebutuhan hidupnya selain kehidupan fisik. Bangsa Indonesia adalah
bangsa yang berbudaya dengan sebagian besar pola kehidupan agraris yang mengantar pada
sifat-sifat gotong royong yang sangat besar. Oleh karena itu, hamper setiap kegiatan mereka
tidak bersifat individualis, akan tetapi lebih menekankan kehidupan bersama.
Masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dengan adatnya masing-masing,
sejak dulu sudah mengenal rangkaian bunga walaupun masih dalam bentuk yang sangat
sederhana, yaitu dengan cara dironce, dianyam, dan sebagainya. Melalui upacara ritual atau
kepercayaan masyarakat Indonesia, mereka menggunakan bunga sebagai sara upacara
(sesajen dalam kepercayaan Jawa), misalnya kembang setaman, kembang boreh, kembang
telon, dan lain-lain.
Sejak kelahiran manusia sampai dengan kematiannya dalam upacara adat, selalu
menyertai mereka dengan bunga sebagai sarana yang penting dalam kedudukannya. Hal
tersebut sebagai salah satu syarat yang bersifat magis atau mistik dalam kelengkapan upacara
yang mengandung ungkapan jiwa dengan melambangkan cinta kasih, penghormatan,
pengharapan, ucap syukur, dan keindahan dalam hubungannya dengan hakekat tertinggi.
Pernyataan ungkapan jiwa tersebut bias dipakai sendiri atau dipergunakan untuk kepentingan
diluar dirinya seperti pembuatan tetumuhan, kembar mayang, dan sebagainya.

2. Sejarah
Provinsi Jawa Timur yang terdiri dari 38 kabupaten dan kota, masing-masing memiliki
adat istiadat yang terlekang oleh zaman. Perkembangan dunia teknologi sudah sedemikian
canggih, namun adat dan tradisi masih tetap berlestari. Kabupaten Mojokerto dalam
perjalanannya, tidak bias dipisahkan dari keberadaan dan masa keemasan kerjaan Majaphit.
Di kawasan inilah pusat kerajaan Majaphit bertahta dan mengacu pada penelusuran dan
perkembangan budaya dari masa keemasan, maka kabupaten Monokerto merekontruksi fakta
dan prasasti sejarah peninggalan kerajaan Majaphit. Upacara ada pengantin kabupaten

DPD Ikatan Perangkai Bunga Indonesia Provinsi Jawa Timur Page 2


Mojoputri Sekar Kedhaton

Monokerto ini disebut “Mojoputri”, sedangkan untuk para putri keraton disebut Mojoputri
Sekar Kedhaton.

3. Rangkaian Bunga Khas Daerah


Tim kerja DPD IPBI Jawa Timur membuat rangkaian bunga dengan tema prosesi
pengantin daerah kabupaten Mojokerto dari tradisi awal yang dimodifikasi dengan rangkaian
bunga modern tanpa meninggalkan ciri khas budayanya. Ada kelengkapan yang menjadi ciri
khas dalam rangkaian bunga tersebut, yaitu bunga Mayang yang disebut Mayang Sekar
Rontek. Bunga Mayang mengandung filosofi yang luhur melalui lambang-lambang yang ada
pada setiap materi yang digunakan walaupun sangat sederhana.
Berikut ini adalah materi-materi dengan lambang adat istiadat yang digunakan dalam
merangkai bunga khas daerah Mojokerto:
• Janur. Bunga Janur melambangkan kebahagiaan.
• Batang Pisang Daun Muda. Batang pisang masih dalam satu rumpun dengan
induknya, berdaun dua atau tiga tangkai dengan kandungan makna untuk membentuk
keluarga baru seperti rumpun induknya.
• Rontek. Bunga rontek dengan warna merah, putih, kuning, dan hijau sebagai lambang
keberanian, kesucian, dan harapan. Bunga ini mempunyai harapan bagi keluarga baru
untuk berani menghadapi tantangan hidup dengan mawas diri dan bijaksana demo
mendapatkan kekuatan dan kebahagiaan.
• Panjang Ilang. Teknik anyaman dengan bahan dasar janur yang digunakan sebagai
tempat buah atau tempat sesaji pada jaman dahulu kala.
Rangkaian Mojoputri Sekar Kedhaton merupakan rangkaian tradisional yang di
modifikasi dengan menggunakan materi khas ada istiadat pengantin, namun di rangkai
dengan teknik modern dan materi utama janur yang masih dominan.

4. Penutup
Rangkaian bunga khas daerah Mojoputri Sekar Kedhaton yang disajikan oleh tim kerja
DPD Ikatan Perangkai Bunga Indonesia provinsi Jawa Timur dengan sentuhan rasa seni dan
kreatifitas, dengan bangga mempersembahkan kepada masyarakat Indonesia pada khususnya
dan masyarakat luas pada umumnya sebuah rangkaian bunga bangsa Indonesia. Rangkaian
tradisional dari kabupaten Mojokerto yang sering dilihat dengan sebelah mata dapat
ditampilkan tidak kalah dengan rangkaian modern yang lain.

DPD Ikatan Perangkai Bunga Indonesia Provinsi Jawa Timur Page 3


Mojoputri Sekar Kedhaton

Diharapkan bangsa Indonesia memiliki rangkaian bunga khas Indonesia lainnya yang bisa
dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia demi memajukan bangsa Indonesia
yang kaya akan budaya mulai sekarang dan di masa yang akan datang.

5. Gambar Rangkaian
Gambar sketsa rangkaian bunga khas daerah “Mojoputri Sekar Kedhaton” dari kota
Mojokerto oleh para anggota Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Perangkai Bunga Indonesia
provinsi Jawa Timur:

DPD Ikatan Perangkai Bunga Indonesia Provinsi Jawa Timur Page 4